image
Login / Sign Up

Imelda Sari: Ini Zaman Darurat Kenapa Justru Rakyat Terbebani?

Ratu Amanda Distania

Wabah Corona

Image

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari. | AKURAT.CO/Khalishah Salsabila

AKURAT.CO, Politisi Partai Demokrat Imelda Sari menyoroti kenaikan iuran BPJS Kesehatan di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Imelda heran pemerintah justru menambah beban rakyatnya. Padahal, terkait rencana kenaikan iuaran BPJS sebelumnya telah digagalkan Mahkamah Agung (MA), di mana Perpres Nomor 75 Tahun 2019 dibatalkan. Kekinian, pemerintah kembali menerbitkan aturan untuk menaikan iuran BPJS Kesehatan.

"Di mana logikanya, MA sudah membatalkan Perpres tahun 2019 soal kenaikan BPJS. Lantas muncul Perpres 2020 dengan substansi yang sama. Ini zaman darurat kenapa rakyat justru terbebani?" tulis @isari68 di Twitter, Jumat (15/5/2020).

baca juga:

Sebelumnya, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomir 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang diteken pada hari Selasa (5/5), Presiden Jokowi menaikkan iuran BPJS Kesehatan yang mulai berlaku per 1 Juli 2020.

Perinciannya, iuran peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp150.000 dari Rp80.000, kelas II naik menjadi Rp100.000 dari Rp51.000, dan kelas III naik menjadi Rp42.000 dari Rp25.500.

Namun, pemerintah memberi subsidi Rp16.500 untuk kelas III sehingga yang dibayarkan tetap Rp25.500. Kendati demikian, pada tahun 2021 subsidi yang dibayarkan pemerintah berkurang menjadi Rp7.000 sehingga yang harus dibayarkan peserta kelas III adalah Rp35.000.

Pada bulan Oktober 2019, Presiden Jokowi juga menaikkan iuran BPJS Kesehatan melalui Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan.

Namun, Majelis Hakim Agung MA yang diketuai Prof. Dr. Supandi membatalkan kenaikan tersebut pada akhir Februari 2020 melalui putusan bernomor 7/P/HUM/2020.

Gugatan diajukan Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI). Kini, KPCDI berencana mengajukan kembali gugatan uji materi terhadap aturan kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu ke MA.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Dua Mahasiswa Kendari Tewas Tidak Wajar, Imelda Sari: Harus Diinvestigasi Penyebab Kematiannya!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ilmuwan AS Sangsikan Keamanan Vaksin Sputnik V: Saya Benar-benar Ragu

"Memiliki vaksin dan membuktikan bahwa vaksin itu aman dan efektif adalah dua hal yang berbeda," ujarnya

Image
News

Riza Patria Klaim Kasus Covid-19 Jakarta Tidak Parah

Riza mengatakan angka kematian akibat Covid-19 di Jakarta mencapai 3,7 persen dari total kasus.

Image
News

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi Dua Pekan

Alasan Pemprov DKI memperpanjang PSBB Transisi lantaran kasus Covid-19 terus melonjak setiap harinya.

Image
News

Tirukan Instruksi Online Gurunya, Aksi Murid Ini Bikin Tepok Jidat

Ya nggak salah juga sih, instruksi gurunya juga gitu.

Image
News

75 Pasangan di Bantul Ikuti Nikah Massal, Ada Sesi TikTok Bareng di Pantai Cemara Sewu

Acara diselenggarakan oleh Forum Ta'aruf Indonesia (Fortais Bantul) dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

Image
News

Presiden Jokowi: Insya Allah Januari Kita Sudah Bisa Produksi Vaksin Covid-19

"Kita optimistis bahwa dengan segera ditemukannya vaksin ini kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat," kata Presiden.

Image
News

Pegawai Imigrasi Positif Covid-19, Yasonna Tutup Gedung Kemenkum HAM

Gedung Kemenkumham Eks Gedung Sentra Mulia.

Image
News

Kunci Pondok Pesantren Bebas Covid-19

Program pemerintah seperti 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun menjadi kunci pengendalian pandemi.

Image
News

Anies Baswedan Tetap Gelar Upacara HUT Kemerdekaan di Tengah Pandemi Covid-19

"Tahun ini ada upacara di Balai Kota," kata Mawardi.

Image
News

Tengok Korban Kebakaran, Wali Kota Jakbar Beri Bantuan Rp20 Juta

"Ada bantuan tadi sedikit saya bawa Rp20 juta sekedar untuk penanganan darurat," kata Rustam.

terpopuler

  1. RSUP Fatmawati Diminta Tes Usap Tenaga Medisnya

  2. Seorang Dokter dan 19 Perawat di RSUP Fatmawati Diduga Positif Covid-19

  3. Isu Afgan Penyuka Sesama Jenis Mencuat Lagi, Kok Bisa?

  4. Tegang saat Akan Tes Swab, Ibu Ini Remas Bagian Intim Petugas Kesehatan

  5. 5 Fakta Unik Ultah ke-33 Arema, ASN Wajib Beratribut Arema

  6. BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

  7. Temuan Bayi di Jati Pulo, Dina Berhasil Bohongi Warga Satu RW

  8. Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Begini Caranya!

  9. Mahasiswanya Berniat 'Membayar' karena Dapat Nilai E, Jawaban Dosen ini Menohok

  10. Fahri dan Fadli Dapat Penghargaan, Apa Kata Tsamara dan Yunarto?

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk