image
Login / Sign Up

KNPI: Penugasan Bank Pemerintah Sebagai Penyangga Likuiditas Perbankan Nasional Tidak Tepat!

Melly Kartika Adelia

Wabah Corona

Image

Warga melakukan transaksi non tunai di di gerai Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Kamis (26/3/2020). Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyarankan masyarakat untuk bertransaksi non tunai guna mencegah penyebaran virus Covid-19 atau Virus Corona. Selain itu menjamin uang kertas di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sangat cukup. Bahkan, kehigienisan uang kertas terbebas dari virus corona atau Covid-19. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Keputusan terkait penugasan bank milik Pemerintah sebagai penyangga likuiditas perbankan Nasional yang bermasalah akibat dampak pandemi COVID-19 di Indonesia dinilai tidak tepat. 

Sebab, hal itu merupakan tugas utama Bank Indonesia untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah wabah Virus Corona ini. 

“Apapun alasannya tidak tepat mengalihkan tugas dan tanggung jawab urusan stabilitas ekonomi nasional kepada perbankan. Itu adalah tugas Bank Indonesia (BI) sebagai regulator yang harus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19,” urai Ketua DPP KNPI, Azhar Adam di Jakarta, Sabtu (9/5/2020) malam. 

baca juga:

Ia menilai, ide memindah tangankan urusan stabilitas ekonomi dengan menunjuk bank Pemerintah sebagai penyangga likuiditas tidak beralasan.

“Ini salah penugasan dan menjadi masalah bagi perbankan yang saat ini juga sedang dalam kondisi likuiditas ketat,“ lanjut Adam.

Ia menegaskan, pilihan terbaik dalam hal ini adalah memberi jalan agar bank berjalan seperti sekarang yaitu membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya sehingga ekonomi berjalan dan regulator menjamin likuiditas bank aman pada era pandemi COVID-19.

Maka dari itu, ia menegaskan pihaknya akan ikut mengawal kebijakan ini agar tidak salah arah. "Tidak boleh regulator melapaskan tanggung jawab urusan ekonomi nasional pada bank," imbuhnya. 

DPP KNPI juga akan mendorong ini sampai kepada Presiden RI supaya meninjau kembali Perppu tersebut. Dengan aturan yang jelas, diharapkan perbankan tidak lagi mengalami kesulitan setelah mereka memberikan relaksasi kredit kepada masyarakat terdampak COVID-19.

“Likuiditas mereka pasti sudah cukup terganggu dengan adanya relaksasi tersebut. Sampai kapan COVID-19 selesai dan sampai kapan perbankan kuat menyiapkan likuiditas tidak dapat dipastikan,” tegasnya. 

"Semestinya, dudukan dulu aturannya seperti apa dan jangan menambah perbankan dengan tugas yang bukan menjadi kewajibannya. Harus ada aturan yang jelas jika Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tetap dipaksakan dan harus menjadi bank penyangga likuiditas bank sistemik," paparnya. 

Menurut Alumni Universitas Trisakti itu, tugas untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sebenarnya sudah tepat melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di bawah koordinasi Bank Indonesia yang sudah berjalan dan terbukti pada saat pemerintah harus melakukan Bailout pada bank Century waktu lalu.

“Perlu diatur ulang agar tidak ada kesalahan di kemudian hari. Apalagi setelah pandemi COVID-19 selesai di Indonesia. Jangan lantas kemudian dicari-cari salahnya mengapa keluar uang banyak pada saat itu,” katanya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

MUI Imbau Umat Islam Terapkan Protokol Kesehatan saat Kurban

Image

News

Ketum Muhammadiyah: Pandemi Ini Bukan Ilusi, Bukan Konspirasi, Tetapi Realitas

Image

News

Bincang dengan Sandi Uno, Susi Pudjiastuti Sampaikan Pesan untuk UMKM

Image

News

RUU Cipta Kerja Dibutuhkan untuk Bangkitkan Ekonomi Paska Pandemi

Image

Olahraga

PBSI Home Tournament

Menpora Apresiasi Penyelenggaraan Turnamen Internal PBSI

Image

Iptek

Dukung Pertumbuhan UKM, TikTok Luncurkan Platform Khusus

Image

Ekonomi

Punya Bantalan Rp128 Triliun, LPS Yakin Mampu Tangani Bank Bermasalah

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Pemeriksaan Uji Spesimen di Indonesia Telah Lampaui Angka 1 Juta

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Tanggapan Jubir Soal Virus Corona Bisa Menyebar Melalui Udara

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Pesan Panglima TNI ke Santri: Harus Selalu Menjaga Protokol Kesehatan

“Panglima TNI mengapresiasi pelaksanaan disiplin protokol kesehatan, dimana para santriwan dan santriwati sudah menggunakan masker“

Image
News

MUI Imbau Umat Islam Terapkan Protokol Kesehatan saat Kurban

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban harus tetap menjaga protokol kesehatan untuk mencegah dan meminimalisir potensi penularan.

Image
News

Digugat Lagi ke MK, Pembahasan UU Minerba Dinilai Singkat dan Tertutup

Seluruh pembahasan RUU Minerba dilakukan melalui rapat kerja dan rapat panitia kerja secara tertutup dan tidak dilakukan di gedung DPR.

Image
News

Ridwan Kamil: Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya Walikota Seoul Park Won Soon

Ditemukan tewas setelah muncul skandal pelecehan seksual.

Image
News
Wabah Corona

Panglima TNI Optimis ‘Pendekar Waras’ Dapat Tekan Laju Penularan Corona

“Karena saat ini sedang menghadapi krisis kesehatan, oleh karena itu perlu upaya extraordinary untuk menanggulanginya“

Image
News

BLU Pusat P2H Pastikan Tidak Cairkan Pinjaman Dana Bergulir ke PT STM

Penghentian pinjaman dana bergulir kepada PT STM dilakukan setelah adanya evaluasi dan laporan masayarakat terkait investasi singkong bodong

Image
News

Pesan Menag saat Lantik Rektor UIN Yogyakarta dan Pejabat di Lingkungan Kemenag

Prosesi pelantikan secara daring.

Image
News

Ketum Muhammadiyah: Pandemi Ini Bukan Ilusi, Bukan Konspirasi, Tetapi Realitas

Kita tidak berselisih untuk hal ini karena ada hal mendasar yang harus kita pahami bersama.

Image
News

Bincang dengan Sandi Uno, Susi Pudjiastuti Sampaikan Pesan untuk UMKM

Saya sangat mengidolakan kewirausahaan ibu.

Image
News

Polisi Tangkap Tiga Pilot Terkait Kasus Narkoba di Cipondoh

Ketiga pilot itu berinisial IP, DC, dan DS dari maskapai milik pemerintah dan swasta.

terpopuler

  1. Disindir Denny Siregar, Bintang Emon Marah: Bang, Kalau Mau Ribut Mah Ribut Aja, Gak Usah Bawa-bawa Saya

  2. Samsiyah Sempat Teriak Minta Tolong Sebelum Tewas di Mobil yang Tenggelam di Kalimalang

  3. Pengacara Denny Siregar: Hari Ini Akun Twitter dan Instagram Opposite Menghilang

  4. Meski Sempat Gunakan Jasa Klinik Ilegal, Ivan Gunawan: Mata Saya Tetap Indah

  5. 5 Fakta Menarik Rey Mbayang, Penyanyi 21 Tahun yang Nikahi Dinda Hauw

  6. 5 Zodiak Ini Beruntung di Bulan Juli, Libra Paling Mujur!

  7. Pecahkan Rekor Bayaran Rp2,3 Miliar Per Episode, Intip Kekayaan Kim Soo Hyun Yuk!

  8. Tempat Hiburan Malam Banyak yang Beroperasi, DPRD Desak Anies Copot Kadis Parekraf

  9. Kasus Kebocoran Data, Denny Siregar Sindir SJW Terkesan Diam dan Menikmati Suasana

  10. Dugaan Oknum Polisi Aniaya Kuli Bangunan, Arsul Sani: Proses Hukum seperti Memproses Warga Biasa

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun

Image
News

Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo