image
Login / Sign Up

Diminta Dibebaskan dari Penjara untuk Tangani Corona, 5 Fakta Menarik Siti Fadilah Supari Mantan Menkes RI

Amin Aulawi

Wabah Corona

Image

Mantan Menteri Kesehatan yang merupakan terpidana kasus suap alat kesehatan tahun 2005 Siti Fadilah Supari bergegas seusai menjalani sidang perdana Peninjauan Kembali (PK) kasus pengadaan alat kesehatan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/5/2018). PK diajukan oleh Siti Fadilah setelah sebelumnya di pengadilan tingkat pertama, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menghukum Siti dengan pidana penjara empat tahun, denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan dan membayar uang pengganti Rp 1,9 miliar. | ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

AKURAT.CO, Merebaknya Virus Corona di Tanah Air, membuat sebagian masyarakat kembali mengingat sosok mantan Menteri Kesehatan Indonesia, Siti Fadilah Supari. Kehadiran sosok wanita kelahiran 6 November 1949 ini disebut sangat penting saat kondisi kesehatan masyarakat terancam seperti sekarang.

Hal tersebut tidak terlepas dari sepak terjang Siti Fadilah Supari saat menjabat menjadi Menkes pada periode 2004-2009. Ia berhasil mengeluarkan Indonesia dari pandemi Flu Burung atau H5N1, yang tingkat kematiannya lebih tinggi dari Virus Corona, yang merebak pada tahun 2005-2009 lalu.

Siti Fadilah Supari juga dinilai berhasil membendung penyebaran Flu Babi atau H1N1 di Indonesia. Atas pengalaman penanganan dua kasus pandemi tersebut, banyak pihak yang mengatakan kehadiran Siti Fadilah Supari sangat dibutuhkan saat ini.

baca juga:

Lalu seperti apa sosok Siti Fadilah Supari sebenarnya? Berikut AKURAT.CO himpun deretan faktanya, Rabu (8/4).

1. Pendidikan Siti Fadilah Supari

Perempuan kelahiran Surakarta ini mengenyam pendidikan dasar hingga tingkat SMA di tanah kelahirannya. Ia menyelesaikan sekolah atasnya di SMAN 1 Surakarta.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, pada tahun 1972. Setelah lulus dari UGM, Siti Fadilah melanjutkan jenjang S2 di Universitas Indonesia (UI), dengan fokus mendalami penyakit jantung dan pembuluh darah. Pada tahun 1996, ia menerima gelar S3 dari UI untuk keahliannya dalam spesialis jantung.

Siti Fadilah juga tercatat pernah mengikuti kursus kedokteran di beberapa negara. Seperti kursus Kardiologi Molekuler di Heart House Washington DC, Maryland, Amerika Serikat (AS); kursus Preventive Cardiology di Goteborg Swedia; dan pernah terlibat penelitian di Bowman Grey Comparative Medicine, Universitas Wake Forest, AS.

2. Jabatan yang pernah diduduki

Siti Fadilah pernah menduduki beberapa jabatan penting di dunia kesehatan Tanah Air. Baik itu pejabat pemerintahan maupun pejabat non pemerintahan.

Jabatan non pemerintahan yang pernah ia duduki di antaranya menjadi dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Kedokteran. Ia juga pernah menjabat sebagai ahli jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita selama 25 tahun, dan menjadi Kepala Unit Penelitian Yayasan Jantung Indonesia serta Kepala Pusat Penelitian Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.

Adapun untuk jabatan di pemerintahan, ia pernah menjabat menjadi Menteri Kesehatan Indonesia periode 2004-2009. Selain itu, ia juga pernah menjadi anggota dewan pertimbangan presiden di bidang kesehatan dan kesejahteraan rakyat pada periode 2009-2014.

3. Penghargaan yang pernah diraih Siti Fadilah Supari

Dedikasinya di dunia kesehatan tidak hanya membawanya menduduki jabatan strategis. Namun, juga menjadikannya sosok wanita yang banyak menerima penghargaan.

Beberapa penghargaan baik nasional maupun internasional pernah ia raih. Seperti penghargaan The Best Investigator Award dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1987; Best Young Investigator Award dalam Kongres Kardiologi di Manila, Filipina pada tahun 1988; The Best Investigator Award pada Konferensi Ilmiah tentang Omega 3 di Texas, AS, pada tahun 1994; serta penghargaan Anthony Mason Award dari Universitas South Wales pada tahun 1997.

4. Kontroversi Siti Fadilah Supari

Dalam perjalanan kariernya, Siti Fadilah tercatat pernah menuai beberapa kontroversi. Salah satunya ialah saat ia menerbitkan buku bertajuk 'Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung.'

Dalam buku tersebut, ia menuliskan jika Flu Burung merupakan senjata biologis yang dibuat AS dan WHO. Buku ini menuai protes keras dari petinggi AS dan WHO. Bahkan, edisi bahasa Inggris buku tersebut ditarik dari pasaran. Adapun untuk versi bahasa Indonesia masih bisa ditemukan.

Kontroversi lainnya adalah saat ia terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan pada tahun 2005 lalu. Negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp6 miliar. Siti Fadilah resmi menjadi tersangka pada bulan Juni 2017 dan dihukum penjara selama 4 tahun.

5. Mendapat dukungan untuk dibebaskan

Change.org

Dengan Indonesia kembali menghadapi persoalan pandemi virus, banyak pihak yang menginginkan Siti Fadilah dibebaskan dari penjara. Salah satunya ialah Lembaga Kegawatdaruratan Medis dan Kebencanaan, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C).

MER-C mendesak agar pemerintah membebaskan Siti Fadilah untuk bisa membantu persoalan pandemi corona dan mengingat usia Siti Fadilah yang tak lagi muda yakni 70 tahun.

Dukungan ini juga beredar di dunia maya melalui petisi change.org. Setidaknya sampai tulisan ini diturunkan, Rabu (8/4), sudah ada 11 ribu lebih orang yang tanda tangan untuk kebebasan Siti Fadilah Supari.

Itulah beberapa fakta menarik dari sosok Siti Fadilah Supari, mantan menteri kesehatan yang kini sedang menjalani hukuman masa tahanan. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pendapatan Negara Dikoreksi, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN 2020 Bakal Naik Jadi Rp1.039 Triliun

Image

News

Pendidikan di Era New Normal

Image

News

Wabah Corona

DIY Kembali Melaporkan Nihil Penambahan Kasus COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Beberapa Hari Terakhir, Jumlah Pasien Positif COVID-19 di Solo Stagnan

Image

Ekonomi

Rupiah Makin Perkasa Berkat Kerusuhan di AS

Image

Ekonomi

Stabilnya Inflasi dan Ramainya Aksi Beli Asing Makin Gairahkan IHSG

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Misbakhun Yakini New Normal Akan Kembali Menggerakkan Ekonomi Nasional

Image

Ekonomi

BPS: Pekerja yang Masih Bekerja Atau Dirumahkan Alami Penurunan Pendapatan

Image

News

Wabah Corona

DPRD Minta Tim Gugus Tugas Segera Swab Tes COVID-19 pada Wawali Surabaya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Perpanjangan PSBB Jakarta Dinilai Bikin Orang Makin Stres, Anggota DPRD: Tapi Stresnya Sakit Jiwa, Bisa Juga Tingkatkan Kriminalitas

"Kami berharap PSBB segera diakhiri, tapi juga bukan berarti langsung bedol desa gitu ya."

Image
News

Ini Penyebab Lonjakan Antrean Perpanjangan SIM

Banyak masyarakat yang masa SIM-nya habis dua hari lalu ikut melakukan perpanjangan.

Image
News

Pendidikan di Era New Normal

Aktivitas belajar-mengajar beralih dari tatap muka ke sistem daring.

Image
News
DPR RI

PPP: Harusnya Pengambilan Keputusan Haji 2020 Dilakukan Kemenag Bersama DPR

Awiek juga mengingatkan agar dana nasabah tidak boleh diutak-atik kecuali diminta sendiri oleh jamaah.

Image
News
Wabah Corona

DIY Kembali Melaporkan Nihil Penambahan Kasus COVID-19

Dalam laporan Berty, disebutkan pula adanya dua pasien yang berhasil sembuh

Image
News

Anjuran Agar Jangan ke Rumah Sakit Sekalipun Alami Gejala COVID-19, Hoaks!

Sebagian kasus orang meninggal karena COVID-19 karena mengalami keterlamabtan penanganan dokter.

Image
News
Wabah Corona

Beberapa Hari Terakhir, Jumlah Pasien Positif COVID-19 di Solo Stagnan

Masih ada satu pedagang di Pasar Depok yang saat ini hasil swab-nya masih dikoordinasikan dengan Laboratorium UNS

Image
News

SBY: Are You OK, Amerika?

Ada kobaran api di Amerika. Ada kerusuhan dan penjarahan di banyak kota. Suasananya seperti “perang”.

Image
News

Jika Ada Pemalsuan Data Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Negeri, Walau Sudah Diterima, Siswa Langsung Dicoret dan Dikeluarkan

“Jadi, jangan nekat nampa murid di luar kuota,” kata dia.

Image
News

Kuasa Hukum Ravio Patra Ajukan Praperadilan ke PN Jakarta Selatan

Kami melihat bahwa ada berbagai kejanggalan dalam kasus Ravio Patra yang merupakan korban kekerasan

terpopuler

  1. Viral Warganet Sulap Kamar Kos jadi Mini Apartemen, Begini 5 Potret Kerennya

  2. Siwon Ngetwit dengan Bahasa Indonesia Lagi, Warganet: Mending ke Kelurahan Urus Pindah Domisili

  3. Viral Pemakaman Anak Racing Digeber Suara Motor, Warganet: Kasian Jenazahnya Nggak Tenang

  4. Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sebut Ade Armando Orang yang Tak Jelas

  5. Ngeri! Gara-gara COVID-19, Bank Dunia Ramal Ekonomi RI Tak Tumbuh Tahun Ini

  6. Ternyata Ini Jenis Kucing Peliharaan Rasulullah

  7. Laporkan Akun yang Fitnah Syahrini, Reino Barack : Semua Ada Batasnya

  8. China Siap Pasarkan Vaksin COVID-19 Akhir Tahun 2020, Diklaim 100 Persen Manjur

  9. Sultan HB X Minta 3.116 Jemaah Haji Asal DIY yang Batal Berangkat Tahun Ini Maklum

  10. Kenakan Rompi Bertuliskan Syahadat, Luhan Dituding Lecehkan Agama Islam

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Muhammad Adlan Nawawi

Pendidikan di Era New Normal

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Kota di Masa Pandemi

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image
IMAM SHAMSI ALI

Anarkis Itu Suara yang Tak Terdengarkan

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Hiburan

Cerita Kocak WFH, Yang Dilakukan Emak-emak ini Sambil Rapat Kantor Bikin Ngakak

Image
Ekonomi

Terjerat Narkoba hingga Distributor Resmi 7 Brand Kaca Film, 5 Fakta Menarik Christopher Sebastian, Pendiri Makko Group

Image
News

5 Pesona Kahiyang Ayu Lakukan Virtual Photoshoot Bersama Diera Bachir