image
Login / Sign Up

Gerindra: Pembahasan RUU Omnibus Law Tak Bisa Dikebut Semalam

Oktaviani

Image

Rapat paripurna DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2020) | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Anggota XI Fraksi Gerindra DPR RI Elnino M Husein Mohi menilai jika pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) perlu waktu yang lama. Pasalnya, dalam menyelesaikan RUU tersebut harus melewati kajian yang komprehensif, melibatkan partisipasi masyarakat luas.

"Pembahasan RUU Cipta Kerja ini tak boleh dilakukan lewat sistem kebut semalam, 3 bulan, 4 bulan, 5 bulan. Kalau harus 5 tahun, why not? Yang penting hasilnya semaksimal mungkin, lewat kajian yang komprehensif, melibatkan partisipasi yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, dan memenuhi seluruh aspek formal pembentukan undang-undang yang telah diatur UU 12/2011 dan perubahannya," kata Elnino dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Menurut Elnino, RUU Omnibus Law Ciptaker yang diajukan ini mencakup banyak isu penting dan strategis yang perlu dikaji. Misalnya, lingkungan hidup, otonomi daerah, ketenagakerjaan, penyederhanaan prosedur investasi.

"Meski tujuannya fokus untuk merampingkan regulasi bagi penciptaan kerja, tapi jangan sampai “short-cut”-nya salah," singgungnya.

Ia menilai, alih-alih penyederhanaan RUU ini malah dipersulit. Pasalnya penghapusan over-lapping dan over-regulated malah justru sebaliknya. Elnino menyebut tercatat RUU Cipta Kerja ini mensyaratkan 500-an aturan turunan (peraturan pemerintah) yang justru berpotensi melahirkan regulasi yang sangat banyak.

"Ini harus dikaji betul. Maksud penciptaan iklim investasi yang kondusif, jangan sampai justru mengabaikan perlidungan terhadap tenaga kerja, prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, dan kepemilikan negara terhadap cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup rakyat banyak," tegasnya.

Elnino menambahkan, tak ada undang-undang yang sempurna. Namun, tugas konstitusional adalah memperhatikan semua hal secara menyeluruh dalam hal melakukan penyempurnaan untuk sebesar-besarnya memenangkan kepentingan nasional, kepentingan rakyat banyak.

Apalagi, lanjut Elnino, dalam kondisi pandemi Covid-19. Pembahasan RUU Omnibus Law yang tebal itu akan menjadi hambatan perdebatan dan diskusi untuk disempurnakan.

"Kalau ingin UU ini benar-benar pro rakyat, pro negara, dan pro masa depan bangsa, maka butuh waktu yang cukup untuk DPR membahasnya secara akademik dan secara politik," tandasnya.[]

baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Menteri BUMN Bersama Satgas COVID-19 DPR Sambangi Posko Masak

Image

News

Wabah Corona

Eks Ketua DPR RI Curhat Soal Mahalnya Pembuatan SIKM Jakarta

Image

News

DPR RI

Bukan Supremasi Militer, Meutya Hafid Sebut Pelibatan TNI dalam Penerapan New Normal Hanya Bantu Pemerintah

Image

News

DPR RI

Kementan Diminta Optimalkan Kinerja untuk Perjuangkan Kesejahteraan Petani di Masa Pandemi COVID-19

Image

News

DPR RI

DPR: Pelibatan TNI dalam Tatanan Normal Baru Tak Berarti Supremasi Sipil Tergantikan oleh Militer

Image

News

Dibanding Kartu Prakerja, UMKM Dinilai Lebih Terbukti Jadi Penopang Ketika Krisis 1998 dan 2008

Image

News

DPR RI

Anggota DPR Dukung Anies Terapkan PSBB Transisi: Catatannya Ada Pada Pengawasan Penerapan Wilayah Pengendalian Ketat di RW Zona Merah

Image

News

DPR RI

Soal Pembatalan Haji 2020, Ace Hasan Syadzily: Menteri Agama RI Jelas Menyalahi Prosedur

Image

News

DPR RI

Pemprov Sumbar Diminta Perketat Protokol Kesehatan Sebelum Membuka Kembali Sektor Pariwisata di Era New Normal

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Susi Diminta Tolong Peternak Ayam Agar Beritahu Kondisi Mereka Sekarang kepada Pemimpin Negeri Ini

Susi menanggapi pengaduan tersebut dengan mention ke akun Twitter sejumlah media nasional dan internasional.

Image
News

Rumah Padat Penghuni Diamuk Si Jago Merah di Mampang Prapatan

"Lokasi kebakaran dekat SMP 104, yang terbakar rumah tinggal padat penghuni," kata Suparman.

Image
News

Sembilan Prajurit TNI AD Jadi Korban Jatuhnya Helikopter MI-17 di Semarang

“Korban luka-luka saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat“

Image
News
Wabah Corona

Penambahan Kasus Positif COVID-19 Capai Rekor Terbanyak Hari Ini, Jawa Timur Paling Tinggi

Di bawah Jawa Timur yaitu Jakarta yang melaporkan penambahan kasus sebanyak 104.

Image
News

Presiden dan Koalisi Harus Bisa Yakinkan Rakyat Tentang Visi Indonesia Maju

"Dalam situasi pandemik Covid-19 pemerintah dan parpol segera bekerja keras dan cerdas untuk memulihkan kehidupan rakyat“

Image
News

Helikopter Jatuh di Kendal, Enam Orang Tampak Selamatkan Diri

Sementara dari informasi yang dihimpun, masih ada penumpang lain dalam heli yang belum sempat menyelamatkan diri.

Image
News

KPK Terima 118 Aduan Masyarakat Terkait Penyaluran Bansos Covid-19

Keluhan yang paling banyak disampaikan adalah pelapor tidak menerima bantuan padahal sudah mendaftar

Image
News

New Normal dan Tantangan Baru Bagi Musisi

Terlebih untuk penyelenggaraan kelas musik jenis klasik, menurut pengalaman Ananda sendiri sulit mencapai hasil yang maksimal.

Image
News

Isu Pelengseran Presiden Timbulkan Dampak Buruk bagi Masa Depan Negara

Jokowi harus lebih produktif dan solutif dalam menyelesaikan masalah yang sedang terjadi.

Image
News
Wabah Corona

Masa Transisi PSBB, TNI-Polri Petakan 122 Titik Keramaian di Jakarta Barat

Personil TNI dan Polri akan dikerahkan ke tempat-tempat keramaian untuk mengawasi protokol kesehatan masyarakat.

terpopuler

  1. Motif Pembunuhan PSK di Sleman Terkuak, Pelaku Sakit Hati dengan Korban

  2. Setara Institute: Aplikasi Injil Berbahasa Minangkabau Tak Langgar Hukum dan Konstitusi

  3. Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Lukman Hakim: Terjemahkan Kitab Suci ke Bahasa Daerah Itu Tak Hanya Boleh, Bahkan Amat Disarankan

  4. Dianggap Bawa Hoki, Perampok Indomaret Taman Sari Selalu Bawa Keris dan Jaket Hitam saat Beraksi

  5. Kembali Laporkan Raja Sapta, Korban Investasi Minta Jokowi Turun Tangan

  6. Ini Peranan Para Perampok Indomaret di Tamansari, Jakarta Barat

  7. Marzuki Alie Ingatkan Partai-partai Soal BBM: Jangan Anda Diam, Rakyat Sudah Capek Teriak, Pemerintah Bergeming, dan Anda Diam

  8. Ternyata Ada Jenis Darah yang Halal untuk Dimakan, Apakah Itu?

  9. Dewi Soekarno Pesta Ultah Ke-80, Warganet: Gokil Masih Bisa Joget Gitu

  10. APK File Pihak Ketiga Sudah Tidak Bisa Lagi Diinstal di Google Android 11

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Menikmati Kebahagiaan di Masa Pandemi

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah