image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Takut Tularkan Corona, Pria Malaysia Jalan Kaki Selama Tiga Hari ke Kampung Halaman Sepulang dari Jepang

Sahistya Dhanes

Wabah Corona

Image

Alixson Mangundok | Doc Alixson Mangundok

AKURAT.CO, Seorang pria Malaysia rela berjalan setidaknya 70 km selama tiga hari dari bandara sepulangnya dari Jepang. Pria yang diidentifikasi bernama Alixson Mangundok (34) itu baru pulang dari Jepang untuk bekerja. Ia khawatir dirinya mengidap Virus Corona (COVID-19) dan menularkannya ke orang lain sehingga memutuskan untuk tidak naik kendaraan umum.

"Setelah mencapai Bandara Internasional Kota Kinabalu, saya diperiksa dan petugas kesehatan mengatakan saya baik-baik saja dan tidak menunjukkan gejala virus. Meski begitu, saya masih diminta pergi ke Rumah Sakit Queen Elizabeth untuk pemeriksaan yang lebih menyeluruh," katanya, dilansir dari laman The Star, Kamis (9/4).

Setelah memberikan sampelnya di rumah sakit, dokter mengatakan kepadanya bahwa ia dapat menjalani karantina sendiri di rumah dan ia tidak diharuskan untuk memeriksa ke pusat karantina yang disediakan negara sambil menunggu hasil tes corona.

baca juga:

Sebelumnya, keluarga Mangundok telah membantunya membawa kembali dua barang bawaannya yang lebih besar dan meninggalkannya dengan tas jinjing karena dia pikir dia akan diminta untuk memeriksa ke pusat karantina yang disediakan pemerintah selama dua minggu.

“Tetapi kemudian saya diberitahu bahwa saya dapat menjalani karantina sendiri di rumah sehingga, untuk menghindari risiko bagi siapa pun, saya memutuskan untuk berjalan jauh ke Kota Marudu karena saya terbiasa berjalan kaki berkilo-kilometer jauhnya untuk berburu dan bertani," katanya.

Sebelum melakukan perjalanan, Mangundok makan siang dan membeli dua botol air di rumah sakit. Tak lama setelah dia memulai perjalanannya, setelah dia melewati kuburan, seekor anjing menghampiri dan mengikutinya. Anjing itu kemudian ia beri nama Hachiko - berasal dari nama anjing Jepang yang terkenal akan kesetiaannya.

"Saya pikir anjing itu akan meninggalkan saya di tengah jalan tetapi ia mengikuti saya sepanjang jalan, itu sebabnya saya memutuskan untuk mengadopsi Hachiko," kata Mangundok.

Sepanjang jalan, mereka beristirahat di halte bus dan melewati cukup banyak penghalang jalan dan menjalin pertemanan baru, menerjang hujan dan cuaca panas, serta berjalan naik turun bukit.

“Di setiap penghalang jalan, polisi, dan pasukan keamanan lainnya yang bertugas akan menanyakan ke mana saya akan pergi dan ketika saya memberi tahu mereka bahwa saya sedang menuju ke Kota Marudu, mereka tidak bisa mempercayainya, tetapi akhirnya saya meyakinkan mereka bahwa saya tidak bercanda,” ujar Mangundok.

Dia menjelaskan alasannya dan menunjukkan kepada mereka paspor dan surat-surat dari rumah sakit sebagai bukti dan mereka kemudian akan menyarankannya untuk berhati-hati, waspada dan beristirahat di tempat yang terang benderang.

"Mereka juga menawarkan untuk membantu saya naik kendaraan tapi saya menolak karena saya memiliki anjing ini dan saya tidak ingin menimbulkan risiko kesehatan bagi siapa pun, meskipun dokter mengatakan saya bersih," katanya.

Pada pagi hari 28 Maret, dekat Kg Tandasan di Kota Belud, Mangundok melihat saudara lelakinya yang mengemudi ke suatu tempat dan melambai padanya.

"Dia balas melambai tetapi tidak mengenali saya karena saya melindungi wajah saya dari sinar matahari, dan saya membawa seekor anjing, jadi dia pergi begitu saja," katanya.

Namun kemudian orang dekat saudaranya menceritakan bahwa ia melihat Mangundok berjalan kaki.

"Pada saat itu, saya pikir mereka semua khawatir karena ponsel saya sudah mati selama dua hari dan mereka belum mendengar kabar saya sejak dari bandara," katanya, menambahkan bahwa saudaranya kemudian berbalik dan menemukan dia berjalan di jalan.

Dari sana, Mangundok berkata bahwa saudara lelakinya telah memberi tahu keluarga bahwa dia telah berjalan selama tiga hari dan meminta seseorang dari rumah untuk mengirim mobilnya kepadanya, sehingga dia bisa pulang sendiri dan membawa teman barunya bersamanya.

“Saya tidak pergi menemui orang tua saya setelah mencapai Kota Marudu tetapi langsung pergi ke sebuah pondok kecil di pertanian karena itu akan lebih aman untuk semua orang,” katanya.

Ia mengatakan hasil skrining pertamanya keluar pada 7 April dan menyatakan dirinya bersih. Namun, ia melakukan skrining kedua di rumah sakit Kota Marudu.

“Saya tidak akan beristirahat dan tidak akan bertemu keluarga saya sampai rumah sakit memberi saya konfirmasi bahwa saya bebas dari virus ini. Untuk saat ini, Hachiko dan saya menghabiskan waktu bersama di pondok," kata Mangundok.

Ayah dua anak, dan yang termuda dari 12 bersaudara, telah bekerja di luar negeri termasuk di Singapura, Aljazair, Australia, dan Korea Selatan sejak ia berusia 18 tahun.[]

Editor: Anugrah Harist Rachmadi

berita terkait

Image

News

Penerimaan Siswa Baru, SMAN 112 Jakarta Siapkan Kuota Khusus untuk Anak Tenaga Medis

Image

News

Ridwan Kamil Perpanjang PSBB di Jawa Barat Hingga 24 Juni

Image

News

Pilkada 2020

Digelar di Tengah Covid-19, DPD: Pilkada Serentak 2020 Pemerkosaan Politik

Image

Ekonomi

Wabah Corona

ILO Sebut Banyak Kaum Muda Menganggur Akibat COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Aturan Wajib SIKM di DKI Berakhir 7 Juni 2020

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Menpar Wishnu Akui Butuh 1 Bulan untuk Persiapkan Pembukaan Destinasi Wisata

Image

News

Wabah Corona

Kabar Baik, Tak Ada Penambahan Kasus COVID-19 di DIY

Image

Ekonomi

Wabah Corona

BNI Optimis Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19, Gara-gara Hal Ini

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Jumlah ODP Corona per 28 Mei Ada 48.749 dan PDP 13.250

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Penerimaan Siswa Baru, SMAN 112 Jakarta Siapkan Kuota Khusus untuk Anak Tenaga Medis

Anak-anak tenaga medis yang berjuang di tengah pandemi COVID-19 memiliki peluang lebih besar masuk SMAN 112 Jakarta.

Image
News

Polisi Gelar Perkara Kasus OTT Oknum Pejabat UNJ dan Kemendikbud

Pihak kepolisian juga telah memeriksa 23 saksi terkait operasi perkara tersebut.

Image
News

MA Tolak Kasasi Bupati Cianjur Nonaktif Irvan Rivano Muchtar

Irvan harus menjalani pidana selama 5 tahun.

Image
News
Wabah Corona

Cabup Enos Serahkan Bantuan ke Warga yang Diisolasi Usai Kontak dengan Pasien Positif

"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang sedang melakukan isolasi."

Image
News
Wabah Corona

222 Warga Mimika Terinfeksi Covid-19

Terdapat penambahan 17 kasus baru terkonfirmasi positif berdasarkan hasil pemeriksaan PCR pada Laboratorium Klinik Kuala Kencana.

Image
News

Telisik Korupsi Dana Hibah, 48 Pejabat dan Staf KONI Diperiksa Kejagung

Untuk mengumpulkan bukti adanya tindak pidana dalam kasus ini.

Image
News

Ridwan Kamil Perpanjang PSBB di Jawa Barat Hingga 24 Juni

Sekitar 60 % Zona Biru (level 2) bisa memulai pilihan new normal.

Image
News

Sopir Bajaj Ditetapkan Tersangka Kasus Tabrakan Bus Transjakarta yang Tewaskan Satu Penumpang

Penetapan tersangka berdasarkan hasil olah TKP dan pengumpulan barang bukti berupa video rekaman CCTV.Sopir Bajaj Ditetapkan Tersangka Kasus

Image
News
Pilkada 2020

Digelar di Tengah Covid-19, DPD: Pilkada Serentak 2020 Pemerkosaan Politik

Siapa yang bisa menjamin proses kampanye dengan berkerumunnya masa tidak terjadi penularan Covid-19?

Image
News

Pria yang Gagahi Seorang Gadis di Depok Ternyata Sudah Siapkan Alkohol Bacardi

Nanti kita akan beberkan kalau pemeriksaan sudah selesai karena pelaku masih diperiksa secara intensif

terpopuler

  1. Syahrini dan Penyebar Video Porno Akan Dipertemukan Hari Ini

  2. Asisten Rumah Tangga dan Mahasiswa yang Terlanjur Mudik Dipastikan Tak Bisa Balik ke Jakarta 

  3. Israel Aneksasi Tepi Barat, Menlu Retno Tegaskan Posisi Indonesia Soal Palestina kepada Menlu Amerika

  4. Pamer Wajah Asli, Foto Influencer Ini Beda Jauh dari yang di Medsos

  5. Yuk Mulai Tanam Singkong dan Ubi Jalar di Pekarangan Rumah dan Kantor

  6. Cak Lontong: Yang Berubah Hanya Para Normal Jadi Para New Normal Karena Tidak Ada yang Normal

  7. Go International, Liga Tarkam di Kebun Kelapa Banten Ini Diunggah Instagram AFC

  8. Via Vallen hingga Anji, 5 Penyanyi Besar yang Pernah Gagal di Ajang Indonesian Idol

  9. Pemerintah Terkesan Menyepelekan Dampak Sosial, Kini Terjadi Gelombang Capital Outflow

  10. 5 Jenderal Muslim Terhebat dalam Sejarah, Mampu Berikan Kejayaan Islam di Dunia

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 6 Potret Hangat Anies Baswedan Bersama Putrinya

Image
News

7 Pesona Menawan Soraya Muhammad Ali, Istri Zulkifli Hasan yang Awet Muda

Image
News

Romantis Abis! Intip 6 Gaya Pacaran Anak Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur Hutomo