image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up
Image

Zainul A. Sukrin

Direktur Politika Institute

Perppu Corona, Ujungnya Dimana?

Kolom

Image

Presiden Joko Widodo saat akan memberikan keterangan mengenai virus Corona (Covid-19) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada semua pihak untuk merahasiakan nama-nama pasien yang telah terinfeksi virus Corona agar tidak merasa dikucilkan. Jokowi juga meminta kepada para aparat penegak hukum melakukan tindakan terhadap para penjual masker yang telah melakukan penimbuhan sehingga harga masker mahal. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Saat ini, dunia dihinggapi oleh rasa ketakutan dan kegelisahan karena pandemi Covid-19. Karena dampaknya mematikan, serta melumpuhkan segala sektor. Di Indonesia segala aktivitas dilakukan di rumah saja, termasuk ritual-ritual agama. Pilkada serentak tahun 2020 diundur. Serta negara dibayangi oleh kemerosotan ekonomi. Dampak sistemik dari Covid-19, direspon oleh pemerintah dengan beberapa langkah politik. Baik menerbitkan kebijakan dan regulasi baru, maupun rencana merevisi kebijakan dan regulasi yang lama.

Pada 02 April 2020, Presiden Joko Widodo mengusulkan Perppu No. 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Hadapi Covid-19 atau Perppu Corona di DPR RI. Usulan Presiden tersebut sebagai vaksin ekonomi dan politik menghadapi dampak dari Covid-19. Resepnya ialah reformasi politik anggaran dengan pemberian dana talangan.

Perppu Corona, Mau Kemana

baca juga:

Setelah mengusulkan Perppu Corona, Presiden meminta DPR RI untuk segera mengesahkannya. Tentu dalam dinamika politik anggaran, harus menyatukan dua kepentingan yang berbeda. Yaitu antara pemerintah (esekutif) dengan parlemen (legislatif). Kepentingan antara lembaga tersebut, kemudian terfragmentasi lagi antara aktor dan elitenya.

Tarik menarik kekuasaan dan kepentingan politik pasti tersaji. Dalam teori politik, kekuasaan cenderung korup, terutama pada pertarungan dan tarik menarik kepentingan. Tetapi yang pasti, Perppu Corona menjadi satu langkah taktis dan strategi pemerintah dalam menghadapi dampak sistemik dari pandemi ini.

Perppu Corona yang diajukan oleh pemerintah mengatur penambahan belanja dalam APBN 2020 sebesar Rp 405,1 triliun. Rincian alokasi dari anggaran tersebut, Rp75 triliun untuk anggaran kesehatan, Rp110 triliun untuk program jaring pengaman sosial, Rp70,1 triliun untuk dukungan industri, dan Rp150 triliun untuk pemulihan ekonomi nasional. Skema Perppu Corona, sama seperti kebijakan pemberian anggaran talangan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) di Era SBY.

Namun dalam Perppu Corona, anggaran talangan tersebut terbagi dalam tiga pos utama yaitu, anggaran talangan sosial, kesehatan, dan ekonomi. Dan di Perppu tersebut, pos anggaran ekonomi lebih dominan dibandingkan anggaran kesehatan dan sosial. Dari komposisi anggaran tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemerintah sangat mencemaskan terjadi krisis dan kelaparan yang berujung adanya gerakan atau aksi-aksi sosial rakyat, dibandingkan pencegahan wabah Covid-19.

Vaksin ekonomi pemerintah cukup kedepan, dengan menjaga perut agar tidak kempes. Namun bisa menjadi malapetaka jika tidak mempertimbangkan imun/kekebalan negara, dengan keadaan elite pemerintah dan penguasa yang cenderung tidak memiliki itikat baik.

Beban Berat Negara

Skema dana talangan tersebut juga bisa disebut skema hutang. Jadi sumber uang dalam Perppu Corona yang diusulkan oleh Jokowi akan mengambil cadangan devisa, dan terbitkan surat hutang. Resiko buruknya akan semakin menjerat Indonesia sebagai negara penghutang.

Pertimbangan reformasi politik anggaran dalam menghadapi dampak sistemik Covid-19 tidak hanya orientasi kedepan, akan tetapi kedepan dan tepat. Maka Jokowi dalam Perppu Corona seharusnya memuat kebijakan realokasi/pengalihan anggaran. Kebijakan tersebut, akan lebih mengurangi negara untuk hutang. Joko Widodo harus melihat negara yang bangkrut karena hutang, seperti Venezuela, Zimbabwe, Yunani.

Belanja pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota sebesar Rp93,5 triliun dapat dialihkan, agar negara tidak terlalu berhutang. Selain itu, pemerintah perlu menyeimbangkan antara pencegahan pandemi dengan stabilitas ekonomi/keuangan. Agar rakyat merasakan keperpihakan pemerintah dalam pandemi ini.

Masalah efektivitas anggaran di tengah budaya elite yang suka bersekongkol dan berniat jahat juga menjadi beban negara. Uang yang dikucurkan dalam politik anggaran cenderung dikorupsi, lihat skandal kasus BLBI, Bank Century, Hambalang, Wisma Atlet, dan lain-lain. Dosa korupsipun diulangi secara terus menerus. Penyelesaiannyapun tebang memilih.

Dari sejarah sejarah buruk BLBI yang menyebabkan negara rugi sampai 4,58 triliun, anggaran dalam Perppu Corona dikwatirkan akan dikorupsi pula. Sampai saat ini, kasus BLBI menjadi salah satu skandal korupsi yang sulit dibongkar. Mungkin karena kasus-kasus korupsi yang ada saling menyendera dan melibatkan aktor dan elite yang berkuasa.

Dalam menghadapi dampak kasus Covid 19, elite seharusnya beritikat baik. Jadi jangan menjebak negara menjadi penghamba hutang dan menjarah negara (korupsi) di tengah derita kemanusiaan. Karena niatan tersebut sangat buruk. []

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

News

Kolom

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image

News

Kolom

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Image

News

Kolom

Idulfitri Sebagai Instrumen Kritik Sosial

Image

News

Kolom

Matinya Reformasi

Image

News

Kolom

Manajemen Krisis Pilkada di Tengah Covid-19

Image

News

Hikmah Ramadan

Puasa itu Menyuburkan Ruhiyah

Image

News

Kolom

Mau Dibawa Kemana Pemilu Kita?

Image

Gaya Hidup

Kolom

Quo Vadis Perpusnas di Era Industri 4.0

Image

News

Hikmah Ramadan

Lebih Dekat dengan Allah SWT di 10 Hari Terakhir Ramadan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Muncul Klaster Terbesar Usai Pelonggaran, Korea Selatan Kembali Berlakukan Pembatasan Sosial

Klaster gudang ini tampaknya berhubungan dengan klaster yang muncul di sejumlah klub malam dan bar di Seoul pada Mei

Image
News

Polsek Metro Menteng Siap Awasi Mall dan Tempat Keramaian

untuk kawasan Bundaran Hotel Indonesia akan didirikan posko pengamanan dengan jumlah kekuatan 100 personel aparat gabungan

Image
News

Penyebaran Corona di Jakarta: Satu Pasien Covid-19 Tularkan Satu Orang Lainnya

Widyastuti mengatakan, fluktuatif corona di Ibu Kota Jakarta saat ini berkisar di angka satu. Artinya satu pasien menularkan satu orang

Image
News

Ingin Jadi Spider-Man, 3 Bocah Bolivia Ini Biarkan Dirinya Digigit Laba-laba Hitam

Tiga bocah itu benar-benar memaksa laba-laba tersebut menggigit mereka dengan menaruhnya di atas kulit dan menyodoknya dengan tongkat.

Image
News
Wabah Corona

Kemenag Sudah Siapkan Desain Protokol Covid-19 di Rumah Ibadah

Kami tadi sudah melakukan diskusi ternyata alhamdulillah Kemenag sudah sangat siap terhadap protokol COVID-19.

Image
News
Wabah Corona

3 Syarat Utama Penerapan New Normal, Angka Penularan Harus Ditekan

Presiden Joko Widodo juga menegaskan bahwa penerapan New Normal akan dilakukan jika beberapa syarat telah terpenuhi

Image
News
Wabah Corona

SIKM Syarat Masuk Jakarta, Simak Penjelasan Berikut Ini

JakEVO akan mengirimkan email kepada penjamin atay penanggung jawab untuk melakukan validasi.

Image
News
Wabah Corona

SOP Transportasi Era New Normal di DIY Sasar Angkutan Publik dan Daring

Jam operasional Trans Jogja di saat era new normal mulai dikurangi. Hanya melayani sedari pukul 06.00-18.00 WIB saja.

Image
News
Wabah Corona

Tanggapi Menko Perekonomian Soal New Normal, Said Didu: Harusnya Mengutamakan Penyelamatan Rakyat bukan Coba-coba

Pilihan terbaik agar ekonomi tak ambruk.

Image
News

Bantah Ada Kedinasan yang Tunjangan Tidak Dipotong, BKD DKI: Tidak Benar, Itu Isu Sesat

Jadi bukan dinas yang dilihat. Yang dikecualikan itu diatur dalam pergub.

terpopuler

  1. Sherina Unggah Potret Kebersamaan dengan Afgan, Warganet: Jodoh Gak Kemana

  2. Blasteran Turki, 7 Potret Cantik Elif Kayla Perk Anak Pedangdut Siti KDI

  3. Warga: Pokoknya Harus Kembali ke Jakarta, Banyak Jalan Menuju Roma

  4. 7 Potret Rumah Mewah Mendiang Olga, Hampir Dijual Billy Syahputra Seharga Rp15 Miliar!

  5. Bantah Dapat Tunjangan Penuh saat Pangkas Jatah PNS Sebesar 50 Persen, Kepala BKD Bungkam Soal THR TGUPP Anies Baswedan

  6. Billy Benarkan Biaya Perawatan Warisan Peninggalan Olga Syahputra Besar

  7. Gawat! Tunjangan PNS DKI Dipotong 50 Persen, BKD dan BPKD Tak Dipotong, TGUPP Malah Dapat THR

  8. Jarang Tersorot, 6 Potret Hangat Fadli Zon saat Bersama Keluarga

  9. Kematian COVID-19 di AS Mencapai 100 Ribu Jiwa, Rumah Ibadah New York Kumandangkan Panggilan Ibadah

  10. Polos dan Sesuka Hati, 5 Pose Kucing Lagi Tidur ini Bikin Gemas Maksimal

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 6 Potret Hangat Anies Baswedan Bersama Putrinya

Image
News

7 Pesona Menawan Soraya Muhammad Ali, Istri Zulkifli Hasan yang Awet Muda

Image
News

Romantis Abis! Intip 6 Gaya Pacaran Anak Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur Hutomo