Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

WHO Sebut Herd Immunity Sebagai Konsep Berbahaya

Sahistya Dhanes

Wabah Corona

WHO Sebut Herd Immunity Sebagai Konsep Berbahaya

Perawat mengenakan masker berbaring dengan papan bertuliskan nama salah satu tenaga medis yang meninggal karena virus Corona, di Brasilia, Brasil, Selasa (12/5/2020). Aksi ini digerlar untuk duka cita pada seluruh tenaga medis di tengah wabah virus Corona. | REUTERS/Adriano Machado

AKURAT.CO, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengecam herd immunity atau kekebalan kelompok dan menyebutnya sebagai konsep yang berbahaya.

Kekebalan kelompok adalah istilah epidemiologis yang biasanya digunakan untuk menggambarkan bagaimana populasi secara keseluruhan dilindungi dari penyakit tergantung pada tingkat orang yang divaksinasi. Misalnya, ketika 90 hingga 95 persen populasi divaksinasi campak, hal ini seharusnya cukup untuk melindungi orang lain yang tidak dapat mendapatkan vaksin.

"Manusia bukan kawanan, dan dengan demikian, konsep kekebalan kawanan umumnya dicadangkan untuk menghitung berapa banyak orang yang perlu divaksinasi dan populasi untuk menghasilkan efek itu," kata Dr. Mike Ryan selaku direktur eksekutif program kedaruratan kesehatan WHO.

baca juga:

"Ini adalah penyakit serius, ini adalah musuh publik nomor satu, kami telah mengatakannya berulang-ulang," tambahnya pada konferensi pers di Jenewa, dilansir dari laman Telegraph (Rabu (13/5).

Ryan menambahkan bahwa tidak ada yang aman sampai semua orang selamat, serta menegaskan bahwa berbahaya untuk berpikir jika negara-negara dapat secara ajaib mencapai kekebalan kelompok.

"Negara-negara anggota yang bertanggung jawab akan mengawasi semua penduduk mereka - mereka menghargai setiap anggota masyarakat dan mereka berusaha melakukan segala yang mungkin untuk melindungi kesehatan, sambil pada saat yang sama, jelas, melindungi masyarakat dan melindungi ekonomi dan hal-hal lain. Kita perlu mendapatkan prioritas tepat saat kita memasuki fase selanjutnya dari pertarungan ini," lanjut Ryan.

Dr. Maria Van Kerkhove selaku pimpinan teknis dari tanggapan COVID-19 WHO, mengatakan bahwa data awal dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat populasi yang telah terinfeksi penyakit ini sebenarnya sangat rendah.

"Tampaknya ada pola yang konsisten sejauh ini, bahwa sebagian kecil orang memiliki antibodi ini."

"Dan itu penting, seperti yang Anda sebutkan, karena Anda menyebut istilah ini sebagai 'kekebalan kelompok', yang biasanya merupakan frasa yang digunakan ketika Anda berpikir tentang vaksinasi. Anda berpikir berapa jumlah populasi yang perlu memiliki kekebalan untuk dapat melindungi sisa populasi?" katanya.

"Kami tidak tahu persis sejauh mana level yang diperlukan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap COVID-19. Tetapi tentu saja harus lebih tinggi dari apa yang kami lihat dalam studi seroprevalensi."

"Apa yang ditunjukkan oleh studi sero-epidemiologis kepada kami adalah bahwa ada sebagian besar populasi yang tetap rentan," terangnya. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

Menko PMK: Libur Akhir Tahun Dikurangi Tiga Hari

Image

News

Anies Baswedan Tetap Pantau APBD DKI 2021

Image

News

DPR RI

Anies-Riza Positif Covid-19, Komisi IX: PSBB Perlu Dievaluasi

Image

Ekonomi

Segudang Alasan Mengapa UMKM Jadi Nyawa dan Roh Bagi Ekonomi Nasional

Image

News

125.102 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta Sembuh

Image

News

Dampak Bansos, Pedagang Beras Keluhkan Sepinya Pembeli

Image

Ekonomi

Tanpa Ikuti Arus Digitalisasi, UMKM Bakal Ambruk!

Image

News

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Tengah Pandemi Dipastikan Berjalan Baik

Image

News

Sempat Rapat Dengan Anies Baswedan, Kadinkes DKI Segera Tes Swab

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Menko PMK: Libur Akhir Tahun Dikurangi Tiga Hari

Libur Natal, lebaran Idul Fitri dan libur tahun baru dipisahkan dalam dua kelompok.

Image
News

Bupati Tangerang Jelaskan Kronologis Pelaksanaan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ngaku mendapat undangan Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani.

Image
News

Sigit Widodo Sindir DPRD DKI Jakarta yang Minta Tunjangan RKT Naik

Sigit Widodo sedih mendengar adanya wacana kenaikan tunjangan untuk anggota DPRD DKI Jakarta.

Image
News

Massa Kepung Rumah Mahfud Md di Pamekasan

Massa tidak terima Rizieq Shihab di Panggil Polisi terkait kasus kerumunan di Petamburan

Image
News

Rizieq Shihab Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Beliau Tidak Mangkir

Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar membantah jika Rizieq Shihab mangkir.

Image
News

Ngaku Kru TV, Bapak Satu Anak di Tangsel Setubuhi Bocah 10 Tahun

SA menjanjikan bocah 10 tahun bisa bertemu artis bila menuruti kemauannya.

Image
News

Anies Baswedan Tetap Pantau APBD DKI 2021

Sri memastikan semua arahan Gubernur dan Wakil Gubernur akan dilakukan secara daring.

Image
News

Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan 152 Kg Ganja dari China

Penyelundupan 152 kilogram narkotika jenis ganja sintetis dan tembakau gorila digagalkan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Image
News

Bupati Tangerang Persiapkan Modul Sekolah Tatap Muka

Kabupaten Tangerang siap membuka sekolah tatap muka awal Januari.

Image
News

Maskapai Inggris Jadi Bahan Gunjingan Usai Pramugari Pasang Iklan Esek-esek dalam Pesawat

Dalam sebuah foto, si pramugari terlihat mengangkat rok ketika berada di dapur pesawat.

terpopuler

  1. Rizieq Shihab Dikabarkan Dijemput Paksa Satgas Covid-19

  2. Bilik Ayah Bunda, Ruang Privasi Pasutri Pengungsi Merapi Memadu Kasih

  3. Putus Penyebaran COVID-19, Pemkot Surakarta Tutup Pasar Gede Solo

  4. Sinopsis Ikatan Cinta Malam Ini, Tekad Aldebaran - Andin Dapatkan Hak Adopsi Rayna

  5. Haul Syeikh Abdul Qodir Jaelani Dihadiri Ribuan Jemaah di Tangerang, Panitia Dipanggil Polisi

  6. Dedek Prayudi: Pembantaian Keluarga Kristiani oleh Teroris Buat Saya Malu sebagai Seorang Muslim

  7. Amalan Dibaca Setelah Salat Subuh, Agar Diberi Ilmu Manfaat dan Amal yang Diterima

  8. Wagub Ariza Positif Covid-19, Ketua DPRD DKI Perintahkan Seluruh Anggota DPRD Tes Swab

  9. 5 Meme Superlucu Arsenal yang Bikin Ketawa Ngakak tapi Kasihan

  10. MG Resmikan Outlet Baru di Makassar

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan