image
Login / Sign Up

Jansen: Pelonggaran, Relaksasi, New Normal Silahkan Dilakukan Setelah Suara Para Dokter Kita Dengar

Ratu Amanda Distania

Wabah Corona

Image

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menjadi pembicara dalam diskusi Dialektika Demokrasi yang bertajuk "Putusan PN Jaksel soal Century, Bisakah Boediono Tersangka?" di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4) | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon berharap kebijakan New Normal yang diwacanakan Pemerintah diberlakukan jika para medis dan dokter sudah bersuara. Sebab menurutnya, yang tahu perihal kondisi kesehatan masyarakat adalah para medis dan dokter.

"Pelonggaran, Relaksasi, #NewNormal silahkan dilakukan setelah para epidemiolog dan dokter-dokter kita didengar. Karena ini ranah mereka. Bukan para politisi. Seperti Fauci di AS para epidemiolog kita juga ayo bersuara. Sehingga tdk terjadi kebijakan "coba-coba" karena nyawa manusia taruhannya," tulis @jansen_jsp di Twitter.

Jansen mengatakan, berdasarkan sejumlah data, curva penyebaran Virus Corona di Indonesia belum menunjukkan penurunan. Bahkan cenderung menanjak setiap hari. 

baca juga:

"Padahal inilah dasar paling diterima akal #NewNormal layak dilakukan. Malah "relaksasi" kemarin membuat angkanya naik cetak rekor. Padahal sdh pakai protokol. Apalagi ada gelombang kedua penularan;" kata dia.

Menurutnya data dari tim medis, dokter, dan ahli epidemiologi lah yang harus dijadikan dasar New Normal ini diberlakukan.

"Jika jumlah kasus positif saja belum turun ya jangan dulu. Termasuk daerah dikatakan zona hijau atau merah dibuktikan dgn tes massif. Agar cerminkan keadaan sebenarnya," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah sedang mengkaji penerapan kebijakan New Normal dalam menghadapi COVID-19.

New Normal itu sendiri merupakan kondisi ketika masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal, tetapi harus tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

“Prinsip yang utama adalah harus bisa menyesuaikan pola hidup. Secara sosial, kita pasti akan mengalami sesuatu bentuk, New Normal, atau kita harus beradaptasi dengan beraktifitas, dan bekerja, dan tentunya harus mengurangi kontak fisik dengan orang lain, dan menghindari kerumunan, dan bekerja, dan sekolah dari rumah,” kata Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmita.

Lantas sampai kapan masyarakat harus hidup secara New Normal ini?

Profesor Wiku menjelaskan bahwa kehidupan dapat kembali normal setelah vaksin ditemukan dan dapat dipakai sebagai penangkal Virus Corona jenis baru itu.[]

Editor: Dian Rosmala

berita terkait

Image

News

Bak Mandi hingga Toilet Berlapis Emas, Hotel Vietnam ini Tawarkan 'Kamar Sultan' Seharga Rp3 Jutaan

Image

Olahraga

Wabah Corona

Aldila Sutjiadi Risau Jika Kompetisi Dilanjutkan di Tengah Pandemi

Image

News

Tim Pakar Gugus Tugas Sebut Ukuran Virus Corona Lebih Besar dari Virus Lain

Image

Video

VIDEO Asrama Haji Pondok Gede Tampak Sepi

Image

News

Sempat Jadi Zona Merah, Tiga Kabupaten di NTT Dinyatakan Telah Bebas dari Covid-19

Image

Olahraga

NBA 2019-2020

Lagi, 9 Pemain NBA Positif Terkena COVID-19

Image

Gaya Hidup

FOTO Toko Kosmetik Korea Selatan Terapkan Teknologi AR saat New Normal

Image

News

Wabah Corona

Pasangan Pasien COVID-19 Asal Texas Mengembuskan Napas Terakhir Sambil Bergandengan Tangan

Image

News

Wabah Corona

Kim Jong-un Klaim Korea Utara Sukses Hadapi COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Lawan Petugas, Pengguna Narkoba Dihadiahi Timah Panas

Pengguna narkoba di Kota Medan melawan petugas kepolisian dengan garpu dan parang.

Image
News

PDIP Dukung Penuh Langkah Jokowi Evaluasi Kinerja Menteri

Image
News

Granat Wanti-wanti Parpol Tak Usung Calon Kepala Daerah Eks Pengguna Narkoba

Kuncinya ada di Parpol.

Image
News

OTT Bupati Kutai Timur Hasil Penyadapan Pertama Pasca Perubahan UU KPK

Penyadapan dilakukan setelah disetujui Dewas KPK.

Image
News

Hippindo Yakin RUU Cipta Kerja Mampu Dongkrak Ekonomi Usai Pandemi

Kami mendukung peraturan ini secepatnya agar dapat terwujud.

Image
News

Sudah Pernah Diingatkan Agar Tak Korupsi, Bupati Kutai Timur ternyata Bandel

Korupsi itu bahaya.

Image
News

Honggo Wendratno Dihukum Kurungan 16 Tahun, Jaksa hanya Bisa Eksekusi Barbuk dan Uang Pengganti

Sidang digelar tanpa kehadiran tersangka.

Image
News

Sebelum Rusak Hotel Mercure dan Aniaya Serda Saputra, Pelaku Lakukan ini Bareng-bareng

Pantas saja mereka berani.

Image
News

Geram Joko Tjandra Masuk ke Indonesia Lewat Jalan Tikus, Gerindra: ini Skandal Besar Keimigrasian

Menkumham dan Dirjen Imigrasi harus dipanggil untuk bisa memberikan penjelasan.

Image
News

Sri Asiyah Menangis Haru Saat Tahu Akan Miliki Rumah Layak Huni

“Sejak ditinggal suami meninggal saya berjuang sendiri dengan berjualan lotek, Tapi sejak Covid saya sudah tidak berjualan lagi“

terpopuler

  1. Grab Kena Denda Rp30 Miliar, Hotman Paris: Merusak Iklim Investasi Indonesia

  2. Kalina Octarani Cerita Pengalaman Pahit Menikah dengan Deddy Corbuzier

  3. Pertama Kalinya dalam 60 Tahun, Sony Berubah Nama Menjadi Sony Group

  4. Saham Pizza Hut Ambruk Karena Bangkrut di AS, Sarimelati Kencana Pasrah?

  5. Tunggui Ibunya di ICU Rumah Sakit, Seorang Warga Sleman Malah Positif COVID-19

  6. Novel Baswedan: Lebih Baik Melepas 1.000 Orang Bersalah daripada Menghukum 1 Orang Tidak Bersalah

  7. Sindir Muhammad Nasir Usir Dirut PT Inalum, Dedek Prayudi: Contoh Marah-marah tanpa Isi

  8. Anies Perpanjang PSBB Transisi, Ferdinand: Ini Cuma di Atas Kertas, Fakta di Lapangan Berbeda

  9. Amien Rais Sebut Kemungkinan Jokowi Bermain 'Sandiwara Politik', Ruhut: di Matanya Pemerintah Tidak Pernah Ada Baiknya

  10. Selain Intip Payudara Pengunjung, Pegawai yang Mainkan Zoom CCTV Ternyata Naksir dengan Kasir Starbucks

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Image
Zainul A Sukrin

Polemik RUU HIP, Antara Oligarki dan Populisme Politik Islam?

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

Jadi Pengusaha Daging, 6 Potret Terbaru Mantan Istri BTP Veronica Tan

Image
News

Lewat YouTube Daniel Mananta, BTP Ungkap Usahanya Pertahankan Rumah Tangga dengan Veronica Tan

Image
News

6 Potret Lawas Kenangan Presiden Soeharto Bersama Keluarga