image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Percepat Penanganan Covid-19, BIN Lakukan Tes Swab di Kawasan Episentrum

Ainurrahman

Image

Petugas medis mengambil sampel cairan saat tes Swab bagi pengendara yang melintasi perbatasan DKI Jakarta dan Bekasi di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020). Tes tersebut dilakukan secara acak dengan mengumpulkan cairan atau sampel dari bagian belakang hidung dan tenggorokan sebagai salah satu metode untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran virus COVID-19 di transportasi umum. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Badan Intelijen Negara (BIN) proaktif membantu pemerintah mempercepat penanganan wabah virus corona (Covid-19) dengan menggelar tes cairan tenggorokan (swab) terhadap warga di kawasan Episentrum.

"Tim kita berputar di wilayah Jakarta dan juga wilayah penyangga khususnya seperti Depok, Bogor dan Banten," kata Staf Khusus KaBIN, Mayor Jenderal TNI (Purn) Neno Hamriono melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Neno menyatakan keterlibatan BIN membantu pemerintah menangani wabah Covid-19 sesuai instruksi Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan.

baca juga:

Neno mengatakan BIN bersama Pemerintah Kota Depok Jawa Barat dan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Depok memeriksa 300 orang di Giant Tole Iskandar, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Cilodong, Jumat (22/5).

Neno menuturkan BIN akan membantu pemerintah daerah untuk mendalami dan menelusuri potensi klaster baru di zona merah dengan tingkat penyebaran Covid-19 tinggi.

Saat tes itu, BIN menyediakan 500 "Rapid Test Kit" dan mengerahkan dua unit mobil laboratorium untuk tes swab yang mampu mengetahui hasilnya selama lima jam.

Hasilnya menunjukkan 25 orang dari 300 warga yang menjalani pemeriksaan dinyatakan reaktif terhadap Covid-19 sehingga dilanjutkan tes swab.

"Ini kesempatan yang baik sekali bagi kita karena masyarakat yang terindikasi reaktif, tidak perlu menunggu lama. Hanya lima jam untuk proses PCR (polymerase chain reaction)," ujar Neno.

Sementara itu, Walikota Depok Muhammad Idris mengapresiasi tes cepat massal yang dilakukan BIN karena membantu Pemkot Depok menyisir dan mengidentifikasi penyebaran Covid-19 di wilayah penyangga Jakarta itu.

"Nanti dengan tes cepat ini, kemungkinan besar terjadi peningkatan pasien positif. Tetapi penambahannya melandai, di samping yang positif meningkat dan yang sembuh juga meningkat. Ini mudah-mudahan bisa menyelesaikan masalah ini," tutur Idris.

Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan menambahkan BIN perlu melaksanakan tes cepat massal guna mengumpulkan data terkait kesehatan masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, BIN telah menggelar beberapa tes cepat massal di Rusun Tambora Jakarta Barat, Kelurahan Pondok Betung Tangerang Selatan Banten, Kawasan Surya Kencana Bogor Jawa Barat, dan depan Terminal MRT Blok M Jakarta Selatan.

BIN juga melakukan tes cepat massal di depan Stasiun Sudirman dan Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat. []

Editor: Ainurrahman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Belajar dari Korsel, Musni Umar Imbau Pemerintah Hati-hati Terapkan Konsep New Normal

Image

News

Wabah Corona

Kapolda Sebut Grafik Penyebaran Virus Covod-19 di Jakarta Menurun

Image

News

Wabah Corona

Gandeng Sejumlah Pihak, Kodam Kasuari Gelar Baksos Peduli Corona

Image

News

Wabah Corona

Kemendikbud: Dimulainya Tahun Ajaran Baru Tidak Sama dengan Pembukaan Sekolah

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Indef: Pentingnya Demand dan Supply Chain di Tengah Pandemi COVID-19

Image

Ekonomi

Idulfitri 2020

H+3 Lebaran, Jasa Marga Catat 234.531 Kendaraan Menuju Jakarta

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Terapkan New Normal, Pemerintah Diminta Extra Hati-hati

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Erick Sebut Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Bangun Rantai Pasok Indonesia

Image

Video

Wabah Corona

VIDEO Masjid Agung Al-Barkah Bekasi Kembali Gelar Sholat Jumat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Belajar dari Korsel, Musni Umar Imbau Pemerintah Hati-hati Terapkan Konsep New Normal

"Sebaiknya diskusi dengan pakar epidemologi agar kita selamat."

Image
News
Wabah Corona

Kapolda Sebut Grafik Penyebaran Virus Covod-19 di Jakarta Menurun

Kuncinya kesadaran masyarakat.

Image
News
Wabah Corona

Gandeng Sejumlah Pihak, Kodam Kasuari Gelar Baksos Peduli Corona

“Sekaligus kita melaksanakan pengecekan awal atau kita melakukan pemeriksaan awal Covid-19”

Image
News
Wabah Corona

Kemendikbud: Dimulainya Tahun Ajaran Baru Tidak Sama dengan Pembukaan Sekolah

Belum dipastikan sistem belajar tatap muka dilakukan.

Image
News

Mabes Polri Benarkan Tangkap Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur sebagai Presiden

Mengarah pada makar.

Image
News

Disebut Sebabkan Balita di Sragen Meninggal, Ini 5 Fakta Kutu Kucing yang Berbahaya

Berikut beberapa fakta tentang kutu kucing.

Image
News

Khawatir Ada Mata-mata, AS Ingin Pulangkan Ribuan Mahasiswa dari China

Selama ini, sekitar 360 ribu warga China yang masuk sekolah AS setiap tahunnya berkontribusi dalam perekonomian sebesar Rp205 triliun.

Image
News

Basarah Sebut Pancasila Lebih Cocok buat Indonesia Dibanding Komunisme, Kapitalisme dan ISIS

Kerap kali kita tak memahami eksistensi dan kedudukan hukumnya, karena kurang memahami dengan benar sejarah pembahasan dan perumusannya.

Image
News

PT Jamkrindo Konsisten memberikan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Rumah Yatim ini berdiri di tengah perkampungan kumuh dekat waduk Pluit.

Image
News
Wabah Corona

ISIS Sebut Virus Corona sebagai Azab Tuhan dan Ancam Lancarkan Serangan

Orang yang bicara dalam rekaman itu mengaku dirinya sebagai juru bicara ISIS Abu Hamzah al-Quraishi.

terpopuler

  1. Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton

  2. Kisah Lucu Abu Nawas saat Membawa Enam Ekor Lembu yang Bisa Bicara

  3. Twit Lawas Diduga Milik Iman Brotoseno Soal Bokep Viral, Istri Sandiaga Uno: Masih Mau Nonton TVRI?

  4. Bak Dinasti, Ini 5 Hubungan Ayah-Anak yang Sama-Sama Menjadi Pesepak Bola Tanah Air

  5. Pulang dari Medan, Pedagang di Banda Aceh Positif Covid-19

  6. 2 Tahun Hilang, Pria India Ini Ditemukan Keluarganya Lewat Video TikTok

  7. Politikus PKS Minta Pemerintah Penuhi Syarat WHO Sebelum Terapkan New Normal

  8. 5 Shio Ini Tak Akan Seret Rezeki Meski di Tengah Pandemi Sekalipun

  9. Yunarto ke Ganjar: Gak Ada Alasan Membuka Sekolah Terburu-terburu Ketika Kita Tahu Alasan Utama New Normal Faktor Ekonomi Pak

  10. Satu Abad Nihil Penemuan, Arkeolog Italia Akhirnya Temukan Lantai Mosaik dari Zaman Romawi

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton