Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Agustinus Edy: Proyek 5,6 T Kartu Prakerja Sudah Lampaui Batas Kewarasan

Ratu Amanda Distania

Agustinus Edy: Proyek 5,6 T Kartu Prakerja Sudah Lampaui Batas Kewarasan

Sertifikat Pra Kerja | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Mantan direktur Yayasan LBH Indonesia Agustinus Edy Kristianto menceritakan pengalaman dirinya saat mencoba mendaftarkan diri dalam program Kartu Pra Kerja.

Bermula saat Agustinus mendaftar Kartu Prakerja pada 16 April 2020 lalu. Kemudian, pada 29 April 2020 Agustinus lulus pelatihan dan mendapat sertifikat berjudul "Jurnalistik: Menulis Naskah Berita Seperti Jurnalis Andal."

"Sertifikat sebuah kelas jurnalistik itu ditandatangani oleh CEO Skill Academy Adamas Belva Syah Devara—orang yang tidak pernah berkecimpung di dunia pers, bahkan mungkin tidak pernah menulis satu judul berita pun sepanjang hidupnya," tulis Agustinus.

baca juga:

"Sebuah sertifikat yang bukan dari pihak yang berkompeten dalam dunia pers, semacam Dewan Pers, Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS), atau Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerbitan Yogyakarta (LP3Y)."

Seorang jurnalis senior ini pun mencari tahu bagaimana jual-beli kelas online dalam Kartu Prakerja itu berlangsung dengan membeli paket kelas online "Teknik Menulis Naskah Berita Seperti Jurnalis Andal" seharga 220 ribu rupiah.

"Saya buktikan sertifikat bisa keluar tanpa saya selesaikan satu video pun (dari 11 video dalam kelas online itu). Saya buktikan dalam 5 menit saya selesaikan 13 soal ujian (exam), sepengetahuan saya saja, melampaui passing grade 55. Saya buktikan dengan mengisi rating dan review, sembari saya sisipkan “Salam 5,6 Triliun” di kolom," kata dia.

"Terbukti bahwa sistem pemilihan peserta bisa meloloskan orang seperti saya, yang bukan merupakan sasaran peserta. Saya mengisi data sebagai wiraswasta, bukan korban PHK, pengurus dan pemegang saham perseroan pula (jika dicek ke Kemenkumham)," sambungnya.

Agustinus pun memberikan pesan jika pemerintah ingin memberi pelatihan melalui Kartu Prakerja, baiknya tidak dilakukan pada saat-saat sulit seperti sekarang.

"Hentikan segera bisnis jual-beli kelas online/video pelatihan Rp5,6 triliun ini. Jika ingin semibansos, prioritaskan Rp600 ribu per bulan secara langsung kepada peserta. Tambahkan Rp150 ribu insentif pengisian survei itu kepada peserta. Langsung. Tanpa syarat apa pun. Pengisian survei sama sekali tidak berguna bagi peserta. Itu hanya menguntungkan platform digital yang membutuhkan rating dan review untuk menjalankan bisnisnya melalui promosi digital. Di situlah, salah satunya, valuasi perusahaan akan digelembungkan," ujarnya.

Ia pun mengatakan jika ini sudah melampaui batas kewarasan. "Salurkan Rp750 ribu/bulan selama 4 bulan itu lewat BNI, OVO, Gopay, LinkAja silakan. Yang penting sampai dengan utuh kepada peserta untuk membantu mereka bertahan hidup. Peserta yang tepat! Mereka yang betul-betul membutuhkan. Dari Sabang sampai Merauke. Lupakan gimmick sertifikat digital itu. Tidak ada gunanya sama sekali. Apa lagi bahan pertimbangan yang dibutuhkan Presiden Jokowi untuk menghentikan TRANSAKSI JUAL-BELI video berbiaya APBN Rp5,6 triliun itu?"

Pada akhirnya, sisa saldo dalam Kartu Prakerjanya tidak ia gunakan lagi dan ia mengatakan "Dengan demikian, pada akhir tahun anggaran 2020, dana itu akan kembali ke Kas Negara."[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Sambangi Dukuh Kupang, Machfud Arifin Perjuangkan Peremajaan Bangunan TK dan PAUD

Image

News

Pemerintah Realisasikan Bantuan Sosial Klaster Papua sebesar Rp542,5 Miliar

Image

Ekonomi

MK Sidangkan 7 Perkara Pengujian Kebijakan Keuangan Penanganan Covid-19, Kenapa?

Image

News

3 Tahun Kepemimpinan Anies, Ada Kemunduran Transparansi Anggaran

Image

Ekonomi

Tengku Zul: UU Cipta Kerja Bisa Terbitkan Sertifikat Halal Tanpa Fatwa MUI, Ngerinya!

Image

Gaya Hidup

Ramalan Zodiak tentang Keuangan Hari Kamis, 8 Oktober 2020: Aquarius Memprihatinkan!

Image

Ekonomi

DPR RI

Ketua Banggar Minta Hentikan Provokasi terhadap Buruh Soal UU Cipta Kerja

Image

Ekonomi

DPR RI

Ketua Banggar DPR Sesalkan Banyak Pembelokan Informasi Terkait UU Cipta Kerja

Image

News

YLBHI Desak Presiden Segera Tunda Pemberlakuan UU Ciptaker Daripada Menunggu JR di MK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Malu Luar Biasa, Jurnalis Ternama AS Kepergok Masturbasi saat Rapat di Zoom

Jeffrey Toobin kedapatan menyentuh penisnya dan melakukan masturbasi di depan kamera. Setelah itu, ia kemudian kembali ke rapat Zoom

Image
News

5 Fakta Penting Perayaan Hari Santri, Ada yang Memecahkan Rekor MURI

Peringatan Hari Santri Nasional 2016 berhasil memecahkan dua rekor sekaligus dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Image
News

Setahun Jokowi-Ma'ruf, Ferdinand Hutahaean Pertanyakan Keberadaan Stafsus Milenial Presiden

Ferdinand menyindir fungsi staf khusus presiden.

Image
News

Rizal Ramli Sentil Mahfud dan Moeldoko Soal Penangkapan Jumhur Cs

Rizal mengatakan pukul 04.00 WIB Jumhur didatangi 30 polisi.

Image
News

Gantikan Rusia, AS Bersiap Jadi Mediator Azerbaijan dan Armenia dalam Konflik Nagorno-Karabakh

Menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan mengaku akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di Washington pada Jumat (23/10)

Image
News

192 Kartu Tani Diserahkan ke 6 Subak di Buleleng

Sebanyak 192 Kartu Tani dibagikan kepada 6 Subak yang ada di Kabupaten Buleleng, Bali.

Image
News
DPR RI

Tolak Pesawat Mata-Mata AS, Komisi I: Indonesia Netral, Tak Ikut Blok Manapun

Jadi penolakan terhadap pengawas maritim P-8 Poseidon itu merupakan prinsip Indonesia yang menganut politik luar negeri bebas aktif.

Image
News

5 Poin Penting Negosiasi Jokowi dan PM Yoshihide Suga, Jepang Suntik Dana Rp7 Triliun untuk COVID-19 di Indonesia

Pada Selasa (20/10) pemerintahan Indonesia akhirnya mendapatkan lawatan perdana dari Perdana Menteri Jepang (PM) terbaru, Yoshihide Suga

Image
News

Usai Dihajar Pandemi, Vietnam Diterjang Banjir Terparah

Sudah menderita akibat terdampak COVID-19, Vietnam kini berjuang melawan banjir terparah selama beberapa dekade.

Image
News
Lawan COVID-19

Update COVID-19: AS Catatkan Hampir Seribu Meninggal dalam Sehari, Total Lebih dari 8 Juta Kasus

Hingga Rabu (21/10), kematian akibat virus corona di AS total mencapai 226.149 kasus. Dalam 24 jam terakhir, ada 917 kematian COVID-19.

terpopuler

  1. Innalilahi! Kisah Azlina Mati Suri Menggambarkan Akhirat ini Sangat Menggetarkan

  2. Uang Rp40 Juta Dikembalikan, Okie Agustina Cabut Laporan Terhadap Travel Umroh

  3. Babak Belur Dikritik Legislator, Anak Buah Anies Klaim Rumah Dp Rp0 Laris Manis Dijual

  4. Sebut Nurdin 'Mokondo', Istri Pertama Ancam Polisikan Adik Angkat Nita Thalia

  5. Andi Arief ke Jokowi: Rakyat Sudah Bergerak, Mohon Tanggapi Bukan Tangkapi

  6. Tantang Bikin Survei Menteri Terbaik, Jawaban Yunarto Bikin Netizen Sindir Fadli Zon

  7. Nama 7 Tokoh Indonesia ini Diabadikan Jadi Nama Jalan di Luar Negeri, Terbaru Joko Widodo

  8. 7 Potret Transformasi Wajah Presiden Jokowi dari Masa ke Masa, Gagah Sejak Muda

  9. Teddy Gusnaidi: MUI dan Organisasi Buruh Tolak UU Ciptaker Bukan Demi Rakyat

  10. 5 Ilustrasi Kece jelang Liga Champions, Ada yang Keinget Skor 2-8

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

7 Potret Transformasi Wajah Presiden Jokowi dari Masa ke Masa, Gagah Sejak Muda

Image
News

5 Fakta Penting Hamzah Haz, Pernah jadi Menteri hingga Wakil Presiden RI

Image
News

Dihadiri Keluarga, 5 Momen Bahagia Mutiara Annisa Baswedan saat Wisuda Online