image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Ketua Komisi I DPR Ajak Wartawan Peduli Keselamatan Diri di Tengah Pandemi

Bayu Primanda

Wabah Corona

Image

Anggota Komisi 1 DPR RI, Meutya Hafid, di acara diskusi publik 'Melindungi Privasi Data di Indonesia' yang diselenggarakan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (3/7/2019) | AKURAT.CO/Maidian Reviani

AKURAT.CO, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengajak Wartawan lebih peduli akan keselamatan diri saat mewartakan informasi di lapangan terutama informasi yang berhubungan dengan Covid-19.

Meutya mengaku dirinya risau saat mendapat kabar adanya sejumlah Wartawan yang dinyatakan positif Covid-19 karena masih harus bertugas di lapangan.

"Kepada para Wartawan yang menjadi garda terdepan di saat pandemi seperti saat ini, kami mohon juga untuk melakukan disiplin mandiri (self-discipline) dalam peliputan-peliputan terkhusus liputan Covid-19," ujar Meutya dalam konferensi persnya di Graha BNPB Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Meutya menilai samoai saat ini Wartawan telah menjadi pilar yang sangat penting untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat khususnya di saat kondisi seperti sekarang ini.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar Wartawan selalu menjaga jarak yang aman dalam melakukan tugasnya.

Apabila memungkinkan, Wartawan bisa juga melakukan pelaporan-pelaporan dari rumah saja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan terutama menjaga jarak dari anggota keluarga di rumah.

"Teman-teman, selama tidak bertugas (di luar) bisa melakukan pelaporan-pelaporan dimana memungkinkan melalui di rumah saja. Tentu ikut juga mendukung kebijakan-kebijakan yang kita harapkan bisa mengamankan diri dan keluarga dari teman-teman Wartawan itu sendiri," ungkap Meutya.

Meutya juga mengatakan bahwa Komisi I DPR RI mengakui peran sentral Wartawan dalam masa pandemi seperti sekarang ini.

"Komisi I menilai bahwa peran Wartawan ini menjadi amat sangat penting, tadi kami juga titipkan kepada Kepala Gugus Tugas Covid-19 (Doni Monardo) untuk juga memperhatikan teman-teman Wartawan terkhusus pada peliputan-peliputan Covid-19," kata Meutya.


Ia berpesan agar ke depan penyelenggara konferensi pers agar mematuhi protokol kesehatan yang selama ini sudah disampaikan oleh Gugus Tugas Covid-19.

Dalam hal ini banyak metode peliputan yang bisa dilakukan tanpa harus mengambil risiko dengan berkerumun di lapangan, misalnya melalui televisi pool, televisi streaming, telepon seluler, dan sebagainya.

Hal itu sebagaimana yang telah dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 selama memberikan keterangan resmi mengenai Covid-19 dari Kantor Graha BNPB melalui sistem TV Pool, Radio Pool dan rilis pers kepada para awak media melalui grup jejaring sosial yang dikelola oleh Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

"Tidak boleh lagi ada Wartawan dibiarkan berkerumun, sehingga dapat menjadi potensi penyebaran Covid-19," tuturnya.

Meutya meminta kepada seluruh Perusahaan Pers tempat Wartawan bekerja agar selalu membekali Wartawan dengan edukasi dan tata cara melakukan peliputan lapangan dengan metode jaga jarak aman fisik (physical distancing).

"Terhadap Perusahaan Pers agar berperan bertanggung jawab untuk mengedukasi para wartawannya untuk juga melakukan physical distancing untuk keamanan bersama,” kata Meutya.[]

baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

Video

Wabah Corona

VIDEO Masjid Agung Al-Barkah Bekasi Kembali Gelar Sholat Jumat

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Kadin Tagih Stimulus Korporasi Untuk Pelaku Usaha Swasta dari Pemerintah

Image

News

Wabah Corona

ISIS Sebut Virus Corona sebagai Azab Tuhan dan Ancam Lancarkan Serangan

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pelaku Usaha Harus Lakukan Ini, Jika Ingin Tetap Bertahan di Tengah COVID-19

Image

News

Wabah Corona

RMI NU Minta Pemerintah Tunda Penerapan Konsep New Normal di Pesantren

Image

Gaya Hidup

Teh Pucuk Harum Bantu Usaha Kuliner yang Kena Dampak Pandemi Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

OJK Beri Stimulus Lanjutan bagi Industri Keuangan Non Bank

Image

Ekonomi

Wabah Corona

KAI Siapkan Pedoman New Normal bagi Penumpang Kereta Api

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

ODP Corona per 29 Mei Ada 49.212 dan PDP 12.499

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Basarah Sebut Pancasila Lebih Cocok buat Indonesia Dibanding Komunisme, Kapitalisme dan ISIS

Kerap kali kita tak memahami eksistensi dan kedudukan hukumnya, karena kurang memahami dengan benar sejarah pembahasan dan perumusannya.

Image
News

PT Jamkrindo Konsisten memberikan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Rumah Yatim ini berdiri di tengah perkampungan kumuh dekat waduk Pluit.

Image
News
Wabah Corona

ISIS Sebut Virus Corona sebagai Azab Tuhan dan Ancam Lancarkan Serangan

Orang yang bicara dalam rekaman itu mengaku dirinya sebagai juru bicara ISIS Abu Hamzah al-Quraishi.

Image
News
Wabah Corona

RMI NU Minta Pemerintah Tunda Penerapan Konsep New Normal di Pesantren

Abdul mengatakan bahwa jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 masih tinggi, mengkhawatirkan serta persebarannya makin meluas.

Image
News

Dokumen Belum Lengkap, KPU Kembali Datangi Bareskrim untuk Laporkan Kebocoran Data DPT

Syarat formil belum lengkap.

Image
News
Wabah Corona

Tsamara: Membuka Sekolah di Fase New Normal bukan Urgensi

Hanya bertujuan selamatkan ekonomi.

Image
News
Wabah Corona

UPDATE Kasus Covid-19 per 29 Mei: Total ODP 49.212 dan PDP 12.499

Kurva kasusnya bertambah.

Image
News
Wabah Corona

Usai 2 Bulan Dirawat, Pasien COVID-19 Kasus Nomor 28 di DIY Akhirnya Sembuh

Detailnya, pertama kasus 28 dengan pasien perempuan 52 tahun asal Sleman. Dia tercatat mulai masuk ke ruang isolasi per 1 April lalu

Image
News

Belum Tahu Kelanjutan PSBB, Kapolda: Yang Pasti Kami Bersiap untuk Segala Kebijakan

Meski belum mengetahui apakah Jakarta bakalan New Normal, tapi pihaknya tetap menjalani persiapan pengamanan

Image
News
Wabah Corona

Persiapan Jawa Tengah Sambut New Normal

Beberapa tindakan yang harus dibiasakan adalah mencuci tangan pakai sabun sebelum memasuki minimarket.

terpopuler

  1. Demonstrasi di AS Ricuh, Massa Jarah Toko dan Bakar Pusat Kota

  2. Ridwan Kamil Perpanjang PSBB di Jawa Barat Hingga 24 Juni

  3. Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton

  4. Kisah Lucu Abu Nawas saat Membawa Enam Ekor Lembu yang Bisa Bicara

  5. Bak Dinasti, Ini 5 Hubungan Ayah-Anak yang Sama-Sama Menjadi Pesepak Bola Tanah Air

  6. Twit Lawas Diduga Milik Iman Brotoseno Soal Bokep Viral, Istri Sandiaga Uno: Masih Mau Nonton TVRI?

  7. Pulang dari Medan, Pedagang di Banda Aceh Positif Covid-19

  8. 2 Tahun Hilang, Pria India Ini Ditemukan Keluarganya Lewat Video TikTok

  9. Telisik Korupsi Dana Hibah, 48 Pejabat dan Staf KONI Diperiksa Kejagung

  10. Politikus PKS Minta Pemerintah Penuhi Syarat WHO Sebelum Terapkan New Normal

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton