image
Login / Sign Up

MUI Minta Umat Islam Tidak Halangi Pemakaman Jenazah Covid-19

Muslimin

Wabah Corona

Image

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh (kiri) bersama Ketua MUI Bidang Fatwa Huzaemah Tahido Yanggo (tengah) dan Wakil sekretaris Fatwa MUI Abdurrahman Dahlan (kanan) saat memberikan keterangan di kantor MUI, Jakarta, Senin (16/3/2020). Dalam keterangan ini MUI memberikan fatwa mengenai virus Corona (Covid-19) bahwa umat Muslim diimbau melaksanakan shalat lima waktu di rumah masing-masing. Bagi yang sudah terpapar dihimbaukan untuk tidak melaksanakan sholat Jumat dan menggantinya dengan sholat zuhur. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Asrorun Niam Sholeh menyatakan umat Islam jangan sampai menghalang-halangi kewajiban syariah yang harus ditunaikan kepada jenazah Muslim yang terpapar Covid-19, termasuk dalam hal pemakamannya.

"Kekhawatiran dan kewaspadaan tetap penting, tetapi harus dibingkai dengan ilmu pengetahuan dan pemahaman yang utuh. Jangan sampai akibat kekhawatiran kita minus pengetahuan yang memadai, kemudian kita berdosa karena tidak menunaikan kewajiban atas hak jenazah dengan melakukan penolakan pemakaman," kata Asrorun Niam Sholeh dalam konferensi pers virtual di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Menurut dia, bila ada umat Islam yang melakukan penolakan tersebut maka dapat berarti dosa dua kali, yaitu dosa pertama tidak menunaikan kewajiban atas jenazah, dan dosa kedua menghalang-halangi penunaian kewajiban terhadap jenazah.

Asrorin Niam Sholeh mengingatkan bahwa MUI telah mengeluarkan berbagai fatwa, salah satunya adalah Fatwa No 18/2020 tentang pedoman pengurusan jenazah bagi Muslim yang terinfeksi Covid-19.

"Ini sebagai satu kesatuan komitmen keagamaan serta ikhtiar keagamaan di dalam menangani, merawat dan juga menanggulangi Covid-19," katanya

Sekretaris Komisi Fatwa MUI itu mengingatkan bahwa hal yang perlu dipahami bagi setiap Muslim yang menjadi korban Covid-19 secara syari adalah syahid yang memiliki kemuliaan dan kehormatan di mata Allah SWT.

Kepada keluarga yang kebetulan ditimpa musibah karena salah satu anggota keluarganya wafat karena Covid-19, Asrorun mengucapkan bela sungkawa mendalam serta mengemukakan bahwa ini adalah ujian dan di mata Allah, orang yang wafat tersebut diberikan status syahid.

Terkait berbagai proses yang harus dipenuhi mulai dari pemandian, pengkafanan, penshalatan hingga penguburan, ia memaparkan bahwa dalam protokol kesehatan perlu dijaga tetapi pada saat yang sama, ketentuan agama harus ditaati.

Ia memaparkan, dalam proses memandikan tidak mesti harus dilepas baju, bisa diberikan kelonggaran dengan mengucurkan ke seluruh tubuh, atau dengan tayamum, dan bila ada pertimbangan keamanan dan teknis lainnya bisa langsung dikafankan.

Dalam hal pengkafanan juga bisa dilakukan dengan ketentuan menutupi seluruh tubuh, dengan bisa dilakukan dengan proteksi melalui pemakaian plastik tidak tembus air, dan bahkan dalam kondisi tertentu bisa saja dimasukkan ke dalam peti dan proses disinfeksi dilakukan secara syari.

Untuk tempat shalat jenazah juga harus dipastikan lokasinya aman dan suci, dan dilaksanakan minimal oleh satu orang Muslim karena sifatnya fardhu kifayah.

Sementara itu, Dirut RS Islam Jakarta Sukapura-Muhammadiyah Covid-19 Command Center, Umi Sjarqiah menyatakan bahwa apabila dipandang darurat atau mendesak, jenazah bisa dimakamkan tanpa dimandikan dan dikafankan.

Umi Sjarqiah mengemukakan bahwa jenazah harus segera dikuburkan setidaknya empat jam setelah meninggal, dan jenazah yang sudah dimakamkan tidak akan menularkan virus. Begitu pula shalat jenazah bisa diganti dengan shalat gaib di rumah masing-masing.

"Karena itu jangan khawatir dan jangan panik apalagi sampai melakukan penolakan pemakaman," katanya dan menambahkan, jenazah Covid-19 yang wafat adalah saudara kita semua yang harus diberikan penghormatan dan keluarga yang diberikan harus diberikan empati.

Senada, Ketua Satgas NU Peduli Covid-19 Muhammad Makky Zamzami menyatakan, jenazah yang meninggal karena Covid-19 termasuk kategori syahid sehingga masyarakat seharusnya berempati serta bisa warga juga harus menerimanya untuk dapat dimakamkan pekuburan terdekat.

"Pasien-pasien yang sudah meninggal sudah dilakukan protokol yang sangat ketat mengikuti standar WHO. Protokol ini diadopsi di Indonesia juga melalui unsur-unsur syariah seperti memandikan, mengkafankan menshalatkan dan memakamkan," katanya dan menambahkan, Allah tidak membuat agama untuk menyulitkan umatnya.

Muhammad Makky Zamzami juga mengingatkan bahwa jangan ada stigma terhadap keluarga yang ditinggalkan, atau juga kepada pasien dalam pengawasan (PDP) jangan dicaci atau dicibir karena hal itu bisa membuat mereka depresi serta menurunkan daya tahan tubuh mereka.

Pemerintah juga diharapkan bisa menyampaikan berbagai komunikasi yang tepat di tengah-tengah masyarakat, dengan bahasa-bahasa yang bisa dipahami warga agar mereka bisa memahami situasi dan tidak lagi melakukan hal kontraproduktif seperti menolak pemakaman.[]

baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Masih Renovasi, Masjid Istiqlal Belum Selenggarakan Salat Jumat

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Kamu si Pemilik 4 Zodiak Ini Wajib Berhati-hati Jaga Keuangan Ya Selama Pandemi

Image

News

Wabah Corona

Mahfud Janji Sampaikan Aspirasi Dokter RSKI Pulau Galang ke Jakarta

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

AirAsia Gratiskan Biaya Perubahan Jadwal Penerbangan Hingga Akhir Tahun

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Saat New Normal dengan Antioksidan

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Bos BKPM Segera Revisi Target Realisasi Investasi Triwulan II-2020

Image

rahmah

Dua Pendapat tentang Salat Jumat Dua Gelombang, MUI Perbolehkan Pilih Salah Satu

Image

Ekonomi

IHSG Masih Lemas, Aksi Ambil Untung Biang Keroknya

Image

News

PSBB Transisi Mulai Berlaku, 6 Potret Anies Baswedan Lakukan Pengecekan Protokol Kesehatan di Masjid Fatahillah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Akun Pakai Nama Novel Baswedan Akhirnya Dihapus, Febri: Tetap Harus Jujur dan Hargai Orang Lain, Apalagi yang Dipakai Namanya

Febri Diansyah melalui akun Twitter @febridiansyah memastikan Novel tidak memiliki akun itu.

Image
News
Wabah Corona

Bupati Sleman Terbitkan SE Panduan Permohonan Surat Keterangan Rumah Ibadah yang Aman COVID-19

Image
News

Liput Protes George Floyd, Jurnalis Ditembak Polisi hingga Buta Permanen

Ia menceritakan kisahnya di media sosial

Image
News

Masih Renovasi, Masjid Istiqlal Belum Selenggarakan Salat Jumat

(Pembukaan) Inginnya sih dibarengkan (proyek renovasi selesai).

Image
News
Wabah Corona

Cegah Penyebaran Corona, Yonarmed 9 Dirikan Pos Screening di Desa Lukulamo

“Screening yang kita lakukan berupa pengukuran suhu tubuh terhadap masyarakat yang akan memasuki desa tersebut”

Image
News
Wabah Corona

Ketahuan Tak Pakai Celana Saat Konferensi Video, Anggota Parlemen Uni Eropa Malah Tuai Simpati

Viralnya sesi konferensi tersebut membuat Flanagan akhirnya buka suara

Image
News

Hendak Bubarkan Demonstran, Viral Polisi AS Malah 'Ditembaki' oleh Puluhan Warga

Aksi tersebut viral di media sosial

Image
News
Wabah Corona

Mahfud Janji Sampaikan Aspirasi Dokter RSKI Pulau Galang ke Jakarta

“RSKI Covid Pulau Galang ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak main-main dalam mengatasi Corona“

Image
News

DPR Puji Kinerja Polri Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Internasional

Penangkapan ini kembali membuktikan bahwa Polri tetap fokus dan tidak pernah lengah dalam memberantas narkoba.

Image
News

Dibuat untuk Tandingi #BlackLivesMatter, Tagar #WhiteLivesMatter Ditenggelamkan Fans K-Pop

Setelah penggemar K-pop membanjiri tagar dengan foto dan video, istilah tersebut mulai tren di Twitter

terpopuler

  1. Kisah Pemuda Singapura yang Positif COVID-19, Diisolasi 68 Hari dan Jalani Tes Swab 22 Kali

  2. Video Mahasiswa Unjuk Rasa Tuntut Jokowi Mundur di Tengah Pandemi Dipastikan Hoaks

  3. Tidak Diberi Kesempatan Bicara Soal PSBB, Wagub Riza Sesekali Terlihat Main HP 

  4. Deddy Corbuzier Akhirnya Blak - Blakan Soal Rencana Nikahi Sabrina Chairunnisa

  5. Lewat Twitter, Susi Pudjiastuti Umumkan Sebagian Besar Karyawan Susi Air Dirumahkan Karena Pandemi

  6. Desak Jalankan Putusan PTUN, Anggota DPR: Pak Presiden Segeralah Meminta Maaf

  7. Pemerintah Alokasikan Rp4,967 Triliun Tambahan Subsidi Bunga untuk Relaksasi KUR Bagi UMKM

  8. Penampilan Berubah Drastis, 5 Potret Transformasi Park Bom Eks 2NE1 yang Bikin Fans Pangling

  9. AGN: Rahmat Kadir Lebih Ksatria Dibanding Novel Baswedan

  10. Tanpa Bunga dan Bebas Riba! Ini 7 Pinjaman Online Syariah Paling Diminati di Indonesia

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah