image
Login / Sign Up

Bahas RKUHP di Tengah Corona, Demokrat: Untuk Kepentingan Rakyat atau Siapa?

Oktaviani

Wabah Corona

Image

Suasana Rapat Paripurna ke-6 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020 di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2020). Salah satu agenda yang dibahas dalam rapat paripurna kali ini adalah pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2020. Selain itu, dalam rapat paripurna kali ini juga melantik Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dua anggota legislatif dari Partai Gerindra dan Partai Golkar. Mereka adalah Edhy Prabowo yang kini menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan serta Zainuddin Amali yang menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto, mempertanyakan urgensi pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan RUU Pemasyarakatan (PAS).

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto, mengungkapkan bahwa saat ini semua pihak terutama pemerintah dan DPR lebih baik fokus dalam penanganan pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Sementara terkait pembahasan RKUHP dan RUU PAS, menurut Didik, bisa dilanjutkan setelah situasi membaik.

baca juga:

"Apa yang mau dikejar dengan RUU tersebut? Untuk kepentingan rakyat atau siapa? Kalau untuk kepentingan rakyat, keterlibatan rakyat dalam pembahasan RUU adalah mutlak adanya," ungkapnya kepada wartawan dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Menurut Didik, pembahasan RUU tidak sederhana dan semudah seperti yang terlihat. Pasalnya, harus melalui kesepakatan dan komitmen dengan pemerintah, termasuk kesiapan masyarakat untuk terlibat memberikan masukan dan aspirasi.

"Mekanisme teknis terkait hal tersebut baik rapat-rapat dan kegiatan lain yang membawa konsekuensi interaksi secara langsung dan dalam jumlah banyak sangat tidak dimungkinkan pada saat darurat kesehatan masyarakat karena Covid-19 ini," ujarnya.

Didik mengaku, hingga saat ini belum ada rapat internal di Komisi III DPR RI terkait dengan teknis dimulainya pembahasan kedua RUU tersebut. Bahkan, Didik menyampaikan, hingga saat ini Fraksi Demokrat juga belum menerima permintaan Komisi III untuk keanggotaan di Panja RKUHP dan RUU PAS.

"Tunda dulu, tunggu hingga wabah ini berhenti dan rakyat siap berpartisipasi," katanya.

Seperti diketahui, DPR kembali berencana akan membahas RKUHP dan RUU PAS yang pada periode lalu sempat tertunda.

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, mengungkapkan bahwa Komisi III telah melaporkan kedua RUU tersebut akan segera diselesaikan dan disahkan.

"Persetujuan terhadap tindak lanjut pembahasan RUU Pemasyarakatan dan RKUHP, kami telah menerima dan berkoordinasi dengan pimpinan Komisi III dan kami menunggu tindak lanjut dari pimpinan Komisi III yang meminta waktu satu pekan dalam rangka pengesahan untuk dibawa ke Keputusan Tingkat II," ungkapnya dalam Rapat Paripurna di Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2020).[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

Olahraga

IBL 2020

IBL Siapkan Panduan Latihan di Tengah Wabah Covid-19

Image

News

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, DPRD Jatim Nilai Malang Raya Belum Layak Diterapkan New Normal

Image

News

Halau Masyarakat yang Hendak Berwisata ke Anyer, Polisi Lakukan Penyekatan

Image

Video

VIDEO Produksi Wastafel Portabel Meningkat

Image

Ekonomi

Tanami Pekarangan, Mentan SYL: Sumber Pangan, Menambah Pendapatan

Image

News

Wabah Corona

Keputusan New Normal Jadi Tanggung Jawab Pemda Setelah Ada Keterangan Epidemiologi Masing-masing Daerah

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Awal Juli, Museum Louvre Paris Prancis Siap Dibuka Kembali

Image

Iptek

Wabah Corona

Pasar Internasional Mulai Pulih, Suzuki Operasikan Pabrik Indonesia secara Bertahap

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Per 31 Mei: OPD 49.934 Orang dan PDP 12.913 Orang di Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Update Longsor di Jalan Tol Semarang-Solo: Satu Lajur Sudah Bisa Dilintasi

Sebelumnya dua jalur di jalan Tol Semarang-Solo sempat tertutup tanah dan tidak bisa dilalui oleh pengguna jalan

Image
News

Pria Jepang Kumpulkan 4.500 Puntung Rokok di Kota Putrajaya Malaysia Hanya Dalam 90 Menit

"Banyak puntung rokok yang berserakan. Ini adalah foto yang diambil di Ayer 8 di Putrajaya awal tahun ini," tulis Nana, pria Jepang itu.

Image
News

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, DPRD Jatim Nilai Malang Raya Belum Layak Diterapkan New Normal

Buktinya sampai saat ini jumlah pasien positif Covid-19 masih terus bertambah.

Image
News

Halau Masyarakat yang Hendak Berwisata ke Anyer, Polisi Lakukan Penyekatan

Hingga hari ini, kata dia, personel Polres Cilegon sudah memutar balikkan 942 kendaraan

Image
News

IPW Desak Polri Bebaskan Ruslan Buton

Apa yang dituduhkan Polri kepada Ruslan tidak mempunyai dasar hukum yang jelas dan hanya menunjukkan sikap parno

Image
News
Wabah Corona

Keputusan New Normal Jadi Tanggung Jawab Pemda Setelah Ada Keterangan Epidemiologi Masing-masing Daerah

Pertimbangan-pertimbangan itu akan disampaikan oleh Gugus Tugas COVID-19 kepada kepala daerah untuk menjadi pertimbangan.

Image
News

Cegah Covid-19, Pemprov DKI Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak di 46 Lokasi

Dilakukan secara serentak di lima wilayah kota pada 46 lokasi.

Image
News

Tahan Ruslan Buton dengan Pasal Karet UU ITE, Arsul Sani Ingatkan Polri Hati-hati

Harus hati-hati, apalagi penangkapan terhadap Ruslan Buton ini disorot secara luas oleh sejumlah kalangan masyarakat sipil.

Image
News
Wabah Corona

Cabut PSBB Beralih ke New Normal, Khofifah Minta Warga Malang Raya Perketat Protokol Kesehatan

Khofifah mengatakan saat ini wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang) telah mulai masuk pada masa transisi.

Image
News

Protes George Floyd Makin Meluas, 'Batman' Tiba-tiba Muncul di Tengah Kerusuhan

Dalam unggahan yang dirilis sejumlah pengguna media sosial, Batman ini bahkan terlihat begitu santai meskipun huru-hara ada di sekitarnya.

terpopuler

  1. Aksi Protes Kematian George Floyd Meluas ke Seluruh Bagian AS, Polisi Pelaku Pembunuhannya Terancam 25 Tahun Penjara

  2. Pengurus Kompleks ini Beri Teguran Nampol untuk Warga Mudik, Warganet: Mantap Banget RT-nya!

  3. Viral Dekorasi Kamar Estetis Low Budget, Sulap Sarung Bekas Bapak jadi Taplak!

  4. Kisah Office Boy Kantor PSI Selalu Sisihkan Gaji Buat Belanja Makanan Bagi Orang-orang Miskin

  5. Mengintip Masjid Al-Khaif, Masjid yang Disebut Pernah jadi Tempat Salat 70 Nabi

  6. Pesan Politikus PDIP ke Anies: New Normal Suatu Hal yang  Harus Dicapai, Bukan Dihindari

  7. Pria 24 Tahun asal Jawa Tengah Gantung Diri di Dalam Kelas SDN 03 Karang Anyar

  8. Busyro Muqoddas: Ancaman Terhadap FH UGM Ujian Buat Jokowi

  9. Sidang Cerai Kembali Ditunda, Istri Kedua Limbad Akui Kecewa

  10. Berlapis Emas, 5 Potret Rumah Mewah Shah Rukh Khan yang Ditaksir Senilai Rp694 M

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memaknai Silaturahim Virtual

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton