image
Login / Sign Up

Pakar Hukum Minta Andi Taufan Ikuti Belva Mundur Jadi Stafsus Presiden

Muslimin

Image

Presiden Joko Widodo (keempat kiri) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, Peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma'ruf ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019). Ketujuh stafsus milenial tersebut mendapat tugas untuk memberi gagasan serta mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang | Antara

AKURAT.CO, Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi mengapresiasi langkah CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara yang mundur dari jabatan Staf Khusus Presiden Joko Widodo. Langkah Belva Devara itu dinilai sebagai contoh yang mulia dan kesatria dari seorang kaum milenial.

“Kita semua sangat apresiasi setinggi-tingginya dengan keberanian seorang millenial dengan mengakhiri masa tugasnya yang sangat singkat sebagai Stafsus Presiden yang tentunya tidak mudah dalam kondisi tekanan publik yang begitu luar biasa hebat atas polemik dan perdebatan publik yang pada akhirnya memilih untuk bersikap kesatria dengan mengedepankan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi dan melahirkan keputusan yang memberikan jawaban pilihan sebuah ketegasan untuk mundur berada di luar lingkar istana,” kata Rullyandi saat dihubungi AKURAT.CO, Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Menurut Rullyandi, seharusnya Stafsus Presiden Andi Taufan Garuda Putra yang mengirim surat ke camat di area Jawa, Sulawesi dan Sumatera untuk mendukung relawan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menangani Covid-19, juga harus mundur. Sebab, kesalahan Andi Taufan Garuda Putra mengirim surat ke camat tersebut tidak bisa ditolerir lagi secara hukum tata negara.

baca juga:

“Iya jelas tidak bisa di tolerir (keslahan Andi Taufan),” sambungnya.

Ia menuturkan bahwa semua pihak harus mengambil hikmah atas mundurnya Belva Devara. Ia mengingtkan kepada generasi milenial sebagai pemimpin bangsa kedepannya, untuk memegang komiten pengabdian kepada negara.

“Menjadi bagian dari unsur supporting system Presiden maka hendaknya ada hal yang harus dipegang sebagai prinsip didalam menjiwai kehidupan berbangsa dan bernegara salah satunya adalah konflik kepentingan pribadi yang tidak dapat dibenarkan ketika menjalani peran sebagai unsur pendukung penyelenggara negara Presiden dalam membangun sebuah kontribusi pengabdian terhadap negara,” jelasnya.

Ia mengatakan, posisi staf khsusu cukup strategis dalam lingkaran istana yakni sebagai bagian struktural sekretariat kabinet dalam lembaga kepresidenan yang merupakan salah satu pusat episentrum lini kekuasaan yang begitu besar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ia menambhakan, keputusan Belva Devara itu harus menjadi contoh mulia dan ksatria. Andi Taufan Garuda Putra, kata dia, sebaiknya mengikuti langkah Belva Devara untuk mundur sebagai staf khsusus Presiden.

“Contoh mulia bagi rekan kerjanya yang juga merupakan stafsus presiden milenial yang akhir-akhir ini juga membuat gaduh publik dengan adanya surat-surat yang ditujukan kepada camat dalam mendukung program kerja perusahaannya,” pungkasnya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Ruangguru Bantah Terima Aliran Dana Rp3,8 Triliun dari Program Kartu Prakerja

Image

News

Kolom

Pembusukan Politisi Milenial

Image

News

Basarah: Dua Mantan Stafsus Milenial Jadi Contoh Bagi Pejabat yang Kerap Lakukan 'Abuse of Power'

Image

News

DPR Sebut Pengunduran Diri Dua Stafsus Jokowi Harus Diikuti Penghentian Proyek Kerja

Image

News

Pakar Hukum Tata Negara Minta Jokowi Evaluasi Pembinaan Stafsus Presiden

Image

News

Soal Dua Stafsus Jokowi, PAN: Kalau Ngerepotin Bukan Membantu Presiden, Lebih Baik Memang Mundur

Image

News

Belva Devara Mundur, Didi Irawadi: Percuma Jika Program Ruangguru Masih Beri Keuntungan

Image

News

Sarankan Andi Taufan Ikuti Belva Mundur dari Stafsus, Demokrat: Keduanya Sudah Jadi Beban Presiden

Image

News

ICW: Pejabat Publik yang Miliki Konflik Kepentingan Sudah Seharusnya Mundur

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

TNI Gelar Penyuluhan Pelestarian Hutan kepada Warga Natabui dan Toweta

“Penyuluhan itu bertujuan untuk memberikan wawasan kepada warga Natabui dan Toweta tentang bagaimana cara menjaga dan melestarikan hutan”

Image
News

Filosofi Guru Penggerak Berpijak pada Pesan Ki Hadjar Dewantara

“Fokus program Guru Penggerak adalah kepemimpinan bagi semua ekosistem pendidikan di Indonesia“

Image
News

Kejagung Periksa Tiga Pengusaha Ekspedisi dalam Kasus Impor Tekstil

Pemeriksaan saksi tersebut dilakukan guna mencari serta mengumpulkan bukti tentang tata laksana proses importasi barang dari luar negeri.

Image
News

Dua Pegawai Disdukcapil Kabupaten Cirebon Jadi Tersangka Pungli e-KTP

“Mereka ditangkap saat transaksi di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Cirebon“

Image
News

Aher: Alutsista Maupun Jumlah Personilnya, Saya Kira Belum Sebanding dalam Transformasi Pertahanan

Ahmad Heryawan juga menyoroti soal kemampuan anggaran, kemudian juga industri pertahanan dalam negeri.

Image
News

Marsekal Hadi Perintahkan PPRC TNI Harus Siap Ketika Dibutuhkan

Di tengah situasi pandemi, TNI harus selalu berada dalam tingkat kesiapan tertinggi untuk menghadapi ancaman nyata yang mungkin terjadi.

Image
News

Bareskrim Janji Selesaikan Kasus Maria Pauline Meski Dua Eks Jenderal Polisi Pernah Terlibat

"Kalau bisa lebih cepat, lebih bagus. Kita cepat selesaikan penyidikannya“

Image
News

Curhatan Keluarga Korban Sarang Burung Walet Saat Doa Bersama

Kami sudah meninggalkan keluarga dan anak kami demi berjalannya proses hukum ini

Image
News

Usai Dikritik Warganet, Kantor Berita China Konfirmasi Batik Berasal dari Indonesia

"Kerajinan ini juga dikenal sebagai batik, sebuah istilah Indonesia yang mengacu pada teknik pewarnaan tahan lilin..." klarifikasi Xinhua.

Image
News

Personel BKO Akan Diberi Kenaikan Pangkat Jika Mau Jadi Organik Kodam Kasuari

Saat ini ada sembilan Satuan Tugas (Satgas) dari jajaran Kostrad dan Kodam yang sedang melaksanakan tugas operasi di Papua.

terpopuler

  1. Kekasih Yodi Prabowo: Aku Rindu Sayang, tapi Allah Lebih Sayang Kamu

  2. Misteri Kematian Editor Metro TV Yodi Prabowo, Ceweknya Ungkap Kesaksian Hari-hari Terakhir

  3. Tak Hanya Ancol yang Seret Anies, Proyek-proyek Reklamasi Ini Juga Tuai Polemik

  4. Diduga Artis HH yang Terlibat Prostitusi, Ini Unggahan Terakhir Hana Hanifah

  5. Gagahnya Prabowo Saat Kemudikan Rantis 4X4 Bernama Maung

  6. Setelah Masvidal, Kamaru Usman Sebut Beberapa Calon Penantang Potensial

  7. Susunan Klasemen Liga Primer Inggris Setelah Kekalahan yang Diterima Leicester dan Arsenal

  8. 7 Potret Cantik Hana Hanifah, Sosok yang Sedang Jadi Perbincangan Warganet

  9. Jadi Biang Kesialan Ferrari, Leclerc: Saya Tahu, Maaf Saja Tidak Cukup

  10. Tatap Sedih Jenazah Ayahanda, Ivan Gunawan: Dad, We Love You

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Ketua DPRD hingga Jadi Pengasuh Pondok Pesantren, 4 Fakta Penting Gus Kamil

Image
News

Gagah! 5 Momen Menhan Prabowo Jajal Rantis Bernama 'Maung'

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi