image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Dari Komandan KRI hingga Jadi KSAL, 5 Fakta Penting Laksdya TNI Yudo Margono

Silvia Nur Fajri

Image

Suasana pelantikan Laksamana TNI Yudo Margono (kiri) dan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo (kanan) menjadi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/5/2020). | Antara

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi), resmi melantik Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Margono sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Rabu (20/5). Pelantikan yang dilaksanakan langsung di Istana Negara, Jakarta, tersebut telah tertuang dalam surat Keputusan Presiden RI Nomor 32 TNI Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan KSAL.

Selain Presiden Jokowi, upacara pelantikan yang dilaksanakan sesuai protokol COVID-19 tersebut juga turut dihadiri sejumlah menteri dan pejabat lainnya. Di antaranya seperti Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Andika Perkasa.

Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 5 fakta penting Laksdya Yudo Margono.

baca juga:

1. Lulusan AAL 1988

Laksdya Yudo lahir di Madiun, Jawa Timur, 26 November 1965. Setelah menyelesaikan sekolah menengah atas (SMA), ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Akademi Angkatan Laut (AAL). Kemudian, pada tahun 1988, ia berhasil lulus dari AAL dan memulai tugasnya sebagai Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di Kapal Republik Indonesia (KRI) YNS 332.

2. Jadi Komandan KRI

Karier Laksdya Yudo terus menanjak. Setelah sempat menjadi Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332 dan Palaksa KRI Fatahillah 361, Laksdya Yudo lantas dipercaya untuk menjadi komandan di beberapa KRI lainnya. Seperti Komandan KRI Pandrong 801, Komandan KRI Sutanto 877, hingga Komandan KRI Ahmad Yani 351.

3. Mantan Kepala Staf Koarmabar

Seiring berjalannya waktu, Laksdya Yudo juga sempat menempati beberapa posisi lainnya di TNI Angkatan Laut. Seperti pada tahun 2004, ia pernah menjadi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kota Tual hingga tahun 2008. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Komandan Lanal Sorong tahun 2008-2010, hingga Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) tahun 2016 hingga 2017.

4. Tangani kapal China di Natuna

Pada tahun 2019, Laksdya Yudo ditunjuk menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I. Saat itu, ia langsung ditugaskan untuk menangani kapal China yang masuk ke wilayah Perairan Natuna. Selain itu, sosok Laksdya Yudo juga dikenal aktif dalam penanganan kasus virus corona atau COVID-19 di Indonesia.

Saat ini, ia tengah bertugas sebagai komando penanganan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Di sana, ia bertugas untuk menyampaikan perkembangan para pasien di rumah sakit tersebut. Selain Wisma Atlet, Laksdya Yudo juga turut mengomando penanganan COVID-19 di Rumah Sakit Pulau Galang, Batam.

5. Jadi KSAL

Pada Rabu, 20 Mei 2020, Laksdya Yudo resmi mengemban amanah baru sebagai KSAL. Ia dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, menggantikan KSAL sebelumnya yakni Laksamana TNI Siwi Sukma Adji yang memasuki masa pensiun. Atas pelantikannya tersebut, Yudo juga menerima kenaikan pangkat dari Laksdya menjadi Laksamana atau bintang empat.

Itulah sederet fakta penting KSAL baru Laksamana TNI Yudo Margono.

Selain KSAL, Presiden Jokowi juga turut melantik Marsekal Madya (Marsdya) TNI Fadjar Prasetyo sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), menggantikan Marsekal TNI Yuyu Sutisna yang juga akan memasuki masa pensiun. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

Kasal dan Kasau Baru Dinilai Miliki Pengalaman yang Mendekati Sempurna

Image

News

Fadjar Prasetyo Dilantik Jadi KSAU: Demi Allah Saya Bersumpah, Saya akan Setia Kepada NKRI

Image

News

Laksdya Yudo dan Marsdya Fadjar Dinilai Layak Jadi Kasal dan Kasau

Image

News

Sebanyak 1.292 Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Dinyatakan Sembuh

Image

News

172 WNI dari Luar Negeri Jalani Perawatan di RSD Wisma Atlet

Image

News

16 Pasien RSD Pulau Galang Dinyatakan Sembuh

Image

News

RS Wisma Atlet Jakarta Rawat 553 Pasien Covid-19, 137 PDP dan 17 ODP

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Rumah Sakit Darurat COVID-19 Pulau Galang Sudah Siap 96 Persen

Image

News

Wabah Corona

RS Darurat Pulau Galang 96 Persen Siap, Panglima Komando: Sudah Ada KRI Standby di Batam, Jadi Sewaktu-waktu Digunakan untuk Angkut Personel

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Belajar dari Korsel, Musni Umar Imbau Pemerintah Hati-hati Terapkan Konsep New Normal

"Sebaiknya diskusi dengan pakar epidemologi agar kita selamat."

Image
News
Wabah Corona

Kapolda Sebut Grafik Penyebaran Virus Covod-19 di Jakarta Menurun

Kuncinya kesadaran masyarakat.

Image
News
Wabah Corona

Gandeng Sejumlah Pihak, Kodam Kasuari Gelar Baksos Peduli Corona

“Sekaligus kita melaksanakan pengecekan awal atau kita melakukan pemeriksaan awal Covid-19”

Image
News
Wabah Corona

Kemendikbud: Dimulainya Tahun Ajaran Baru Tidak Sama dengan Pembukaan Sekolah

Belum dipastikan sistem belajar tatap muka dilakukan.

Image
News

Mabes Polri Benarkan Tangkap Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur sebagai Presiden

Mengarah pada makar.

Image
News

Disebut Sebabkan Balita di Sragen Meninggal, Ini 5 Fakta Kutu Kucing yang Berbahaya

Berikut beberapa fakta tentang kutu kucing.

Image
News

Khawatir Ada Mata-mata, AS Ingin Pulangkan Ribuan Mahasiswa dari China

Selama ini, sekitar 360 ribu warga China yang masuk sekolah AS setiap tahunnya berkontribusi dalam perekonomian sebesar Rp205 triliun.

Image
News

Basarah Sebut Pancasila Lebih Cocok buat Indonesia Dibanding Komunisme, Kapitalisme dan ISIS

Kerap kali kita tak memahami eksistensi dan kedudukan hukumnya, karena kurang memahami dengan benar sejarah pembahasan dan perumusannya.

Image
News

PT Jamkrindo Konsisten memberikan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Rumah Yatim ini berdiri di tengah perkampungan kumuh dekat waduk Pluit.

Image
News
Wabah Corona

ISIS Sebut Virus Corona sebagai Azab Tuhan dan Ancam Lancarkan Serangan

Orang yang bicara dalam rekaman itu mengaku dirinya sebagai juru bicara ISIS Abu Hamzah al-Quraishi.

terpopuler

  1. Doa Setelah Tasyahud Akhir Sebelum Salam, Melindungi Diri dari Fitnah Dajjal

  2. Nasib Benih Lobster Diberikan ke 9 Perusahaan, Susi: Masa Depan Bangsa?

  3. Cerai Karena Orang Ketiga, Cathy Sharon Butuh 2,5 Tahun Bisa Memaafkan Mantan Suami

  4. Sahkah Salatnya Perempuan yang ketika Sujud Tangannya Terhalang Mukena?

  5. Berbahaya bagi Jantung, WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Obat Antimalaria pada Pasien Corona

  6. Tanggapi Menko Perekonomian Soal New Normal, Said Didu: Harusnya Mengutamakan Penyelamatan Rakyat bukan Coba-coba

  7. Demonstrasi di AS Ricuh, Massa Jarah Toko dan Bakar Pusat Kota

  8. Berbalut Cerita Mistis, Ini 5 Jalan di Jawa yang Sering Terjadi Kecelakaan

  9. Kritik Kebijakan New Normal, Ferdinand Sindir Mardani Ali Sera

  10. Penyebaran Corona di Jakarta: Satu Pasien Covid-19 Tularkan Satu Orang Lainnya

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton