image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Tuding Rumah Sakit Timbun Masker, ini 5 Pernyataan Sesat Trump Soal Corona yang Hebohkan Publik

Citra Puspitaningrum

Wabah Corona

Image

Presiden Amerika Serikat Donald Trump beberapa kali melontarkan klaim menyesatkan terkait virus corona | ABC News

AKURAT.CO, Bukan rahasia lagi bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kerap gegabah dalam menyampaikan pernyataannya. Pengecek fakta pun menyatakan ia telah melontarkan lebih dari 16 ribu klaim menyesatkan selama 3 tahun pertamanya di Gedung Putih.

Rupanya berbagai pernyataan sesat itu juga tak luput mewarnai pandemi COVID-19. Presiden ke-45 AS ini kedapatan melontarkan sejumlah disinformasi, mulai dari tes Virus Corona, vaksin, penimbunan masker, hingga menyamakannya dengan flu biasa.

Dilansir dari The Guardian, ini 5 pernyataan sesat Donald Trump soal corona.

baca juga:

1. Mengklaim pemerintah telah menjalankan tes Virus Corona dengan baik

REUTERS

Dalam konferensi pers di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada 6 Maret. Trump mengklaim setiap orang yang ingin menjalani tes bisa mendapatkannya.

"Siapa pun yang butuh tes bisa mendapatkannya. Mereka punya tesnya," ucap orang nomor satu di AS itu.

Faktanya, penyedia layanan kesehatan saat itu menghadapi langkanya alat tes yang diperburuk dengan sistem yang salah dalam pembatasan siapa yang benar-benar bisa menjalani tes. Akibatnya, terjadi kesenjangan besar antara orang kaya atau terkenal yang mampu mendapatkan tes, sedangkan yang lainnya harus berjuang. Kemudian, di hari yang sama, Wakil Presiden Mike Pence mengakui kalau AS belum punya cukup alat tes.

2. Mengklaim selalu menganggap serius pandemi ini

Associated Press

"Saya selalu menyadari kalau ini nyata, ini pandemi. Saya sudah menganggapnya pandemi jauh sebelum ditetapkan sebagai pandemi. Saya selalu memandangnya dengan sangat serius," tutur Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih pada 17 Maret.

Padahal, pernyataan Trump ini menyimpang dari pernyataannya sebelumnya. Misalnya saja, saat ditanya pada 13 Maret tentang kacaunya respons AS, pemimpin 73 tahun itu berkilah itu bukan tanggung jawabnya. Tak sampai di situ, ia bahkan meminta aturan social distancing dicabut menjelang Paskah yang jatuh pada 12 April. Mendapat peringatan dari banyak pakar, Trump akhirnya memperpanjang imbauan federal itu hingga 30 April.

3. Rakyat AS segera bisa mendapat vaksin

Associated Press

Dalam pertemuan di Gedung Putih dengan bos perusahaan farmasi dan pejabat kesehatan publik, Trump berkoar vaksin COVID-19 akan tersedia beberapa bulan lagi. Padahal, klaim ini berbanding terbalik dengan pernyataan Menteri Kesehatan dan Layanan Masyarakat Alex Azar.

"Anda belum akan mendapatkan vaksin karena vaksinnya masih diuji," ucap Azar.

Sementara itu, dr Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, membenarkan percobaan klinis tersebut. Diperkirakan butuh waktu 1 tahun atau 18 bulan lagi sampai vaksin itu siap.

4. Menuding rumah sakit menimbun masker

Buzzfeed News

Beberapa kali Trump mempertanyakan lonjakan permintaan tiba-tiba dari negara bagian untuk peralatan medis seperti masker dan ventilator. Ia pun berdalih kebutuhan negara bagian telah dipenuhi. Sang presiden kemudian mempertanyakan mengapa rumah sakit di New York tiba-tiba membutuhkan 300 ribu masker saat mereka sebelumnya hanya membutuhkan 10 ribu masker.

"Jadi menurut saya itu harus diperiksa karena ada sesuatu yang terjadi. Menurut saya itu tak sekadar menimbun, tetapi lebih parah dari menimbun. Dicek saja," tudingnya.

Namun, tidak ada bukti yang mendukung klaim itu. Gubernur dari beberapa negara bagian mengaku hanya menerima sebagian kecil dari peralatan medis yang dibutuhkan untuk melawan pandemi. New York, misalnya mengatakan butuh puluhan ribu ventilator, tetapi hanya menerima beberapa ribu saja. Alasan lonjakan permintaan yang mendadak ini pun sangat jelas. Membludaknya pasien menyebabkan kebutuhan peralatan medis ikut membengkak.

5. Menyamakan COVID-19 dengan flu

REUTERS

"Anda bisa menyebutnya kuman, Anda bisa menyebutnya flu, Anda bisa menyebutnya virus, Anda bisa menyebutnya dengan banyak istilah berbeda. Saya tidak yakin ada yang mengenalnya," klaim Trump pada 27 Maret.

Pernyataan itu pun diartikan presiden AS itu menyamakan COVID-19 dengan flu. Padahal, para pakar kesehatan telah menegaskan penyakit ini berbeda dengan flu. Fauci, misalnya, mengatakan COVID-19 lebih mudah menular dibandingkan flu dan tingkat kematiannya sekitar 10 kali lebih tinggi.

Berdasarkan data Worldometers pada Selasa (7/4), Amerika Serikat berada di posisi pertama dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak di dunia. Tercatat di negara adidaya ini jumlah kasusnya telah mencapai 367.659 kasus dengan 10.943 pasien meninggal dunia.[]

Editor: Nafilah

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Polda Sumatera Utara Sedang Kumpulkan Bukti-bukti Dugaan Penyimpangan Penyaluran Dana Bansos COVID-19

Image

Ekonomi

Idulfitri 2020

Erick: Lebaran Tahun Ini Spesial, Ajarkan Disiplin Tangani COVID-19

Image

News

Ketua DPD Golkar Probolinggo: Silaturrahim Online, Putus Penyebaran Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

YLKI Nilai Rencana Pembukaan Mal 5 Juni Terlalu Gegabah

Image

News

Wabah Corona

Dua Hari DIY Zero Case COVID-19

Image

Iptek

Wabah Corona

Lebih dari 40 Persen Pendukung Partai Republik Percaya Teori Konspirasi Bill Gates

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

FOTO Potret Kawasan Wisata yang Sepi Imbas Pandemi

Image

Ekonomi

IHSG Cerah Seharian Berkat Menguatnya Bursa Asia

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Penanganan COVID-19 di BUMN Melalui Pendekatan 3 T, Apa Saja?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Mobil Panther Kapolsek Gunem Tabrak Rumah, Cucu dan Nenek Meninggal di Lokasi

"Iya, kasusnya ditangani oleh Polda Jateng," kata Kapolres Rembang AKBP Dolly A. Primanto, hari ini.

Image
News
Wabah Corona

Polda Sumatera Utara Sedang Kumpulkan Bukti-bukti Dugaan Penyimpangan Penyaluran Dana Bansos COVID-19

"Kami sedang kumpulkan data-data, apakah benar terjadi tindak pidana korupsi," katanya.

Image
News

Pemerintah Diminta Lakukan Imbauan Persuasif Jelang Penerapan 'New Normal'

Yang harus dilakukan lebih intensif melakukan imbauan secara persuasif dan juga secara simpatik.

Image
News

Kronologis Perampokan di Indomaret Kembangan

Dua pegawai Indomaret ditodong perampok dengan senjata api.

Image
News

Ketua DPD Golkar Probolinggo: Silaturrahim Online, Putus Penyebaran Covid-19

Perubahan pada perayaan momen Lebaran 2020 kali ini juga turut dirasakannya yang tidak menggelar tradisi lebaran seperti biasanya.

Image
News

Sadis! Pria di India Bunuh Istri dengan Lepaskan Ular Kobra di Ranjangnya

Merupakan percobaan pembunuhan kali kedua

Image
News
Wabah Corona

Dua Hari DIY Zero Case COVID-19

Image
News
Wabah Corona

Satire, Fadli Zon: Luar Biasa Kepedulian Pak Jokowi pada Mall, Bisa Dikatakan 'Duta Mall Indonesia'

"Apa kabar pasar tradisional dan pasar rakyat?" kicau Fadli Zon.

Image
News
Wabah Corona

Fadli Zon: Luar Biasa Kepedulian Pak Jokowi Pada Mall, Bisa Dikatakan “Duta Mall Indonesia,” Apa Kabar Pasar Tradisional dan Pasar Rakyat?

President Director Summarecon Agung, Adrianto P. Adhi, juga memastika tidak ada pembukaan Summarecon Mall Bekasi hari ini.

Image
News

235 Narapidana di Papua Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Remisi khusus ini sesuai dengan tindak pidana umum/tindak pidana khusus PP Nomor 28 Tahun 2006 dan PP Nomor 99 Tahun 2012

terpopuler

  1. Studi Corona di Singapura Sebut Pasien COVID-19 Tak Menular Setelah 11 Hari

  2. Roy Suryo Komentari Foto Lebaran Jokowi, Warganet: Kalau Ada Panci Cepat Sekali Reaksinya

  3. Cerita Tukang Mandikan Jenazah selama Pandemi Covid-19

  4. Ungkap Perpisahan Rumah Tangga, dr Tirta Ingatkan Warganet Tak Usik Mantan Istrinya

  5. Jansen: Pelonggaran, Relaksasi, New Normal Silahkan Dilakukan Setelah Suara Para Dokter Kita Dengar

  6. Jadi Garda Terdepan COVID-19, THR Perawat Malah Belum Dibayar?

  7. Anies Sebut DKI Jakarta Memasuki Periode Penting, Ferdinand: Apakah Artinya Selama Ini Tidak Penting?

  8. Ozil Ucapkan Selamat Hari Raya Pakai Bahasa Indonesia

  9. Tagar #BersiapMenujuNewNormal Trending, Netizen: Itu Pasti Usulan Orang-orang yang Sudah Bosen Rebahan

  10. IPW Nilai Pelimpahan Berkas Kasus Pemberian THR ke Polri Adalah Bentuk Sinergi KPK

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Idulfitri2020

Sederhana, 7 Momen Anies Baswedan Rayakan Lebaran dengan Keluarga di Tengah Pandemi

Image
News

Intip Gaya 6 Istri Kepala Daerah yang Hits Abis!

Image
News

Wabah Corona

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, 7 Potret Prabowo Subianto Bertugas di Tengah Pandemi COVID-19