Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pemuda Pancasila dan Indika Foundation Bersama Gugus Tugas Deklarasi Gerakan Nasional Gotong Royong Cegah Corona

Yudi Permana

Wabah Corona

Pemuda Pancasila dan Indika Foundation Bersama Gugus Tugas Deklarasi Gerakan Nasional Gotong Royong Cegah Corona

Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila (PP) dan Indika Foundation menggelar deklarasi 'Gerakan Nasional Gotong Royong Cegah Corona bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Gugus Tugas Nasional Task Force Kemanusiaan Covid-19 bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila (PP) dan Indika Foundation menggelar deklarasi 'Gerakan Nasional Gotong Royong Cegah Corona' dalam rangka menyatukan antara organisasi kepemudaan dan LSM bersama Pemerintah dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, untuk tujuan bersama dalam menghadapi virus Corona yang menjadi musuh masyarakat dan negara ini. 

 Deklarasi Gerakan Nasional #gotongroyongcegahcorona yang digagas oleh Pemuda Pancasila dan Indika Foundation" untuk membantu Gugus Tugas sebagai relawan dalam hal apapun seperti menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dan tenaganya. 

Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila (MPN PP) Japto Soerjosoemarno mengatakan bahwa gerakan ini agar seluruh relawan dari berbagai organisasi kemasyarakatan dengan Pemerintah yang memberikan tugas kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, untuk saling berkoordinasi, agar tidak jalan sendiri-sendiri dalam melawan musuh bersama yakni Covid-19 di Tanah Air. 

baca juga:

"Pemuda Pancasila (PP) dan banyak kelompok masyarakat lain, seperti LSM, maupun ormas-ormas, yang secara otomatis ikut berperan entah sebagai relawan atau membantu menghadapi pandemik Corona ini," kata Japto di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2020). 

"Sehingga kita harus berkoordinasi dengan pemerintah atau negara yang membuat aturannya. Jadi jangan masing-masing jalan sendiri-sendiri, seperti selama ini yang ramai diperbincangkan, jangankan ormas dan LSM, ternyata Pemda aja jalan sendiri-sendiri," sambungnya. 

Menurut dia, dengan bersatu antar semua pihak, maka penanganan dan pemberian bantuan kepada masyarakat di seluruh pelosok daerah bisa efektif dan berjalan lancar. Sehingga tidak ada masyarakat yang belum menerima bantuan sembako dan uang Rp 600 ribu yang dicanangkan Pemerintah. 

"Pada hari ini kita menyatukan bersama bahwa selama ini kita jalan di daerah-daerah itu sesuai keinginan harapan. Karena banyak aparat pemerintah yang tidak sampai ke daerah-daerah terpencil, dan kita punya anggota disana serta banyak organisasi lain yang demikian," ujar Japto. 

Oleh karena itu perlu adanya suatu kerjasama antara pemerintah, dalam hal ini BNPB atau Gugus Tugas dengan organisasi-organisasi kemasyarakatan. Kemudian diatur mekanisme kerja didalam berorganisasi yang baik dalam penyaluran donasi-donasi dari luar seperti NGO dan perusahaan swasta yang memiliki Yayasan dalam hal ini Indika Foundation.             

"Kita dengan Indika ini kerjasamanya adalah, mereka mempercayakan kepada PP sebagai relawan karena di DKI Jakarta penderita (positif Covid-19) paling banyak di Indonesia, kita mulai di Jabodetabek. Selanjutnya di Kalimantan Timur (Kaltim) banyak karyawannya di sana menjadi relawan," ucapnya.  

"Semua punya tujuan sama yang baik untuk memerangi Corona, baik sebagai relawan dari mulai bantu dana, pikiran, tenaga. Sehingga kita harus satukan, nanti biar BNPB yang mengatur itu, dimana dan kapan kita harus berbuat," tambah dia. 

Selain memberikan bantuan alat-alat medis didalam rangka mengangkat harkat dan martabat masyarakat, kata Japto, organisasi PP bersama Gugus Tugas akan ikut mengawasi penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah, agar tidak pemotongan dana dan tidak sesuai dengan yang anggarkan oleh Pemerintah Pusat dan daerah. 

"Kita juga sekaligus banyak yang komplain dari masyarakat yang mendapat bantuan langsung Rp 600 ribu, ternyata dihitung cuma Rp 125 ribu. Jadi ini harus ada pengawasan untuk kebaikan masyarakat, jangan sampai mereka di rugikan karena pemerintah menggelontorkan Rp 407 triliun," tuturnya. 

Sementara itu Ketua Yayasan Indika Foundation untuk Indonesia (kacamata) Aziz Armand mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada organisasi PP sebagai relawan bersama Gugus Tugas untuk menyalurkan bantuan seperti alat pelindung diri (APD) dan makanan seperti sembako dan lain-lain.  

"Ini sebagai gerakan untuk mendukung pemerintah dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Kami memberikan bantuan karena tanggung jawab kita semua sebagai warga negara, dan virus ini musuh bersama. Bagaimana kita menangani secara bersama. Jadi ini bukan ekslusif tapi inklusif," kata Aziz di lokasi yang sama. 

"Kita ingin bahwa ini awal dari pada gelombang gerakan, dimana diharapkan semua komponen masyarakat bersama3 membantu memerangi covid-19," sambungnya. 

Ia berharap semua pihak bisa bersama-sama dan gotong royong memerangi virus Corona di Tanah Air. Jadi gerakan awal ini dimulai yang dilakukan oleh PP, dan mendapat dukungan dari Indika Foundation. 

"Upaya yang kita lakukan bukan hanya ini, tapi juga bagaimana Indika foundation ini ikut serta dengan organisasi lainnya bersama bergotong royong, makanya nama gerakan gotong royong," ucap Aziz. 

Ia juga memberikan bantuan bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat wabah Corona. Selain itu juga, pendapatan bagi pekerja informal mengalami penurunan dari sisi penghasilan. 

"Kita ingin selain kesehatan, tapi juga dari sosial impectnya apa yang akan  terjadi karena banyak teman-teman kita, saudara-saudara kita yang sekarang ini tidak bisa bekerja. Sedangkan pendapatannya harian," tuturnya. 

"Bagaimana kita bisa melihat sebagai solidaritas bersama-sama, yang tidak hanya dari aspek kesehatan. Tapi aspek sosial yang akan dihadapi oleh Indonesia dengan kita membantu pemerintah dan negara ini bisa melawan Covid-19," tambah dia. 

Sebelumnya diketahui, Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) telah ditunjuk oleh Presiden Republik Indonesia melalui Kepres sebagai Komandan Tertinggi untuk Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 di Indoneisia.          

Berbagai langkah telah dilakukan oleh pemerintah pusat hingga daerah, baik TNI-Polri, swasta, NGO, Organisasi Kemasyarakatan untuk bersama-sama dan bergotong royong untuk menekan laju sebaran Covid-19 ditengah masyarakat.  []

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Lawan COVID-19

INFOGRAFIS Tips Lindungi Anak Dari COVID-19

Image

Gaya Hidup

Fokus Kembangkan Pakaian Harian Jadi Strategi Bisnis Saat Pandemi

Image

Ekonomi

Untung Terus, 4 Tips Bisnis Kuliner Makin Laris Manis di Kala Pandemi

Image

News

Soal Vaksin COVID-19, Fadli Zon Soroti Dua Hal yang Menjadi Pertanyaan Masyarakat

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Klaim Krisis Covid-19 Jadi Kesempatan Perkuat Fondasi Negara

Image

News

Lawan COVID-19

INFOGRAFIS Tips Tetap Sehat di Masa Pandemi

Image

Ekonomi

Mau Bisnis Frozen Food Banjir Cuan? Coba Deh 6 Tips Ini!

Image

News

Pamer Hasil Revitalisasi, Pemprov DKI Sebut Covid-19 Tidak Ganggu Proyek TIM

Image

News

Tips Agar Tetap Sehat, Aman dan Produktif Saat Naik KRL di Musim Penghujan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

KPU Tangsel Putuskan Debat Pertama Kandidat Walikota dan Wakil Walikota 22 November

Debat kandidat Walikota dan Wakil Walikota Tangsel akan dilaksanakan dua kali pada 22 November dan 3 Desember.

Image
News

Gus Nur Ngaku Terpancing Refly Harun, Muannas: Sudahlah Berbagi Sel Saja!

Gus Nur membuat pengakuan bahwa Ia terpancing oleh Refly Harun hingga mengibaratkan NU seperti bis umum.

Image
News

Kasus Guru SMAN 58 Jakarta, DPRD DKI: Sekolah Negeri Basisnya Pancasila

Sekolah Negeri itu basisnya Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila.

Image
News

Buronan Kasus Korupsi Bandara Moa Maluku Diminta Serahkan Diri

Kejaksaan Tinggi Maluku menyarankan kepada tujuh oknum terpidana kasus korupsi

Image
News

3.809 Orang Lolos Tes, Ini Cara Cek Kelulusan Hasil CPNS DKI Jakarta 

Bagi peserta CPNS Pemprov DKI Jakarta sudah bisa mengakses informasi kelulusan melalui website resmi milik Pemda DKI.

Image
News

Megawati Soal Generasi Milenial, PSI: Sebaiknya Dilihat Sebagai Masukan dari Politisi Senior

Dara Nasution beranggapan bahwa pernyataan Megawati harus dilihat sebagai masukan.

Image
News

PKS Cermati Pasal 68 di UU Cipta Kerja, Bukhori: Waspada Pasal Karet

PPIU bisa dikenakan sanksi pidana.

Image
News

Soal Vaksin COVID-19, Fadli Zon Soroti Dua Hal yang Menjadi Pertanyaan Masyarakat

Jadi menurutnya, sangat tidak etis mengambil keuntungan yang begitu besar dari bisnis vaksin di atas penderitaan orang lain.

Image
News

Denny Siregar: Bang Refly, Sugi Gak Mau Dipenjara Sendirian Katanya

Gus Nur yang mengaku penghinaan kepada NU karena terpancing Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun.

Image
News

Gempa Bumi Dahsyat Guncang Turki dan Yunani, Tewaskan 26 Orang

Sedikitnya 26 orang tewas akibat gempa bumi yang mengguncang kawasan Turki dan Yunani, Jumat (30/10) sore

terpopuler

  1. Teror di Gereja Prancis: Paus Fransiskus hingga Pemimpin Dunia Ramai-ramai Mengutuk Serangan

  2. Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

  3. Gara-gara Macron, 5 Produk Prancis ini Kena Boikot Banyak Negara

  4. Begal Sedang Naik Daun di Jakarta, Dishub DKI: Naik Sepeda Jangan Bawa Barang Berharga

  5. Doa Ketika Rezeki Terasa Seret

  6. Masyarakat Diharapkan Bersabar, Vaksinasi Covid-19 Batal Dilakukan Dalam Waktu Dekat

  7. Bukan iPhone atau Samsung, Ini HP Android 5G Paling Tangguh

  8. Indonesia Resmi Keluarkan Surat Kecaman untuk Presiden Prancis

  9. Jarang Tersorot, 5 Potret Wulandari Ibunda Jessica Iskandar yang Kece Abis

  10. Sahabat Ngaku Kecewa, Ivan Gunawan: Buat Apa Posting di Sosmed?

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok