image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Banyak Perusahaan Pindah ke Asia Tenggara, Indonesia Diminta Segera Sahkan RUU Ciptaker

Dedi Ermansyah

Image

Fokus - Omnibus Law | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Shinta Kamdani, mengatakan bahwa pasca pandemi covid-19 nanti, banyak investor luar negeri berencana merelokasi sejumlah pabrik mereka ke Asia Tenggara. 

Hal itu menjadi kabar baik bagi Indonesia terkait solusi dalam menciptakan lapangan kerja. Pasalnya, saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak wabah Covid-19 dengan jumlah pekerja di-PHK sekitar 3 juta jiwa.

Namun, sayangnya, rencana kepindahan perusahaan asing ke wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, itu tidak didukung regulasi perizinan investasi dan iklim usaha yang baik. Indonesia dinilai kurang menarik sebagai tujuan investasi karena rumitnya masalah perizinan.

baca juga:

Shinta mengatakan bahwa peluang yang ada harus didukung dengan regulasi kemudahan investasi, salah satunya dengan pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja).

“Ini peluang yang bisa kita ambil pasca covid-19. Sudah banyak negara berupaya merelokasi usahanya dari Tiongkok ke Asia Tenggara. Kalau kita tidak siap merestrukturisasi regulasi perizinan dan investasi seperti di RUU Cipta Kerja, kita tentu akan sulit menarik minat para investor pasca covid-19,” kata Shinta Kamdani, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Menurut Shinta, kondisi Indonesia saat ini sedang dalam posisi yang tidak diuntungkan. Covid-19 menjadi salah satu alasan tingkat keyakinan investor atau investor confidence terhadap Indonesia sangat rendah.

Hal ini hanya bisa didongkrak dengan perbaikan iklim usaha dan investasi nasional.

RUU Cipta Kerja, menurutnya, bisa jadi awalan yang sangat baik untuk perbaikan iklim usaha dan investasi, terlebih pasca covid-19. Regulasi perizinan dan investasi yang selama ini berbelit-belit bisa dipangkas dengan implementasi RUU Cipta Kerja.

Saat ini, peringkat kemudahan berusaha (Ease of Doing Business) di Indonesia masih tertinggal dari beberapa negara di ASEAN. Indonesia ada di peringkat 73, ada di bawah Singapura (2), Malaysia (15), Thailand (27), Brunei (55), dan bahkan Vietnam (69).

“Usaha Pemerintah menyelesaikan permasalahan klasik yakni sulitnya proses perizinan yang membuat investasi malas masuk, harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak bisa setengah-setengah. RUU Cipta Kerja ini satu paket besar untuk menyelesaikan berbagai masalah itu,” kata Shinta.

Selain itu, mayoritas perekonomian Indonesia yang ditopang oleh sektor informal juga perlu dipulihkan pasca covid-19. RUU Cipta Kerja diperlukan agar sektor informal ini bisa hidup kembali dan bahkan ditingkatkan menjadi sektor formal.

"Kemudahan memulai usaha, jaminan berusaha yang ada di dalam RUU Cipta Kerja, bisa membuat sektor informal di-upgrade menjadi sektor formal. Ini tentu bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi lebih banyak orang,” kata Shinta.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Kadin: Pelaku Usaha Siap Jalankan Skenario New Normal

Image

Ekonomi

Soal Bantuan Pemerintah ke BUMN, Achsanul: Itu Memang Hak BUMN!

Image

News

PPP Minta Kebijakan ‘New Normal’ Tak Pilih Tempat, Masjid juga Harus Dibuka Kembali

Image

News

Wabah Corona

Kurva COVID-19 di Aceh Landai, Yuri: Kunci Keberhasilannya Ada di Masyarakat

Image

News

Fraksi PKS: RUU Ciptaker Berpotensi Bungkam Pers di Tanah Air

Image

News

DPR RI

Desmond: Presiden Jokowi Perlu Meningkatkan Kewaspadaan Sebelum Keluarkan Kebijakan

Image

Ekonomi

Wabah Corona

KAI Tutupi Defisit Arus Kas Gunakan Stimulus Dana Talangan Pemerintah Rp3,5 Triliun

Image

Iptek

Mampukah TSMC 'Jinakkan' Parlemen dan Pemerintah AS?

Image

Ekonomi

Apresiasi Situs Tandingan Kartu Prakerja, Ombudsman: Swasta Murni Bisa Gratisan, Pemerintah Malah Berbayar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Demonstrasi di AS Ricuh, Massa Jarah Toko dan Bakar Pusat Kota

Ini adalah malam kedua protes di Minneapolis sejak kematian Floyd, setelah seorang polisi berlutut di lehernya hingga ia tak lagi bergerak.

Image
News
Wabah Corona

Kabar Baik, Tak Ada Penambahan Kasus COVID-19 di DIY

Hasil pemeriksaan 161 spesimen yang diperiksa tiga laboratorium pengujian sampel di DIY, Rabu (27/5/2020), semuanya negatif COVID-19.

Image
News

Polisi Sebut Hasil Olah TKP Buktikan Bajaj Tabrak Bus Transjakarta

Satu orang tewas saat kecelakaan maut terjadi antara Bus Transjakarta B 7368 TGB dengan Bajaj B 1415 FZ di Persimpangan Lodan Raya.

Image
News

Kritik Kebijakan New Normal, Ferdinand Sindir Mardani Ali Sera

Kepentingan ekonomi di atas kepentingan nyawa.

Image
News
Wabah Corona

Akhiri PSBB, Pemkot Tasikmalaya Putuskan Beralih ke Tatanan New Normal Mulai Lusa

Jadi kita akan menjalani kehidupan normal dengan menerapkan protokol kesehatan.

Image
News
Wabah Corona

Syarat Dokumen yang Harus Dibawa saat Naik Pesawat Selama PSBB

Calon penumpang tujuan Jabodetabek harus mengajukan SIKM secara online melalui situs corona.jakarta.go.id.

Image
News
Wabah Corona

Tujuh Pasien Corona di Batam Sembuh

"Perkembangan kasus COVID-19 di Kota Batam menuju tren positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif yang sembuh“

Image
News
DPR RI

Komisi IX: Pemerintah Harus Beri Perlindungan Hukum yg Maksimal untuk ABK WNI di Luar Negeri

Pemerintah harus sigap dan cepat memitigasi permasalahan di kemudian hari.

Image
News

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI, Jum’at 29 Mei 2020

Jangan sampai ketinggalan ya!

Image
News
Wabah Corona

Kemendagri Minta Pemda Bantu KPU Persiapkan Pilkada 2020 di Tengah Pandemi Corona

Pesta demokrasi dengan protokol kesehatan, juga bagian dari salah bentuk kehidupan normal baru termasuk di bidang politik dalam negeri.

terpopuler

  1. Syahrini dan Penyebar Video Porno Akan Dipertemukan Hari Ini

  2. Asisten Rumah Tangga dan Mahasiswa yang Terlanjur Mudik Dipastikan Tak Bisa Balik ke Jakarta 

  3. Yuk Mulai Tanam Singkong dan Ubi Jalar di Pekarangan Rumah dan Kantor

  4. Israel Aneksasi Tepi Barat, Menlu Retno Tegaskan Posisi Indonesia Soal Palestina kepada Menlu Amerika

  5. Pamer Wajah Asli, Foto Influencer Ini Beda Jauh dari yang di Medsos

  6. Cak Lontong: Yang Berubah Hanya Para Normal Jadi Para New Normal Karena Tidak Ada yang Normal

  7. Go International, Liga Tarkam di Kebun Kelapa Banten Ini Diunggah Instagram AFC

  8. Pemerintah Terkesan Menyepelekan Dampak Sosial, Kini Terjadi Gelombang Capital Outflow

  9. Via Vallen hingga Anji, 5 Penyanyi Besar yang Pernah Gagal di Ajang Indonesian Idol

  10. 5 Jenderal Muslim Terhebat dalam Sejarah, Mampu Berikan Kejayaan Islam di Dunia

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 6 Potret Hangat Anies Baswedan Bersama Putrinya

Image
News

7 Pesona Menawan Soraya Muhammad Ali, Istri Zulkifli Hasan yang Awet Muda

Image
News

Romantis Abis! Intip 6 Gaya Pacaran Anak Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur Hutomo