Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kenangan Ananda Sukarlan tentang Yudianto Hinupurwadi, Musisi dan Saksi Sejarah Musik Sastra Indonesia

Siswanto

Kenangan Ananda Sukarlan tentang Yudianto Hinupurwadi, Musisi dan Saksi Sejarah Musik Sastra Indonesia

Mengenang tokoh musik sastra Indonesia Yudianto Hinupurwadi | Dokumentasi

AKURAT.CO, Selasa, 21 April 1879 merupakan hari kelahiran Kartini, tokoh perempuan yang kemudian tercatat dalam sejarah kemerdekaan Republik ini.  Hari Kartini tahun ini bertepatan dengan 100 hari wafatnya salah seorang tokoh musik sastra Indonesia Yudianto Hinupurwadi.

Tidak banyak yang pernah mendengar namanya memang, padahal almarhum banyak jasanya dalam "memberi pernafasan terakhir" kepada Orkes Simfoni Jakarta, orkes simfoni "pribumi" pertama di Indonesia yang telah didirikan Belanda pada tahun 1947.

Pianis dan komponis Indonesia Ananda Sukarlan menceritakan kesan-kesannya tentang mendiang Yudi.

baca juga:

"Saya sendiri beruntung mengenal pribadi beliau, walaupun sangat singkat, yaitu saat kedatangan saya ke Indonesia tahun 2000, atas undangan Presiden Gus Dur untuk main dan berdiskusi dengan beliau di Istana Merdeka. Memanfaatkan momen ini, saya diajak Yudi (nama panggilannya) untuk bermain dengan orkesnya, memainkan Beethoven Piano Concerto no. 1," kata Ananda kepada AKURAT.CO, hari ini. Ananda menunjukkan link blog https://www.kompasiana.com/abihasantoso/5a477c2aab12ae4b18096182/gus-dur-beethoven-dan-amanda-sukarlan?page=all yang antara lain berisi cerita tentang pengalaman Ananda ketemu Gus Dur di Istana Merdeka.

Ananda dan Yudi merupakan "satu almamater." Yudi juga penerima beasiswa pemerintah Belanda untuk Royal Conservatory of Den Haag, Belanda, dan lulus tahun 1986.

Tapi ketika itu mereka tidak bertemu di sana karena Ananda baru masuk tahun 1987. Sepulang dari Belanda tahun 1986, Yudianto diangkat menjadi conductor tetap Orkes Simfoni Jakarta, dimana sebelumnya sebagai pemain oboe pada orkes tersebut.

OSJ, setelah ditinggal Belanda, diinisiasi kembali oleh Gubernur Jakarta Ali Sadikin yang menyadari pentingnya kehadiran sebuah orkes untuk melengkapi Kota Jakarta sebagai kota metropolitan sekaligus ibu kota negara.

Yudi juga menjadi dosen di Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (sekarang menjadi Institut Kesenian Jakarta) dan juga dosen terbang di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Dia secara profesional menguasai empat instrumen tiup, yaitu Recorder, Flute, Oboe, dan Clarinet. Hal tersebut membuat dia beberapakali diminta menjadi tutor pada Asean Youth Music Workshop di Jakarta, Manila, Singapura, dan Bangkok.

Yudi juga pernah sebagai dirigen dari Philharmonic Orchestra Radio Hilversum, Belanda, dan All Asean Radio Television Orchestra. Jakarta Philharmonic Orchestra di bawah komando Yudianto sebagai penata artistik dan sekaligus conductor, juga mendedikasikan musik pendidikan bagi generasi penerus.

OSJ secara rutin mengisi acara (konser) di Taman Ismail Marzuki dan Studio 5 Radio Republik Indonesia Jakarta dengan dirigen pemain biola Adidharma.

Pada masa itu, OSJ mengalami masa-masa "keemasan" dengan para pemain profesional lulusan Sekolah Musik Indonesia Yogyakarta  dan pemain-pemarin "peninggalan" jaman Belanda serta musisi-musisi dari Rusia yang meninggalkan negaranya karena Revolusi Oktober di antaranya: Nicolai Varvolomejeff (salah satu pionir pendiri sekolah musik di Yogyakarta) tempat dimana nama-nama seperti Idris Sardi, FX Soetopo, Amir Katamsi, dan Yudianto pernah menimba ilmu.

Seiring berjalannya waktu, dengan tidak menjabatnya lagi Ali Sadikin sebagai gubernur, OSJ mengalami masa "suram." Adidharma pensiun digantikan Praharyawan Prabowo yang tidak lama kemudian juga pensiun yang lalu digantikan oleh Yudi sebagai dirigen.

Dalam upaya meng"hidup"kan kembali OSJ, Yudi menghubungi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Fuad Hassan yang lalu menghubungi Gubernur Suryadi Sudirja.

OSJ "hidup" lagi, tapi sayang hanya berjalan selama masa jabatan Suryadi Sudirja selama lima tahun.

Setelah itu OSJ mengalami "pasang-surut" lagi dan bahkan sempat di"swastanisasi" dengan nama Jakarta Philharmonic Orchestra dan muncullah nama Neneng Rahardja sebagai sponsor utama penyandang dana.

Pada masa OSJ "surut" inilah timbul beberapa orkes yang menamakan dirinya mirip-mirip Orkes Simfoni Jakarta, oleh karena itulah timbul gagasan untuk mengganti nama OSJ menjadi Jakarta Philharmonic Orchestra.

"OSJ inilah yang menjadi acuan dan contoh bagi terbentuknya beberapa orkes di Indonesia selanjutnya, jadi sudah sepantasnyalah kita mengenang sejarahnya, sebagai tonggak penting dalam sejarah musik sastra di Indonesia," kata Ananda.

Orkes Simfoni/Philharmonic adalah juga merupakan "etalase" bagi kotanya, dan harusnya seni merupakan "alat penanda" pernyataan tingkatan kebudayaan suatu bangsa, dimana MUSIK menjadi salah satu elemen parameternya, kata Ananda. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Hiburan

Kenang Awal Pertemuan dengan Glenn Fredly, Mutia Ayu: Semua Kehendak Tuhan

Image

Hiburan

Kagumi Karya Mendiang Glenn Fredly, Elmatu: Buat Aku Dia Pahlawan Musik

Image

Hiburan

Jarang Tersorot, 7 Potret Memesona Vita Dessy Istri Ari Lasso

Image

Hiburan

11 Tahun Berpisah, Rossa Tetap Jalin Hubungan Baik dengan Mantan Suami

Image

Hiburan

Danilla Riyadi Pernah Kecewa Dibilang Gendut oleh Followers

Image

Hiburan

5 Fakta Menarik Danilla Riyadi, Pernah Tak Naik Kelas karena Kecanduan Game

Image

Hiburan

7 Potret Terbaru Adele, Makin Langsing dan Bikin Pangling!

Image

Hiburan

Petra Sihombing Rilis Album 'Semenjak Internet', Ini Penyebabnya

Image

Hiburan

Hidup Serba Mewah, Momo Eks Geisha Tanggapi Cibiran 'Orang Kaya Baru'

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Jokowi Disarankan Pilih Sosok Ini sebagai Pengganti

Robert Joppy Kardinal dinilai potensi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Image
News

Cho Ju Bin Dipenjara 40 Tahun Atas Kasus Pelecehan Seksual Online Nth Room

Bos dari jaringan pelecehan seksual online ini dihukum penjara selama 40 tahun

Image
News

Media Prancis Soroti Hukuman Cambuk di Depan Umum yang Berlaku di Aceh

Huku cambuk di Aceh disorot sebuah media internasional asal Prancis, Agence France-Presse (AFP)

Image
News

HNW Desak Presiden Batalkan Proyek Calling Visa untuk Israel

Presiden Jokowi perlu segera perintahkan Dirjen Imigrasi untuk segera membatalkan proyek calling visa Israel.

Image
News

Pengamat: Kasus Edhy Prabowo Tidak Berpengaruh ke Gerindra

Prabowo tetap berpeluang maju di Pemilu 2024.

Image
News

Jelang Pilwali Surabaya, Beredar Video Berisi Provokasi Hancurkan Risma

Fuad Bernardi mengaku sedih dan kecewa.

Image
News

Komisi III: Tidak Ada Syarat Agama tertentu Untuk Calon Kapolri

DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kapolri yang diusulkan Presiden.

Image
News

HUT Kodam Jaya ke-70, Rapid Test dan Penyemprotan Disinfektan Digelar di Petamburan

Ditargetkan 1000 Warga Petamburan dirapid test.

Image
News
Lawan Covid-19

Ada Kesalahan Uji Klinis, Keampuhan Vaksin AstraZeneca/Oxford Dipertanyakan Ilmuwan

"Kami mendapat kesan bahwa mereka (AstraZeneca) secara selektif memilih data."

Image
News

13 Provinsi Prioritas Kasus Corona, Kenaikan Tertinggi Ada di Riau

Penurunan kasus tertinggi berada di Papua sebesar 73,8%.

terpopuler

  1. Sarita Abdul Mukti Sebut Hubungan Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani Bukan Settingan

  2. Pilkada 2020, Mayoritas Masyarakat Pilih Pemimpin dari Putra Asli Medan

  3. Abdillah Toha: Halo Bapak Prabowo, Sudah Bikin Bui Buat Penjarakan Kader?

  4. Tersangka Kasus Suap Calon Bintara di Palembang Disanksi Pasal Berlapis

  5. Pengangguran Jakarta Tertinggi di Indonesia, Anak Buah Anies: Kan Karena Pandemi

  6. Dimulai Besok, ini Jadwal Lengkap MPL Invitational 2020

  7. Puluhan Warga Petamburan Tertular Corona Pasca Hajatan Rizieq Shihab, Kapolda: Ini Pelajaran

  8. Israel Hapus Arab Saudi dari Daftar Negara Wajib Karantina Virus Corona

  9. Hina Jokowi di Media Sosial, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polda Sumut

  10. Alamak! 91 Persen Karyawan Terkena PHK Ternyata Tak Ikut Program Prakerja

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan