image
Login / Sign Up

Selain Terlalu Banyak Keluarkan Aturan Sebatas Imbauan, Pemerintah Dinilai Terlihat Labil dan Bingung dalam Hadapi Covid-19

Siswanto

Wabah Corona

Image

Wakil Ketua BURT DPR RI, Dimyati Natakusumah | DOK. HUMAS DPR RI

AKURAT.CO, Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan banyaknya aturan yang bersifat imbauan yang dikeluarkan pemerintah dari tingkat pusat sampai dengan daerah mengakibatkan tidak jelasnya sanksi hukum yang bisa diterapkan. Menurutnya pemerintah terlihat labil dalam menghadapi permasalahan penyebaran virus Covid-19.

"Pemerintah terlalu banyak mengeluarkan aturan dari pusat sampai dengan daerah dan semuanya bersifat mengimbau saja sehingga tidak jelas sanksi hukumnya. Selain itu pemerintah juga terlihat labil dan bingung dalam menghadapi Covid-19. Sikap serba salah dalam mengambil keputusan membuat ketidakjelasan sampai kapan permasalahan Covid-19 ini akan berakhir dan tidak lagi menimbulkan korban jiwa," kata Dimyati dalam situs resmi DPR, hari ini.

Pemerintah dikatakan harus melakukan rencana strategis yang masif dan cepat dalam perang melawan Covid-19, mengingat impact dari persoalan tersebut berkaitan dengan masa depan anak-anak dalam menuntut ilmu pengetahuan dan menciptakan SDM yang baik. Termasuk juga impact bagi perekonomian bangsa indonesia, dimana dunia usaha yg saat ini sedang mengalami masa sulit akibat banyaknya kantor dan pabrik yang tutup.

baca juga:

"Kondisinya perbankan masuk dalam kondisi siaga satu, masyarakat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup dan kebutuhan pokoknya. Tidak sedikit dari mereka yang menjadi pengangguran dan akhirnya mengalami depresi yang berujung menjadi pesakitan dan meninggal dunia. Situasi dan kondisi keamanan dan masalah kecukupan konsumsi sandang, pangan dan papan yang ada saat ini juga sangat memprihatinkan," kata dia.

Oleh karena itu diperlukan keputusan yang berani,cepat dan tepat dalam mengambil keputusan yang terbaik untuk bangsa dan negara dari seorang presiden sebagai kepala negara.

"Dengan schedule yang jelas maka akan ada waktu finish atau goals-nya. Hal apa saja yang akan, sedang dan sudah dikerjakan. Jangan semua institusi mengeluarkan aturan, sebab hal itu dapat membingungkan masyarakat dan para pemangku kepentingan yang ada, termasuk juga aparatur di bawahnya," ujar Dimyati.

Menurut dia cukup peraturan presiden saja yang bersifat penting, lengkap, dan mudah dibaca serta dilaksanakan, baik oleh aparatur maupun masyarakat Indonesia, sambungnya.

Ia menyatakan dalam peraturan tersebut harus sanksi agar penegak hukum mempunyai payung hukum dan panduan yang jelas dalam menegakkan aturan yang ada. Dan bagi masyarakat juga harus ada solusi terkait kompensasi yang bisa diberikan akibat dampak dari penyebaran Virus Corona di Indonesia.

"Peraturan bagi institusi, kementrian dan lembaga, serta gugus tugas yang dibentuk sebaiknya bersifat kedalam mengaturnya, jangan seperti sekarang membingungkan mana yang akan dijadikan panduan. Dalam perpres itu, semua institusi pemerintah, para stakeholder dan masyarakat yang terlibat di dalamnya harus ikut bela negara dalam berperang melawan musuh bersama yakni quite dangerous atau the silent enemy (Covid-19) ini," katanya.

Dimyati mengatakan Presiden tidak perlu merasa gusar, karena semua pihak siap untuk membantu melawan corona.

"Semoga musibah dan penyakit masyarakat ini bisa cepat berlalu selesai dan tuntas seiring dengan adanya langkah-langkah yang terencana, terstruktur, sistematis dan masif," kata dia. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Dukung Penundaan Dibukanya Sekolah, DPR: Keselamatan Siswa Prioritas Utama

Image

Olahraga

Wabah Corona

16 Pemain Klub Liga Brasil Positif Terjangkit Virus Corona

Image

News

Info yang Sebut Satu Pasien Positif COVID-19 di Kelurahan Mendawai Hoaks

Image

Ekonomi

Wabah Corona

KKP Dorong Pemda-BUMD Kolaborasi Bangun Industri Perikanan Daerah

Image

News

Hari Ini 159 Pasien Corona di Jakarta Sembuh

Image

Ekonomi

Tinjau Progres Renovasi Masjid Istiqlal, Presiden Jokowi Targetkan Rampung Juli 2020

Image

News

Wabah Corona

DIY Nihil Penambahan Kasus COVID-19, 2 Pasien Dinyatakan Sembuh

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Era New Normal, Ini Sederet Aturan Khusus Bagi Pengguna KRL

Image

News

Wabah Corona

Polri Siap Gelontorkan 6 Ribu Ton Beras Tahap Dua Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

SK Badan Hukum Partai Terbit, Ketua Umum Partai Gelora Sampaikan Terima Kasih

"Kami berharap Partai Gelora Indonesia bisa berkontribusi secara positif, dan ikut membawa Indonesia keluar dari krisis."

Image
News

Pesan Menkumham saat Serahkan SK Badan Hukum Partai Gelora

Jadilah partai pemersatu.

Image
News
Wabah Corona

Hadapi New Normal, Tiga Pilar Jakbar Samakan Persepsi

PSBB Jakarta akan segera berakhir.

Image
News

Kronologi Penangkapan Nurhadi dan Menantu: Disaksikan RW, Penyidik Bongkar Kunci Pagar

Penyidik harus lakukan upaya paksa.

Image
News
Hari Lahir Pancasila

Peringati Hari Lahir Pancasila, Yonif 754 Bagikan Bendera Merah Putih di Papua

“Selain untuk menyemarakkan, juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa setiap tanggal 1 Juni merupakan hari lahirnya Pancasila“

Image
News
Wabah Corona

Dukung Penundaan Dibukanya Sekolah, DPR: Keselamatan Siswa Prioritas Utama

“Hal-hal lainnya seperti ketuntasan kurikulum itu nomor dua. Dengan kondisi saat ini, sebaiknya memang pembelajaran tatap muka ditunda dulu“

Image
News

Pemilik Restoran Kulit Hitam AS Jadi Korban Penembakan Polisi, Mayat Ditinggal Selama 12 Jam

Dalam berbagai pemberitaan, McAtee pun dilaporkan tertembak ketika polisi dan Garda Nasional tengah mencoba menegakkan jam malam

Image
News

Senator Casytha Harap Sektor UMKM Bisa Beradaptasi Saat Penerapan New Normal

Masalah utama dari UMKM saat ini yaitu tidak bisa mengangsur kredit, pasar mandeg karena transaksi jual-beli terbatas

Image
News

Info yang Sebut Satu Pasien Positif COVID-19 di Kelurahan Mendawai Hoaks

Kelurahan juga mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol COVID-19 agar tidak ada penyebaran.

Image
News

Satgas Yonarmed 9/Kostrad Terima Lima Senpi Ilegal dari Warga Maluku Utara

"Berkat pembinaan teritorial dan kedekatan dengan warga inilah mendorong mereka untuk menyerahkannya secara sukarela"

terpopuler

  1. Covid-19 di Jatim, Surabaya Terparah, Mpu Jaya Prema: Ayo Bu Risma yang 'Konon' Perkasa, Mana Gebrakannya?

  2. Tembus Rp120 Juta Per Bulan! Ini 6 Negara dengan Gaji Polisi Tertinggi di Dunia

  3. Cerita Driver Ojol selama Pandemi: Soal Ajakan Demo di Istana, Orderan Sepi hingga Kesiapan New Normal

  4. Tiga Syarat Pemakzulan Presiden Menurut Pemikir Islam

  5. Dibunuh oleh Polisi hingga Picu Protes di Seluruh AS, Siapa Sebenarnya Sosok George Floyd?

  6. Yuk Kenali Karakter Keuanganmu Berdasarkan Zodiak!

  7. Siwon Ngetwit dengan Bahasa Indonesia Lagi, Warganet: Mending ke Kelurahan Urus Pindah Domisili

  8. Dituding 'Pansos' dari Kekeyi, Rinni Wulandari Tidak Terima Anak Dibawa-bawa

  9. 8 Menit 46 Detik: Bagaimana George Floyd Tewas di Tangan Polisi AS?

  10. Viral Warganet Sulap Kamar Kos jadi Mini Apartemen, Begini 5 Potret Kerennya

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Kota di Masa Pandemi

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image
IMAM SHAMSI ALI

Anarkis Itu Suara yang Tak Terdengarkan

Image
Siti Nur Fauziah

Covid-19, Bagaimana dengan Indonesiaku Hari Ini?

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

5 Pesona Kahiyang Ayu Lakukan Virtual Photoshoot Bersama Diera Bachir

Image
News

Jualan Donat hingga Ciptakan Aplikasi Bersatu Lawan COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Ahmad Alghozi Ramadhan

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino