image
Login / Sign Up

H-1 Lebaran, Penampakan Terminal Kampung Rambutan Bak Kuburan, Tak Ada Bus AKAP, Loket Tiket dan Warung Tutup Semua

Yohanes Antonius

Image

Penampakan terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur yang sepi dari pemudik. | AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Penampakan Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur tak ubahnya seperti sebuah area pemakaman. Bising kendaraan selayaknya sebuah tempat persinggahan bus tak terdengar lagi di tempat ini. Terminal Kampung Rambutan menjadi hening.

Bus antar kota antara kota provinsi (AKAP) sudah sekian pekan tak lalulalang di tempat ini. Sopir angkutan umum dan abang-abang kondektur tak pernah terlihat lagi batang hidungnya sejak Jakarta mengambil keputusan melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang kemudian diamimi pemerintah pusat dengan keputusan larangan Mudik Lebaran. Tujuanya satu, membendung penularan Covid-19.

Sabtu (23/5/2020) AKURAT.CO menyambangi tempat ini, Terminal Kampung Rambutan jauh dari kesan dan suasana jelang Lebaran.  Dari pintu masuk terminal nyaris tak terlihat penumpang yang biasanya ramai lalu lalang di tempat ini.

baca juga:

Puluhan angkutan kota warna merah dan biru terparkir nganggur di pinggir terminal, para pengemudinya duduk berkelompok di dalam taman tak jauh dari tempat mereka ngetem.

Di pojok sebelah kanan tak jauh dari pintu masuk terminal dua bus pariwisata pasrah menunggu penumpang, sudah lebih dari tiga jam dua bus tujuan Bekasi mematung di sudut terminal.

"Dari jam 10 sudah kesini, sampai sekarang belum ada lagi penumpang. Ngetem aja dulu,"kata Topan, salah satu sopir bus pariwisata itu.

Di seberang pintu masuk terminal, tempat parkir bus AKAP terlihat jelas dari kejauhan. Hening menyeruak saat mulai memasuki tempat ini.

Di kiri kanan jalan menuju terminal bus AKAP pintu warung dan kios terlihat tertutup rapat. Bekas sampah plastik yang berserakan di muka kios-kios itu memberi kesan bahwa bangunan itu sudah lebih dari sepekan ditinggal sang pemilik.

Masuk ke area terminal, puluhan lapak pedagang juga menyajikan pemandangan demikian. Lapak-lapak itu ditutup rapat-rapat pakai terpal. Pemiliknya entah kemana. 

Tiga tempat penjualan tiket di area terminal juga terlihat tertutup rapat. Bus-bus AKAP tak satupun terparkir di tempat ini sebuah pemandangan yang tidak biasa di terminal Kampung Rambutan jelang Lebaran.

Pos dinas perhubungan yang berdiri di atas area ini juga sepi, ada satu petugas Dishub sedang  ngobrol dengan petugas keamanan terminal. 

Rivai Gultom petugas keamanan terminal mengaku bus AKAP memang sudah tak beroperasi sejak pertengahan bulan kemarin, tak beroperasinya bus antar kota di tempat ini diikuti penutupan warung pedagang satu persatu-satu.

"Udah lama kaya gini, udah enggak ada (bus AKAP) yang kemari,"ucapnya.

Di awal-awal kata Gultom, masih ada beberapa penumpang yang mau Mudik memang menyambangi tempat ini, namun setelah melihat kondisi terminal yang sangat sepi ini mereka memilih pulang. Dua pekan terakhir lanjut Gultom sudah tak ada lagi pemudik yang mampir disini.

"Sekarang udah pada tau kalau disini tutup sememtara, tapi waktu pertengahan bulan puasa itu satu dua orang masih datang ke sini sekarang udah enggak ada sama sekali. Coba aja datang jam 18.00 disini udah kaya bukan terminal sepi banget,"tutupnya.[

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

BPTJ Perpanjang Larangan Operasional Bus AKAP di Jabodetabek

Image

rahmah

Usai Lebaran, Ini 5 Tips Kembalikan Pola Makan Sehat agar Terhindar dari Penyakit

Image

News

Memaknai Silaturahim Virtual

Image

News

Ini sejumlah Jalur-jalur Tikus di Jabodetabek yang Dilalui Perantau untuk Hindari Pemeriksaan

Image

Ekonomi

Kemenhub Perpanjang Masa Larangan Publik dan Balik Hingga 7 Juni Mendatang

Image

News

Siap Mengawal, Satpol PP DKI Tunggu Dikeluarkannya Aturan New Normal

Image

News

Gerindra: Tatanan Kenormalan Baru Tak Bisa Mendadak

Image

Video

Wabah Corona

VIDEO Gelanggang Remaja Pulogadung Sediakan Tempat Karantina Pemudik

Image

News

Idul Fitri 1441 H

Berkah Idul Fitri, Warga Papua Serahkan Senjata ke TNI Secara Sukarela

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Cabut PSBB Beralih ke New Normal, Khofifah Minta Warga Malang Raya Perketat Protokol Kesehatan

Khofifah mengatakan saat ini wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang) telah mulai masuk pada masa transisi.

Image
News

Protes George Floyd Makin Meluas, 'Batman' Tiba-tiba Muncul di Tengah Kerusuhan

Dalam unggahan yang dirilis sejumlah pengguna media sosial, Batman ini bahkan terlihat begitu santai meskipun huru-hara ada di sekitarnya.

Image
News
Wabah Corona

Seluruh Warga Kota Palu yang Terinfeksi Virus Corona Dinyatakan Sembuh

Ia berharap tidak ada lagi warga Palu yang terinfeksi COVID-19.

Image
News

6 Fakta Menarik Mukhriz Mahathir, Dulu Jadi Petinggi BERSATU Kini Dipecat dari Partai

Sebelum terjun ke dunia perpolitikan, putra bungsu Mahathir ini memegang berbagai posisi penting di sejumlah perusahaan raksasa Malaysia.

Image
News
Satgas Pamtas

Yonif R 641 Amankan 15 Pelintas Batas dari Malaysia

“Kita perketat pengawasan di perbatasan terutama pascalebaran, dan berhasil mengamankan 15 WNI yang masuk dari Malaysia”

Image
News

Bantah Puluhan Tahanan Positif Covid-19, Kabid Humas Polda Papua: Semuanya Sehat

Kami menegaskan kembali bahwa tidak ada tahanan Polda Papua yang postif Covid-19. Semua tahanan dalam kondisi sehat jasmani dan rohani

Image
News

BPTJ Perpanjang Larangan Operasional Bus AKAP di Jabodetabek

Diperpanjangannya aturan ini merupakan tindaklanjut dari keputusan Kementerian Perhuhungan

Image
News
Wabah Corona

UPDATE Corona per 31 Mei: Total ODP 49.936 dan PDP 12.913

Jumlah PDP hari ini juga dilaporkan bertambah menjadi 12.913 orang, dimana sehari sebelumnya total PDP mencapai 12.832.

Image
News
Wabah Corona

UPDATE COVID-19 Per 31 Mei: Kasus Positif 26.473, Sembuh 7.308, Meninggal Dunia 1.613

Berdasarkan data yang masuk hingga Minggu (31/5/2020) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 700 orang untuk kasus positif COVID-19.

Image
News

Ruslan Buton Ditangkap, Refly Harun: Minta Presiden Mundur Nggak Apa-apa Dalam Demokrasi

Akibat pernyataan itu, Ruslan ditangkap Polisi di rumahnya di Kecamatan Wabula, Buton, Sultra Kamis (28/5).

terpopuler

  1. Viral Dekorasi Kamar Estetis Low Budget, Sulap Sarung Bekas Bapak jadi Taplak!

  2. Berlapis Emas, 5 Potret Rumah Mewah Shah Rukh Khan yang Ditaksir Senilai Rp694 M

  3. Agar Tak Ada Kerumunan di Pusat Perbelanjaan, Pakai Sistem Ganjil Genap, Jansen: Keren Juga Idenya Bang Apri Sujadi

  4. Guru Besar Nimatul Huda Diteror, Fahri Hamzah: Saya Usul UII Lapor Sinuwun Aja

  5. 102 Wilayah Sudah Boleh Beraktivitas Seperti Sediakala, Doni: Saya Ulangi Sekali Lagi, Sangat Tergantung Kedisiplinan Masyarakat

  6. Ojol Siap Demo Depan Istana, Musni Umar: Saya Bisa Pahami dan Hayati Aspirasi Mereka

  7. Kontroversi Risma Marah, PDIP: Dalam Situasi Tidak Mudah Seperti Ini, Gotong-royong Harus Dikedepankan

  8. Polisi: TNI dan Polri Berperan Penting dalam Penerapan New Normal

  9. Anggota DPR Kutuk Keras Ancaman dan Intimidasi Terhadap Diskusi di UGM

  10. Joshua: Tak Usah Ragu, Saya Inginkan Pertarungan Lawan Fury

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memaknai Silaturahim Virtual

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton