image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Sarah Keihl Jual Keperawanan Rp 2 M, Praktisi Hukum Ricky Vinando: Itu Bukan Tindak Pidana

Aricho Hutagalung

Image

Sarah Keihl | INSTAGRAM.COM/sarahkeihl

AKURAT.CO, Selebgram, Sarah Salsabila alias Sarah Keihl membuat video menghebohkan publik lantara ingin melelang keperawanannya dengan harga Rp2 miliar. Hasil lelang tersebut disumbangkan untuk penanganan COVID-19.

Video yang diposting di akun Instagram @sarahkeihl pada Rabu (20/5/2029) itu mendapat banyak tanggapan yang beragam. Salah satunya dari seorang Praktisi Hukum Ricky Vinando. Dia menilai selebgram Sarah Salsabila tidak melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) juga UU Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi.

Alumnus Universitas Jayabaya itu mengatakan bahwa perbuatan Sarah Salsabila melalui Instagramnya yang akan melelang perawan bukan tindak pidana UU ITE. Sebab, jika berbicara mengenai UU ITE, maka akan berkaitan dengan suatu aplikasi online misalnya MiChat yang didalamnya begitu banyak wanita menjual diri atau Open Booking Out (BO) sesuai dengan tarif waktu seperti Short Time (ST) dan Long Time (LT).

baca juga:

"Nah, tapi apa yang di MiChat bisa dipidana? Kan tidak. Karena menjual diri bukanlah kejahatan, bukan tindak pidana. Termasuk perbuatan Sarah Keihl (Sarah Salsabila) yang akan melelang perawan nya lalu dibatalkan karena hanya bercanda, itu juga bukan tindak pidana, beda-beda tipis lah dengan perbuatan wanita-wanita dalam aplikasi MiChat," kata Ricky kepada AKURAT.CO, saat dihubungi, di Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Ricky menjelaskan bahwa seseorang dikatakan melanggar UU ITE dan KUHP bisa dipidanakan dalam kasus tersebut jika ada muncikari atau germo, yakni penyedia wanita-wanita untuk disuguhkan dan dinikmati para pria hidung belang. Itulah yang bisa dipidanakan karena menjadikan hal tersebut sebagai mata pencariannya. 

"Kalau mau fair ya bilang juga dong pidanakan juga semua wanita yang di MiChat khusus yang jual diri yang suka buka Open BO Itu. Saya tidak membenarkan perbuatan Sarah tapi saya hanya lihat dari segi hukum materiil membela bahwa perbuatan Sarah Kheil itu bukan tindak Pidana ITE," jelasnya.

Kemudian, mengenai Sarah Salsabila yang dinilai melanggar UU Pornografi lantaran berkaitan dengan alat kelamin dan ada memperjualbelikan pornografi. Ricky menegaskan bahwa Sarah tak melakukan pelanggaran UU Pornografi, sekalipun Sarah mengucapkan frasa perawan, tidak tepat jika dikaitkan dengan Pasal 4 ayat 1 huruf e dalam UU Pornografi yang mengenai alat kelamin.

Adapun bunyi pasal 4 ayat (1) UU Pornografi sebagai berikut:

(1) Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat:

a.persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang;

b.kekerasan seksual;

c.masturbasi atau onani;

d.ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan;

e.alat kelamin; atau

f.pornografi anak. 

"Lihat itu, website AloDokter, semua kata vulgar begitu banyak. Saya buktikan dengan kasih satu contoh kalimat vulgar yang berkaitan dengan alat kelamin, yaitu 'wanita yang berangan-angan mencapai klimaks ternyata sudah merasa kesakitan di awal penetrasi'. Itu klimaks kan berkaitan dengan alat kelamin juga, keluarnya cairan dari vagina saat berlangsungnya penetrasi. Jadi itu semua tadi berkaitan itu dengan alat kelamin," jelasnya.

"Jangan persoalkan Sarah saja. Ga fair itu namanya. Menyerang membabi-buta tapi tidak mau melihat fakta yang mencengangkan yang ada di AloDokter banyak yang berkaitan dengan alat kelamin. Bahkan ada loh istilah oral seks atau blow job menelan sperma dan pembahasan apa rasa malam pertama. Saya punya bukti itu semua. Jadi, harus fair, jangan menghakimi Sarah Kheil terkait masalah alat kelamin dan memperjualbelikan pornografi, tak ada itu, lah itu justru yang di MiChat terang-terangan banyak wanita yang memperjualbelikan pornografi bahkan video seks pun diperjualbelikan. Pidanakan mereka saja, tangkap saja mereka," tambahnya.

Ricky melanjutkan bahwa Sarah tidak pernah memperjualbelikan pornografi sehingga yang dilakukan Sarah tak bisa dipidanakan karena mirip dengan jual diri. 

"Jual diri bukan tindak pidana. Jadi keliru bilang ada memperjualbelikan pornografi. Bahkan terang-terangan memperjualbelikan pornografi banyak di MiChat. Lalu, kalau ikuti logika Prof Hibnu maka semua yang di AloDokter yang khusus bicara alat kelamin bisa dipidanakan dong kan sama-sama membicarakan alat kelamin. Pun kalau ikuti logika Prof Hibnu lagi, itu semua yang memperjualbelikan atau menawarkan pornografi berupa video porno di MiChat semua bisa masuk penjara. Tangkap semua yang di MiChat yang memperjualbelikan pornografi," ujar Ricky.

Sebab, menurut Ricky, Sarah tidak pernah memperjualbelikan konten Pornografi, sebab yang dilakukannya merupakan mirip jual diri seperti para wanita yang Open BO di aplikasi MiChat yang tidak dapat dipidana. Sebab, yang dapat dipidana sesuai dengan hukum di Indonesia dalam kasus jual-diri adalah hanya Germo atau Mucikari sebagai fasilitatornya dengan mengambil keuntungan dari setiap transaksi seksual.

"Perbuatan Sarah mirip dengan perbuatan yang dilakukan banyak wanita di MiChat yaitu jual diri. Itu bukan tindak pidana. Hanya germo atau muncikari yang bisa dipidana menurut hukum pidana Indonesia, silakan kalau ada yang bisa bantah saya dengan dalil hukum serta fakta materill, bukan teori ya" pungkas Ricky.

Sementara itu, pandangan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof Hibnu Nugroho, berbeda dengan Praktisi Hukum Ricky Vinando 

Hibnu menilai bahwa perbuatan Sarah bisa dijerat dengan UU ITE dan UU Pornografi.

"Jadi (bisa dijerat) 2 UU. UU Pornografi dan UU ITE," ujar Hibnu kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Jeratan UU ITE, kata Hibnu, bisa dikenakan terhadap Sarah lantaran konten yang didistribusikan mengandung unsur kesusilaan. Hal tersebut diatur dalam Pasal 27 ayat (1) UU ITE yang berbunyi:

(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

Adapun konsekuensi pidana terhadap seseorang yang melanggar Pasal 27 ayat (1) terdapat dalam Pasal 45 ayat (1) UU ITE yang berbunyi:

(1) Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)

"UU ITE karena sengaja mendistribusikan walau bukan gambar, tapi ucapan (bernada asusila)" ucap Hibnu.

Sementara dengan UU Pornografi, kata Hibnu, Sarah Keihl bisa dijerat dengan Pasal 4 ayat (1) huruf e.

Adapun konsekuensi pidana bagi seseorang yang melanggar pasal tersebut ada dalam Pasal 29 UU Pornografi yang berbunyi:

Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah).

Menurut Hibnu, konten video mengenai lelang keperawanan yang diunggah Sarah Keihl mengandung unsur Pasal 4 ayat (1) huruf e.

"UU Pornografi argumennya (ucapan Sarah Keihl) menggambarkan alat kelamin," kata Hibnu.

Hibnu menegaskan, meskipun video yang diunggah Sarah sudah dihapus, bukan berarti menghilangkan tindak pidana.

"Tidak menghilangkan tindak pidana, bukti elektronik kuat, tidak pernah hilang," tutupnya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pihaknya bakal meninjau video tersebut dari aspek UU ITE. Selain, itu polisi juga akan melibatkan ahli untuk mengkaji video tersebut.

“Kita lakukan penelitian di mana unsur pidananya terkait dengan Undang-Undang ITE. Kita akan melakukan penelitian terhadap kata-kata tersebut apakah mengandung suatu kesusilaan, nanti ahli yang (ikut mengkaji)" kata Truno.

Sementara itu Sarah Keihl telah menggugah permintaan maaf di akun Instagramnya. Ia mengaku salah dan tidak serius melelang keperawanannya tersebut.

Sarah Keihl menyatakan, hanya menyindir orang-orang yang tak peduli dengan situasi pandemi saat ini dengan nongkrong dan jalan-jalan di mal.

“Hallo teman-teman maaf udah buat kegaduhan, sebenarnya lelang keperawanan itu bentuk sindiran aku terhadap masyarakat yang enggak peka sama situasi kayak gini, masih nongkrong dll, aku tujuannya sarkasme/bercanda, ada sebagian orang yang bertaruh hal yang paling penting di hidup mereka. Tapi ternyata sarkas yang aku bikin keterlaluan dan aku mohon maaf sebesar-besarnya, aku enggak maksud untuk melecehkan wanita dan aku juga enggak bermaksud lelang keperawanan,” tulis Sarah.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Kabar Baik, Tak Ada Penambahan Kasus COVID-19 di DIY

Image

Ekonomi

Wabah Corona

BNI Optimis Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19, Gara-gara Hal Ini

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Jumlah ODP Corona per 28 Mei Ada 48.749 dan PDP 13.250

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

201.311 Orang Telah Diperiksa Spesimen, 176.773 Negatif

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Sebaran 25.538 Kasus COVID-19 dari 34 Provinsi Indonesia

Image

Ekonomi

Wabah Corona

COVID-19 Buat Harga Produk Perikanan Anjlok 50 Persen

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Kasus Positif COVID-19 di RI Tembus 24.538, Pasien Sembuh Ada 6.240

Image

News

Wabah Corona

Akhiri PSBB, Pemkot Tasikmalaya Putuskan Beralih ke Tatanan New Normal Mulai Lusa

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Menko Airlangga Sebut Implementasi New Normal Bergantung pada Pemda

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Demonstrasi di AS Ricuh, Massa Jarah Toko dan Bakar Pusat Kota

Ini adalah malam kedua protes di Minneapolis sejak kematian Floyd, setelah seorang polisi berlutut di lehernya hingga ia tak lagi bergerak.

Image
News
Wabah Corona

Kabar Baik, Tak Ada Penambahan Kasus COVID-19 di DIY

Hasil pemeriksaan 161 spesimen yang diperiksa tiga laboratorium pengujian sampel di DIY, Rabu (27/5/2020), semuanya negatif COVID-19.

Image
News

Polisi Sebut Hasil Olah TKP Buktikan Bajaj Tabrak Bus Transjakarta

Satu orang tewas saat kecelakaan maut terjadi antara Bus Transjakarta B 7368 TGB dengan Bajaj B 1415 FZ di Persimpangan Lodan Raya.

Image
News

Kritik Kebijakan New Normal, Ferdinand Sindir Mardani Ali Sera

Kepentingan ekonomi di atas kepentingan nyawa.

Image
News
Wabah Corona

Akhiri PSBB, Pemkot Tasikmalaya Putuskan Beralih ke Tatanan New Normal Mulai Lusa

Jadi kita akan menjalani kehidupan normal dengan menerapkan protokol kesehatan.

Image
News
Wabah Corona

Syarat Dokumen yang Harus Dibawa saat Naik Pesawat Selama PSBB

Calon penumpang tujuan Jabodetabek harus mengajukan SIKM secara online melalui situs corona.jakarta.go.id.

Image
News
Wabah Corona

Tujuh Pasien Corona di Batam Sembuh

"Perkembangan kasus COVID-19 di Kota Batam menuju tren positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif yang sembuh“

Image
News
DPR RI

Komisi IX: Pemerintah Harus Beri Perlindungan Hukum yg Maksimal untuk ABK WNI di Luar Negeri

Pemerintah harus sigap dan cepat memitigasi permasalahan di kemudian hari.

Image
News

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI, Jum’at 29 Mei 2020

Jangan sampai ketinggalan ya!

Image
News
Wabah Corona

Kemendagri Minta Pemda Bantu KPU Persiapkan Pilkada 2020 di Tengah Pandemi Corona

Pesta demokrasi dengan protokol kesehatan, juga bagian dari salah bentuk kehidupan normal baru termasuk di bidang politik dalam negeri.

terpopuler

  1. Syahrini dan Penyebar Video Porno Akan Dipertemukan Hari Ini

  2. Asisten Rumah Tangga dan Mahasiswa yang Terlanjur Mudik Dipastikan Tak Bisa Balik ke Jakarta 

  3. Yuk Mulai Tanam Singkong dan Ubi Jalar di Pekarangan Rumah dan Kantor

  4. Israel Aneksasi Tepi Barat, Menlu Retno Tegaskan Posisi Indonesia Soal Palestina kepada Menlu Amerika

  5. Pamer Wajah Asli, Foto Influencer Ini Beda Jauh dari yang di Medsos

  6. Cak Lontong: Yang Berubah Hanya Para Normal Jadi Para New Normal Karena Tidak Ada yang Normal

  7. Go International, Liga Tarkam di Kebun Kelapa Banten Ini Diunggah Instagram AFC

  8. Pemerintah Terkesan Menyepelekan Dampak Sosial, Kini Terjadi Gelombang Capital Outflow

  9. Via Vallen hingga Anji, 5 Penyanyi Besar yang Pernah Gagal di Ajang Indonesian Idol

  10. 5 Jenderal Muslim Terhebat dalam Sejarah, Mampu Berikan Kejayaan Islam di Dunia

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 6 Potret Hangat Anies Baswedan Bersama Putrinya

Image
News

7 Pesona Menawan Soraya Muhammad Ali, Istri Zulkifli Hasan yang Awet Muda

Image
News

Romantis Abis! Intip 6 Gaya Pacaran Anak Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur Hutomo