image
Login / Sign Up

Emrus Sihombing Nilai Pengerahan TNI-Polri Disiplinkan Masyarakat Sudah Tepat

Dedi Ermansyah

Image

Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing (kedua kanan) memberikan penjelasanya saat menjadi pembicara dalam Diskusi Dialektika di Kawasan Menteng, Jakarta, Minggu (11/2). Diskusi yang diselenggarakan oleh Lembaga Survei Independen Nusantara ini mengambil tema "Berebut Cawapres Jokowi: Peluang Koalisi Nasionalis-Santri." | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan Dr Emrus Sihombing menilai pengerahan TNI-Polri secara masif untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah tepat.

"Saya rasa lebih tepat istilahnya penugasan. Ya, perlu kita apresiasi dan dukung penugasan TNI-Polri untuk menegakkan disiplin masyarakat," katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (26/5/2020) malam.

Menurut dia, penugasan TNI-Polri untuk memastikan masyarakat mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB sebagaimana instruksi Presiden RI Joko Widodo sudah sewajarnya dilakukan.

Emrus mengakui, selama ini masyarakat sudah banyak yang mematuhi protokol kesehatan sebagaimana diimbau oleh pemerintah, tetapi masih saja ada masyarakat yang tidak mematuhinya.

"Penugasan TNI-Polri ini kaitannya dengan persoalan kemanusiaan. Kenapa? Kalau ada orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan, misalnya tidak pakai masker, tidak 'physical distancing' (jaga jarak) kan membahayakan keselamatan orang lain," katanya.

Jadi, Direktur Eksekutif Emrus Corner itu mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah tidak hanya berkaitan dengan keselamatan diri sendiri, tetapi juga orang lain.

"Contohnya aturan memakai helm. Dulu, naik motor tidak perlu pakai helm, tetapi kemudian diwajibkan pakai helm. Itu untuk keselamatan diri sendiri. Sekarang ini, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga orang lain," katanya.

Oleh karena itu, Emrus menilai sudah sewajarnya penerapan disiplin terhadap protokol kesehatan di Indonesia seiring pandemi COVID-19 semakin diperketat, yakni dengan penugasan TNI-Polri.

Hanya saja, ia mengingatkan aparat TNI-Polri harus tetap mengedepankan langkah persuasif dan dialog dalam mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan nantinya.

"Kedepankan langkah persuasif, dialog dulu. Kecuali, ada masyarakat yang membandel. Meski sudah diimbau tetap saja membandel," kata Emrus.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan akan mengerahkan aparat TNI dan Polri secara masif di titik-titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi penerapan PSBB.

"Mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan Polri, pasukan berada di titik-titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan, lebih mendisiplinkan masyarakat, agar mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB," ujar Presiden saat meninjau stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta, Selasa.

Menurut Presiden, pengerahan TNI dan Polri ini akan dilaksanakan di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang telah menerapkan PSBB. Ia mengharapkan pengerahan aparat TNI dan Polri akan membuat masyarakat disiplin mematuhi ketentuan dalam PSBB, sehingga kurva penularan virus corona baru atau COVID-19 dapat menurun.

"Dimulainya TNI dan Polri ikut secara masih mendisiplinkan masyarakat ini, menyadarkan masyarakat, mengingatkan masyarakat, kita harapkan kurva dari penyebaran COVID ini akan semakin menurun," tuturnya.

Pemerintah sebelumnya telah mempertimbangkan untuk memulai aktivitas warga dalam tatanan kehidupan normal baru. Namun, hal itu tetap dengan mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona atau COVID-19.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2020 Bakal Minus 3,1 Persen

Image

Ekonomi

Kasus COVID-19 Makin Merajalela, Rupiah Makin Lemas

Image

News

Wabah Corona

FOTO Angkutan Umum Mulai Beroperasi dengan Protokol Kesehatan

Image

News

Satpol PP Gerebek Diskotek Top One

Image

News

Hasil Survei LKSP, Masyarkat Tidak Puas Terhadap Pemerintah dalam Penanganan Corona

Image

News

Wabah Corona

Anies Perpanjang PSBB Transisi, Ferdinand: Ini Cuma di Atas Kertas, Fakta di Lapangan Berbeda

Image

News

Tak Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19 Selama PSBB Transisi, 452 Perkantoran Dapat Surat Teguran

Image

News

Contoh PDIP, Parpol Pendukung Harus Legowo Bila Menterinya Dievaluasi

Image

News

Jawab Tudingan Anies Baswedan, KCI Tegaskan Sudah Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19 dari Kemenkes dan Kemenhub

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Malam Hari Masih Ngobrol dengan Teman di Gunung Guntur, Pagi Harinya Hilang dari Tempat Kemah

Ia mengatakan tim yang diterjunkan sudah koordinasi dengan unsur petugas terkait di lapangan untuk memudahkan pencarian.

Image
News

Andre Rosiade: Saatnya Bersatu Bubarkan Buzzer

"Sudah saatnya mereka ditertibkan & kalau perlu diproses secara hukum kalo memenuhi unsur penegakan hukum," kata Andre.

Image
News

Jangan Percaya Info yang Sebut Dinas Pendidikan Jakarta Gratiskan Sekolah Swasta, Itu Hoaks!

Masyarakat, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang, diimbau untuk selalu kritis apabila menerima kabar yang viral di media sosial.

Image
News
Wabah Corona

Pria Asal Kulon Progo Positif COVID-19, Ada Riwayat Perjalanan ke Semarang

Image
News

Gedung Mandiri Syariah KCP Pasar Baru Terbakar

Sebanyak 16 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di gedung Mandiri Syariah KCP Pasar Baru.

Image
News

Sembilan Perusak Hotel Mercure Batavia Bakal Jalani Tes Urine Besok

Total tersangka kasus penusukan Serda Saputra berjumlah 12 orang.

Image
News

Tersangka Penghina Anggota DPR RI Minta Maaf dan Ungkap Motifnya

Perbuatan ES dilakukan atas perintah atasannya

Image
News

Dua Tersangka Korupsi Dana Bank NTT Ditangkap di Mojokerto

Dua tersangka diringkus tim intelijen Kejaksaan Agung, tim penyidik Kejaksaan Tinggi NTT dan tim intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Image
News

Pendukung PDIP Sudah Tak Panas Lagi, Ruhut: Bukti Partai yang Dewasa, Patuh Perintah Megawati

Kasus pembakaran bendera itu sedang ditangani oleh Polda Metro Jaya. Penyidik sudah memeriksa sejumlah orang yang mengetahui aksi.

Image
News

Pergelangan Tangan Istri Putus Setelah Dibacok Suami yang Cemburu

"Pergelangan tangan sebelah kanan korban terputus dan kaki korban sebelah kanan mengalami bacokan," ungkap Yusri.

terpopuler

  1. Ladeni Penipuan Lewat SMS, Warganet: Akhirnya Tahu Nama Bendahara Shopee

  2. Gara-gara Singgung Ahok, Andre Ngaku Diserang Buzzer

  3. Jadi Idola Baru, 7 Potret Sandrinna Michelle Pemeran Wulan di Sinetron 'Dari Jendela SMP'

  4. Ruhut Sitompul: Kita Doakan Pak Joko Widodo dan Para Pembantunya

  5. Baim Wong Diserang Nikita Mirzani, Paula Verhoeven Tulis Pesan Menohok

  6. Usai Dirobohkan, Masjid Amir Hamzah TIM Dibangun dan Kini Sudah Jadi, HNW: Semoga Berkah

  7. Begini Jadinya Jika 5 Tim Sepak Bola Ini Kenakan Logo Liga Domestiknya di Atas Jersey

  8. Dapat Jatah Lahan 5 Persen dari Reklamasi Ancol, Ini Wejangan Gerindra untuk Anies

  9. Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Zulkaidah pada Juli 2020, Lengkap dengan Keutamaannya

  10. Kapal Asing Terekam Masuk Perairan Indonesia, Fadli: Ini Ancam Kedaulatan RI, Harus Berani Usir Mereka

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

Jadi Pengusaha Daging, 6 Potret Terbaru Mantan Istri BTP Veronica Tan

Image
News

Lewat YouTube Daniel Mananta, BTP Ungkap Usahanya Pertahankan Rumah Tangga dengan Veronica Tan

Image
News

6 Potret Lawas Kenangan Presiden Soeharto Bersama Keluarga