Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Politikus PKS Minta Pemerintah Penuhi Syarat WHO Sebelum Terapkan New Normal

Arief Munandar

Wabah Corona

Politikus PKS Minta Pemerintah Penuhi Syarat WHO Sebelum Terapkan New Normal

Pedagang membawa barang dagangan di sepanjang jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (27/5/2020). Presiden menginstruksikan untuk mensosialisasikan secara besar-besaran mengenai new normal atau tatanan normal baru di tengah pandemi COVID-19 mulai dari menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, hingga soal larangan berkerumun guna menghindari penularan secara masif. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi PKS, Ansory Siregar, mengingatkan bahwa ada enam persyaratan yang harus disiapkan sebelum penerapan fase kehidupan normal baru (new normal).

"Persyaratan-persyaratan yang dikeluarkan  WHO, bahwa sebelum memasuki masa normal baru harus dipastikan terlebih dahulu hal-hal berikut ini," ujar Siregar, dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Pertama, transmisi Covid-19 sudah terkendali. Kedua, kesehatan masyarakat dan kapasitas sistem kesehatan harus bisa mengidentifikasi, mengisolasi, melacak kontak dan mengkarantina.

Ketiga, mengurangi risiko wabah dengan pengaturan yang ketat pada tempat rentan dan komunitas rentan seperti lanjut usia, kesehatan mental dan pemukiman padat. Keempat, pencegahan di semua lini tempat kerja.

Kelima, risiko kasus impor (imported case) sudah dapat dikendalikan. Keenam, seluruh komponen masyarakat harus ikut berperan dan terlibat dalam transisi.

Dari beberapa persyaratan yang tadi disebutkan, untuk situasi sekarang, dia menganggap pemerintah belum mampu melakukannya. "Untuk itu lebih baik bersabar menunggu saat yang tepat untuk masuk ke normal baru, demi menghindari bahaya kemanusiaan yang abnormal," ujar dia.

Siregar mengatakan rata-rata kematian Covid-19 saat ini antara 20 sampai 25 orang per hari. Padahal saat awal memasuki Pembatasan Sosial Berskala Besar minggu kedua bulan April yang lalu, rata-rata kematian antara delapan sampai 12 orang per hari. "Bagaimana mau masuk normal baru sementara korban kematian akibat Covid-19 ini belum terkendali," kata dia.[]

baca juga:

Editor: Arief Munandar

Sumber: Antara

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Istri Obsesi pada Kucing, Pria Singapura ini Tak Tahan dan Ajukan Cerai

Pasangan tersebut telah menikah sejak tahun 1975

Image
News

Sosialisasi UU Cipta Kerja Diminta Dimasifkan

Undang Undang (UU) Cipta Kerja atau Omnibus Law Cipta Kerja sebagai reformasi struktural terbesar yang pernah dilakukan pemerintah dan DPR.

Image
News

Tersangka Pengedar Dolar Palsu di Lampung Ditangkap

Penetapan dua tersangka pengedar dolar palsu pecahan 100 dolar Amerika Serikat

Image
News

Tiga Rumah Tertimbun Longsor di Kulon Progo

Longsor terjadi jelang pukul 05.00 WIB. Seluruh penghuni rumah selamat dari insiden ini.

Image
News

Wagub DKI Gerakkan Siskamling Berantas Begal Sepeda 

Pasalnya begal sepeda kian marak belakangan ini

Image
News

Meninggal Dunia, Ini Sepak Terjang Fahrurrozi Ishaq, Gubernur Tandingan Ahok

Fahrurrozi Ishaq meninggal dunia pada Selasa (27/10/2020) sekitar pukul 01.15 WIB di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur.

Image
News

Ditjen Linjamsos Upaya Sederhanakan 13 Permensos

Linjamsos tengah menata kembali regulasi berupa Peraturan Menteri Sosial.

Image
News

Mustofa: Mungkin Keborgol Juga Nih Pak Refly Harun

Bareskrim Polri akan memeriksa Refly Harun dalam kasus dugaan ujaran kebencian Sugi Nur Raharja alias Gus Nur terhadap Nahdlatul Ulama (NU)

Image
News

Komnas HAM Janji Bakal Proses Aduan Soal Penangkapan Aktivis KAMI

Kini, aduan itu tentu akan dipelajari terlebih dahulu

Image
News

Sambut Hari Sumpah Pemuda, Jaringan Muda Kebangsaan Serukan Jaga Kondusifitas Bangsa

Jaringan Muda Kebangsaan menggelar acara Doa Kebangsaan Pemuda Lintas Agama di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2020)

terpopuler

  1. Muncul Negara Federal Papua Barat, Jokowi Diminta Tarik Seluruh Pasukan Militer

  2. Menjawab Tuduhan Bid’ah Merayakan Maulid Nabi, Begini Menurut Quraish Shihab

  3. Bos Mercedes: Mungkin Saya harus Jual Perusahaan untuk Bisa Pertahankan Hamilton

  4. 7 Potret Terbaru Adele, Makin Langsing dan Bikin Pangling!

  5. Ditangkap Polisi, Ruhut Sitompul Ingatkan Pendukung Gus Nur Soal ini

  6. Bang Yos Soal NFPB: Ini Kelompok Separatis, Harus Dihancurkan

  7. Analis: Klaim Presiden NFPB Soal Papua Bertentangan dengan Resolusi PBB

  8. Ferdinand ke Andi Arief: Hak NU Melaporkan Gus Nur Harus Kita Hormati

  9. Lagi-lagi jadi Kenyataan, Bill Gates Pernah Ramalkan Layanan Video Call 25 Tahun Lalu!

  10. Pacaran Beda Agama, Begini Pertanyaan Anang Pada Azriel Hermansyah

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok

Image
Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia

Image
Iptek

Lee Kun-Hee, Sosok Luar Biasa di Balik Kejayaan Samsung Meninggal Dunia