image
Login / Sign Up

Nekat Bahas RUU Cipta Kerja di Tengah Pandemi Corona, KSPI Ancam Kembali Unjuk Rasa

Oktaviani

Wabah Corona

Image

Ratusan ribu buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). Dalam aksinya mereka menolak Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan juga menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang mulai berlaku per 1 Januari lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Konfederasi Serikat Pekerja yang lain akan melakukan unjuk rasa pada tanggal 30 April 2020 di depan Gedung DPR RI dan Kemenko Perekonomian menolak pembahasan Omnibus law RUU Cipta Kerja.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, di tengah pandemi corona, seharusnya DPR memberikan empati yang sungguh-sungguh kepada masyarakat. Dengan fokus menghadapi pandemi corona dan PHK besar-besaran yang kini telah terjadi.

"Saat ini puluhan ribu buruh terus mengirimkan WA dan SMS kepada para pimpinan DPR RI agar menghentikan pembahasan omnibus law. Bisa jadi jumlahnya akan mencapai ratusan ribu," kata Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4/2020).

Menurut Said Iqbal, ada dua hal yang lebih penting didiskusikan oleh anggota DPR ketimbang membahas Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Pertama, DPR bersama pemerintah fokus memikirkan cara yang efektif dan cepat untuk mengatasi penyebaran Covid-19.

"Salah satunya dengan meliburkan buruh dengan tetap membayar upah penuh, sebagai langkah physical distancing. Sampai hari ini jutaan buruh masih bekerja di perusahaan, mereka terancam nyawanya," ungkapnya.

Kedua, kata Iqbal, DPR sebaiknya fokus memberikan masukan terhadap Pemerintah dengan melakukan fungsi pengawasan dan legislasi terhadap ancaman PHK terhadap puluhan hingga ratusan buruh.

"Beberapa perusahaan seperti Okamoto di Mojokerto, Transformer dan Grasindo di Serang, perusahaan tekstil di Bandung, retail sepeti Ramayana, hingga perhotelan sedang dalam proses PHK," bebernya.

Maka dari itu, KSPI mendesak agar DPR fokus pada penanganan pandemi dan potensi ratusan ribu buruh yang kehilangan pekerjaan. Termasuk pedagang kaki lima, pengemudi ojek online, dan masyarakat lain yang kehilangan mata pencaharian.

"Bagi KSPI, omnibus law adalah ancaman terhadap kesejahteraan dan masa depan generasi bangsa," ucapnya.

KSPI juga meminta pemerintah untuk memperbesar anggaran untuk memberikan insentif kepada rakyat kecil. Sebab menurutnya, jutaan buruh yang di PHK atau dirumahkan tidah mendapatkan upah.

"Dana yang dianggarkan 20 triliun itu masih kurang. Mereka harus mendapatkan insentif yang layak agar tetap memiliki daya beli," tandasnya.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

DPR RI

Satgas DPR dan Kementerian BUMN Tinjau Posko Masak COVID-19 di Jakarta

Image

News

DPR RI

Limbah Infeksius Akibat COVID-19 Diperkirakan Meningkat Hingga 30 Persen

Image

News

DPR RI

Komisi I DPR Minta TNI Lakukan Investigasi Intensif Pascajatuhnya Helikopter MI-17 di Kendal

Image

News

DPR RI

DPR Minta Kemhan dan TNI Investigasi Jatuhnya Helikopter MI-17

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Menteri BUMN Bersama Satgas COVID-19 DPR Sambangi Posko Masak

Image

News

Wabah Corona

Eks Ketua DPR RI Curhat Soal Mahalnya Pembuatan SIKM Jakarta

Image

News

DPR RI

Kementan Diminta Optimalkan Kinerja untuk Perjuangkan Kesejahteraan Petani di Masa Pandemi COVID-19

Image

News

DPR RI

DPR: Pelibatan TNI dalam Tatanan Normal Baru Tak Berarti Supremasi Sipil Tergantikan oleh Militer

Image

News

DPR RI

Anggota DPR Dukung Anies Terapkan PSBB Transisi: Catatannya Ada Pada Pengawasan Penerapan Wilayah Pengendalian Ketat di RW Zona Merah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

PSBB Tahap III Berakhir, Kota Padang Akan Terapkan Masa Transisi pada 8-13 Juni 2020

Menurut Mahyeldi, pihaknya telah menyusun Perwako Nomor 49 Tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru Dalam Masa Pandemi COVID-19.

Image
News

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Nias Utara

Gempa yang terjadi termasuk jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi dengan mekanisme pergerakan naik.

Image
News
Wabah Corona

RT 05 Menteng Dalam Karantina Lima Pekerja Proyek Tanpa SIKM

"Selama 14 hari mereka diisolasi di kontrakan mereka, dengan pengawasan dari warga dan pengurus RT."

Image
News
Wabah Corona

Nekat Plesiran Beberapa Hari ke Riau, Warga Natuna Positif COVID-19 Setibanya di Rumah

Dinas kesehatan segera melakukan penelusuran (tracing contact) dengan mengambil spesimen untuk tes swab PCR terhadap keluarga pasien HW.

Image
News
Wabah Corona

Jelang 'New Normal', Ketua MPR Minta Pemda Pastikan Warganya Patuhi Protokol Kesehatan

Pemda juga harus pro aktif mengendalikan pergerakan warga di tempat-tempat umum, utamanya di pasar atau pusat belanja serta stasiun kereta a

Image
News
Wabah Corona

Kemarin, 89 Orang di Jakarta Berhasil Sembuh dari COVID-19

Sementara, kasus positif COVID-19 per kemarin berjumlah 7.786 orang, pasien sembuh 2.840 orang, dan yang meninggal 535 orang.

Image
News
DPR RI

Satgas DPR dan Kementerian BUMN Tinjau Posko Masak COVID-19 di Jakarta

Posko Masak ini akan terus beroperasi hingga berakhirnya PSBB di Jakarta.

Image
News
DPR RI

Limbah Infeksius Akibat COVID-19 Diperkirakan Meningkat Hingga 30 Persen

Menurut dia, kondisi peningkatan limbah medis B3 perlu diwaspadai, sehingga tidak menularkan COVID-19.

Image
News
DPR RI

Komisi I DPR Minta TNI Lakukan Investigasi Intensif Pascajatuhnya Helikopter MI-17 di Kendal

Kemenhan dan TNI diminta untuk benar-benar memastikan hal-hal teknis pesawat benar-benar tidak ada masalah untuk digunakan.

Image
News

TNI AD Masih Investigasi Penyebab Jatuhnya Helikopter MI-17 di Kendal

“Setelah jatuh, Helikopter MI-17 ini terbakar dan menyebabkan empat orang crew meninggal dunia”

terpopuler

  1. UAS: Saya Bukan Penjahat, Saya Bukan Melakukan Perlawanan Mengangkat Senjata

  2. Rela Berjubel dan Antre, Banyak Orang Jadi Saksi Kepergian Bapak Proklamator Indonesia Ir. Soekarno

  3. Dirawat Kurang Lebih 2 Bulan, 10 Calon Perwira Polri di NTT Sembuh dari Covid-19

  4. Dinilai Hina Budaya Jawa lewat Cuitannya Soal Lathi Challenge, Wan Dazrin Minta Maaf

  5. PKS Dukung Rencana Rocky Gerung dan Zainal Arifin Mochtar Gugat Presidential Threshold ke MK

  6. Soal Pembatalan Haji 2020, Ace Hasan Syadzily: Menteri Agama RI Jelas Menyalahi Prosedur

  7. Susi: Kawan-kawan Laut, Saya Baru Cek Ombak, Ada Pesan dari Laut untuk Kita Semua

  8. Anggota DPR Dukung Anies Terapkan PSBB Transisi: Catatannya Ada Pada Pengawasan Penerapan Wilayah Pengendalian Ketat di RW Zona Merah

  9. Pemprov DKI Kembali Berlakukan Ganjil Genap, Termasuk untuk Sepeda Motor

  10. Anak-anak, Ibu Hamil dan Lansia Tidak Boleh Masuk Ragunan di Masa Transisi PSBB

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Menikmati Kebahagiaan di Masa Pandemi

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah