image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

ICW Kritisi Keputusan KPK Limpahkan Kasus Dugaan Gratifikasi Rektor UNJ ke Kepolisian

Aricho Hutagalung

Image

Divisi Hukum & Monitoring Peradilan ICW Kurnia Ramadhana saat ditemui di Universitas Indonesia, Depok, Senin (9/12/2019). | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritik tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melimpahkan berkas perkara hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ke Kepolisian Republik Indonesia (Polri). 

Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan bahwa ada kejanggalan dengan alasan KPK terkait pelimpahan berkas OTT Gratifikasi itu ke kepolisian lantaran tidak menemukan adanya unsur pelaku yang berasal dari penyelenggara negara.

Terkait dengan dugaan kejanggalan itu, Kurnia menjelaskan bahwa dalam OTT itu terdapat dua dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yakni, pertama dugaan adanya Tipikor berupa pemerasan atau pungutan liar yang dilakukan oleh Rektor Universitas Negeri Jakarta.

baca juga:

“Pasal 2 angka 7 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 menjelaskan bahwa Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dikategorikan sebagai penyelenggara negara. Tentu dikaitkan dengan Pasal 11 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 maka KPK berwenang untuk menangani perkara korupsi yang melibatkan penyelenggara negara,” kata Kurnia dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2020).

Kemudian, berdasarkan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 secara tegas mengatur bahwa penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan orang lain secara melawan hukum dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu atau membayar dapat dijerat dengan maksimal hukuman 20 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar.

“Jadi, unsur penyelenggara negara dalam hal ini pemberi suap diduga adalah rektor yang notabene menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 merupakan penyelenggara negara, maka sudah barang tentu KPK dapat mengusut lebih lanjut perkara ini,” tegas Kurnia.

Lalu, untuk dugaan Tipikor yang kedua, lanjut Kurnia, merupakan bentuk dugaan tindak pidana suap yang dilakukan oleh Rektor UNJ. Menurutnya, dugaan tersebut akan semakin terang benderang ketika KPK dapat membongkar latar belakang pemberian uang kepada pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Apakah hanya sekadar pemberian THR atau lebih dari itu? Hal ini diatur dalam Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, setiap orang yang memberi atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri dengan maksud supaya pegawai negeri tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya dapat dihukum maksimal 5 tahun penjara,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kurnia memandang yang diduga pemberi suap adalah Rektor yang notabene menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 merupakan penyelenggara negara, maka sudah barang tentu KPK dapat mengusut lebih lanjut perkara ini.

“Atas dasar argumentasi itu, lalu apa yang mendasari KPK memilih untuk tidak menangani perkara tersebut?,” tanya Kurnia.

Diketahui, KPK bersama Inspektorat Jenderal Kemendikbud menangkap tangan Kepala Bagian Kepegawaian UNJ Dwi Achmad Noor, Rabu (20/5/2020) lalu. 

Barang bukti yang disita sebesar US$1.200 dan Rp27,5 juta.Dwi ditangkap saat membawa uang di Kemendikbud yang rencananya akan diserahkan kepada pejabat eselon II yakni Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti dan beberapa staf SDM. KPK menyebut uang THR tersebut dikumpulkan atas arahan Rektor UNJ Komarudin. 

Sebelum kasus diserahkan ke polisi, KPK sempat memeriksa Komarudin dan Dwi Achmad serta lima orang lain dari UNJ dan Kemendikbud.[] 

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

DPR RI

Tak Membuahkan Hasil, Demokrat Kritik OTT KPK Terhadap Pejabat UNJ dan Kemendikbud

Image

News

Pakar Hukum Nilai Pelimpahan Kasus Pejabat UNJ ke Polri Sudah Tepat

Image

News

Polisi Pulangkan 7 Orang yang Di-OTT KPK, Yusri: Mereka Wajib Lapor

Image

News

Dilimpahkan dari KPK, Polri Selidiki Kasus Pemberian THR yang Libatkan Pejabat UNJ dan Kemendikbud

Image

News

Polda Metro Jaya Dalami Kasus Gratifikasi UNJ

Image

News

Kasus Gratifikasi UNJ Ditangani Polda Metro Jaya

Image

News

Alasan KPK Limpahkan Kasus OTT Pejabat UNJ ke Kepolisian

Image

News

MAKI: Ada Kejanggalan Pelimpahan Kasus Dugaan Gratifikasi Rektor UNJ dari KPK ke Kepolisian

Image

News

Jaksa Agung Ajak Masyarakat Pantau Bersama Sidang Kasus Korupsi Jiwasraya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Pasien Positif Covid-19 ke-85 di Lampung Meninggal Dunia

Prosesi pemakaman berjalan lancar.

Image
News

Viral, Video Seorang Penjahit Nekat Bongkar Pembatas Jalan di Wonosobo

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Wonosobo, pria tersebut mengalami depresi lantaran sepi pelanggan, akibat pandemi virus corona.

Image
News

Peringati Hari Pahlawan, Warga AS Ramai Kunjungi Tempat Wisata dan Abaikan Aturan Jarak Sosial

Di libur Hari Memorial kali ini, banyak warga AS yang mengunjungi pantai, taman, serta tempat wisata lainnya.

Image
News

Ketua DPP KNPI: MRP bukan lagi Plt Ketua DPD I KNPI Kalimantan Timur

Penyegaran organisasi hal biasa.

Image
News
Idulfitri2020

Kontras, Ini 5 Potret Beda Lebaran Sebelum dan saat Pandemi Corona di Yogyakarta

Tempat yang biasa digunakan untuk Salat Id kini sangat sepi

Image
News
Idulfitri 2020

Pimpinan DPR di Rumah Saja dan Tidak Terima Tamu saat Lebaran

Pimpinan DPR juga tidak menggelar open house.

Image
News

Denny Siregar ke AHY dan Annisa Pohan: Mohon Maaf Lahir Batin Kalau Ada yang Menyinggung Kemarin

Belum direspon AHY.

Image
News
Idulfitri2020

Sederhana, 7 Momen Anies Baswedan Rayakan Lebaran dengan Keluarga di Tengah Pandemi

Anies menjalankan salat Id di kediamannya bersama keluarga

Image
News
Wabah Corona

Banyak Warga dan Pedagang Berkerumun, Satpol PP Gencarkan Patroli

Banyak yang tak pakai masker.

Image
News
Idulfitri 2020

Hari Ini KRL hanya Beroperasi Pagi dan Sore Saja, Siang Semua Stasiun Tutup

Masyarakat diimbau patuhi imbauan pemerintah.

terpopuler

  1. Tengku Zul: Orang Kaya Arab Borong Saham Facebook, Semoga Tulisan Sinis 'Jangan Pakai Produk Kafir' Bisa Lenyap

  2. KKB Tembak Dua Petugas Medis Covid-19, Salah Satunya Tewas di Tempat

  3. Sebelum Kembali ke Jakarta, Perhatikan Dulu Titik-titik Penyekatan Jalur Balik, Argo: Jangan Sampai Kita Jadi Korban Ya

  4. Meski Pandemi, 7 Keluarga Artis Ini Rayakan Lebaran di Rumah Saja dengan Sukacita

  5. Puji Siti Fadilah, Mbah Mijan: Terblow Up-nya Beliau Ancaman Sekaligus PR Berat Mereka Dimasa Mendatang, Selangkah Lagi, Jualan Virus Udah Nggak Pakai Sense

  6. Ustaz Abdul Rahman: Obat Paling Ampuh Penangkal Virus Corona, Kesabaran dan Iman

  7. Beli Rumah di Usia 21 Tahun, Irsyad Raharjo Ungkap Rahasia Miliki Properti Sejak Dini

  8. Nicholas Saputra Beberkan Rencana Rayakan Idulfitri di Tengah Pandemi Covid-19

  9. Kisah Maryam Younarae, Selebgram Korea Selatan yang Jadi Mualaf Setelah Terpikat dengan Ajaran Islam

  10. Lebaran di Rumah, Raffi Ahmad Gelar Salat Id Dipimpin Syekh Ali Jaber

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Image
Achmad Fachrudin

Idulfitri Sebagai Instrumen Kritik Sosial

Image
Achsanul Qosasi

Berlebaran Secara New Normal

Image
Ujang Komarudin

Matinya Reformasi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Idulfitri2020

Sederhana, 7 Momen Anies Baswedan Rayakan Lebaran dengan Keluarga di Tengah Pandemi

Image
News

Intip Gaya 6 Istri Kepala Daerah yang Hits Abis!

Image
News

Wabah Corona

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, 7 Potret Prabowo Subianto Bertugas di Tengah Pandemi COVID-19