image
Login / Sign Up

Menag Minta Rumah Ibadah Jadi Contoh dalam Pencegahan Penularan COVID-19

Muslimin

Wabah Corona

Image

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar melakukan peninjauan proses sterilisasi Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020). Proses sterilisasi ini dilakukan dalam rangka mencegah penularan virus corona atau Covid-19. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Menteri Agama, Fachrul Razi menerbitkan surat edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid di Masa Pandemi, Sabtu (30/5/2020).

Menag Fachrul Razi mengatakan surat edaran ini diterbitkan sebagai respon atas kerinduan umat beragama untuk kembali melaksanakan ibadah di Rumah Ibadah masing-masing dengan tetap menaati protokol kesehatan, terutama  dalam rangka pencegahan persebaran COVID-19 dan perlindungan masyarakat dari risiko ancaman dampaknya.

Rumah Ibadah harus menjadi contoh terbaik pencegahan persebaran COVID-19,” terang Menag di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (30/5/2020).

baca juga:

Menurutnya, surat edaran mencakup panduan pelaksanaan kegiatan keagamaan di Rumah Ibadah pada masa pandemi, yang lazimnya  dilaksanakan secara berjamaah atau kolektif. Di dalamnya mengatur kegiatan keagamaan inti dan kegiatan keagamaan sosial di Rumah Ibadah, berdasarkan situasi riil terhadap pandemi COVID-19 di lingkungan Rumah Ibadah tersebut, bukan hanya berdasarkan status Zona yang berlaku di daerah.

“Meskipun daerah berstatus Zona Kuning, namun bila di lingkungan Rumah Ibadah tersebut terdapat kasus penularan COVID-19, maka Rumah Ibadah dimaksud tidak dibenarkan menyelenggarakan ibadah berjamaah/kolektif,” tegas Menag.

Menag menggarisbawahi, Rumah Ibadah yang dibenarkan untuk menyelenggarakan kegiatan berjamaah/kolektif adalah yang berdasarkan fakta lapangan serta angka R-Naught/RO dan angka Effective Reproduction Number/RT, berada di Kawasan/lingkungan yang aman dari COVID-19.  Hal itu ditunjukkan dengan Surat Keterangan Rumah Ibadah Aman Covid dari Ketua Gugus Tugas Provinsi/Kabupaten/Kota/Kecamatan sesuai tingkatan Rumah Ibadah dimaksud, setelah berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah setempat bersama Majelis-majelis Agama dan instansi terkait di daerah masing-masing.

“Surat Keterangan akan dicabut bila dalam perkembangannya timbul kasus penularan di lingkungan Rumah Ibadah tersebut atau ditemukan ketidaktaatan terhadap protokol yang telah ditetapkan,” jelasnya.

"Sanksi pencabutan itu dilakukan agar pengurus Rumah Ibadah juga ikut proaktif dan bertanggungjawab dalam menegakkan disiplin penerapan protokol COVID-19," sambungnya.   

Untuk mendapatkan surat keterangan bahwa kawasan/lingkungan rumah ibadahnya aman dari COVID-19, kata Menag, pengurus Rumah Ibadah dapat mengajukan permohonan surat keterangan secara berjenjang kepada Ketua Gugus Kecamatan/ Kabupaten/Kota/Provinsi sesuai tingkatan rumah ibadahnya. Adapun Rumah Ibadah yang berkapasitas daya tampung besar dan mayoritas jemaah atau penggunanya dari luar kawasan/lingkungannya, pengurus dapat mengajukan surat keterangan aman COVID-19 langsung kepada pimpinan daerah sesuai tingkatan Rumah Ibadah tersebut.

Surat edaran mengenai Rumah Ibadah ini juga mengatur kewajiban masyarakat yang akan melaksanakan ibadah di Rumah Ibadah. Ada sembilan poin, yaitu:

a. Jemaah dalam kondisi sehat;

b. Meyakini bahwa Rumah Ibadah yang digunakan telah memiliki Surat Keterangan aman COVID-19 dari pihak yang berwenang;

c. Menggunakan masker/masker wajah sejak keluar rumah dan selama berada di area Rumah Ibadah;

d. Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer;

e. Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan;

f. Menjaga jarak antar jemaah minimal 1 (satu) meter;

g. Menghindari berdiam lama di Rumah Ibadah atau berkumpul di area Rumah Ibadah, selain untuk kepentingan ibadah yang wajib;

h. Melarang beribadah di Rumah Ibadah bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap COVID-19;

i. Ikut peduli terhadap penerapan pelaksanaan protokol kesehatan di Rumah Ibadah sesuai dengan ketentuan.

Jika Rumah Ibadah akan digunakan untuk kegiatan  sosial keagamaan, seperti akad pernikahan/perkawinan, maka selain tetap mengacu pada ketentuan di atas, aturan berikut harus juga dipatuhi:

a. Memastikan semua peserta yang hadir dalam kondisi sehat dan negatif COVID-19;

b. Membatasi jumlah peserta yang hadir maksimal  20% (dua puluh persen) dari kapasitas ruang dan tidak boleh lebih dari 30 orang; dan

c. Pertemuan dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin.

"Hal-hal yang belum diatur dalam panduan ini, akan diatur secara khusus oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat dan Majelis-majelis Agama terkait. Panduan ini akan dievalusi sesuai dengan perkembangan pandemi COVID-19,” tandasnya.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Menurut Penelitian, Orang yang Enggan Pakai Masker Tingkat Kecerdasannya Rendah

Image

News

Wabah Corona

Wapres Ma'ruf Amin Berharap Vaksin Segera Ditemukan Agar Pandemi COVID-19 Segera Berakhir

Image

News

Wabah Corona

FOTO Masuk Tahun Ajaran Baru, Sekolah Terapkan Belajar Jarak Jauh

Image

Iptek

Apple Kirim Test Kit Covid-19 ke Rumah Karyawannya

Image

News

Miris Banyak yang Tak Percaya Corona, Ridwan Kamil: Saya Kehilangan 3 Sahabat karena COVID-19

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Meski Masih Dibayangi Berbagai Tekanan

Image

Gaya Hidup

Wajib Gunakan Masker yang Nyaman dan Tetap Dipakai Sekalipun Bersama Orang Dekat

Image

Ekonomi

Meski Menguat Rupiah Masih Tertekan oleh Lonjakan Kasus COVID-19

Image

News

ODP hingga PDP Tak Lagi Dipakai, Ini 8 Penjelasan Istilah Baru Pasien COVID-19 Sesuai Kepmenkes RI

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Banjir Bandang di Masamba Memakan Korban Jiwa

Namun pada pukul 21.00 WITA, volume air kembali naik dengan ketinggian kurang lebih 400 centimeter

Image
News
DPR RI

DPR RI Gelar Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Terkait Perppu Pilkada

Ia menegaskan, di tengah pandemi covid-19, rapat akan mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

Image
News

Menurut Penelitian, Orang yang Enggan Pakai Masker Tingkat Kecerdasannya Rendah

Siapa yang masih nggak mau pakai masker?

Image
News

RUU PIP Dinilai Penting untuk Tingkatkan Nasionalisme

Tak lain agar BPIP dapat menjalankan tugas dan fungsi secara efektif.

Image
News
Wabah Corona

Wapres Ma'ruf Amin Berharap Vaksin Segera Ditemukan Agar Pandemi COVID-19 Segera Berakhir

Vaksin dan obat yang masih diteliti menyebabkan angka kasus penderita dan kematian akibat COVID-19 terus meningkat.

Image
News

Dimulai Sejak 2019, Progres Pengerjaan Revitalisasi TIM Baru Capai 27 Persen

Proyek revitalisasi TIM ini juga sempat menuai polemik lantaran banyak seniman yang tak senang kawasan itu diperbaiki.

Image
News

Berdampak bagi IHT, 3 Alasan Kenapa KNPK Tolak Simplifikasi Tarif Cukai

Dampaknya, layer menengah-kecil terpaksa masuk ke layer golongan yang ada.

Image
News

Presiden Lantik Perwira TNI-Polri 2020 di Istana Negara

Presiden memberikan penghargaan Adhi Makayasa atau penghargaan tahunan kepada lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Kepolisian.

Image
News

Miris Banyak yang Tak Percaya Corona, Ridwan Kamil: Saya Kehilangan 3 Sahabat karena COVID-19

Masih banyak di antara kita yang tak percaya keberadaan virus ini

Image
News
Wabah Corona

Pasien Negatif Corona di Secapa AD Bertambah 67 Orang

“Hasil Lab PCR dari swab ke-2 sampai dengan pagi ini, ada 67 pasien lagi yang dinyatakan negatif“

terpopuler

  1. Terungkap! Segini Tarif Kencan Artis Diduga Hana Hanifah, yang Masih Makan Mie Pakai Nasi Minggir Dulu

  2. Bukan Pengusaha, Ternyata Karyawan Swasta yang Diduga Pesan Hana Hanifah Sampai Puluhan Juta

  3. Keuangan Makmur! 6 Zodiak Ini Lagi Mujur Banget di Bulan Juli 2020

  4. Hana Hanifa Diduga Terlibat Prostitusi, Ternyata Juga Seorang Pebisnis

  5. Yunarto ke Anies: Daripada Konpers Mulu Mending Pastikan Satpol PP Anda Bekerja Awasi Situasi PSBB

  6. Balenciaga Hingga Louis Vuitton, 4 Gaya Mewah Hana Hanifah yang Dituding Kasus Prostitusi

  7. Tanggapi Momen Dinda Hauw Dimasakin Mie, KFC: Ribet Amat Kan Tinggal Pesan Antar Aja!

  8. Nggak Sengaja Bertemu Penyanyi Jalanan yang Nyanyikan Lagunya, Jiwa Manggung David Naif Langsung Terpanggil

  9. Awas! 15 Pelanggaran Lalu Lintas Ini Bakal Kena Tindakan Tegas Polisi

  10. Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Maria Pauline Lumowa, Ada Apa?

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Ketua DPRD hingga Jadi Pengasuh Pondok Pesantren, 4 Fakta Penting Gus Kamil

Image
News

Gagah! 5 Momen Menhan Prabowo Jajal Rantis Bernama 'Maung'

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi