image
Login / Sign Up

Napi Asimilasi yang Berulah Hanya 39 Orang, KNPI Minta Tidak Dipolitisir

Aricho Hutagalung

Image

Ilustrasi - Penjara | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Ketua Bidang Pelajar dan Mahasiswa DPD KNPI DKI Jakarta, Teofilus Mian Parluhutan mengapresiasi keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang membebaskan puluhan ribu narapidana dengan program asimilasi dan integrasi terkait adanya waba virus corona atau Covid-19.

Menurut Teofilus Mian, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tersebut dengan syarat para napi yang dibebaskan harus berkelakuan baik. Meski demikian, dia mengakui fakta bahwa masih adanya napi bebas yang kembali ditangkap karena melakukan tindak kejahatan. Namun, jumlahnya masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan napi yang tetap berkelakuan baik setelah bebas dari penjara.

Menurut Teofilus, program asimilasi dan integrasi kepada para narapidana yang kami amati sudah tepat dan melalui pertimbangan yang sangat matang. Sesuai rilis kepolisian bahwa jumlah mantan narapidana yang kembali berulah setelah bebas lewat program asimilasi sejumlah 39 orang.

baca juga:

"Yang ingin saya sampaikan bahwa ada sejumlah 38 ribu orang napi yang mendapatkan program asimilasi. Saat ini yang kembali melakukan kejahatan sebanyak 39 orang atau sekitar 0,1%. Ada 99,9% yang tidak melakukan kejahatan lagi, kenapa yang 99,9% ini tidak dibahas oleh publik? Hendaknya hal seperti ini tidak dipolitisir," kata Teo saat dihubungi AKURAT.CO, Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Teofilus meminta masyarakat untuk menghargai tekad para napi bebas yang ingin kembali hidup di tengah masyarakat dan meninggalkan kejahatannya. Sebab, menurutnya, sebagian napi pasti sadar dan paham jika kembali melakukan kriminalitas maka akan mendapatkan hukuman yang sama bahkan lebih berat lagi.

"Alangkah baiknya kita tidak terlalu memperkeruh situasi dengan menakut-nakuti masyarakat dengan 39 eks tahanan yang berulah kembali. Seharusnya kita mengapresiasi 38.000 eks napi yang tidak berulah dan sadar betul jika kembali berulah akan menghadapi konsekuensi hukum yang berat," kata Teofilus yang juga merupakan Kepala Departemen OKP dan Komunitas DPP GAMKI.

Kemudian, Teofilus juga menyatakan bahwa dirinya sepakat dengan pernyataan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono yang mengatakan bahwa napi bebas yang tidak melanggar ada 38 ribu lebih, jadi lebih banyak yang tidak melakukan perbuatan yang sama. 

Sebelumnya, Argo dalam pernyataan pers beberapa hari lalu menilai pemberian asimilasi kepada 38.822 patut diapresiasi. 

"Dari 38 ribu orang lebih yang diasimilasi harusnya diapresiasi, cuma 39 orang (yang kembali berulah). Bukan yang 39 orang yang ditonjolkan terus," ucap Argo kala itu.

Terkait hal itu, menurut Teofilus, jenis kejahatan yang terjadi di masa pandemi ini berkisar di pencurian dan penyalahgunaan narkoba. Dan hanya sebagian kecil yang dilakukan oleh eks napi.

"Hal ini berbeda dengan wacana yang beredar secara berantai di media komunikasi Whatsapp maupun media sosial lainnya bahwa akan ada gelombang kejahatan besar. Saya rasa itu ulah sekelompok pihak yang ingin menakut-nakuti warga untuk menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Saya sampai saat ini percaya pemerintah dapat mengatasi dampak Covid-19 dan menjaga keamanan warga," pungkasnya.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Anggota DPR Dari PKS Ini Puji Yassona Tangkap Maria Pauline Lumowa, Tapi...

Image

News

MAKI: Ekstradisi Maria Pauline Cuma Buat Tutupi Malu Menkumham

Image

News

Maria Pauline Lumowan, Buron Pembobol BNI Rp1,7 T Berhasil Diekstradisi dari Serbia

Image

News

Polisi Tangkap 12 'Penjahat Kambuhan' di Padang

Image

News

DPR RI

Komisi II DPR Bersama Pemerintah Bahas Pengambilan Keputusan Perppu Pilkada

Image

News

DPR RI

MenkumHAM Absen, Komisi II DPR Tunda Lagi Pembahasan Terkait Perppu Pilkada

Image

News

Wabah Corona

Menkumham: Tidak Ada Istilah Kebal Hukum Bagi Pelaksana Perppu Corona

Image

News

Kembali Berulah, Eks Napi Asimilasi Malah Melawan Polisi Saat Ditangkap

Image

News

Meski Berusia 81 Tahun, Ini Alasan Kemenkumhan Tolak Permohonan Asimilasi Abu Bakar Ba'asyir

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

13 Kelurahan di Kota Depok Bebas Covid-19

Kota Depok, Jawa Barat mempunyai 63 kelurahan yang tersebar di 11 kecamatan.

Image
News

Polisi Ringkus 3 Pilot Konsumsi Sabu

Ketiga pilot terjerat kasus narkoba berinisial IP, DC, dan DS dari maskapai milik pemerintah dan swasta.

Image
News
Pilkada 2020

PDIP Dukung Keponakan Prabowo Maju Pilwalkot Solo, Ini Sikap Gerindra

PDIP memberi rekomendasi bagi H. Muhammad sebagai calon Wakil Wali Kota Tangsel dan Rahayu Saraswati.

Image
News

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Bocah 7 Tahun di Gunungsari

Pelaku telah ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Image
News
Wabah Corona

Perangi Corona, Panglima TNI: Kita Harus Laksanakan Strategi Intervensi Berbasis Lokal

“Seperti yang telah dilaksanakan Provinsi Sulawesi Selatan”

Image
News

Ungkap Tewasnya Editor Metro TV, Polisi Periksa Obrolan Terakhir di HP Prabowo

Saksi masih di polres, sudah lebih dari tiga saksi kita mintai keterangan, tapi lebih detailnya nanti.

Image
News

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Sabtu 11 Juli 2020, Ada Kisah tentang Rempah

Selamat belajar!

Image
News

Anggota DPR Dari PKS Ini Puji Yassona Tangkap Maria Pauline Lumowa, Tapi...

“Kunci keberhasilan penegakan hukum pada kemauan dan integritas para pelaksananya“

Image
News
Wabah Corona

Pesan Panglima TNI ke Santri: Harus Selalu Menjaga Protokol Kesehatan

“Panglima TNI mengapresiasi pelaksanaan disiplin protokol kesehatan, dimana para santriwan dan santriwati sudah menggunakan masker“

Image
News

MUI Imbau Umat Islam Terapkan Protokol Kesehatan saat Kurban

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban harus tetap menjaga protokol kesehatan untuk mencegah dan meminimalisir potensi penularan.

terpopuler

  1. Disindir Denny Siregar, Bintang Emon Marah: Bang, Kalau Mau Ribut Mah Ribut Aja, Gak Usah Bawa-bawa Saya

  2. Samsiyah Sempat Teriak Minta Tolong Sebelum Tewas di Mobil yang Tenggelam di Kalimalang

  3. Meski Sempat Gunakan Jasa Klinik Ilegal, Ivan Gunawan: Mata Saya Tetap Indah

  4. Pengacara Denny Siregar: Hari Ini Akun Twitter dan Instagram Opposite Menghilang

  5. 5 Fakta Menarik Rey Mbayang, Penyanyi 21 Tahun yang Nikahi Dinda Hauw

  6. 5 Zodiak Ini Beruntung di Bulan Juli, Libra Paling Mujur!

  7. Pecahkan Rekor Bayaran Rp2,3 Miliar Per Episode, Intip Kekayaan Kim Soo Hyun Yuk!

  8. Kasus Kebocoran Data, Denny Siregar Sindir SJW Terkesan Diam dan Menikmati Suasana

  9. Dugaan Oknum Polisi Aniaya Kuli Bangunan, Arsul Sani: Proses Hukum seperti Memproses Warga Biasa

  10. Tempat Hiburan Malam Banyak yang Beroperasi, DPRD Desak Anies Copot Kadis Parekraf

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun

Image
News

Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo