image
Login / Sign Up

Meski Berusia 81 Tahun, Ini Alasan Kemenkumhan Tolak Permohonan Asimilasi Abu Bakar Ba'asyir

Aricho Hutagalung

Image

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan terkait dengan pembengkakan pada kakinya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) telah mengeluarkan kebijakan berupa pemberian Hak Asimilasi dan Pembebasan Bersyarat kepada para Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan seluruh Indonesia. Hal itu untuk mengcegah penularan virus Corona atau Covid-19 di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Ketentuan itu diatur dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM bernomor M.HH-19.PK/01.04.04 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Dalam Kepmen tersebut, dijelaskan bahwa salah satu pertimbangan dalam membebaskan para tahanan itu adalah tingginya tingkat hunian di lembaga pemasyarakatan, lembaga pembinaan khusus anak, dan rumah tahanan negara sehingga rentan terhadap penyebaran virus Corona.

baca juga:

"Pengeluaran dan pembebasan Narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi adalah upaya pencegahan dan penyelamatan Narapidana dan Anak yang berada di Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan Rumah Tahanan Negara dari penyebaran Covid-19," bunyi diktum pertama Keputusan Menkumham tersebut.

Terkait keputusan pemerintah itu, terpidana kasus Terorisme, Abu Bakar Ba'asyir pun mengajukan permohonan asimilasi supaya bisa keluar dari penjara untuk mencegah penularan Covid-19. Anak Ba'asyir, Abdul Rahim, menyebut permohonan itu sudah disampaikan ke Presiden Joko Widodo melalui surat pada Jumat (3/4/2020).

Hal tersebut lantaran, menurut Rahim, ayahnya berhak menerima asimilasi karena sudah berusia lebih dari 60 tahun dan telah menjalani 2/3 masa pidananya. Rahim pun berharap agar pemerintah dapat mengabulkan permohonan Baasyir dengan alasan kemanusiaan karena Ba'asyir sudah berusia 81 tahun dan masih harus tinggal di LP Gunung Sindur. Sebab, pihak keluarga juga mengkhawatirkan kondisi kesehatan Ba'asyir karena layanan kesehatan di penjara dinilai tidak memenuhi standar dan membuat Ba'asyir rentan tertular Covid-19.

Kepala Bagian Humas Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Kabag Humas Ditjen PAS) Rika Aprianti ketika dihubungi oleh AKURAT.CO menyampaikan bahwa warga binaan dalam kasus Terorisme dikecualikan dari pemberian hak Asimilasi dan Integrasi berdasarkan Permenkumham No. 10 tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran covid-19.

"Yang bersangkutan tidak bisa mendapatkan asimilasi dan integrasi berdasarkan Permenkumham Nomor 10 tahun 2020, karena terkait PP Nomor 99 Tahun 2012, warga binaan tidak bisa diberikan Asimilasi dan Integrasi berdasarkan permenkumham Nomor 10 Tahun 2020, termasuk warga binaan kasus teroris," ujar Rika kepada AKURAT.CO, di Jakarta, Minggu (19/4/2020).

Senada dengan hal itu, Ricky Vinando seorang Praktisi Hukum muda itu menilai bahwa Abu Bakar Ba'asyir terpidana kasus tindak pidana Terorisme merupakan kategori tindak pidana khusus seperti halnya korupsi dan narkotika. Sehingga, terpidana Terorisme memang tidak pantas jika dibebaskan layaknya terpidana kasus-kasus tindak pidana umum.

"Sebab jika dibebaskan bisa saja memanfaatkan kelengahan Polri yang tengah fokus mengawal PSBB di beberapa Provinsi di Indonesia. Intinya melepaskan terpidana Terorisme di tengah pandemi corona dan Polri sibuk mengawal PSSB, sama saja melepaskan harimau dan singa yang bisa jadi ancaman banyak orang," ujar Ricky.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Ketua bidang Pelajar dan Mahasiswa DPD KNPI DKI Jakarta, Teofilus Tampubolon yang beranggapan bahwa Hak Asimilasi dan Integrasi yang diberikan oleh pemerintah kepada Narapidana dalam rangka memutus rantai penyebaran Virus Corona mengecualikan Narapidana tindak pidana khusus seperti Terorisme.

"Beliau kan masuk dalam kasus Terorisme dimana kasus Terorisme masuk dalam pidana khusus, dan kata Presiden, pidana khusus kan tidak masuk dalam program asimilasi," pungkasnya.

Sementara itu, Pengamat Hukum Pidana dari Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menjelaskan bahwa seharusnya jika pertimbangan usia dan masa menjalani hukuman Abu Bakar Ba'asyir termasuk Narapidana yang dibebaskan akan tetapi mengingat kejahatan yang diduga dilakukannya termasuk tindak pidana khusus yaitu Terorisme, maka ia tak dapat dibebaskan untuk menerima Hak Asimilasi dan Integrasi dari pemerintah. Hal tersebut juga berlaku untuk tindak pidana korupsi, mereka yang sudah di atas 60 tahun juga tak dibebaskan.

"Ya, umur jadi pertimbangan, tetapi yang lebih utama sepertinya jenis kejahatannya. Inilah paradoks dalam konteks pencegahan penyebaran Covid-19 dengan pembebasan napi yang faktanya ada perlakuan berbeda dan yang telah dibebaskan menimbulkan keresahan di masyarakat karena diduga sebagian melakukan kejahatan lagi," jelas Suparji.

Spertid diketahui, Abu Bakar Ba'asyir yang kini berusia 81 tahun, merupakan seorang tokoh Islam di Indonesia keturunan Arab. 

Ba'asyir juga merupakan pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) serta salah seorang pendiri Pondok Pesantren Islam Al Mu'min. Berbagai badan intelijen menuduh Ba'asyir sebagai kepala spiritual Jemaah Islamiyah (JI), sebuah grup separatis militan Islam yang mempunyai kaitan dengan al-Qaeda. Walaupun Ba'asyir membantah jika ia menjalin hubungan dengan JI atau Terorisme.

Abu Bakar Baasyir ditangkap di Ciamis, Jawa Barat, pada 9 Agustus 2010 dan divonis 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2011. Ia dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana Terorisme. Penangkapan di Ciamis bukan yang pertama sebab sebelumnya, Baasyir juga pernah ditangkap atas sejumlah dakwaan.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Tanggapi Pelaporan Terhadap Denny Siregar, Mustofa: Sekali-kali Orang Kayak Gini Diborgol di Depan Juru Foto Media, Biar Kapok!

Image

News

Polisi Pastikan Ledakan di Menteng Tak Terkait Aksi Terorisme

Image

News

Wabah Corona

Boy Rafli Sebut Gerakan Terorisme Manfaatkan Pandemi COVID-19 Sebagai Celah

Image

News

Pernah Jadi Narapidana, Ahok Disebut Tak Bisa Jadi Menteri

Image

News

DPR RI

Komisi II DPR Bersama Pemerintah Bahas Pengambilan Keputusan Perppu Pilkada

Image

News

Polri Perpanjang Operasi Satgas Tinombala Karena 14 DPO Terduga Teroris Belum Tertangkap

Image

News

Bursa Efek Pakistan Diserang Kelompok Bersenjata, Tewaskan Setidaknya 6 Orang

Image

News

FOTO Bursa Efek Pakistan Diserang, Empat Pelaku Tewas di Tempat

Image

News

DPR RI

MenkumHAM Absen, Komisi II DPR Tunda Lagi Pembahasan Terkait Perppu Pilkada

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Fadli Zon Sebut Fahri Hamzah Calon Konglomerat

"Saya sudah lihat dengan mata kepala sendiri. Ini calon konglomerat“

Image
News
Wabah Corona

Kemendikbud Akan Permanenkan Ketersediaan Platform PJJ

“Yang akan permanen adalah tersedianya berbagai platform PJJ, termasuk yang bersifat daring dan luring seperti Rumah Belajar“

Image
News

Berbagi Ilmu, ini Tiga Tips Kapolri Agar Sukses Jadi Polisi

Jangan lupa tiga kata itu.

Image
News

AHY Unggah Video dan Surat Cinta Untuk Memo

Tepat di ulang tahun Ani Yudhoyono.

Image
News
Pilkada 2020

Pilkada 2020 Disebut Bakal Jadi Sejarah Baru Pemilu Indonesia

“Hari ini kita tidak hanya membuat sejarah secara teknis pelaksanaannya, tetapi juga regulasinya, kemudian model pelaksanaannya, kulturnya”

Image
News

Wamenag Harap Bayt Al-Qur'an TMII Bisa Jadi Sarana Rekreasi dan Edukasi

"Jika perlu dilakukan modernisasi sehingga lebih menarik minat masyarakat untuk mengunjunginya"

Image
News
Wabah Corona

BPKH Sebut Pendaftar Haji Turun 50 Persen karena Corona

"Dampak Covid-19 ini memberikan tantangan yang cukup berat bagi keuangan haji"

Image
News

Anas Nashikin: Debat Vs Erick Thohir Gak Level

Salah satu yang memandangnya tidak perlu adalah mantan Wakil Direktur Saksi TKN Jokowi - Ma’ruf Amin Anas Nasikhin

Image
News

Haji 2020 Dibatalkan, BPKH Usul Ada Kebijakan Nilai Manfaat Bagi Jemaah

"Kalau dalam hal terkait dengan penggunaan nilai manfaat, BPKH mengantisipasi kebutuhan BPIH tahun-tahun berikutnya"

Image
News
Wabah Corona

Kasus COVID-19 DIY Tambah 8, Mayoritas Pernah Kontak Pasien Positif Terdahulu

Kasus COVID-19 di DIY bertambah delapan kasus, Senin (6/7/2020). Mayoritas pasien diketahui sempat melalukan kontak dengan pasien terdahulu

terpopuler

  1. Kasus Sarang Burung Walet, Gus Sholeh: Bersalah Atau Tidak Baiknya Novel Buktikan di Pengadilan

  2. Polisi Periksa CCTV di Sekitar Lokasi Ledakan di Menteng

  3. Tanggapi Pelaporan Terhadap Denny Siregar, Mustofa: Sekali-kali Orang Kayak Gini Diborgol di Depan Juru Foto Media, Biar Kapok!

  4. Ancaman Amuba Pemakan Otak Bayangi AS, Warga Dilarang Basuh Hidung Pakai Air Keran

  5. Pengakuan Saksi Ledakan di Menteng: Ada Orang Ngelempar Plastik ke Arah Mobil Pajero, Kemudian Dwuarrrr... Meledak

  6. Pandemi COVID-19, Dokter Tekankan untuk Hilangkan Kebiasaan Tak Sehat

  7. Ayu Ting Ting Ungkap Status Hubungannya dengan Didi Riyadi

  8. Viviane Tidak Pernah Larang Sammy Simorangkir Touring Motor

  9. Polisi Pastikan Ledakan di Menteng Tak Terkait Aksi Terorisme

  10. Ditemukan Mutasi Baru Virus Corona, Lebih Cepat Menular namun Sakitnya Tak Lebih Parah

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mengenal Herni Ekamawati, Pecinta Kopi yang Jadi Ratu EO

Image
News

Terseret Kasus Bank Bali hingga Jadi Buronan, 5 Fakta Penting Djoko Tjandra

Image
News

Terjun ke Dunia Bisnis, 7 Potret Terkini Putra BTP Nicholas Sean Purnama