image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Pakar Nilai Penetapan Darurat Kesehatan Lebih Tepat Daripada Darurat Sipil

Kosim Rahman

Wabah Corona

Image

Presiden Joko Widodo usai memberikan keterangan mengenai virus Corona (Covid-19) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada semua pihak untuk merahasiakan nama-nama pasien yang telah terinfeksi virus Corona agar tidak merasa dikucilkan. Jokowi juga meminta kepada para aparat penegak hukum melakukan tindakan terhadap para penjual masker yang telah melakukan penimbuhan sehingga harga masker mahal. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pakar hukum tata negara Universitas Jember Bayu Dwi Anggono menilai terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) dan Keputusan Presiden (Keppres) terkait status kedaruratan kesehatan masyarakat lebih tepat daripada rencana Darurat Sipil dalam menangani pandemik Coronavirus disease (COVID-19).

"Keputusan Presiden Joko Widodo yang akhirnya mengedepankan penggunaan kedaruratan kesehatan masyarakat daripada Darurat Sipil adalah langkah yang tepat dan cermat," katanya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (31/3/2020).

Menurutnya penanggulangan wabah penyakit menular seperti COVID-19 tidak bisa hanya dilakukan dengan pendekatan keamanan sebagaimana konstruksi Darurat Sipil, melainkan harus dengan pendekatan pelindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat dengan tetap menyeimbangkan penghormatan martabat, hak asasi manusia, dan dasar-dasar kebebasan seseorang.

baca juga:

"Tindakan Presiden menetapkan Keppres Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat sebagaimana diatur dalam Pasal 10 ayat (1) UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan adalah bukti Presiden beserta jajaran, serta pemerintah daerah masih memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan menangani penyebaran pandemik COVID-19," tuturnya.

Hal itu berbeda jika Presiden menetapkan Darurat Sipil yang dalam Pasal 1 angka 1 Perppu 23/1959 adalah bentuk pengakuan bahwa alat-alat perlengkapan negara yang ada dianggap sudah tidak efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut.

"Padahal nyatanya sampai saat ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah masih dapat menangani permasalahan wabah COVID-19 dan terus mendapat dukungan masyarakat," ucapnya.

Ia menilai kebijakan Presiden Jokowi untuk membentuk PP tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sedikit terlambat karena UU 6/2018 sudah ada sejak 2018, namun kehadiran PP itu dapat segera berguna untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaksanaan PSBB.

"Sebelum ada PP itu, masih berupa imbauan sehingga belum bisa dilakukan penegakan hukum jika ada pelanggaran dalam pelaksanaannya," ujar Direktur Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Fakultas Hukum Unej itu

Menurutnya hadirnya PP itu juga bisa segera mengakhiri beberapa kejadian tidak seragamnya kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah dan dengan adanya PP itu, maka inisiatif pemda dalam melindungi warganya tetap dijamin.

"Kendati demikian, pemda harus selalu koordinasi dengan pemerintah pusat, serta harus menghindari kebijakan yang terkesan tidak sejalan dengan pemerintah pusat," ujarnya.

Ia berharap lengkapnya regulasi yang mengatur mengenai penanggulangan wabah COVID-19 yakni UU Kekarantinaan Kesehatan, PP tentang PSBB sebagai pelaksanaan UU Kekarantinaan Kesehatan dan Keppres Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyakarat dapat menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah.

"Dengan adanya regulasi itu, antar-tingkatan pemerintahan maupun antara kepala daerah tidak perlu lagi berdebat mengenai strategi yang diambil dalam penanganan COVID-19 yaitu apakah dengan PSBB atau karantina wilayah," katanya.

Ia menjelaskan seluruh kepala daerah wajib untuk mengikuti dan melaksanakan strategi yang telah ditetapkan Presiden yaitu dengan PSBB sambil nantinya setelah diterapkan dalam waktu tertentu akan dilakukan evaluasi atas efektifitas strategi tersebut.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah menandatangani PP dan Kepres terkait status kedaruratan kesehatan di Indonesia karena pandemik COVID-19 yang disampaikan di Istana Kepresidenan Bogor.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Fadli Zon: Rakyat Makin Kritis, Kenapa Kegiatan Ekonomi Boleh, Kegiatan Agama Dibatasi? Ini Pertanyaan yang Muncul Kemudian

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Begini Cara Pilih Warung Makan yang Aman di Tengah Wabah Corona

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Ini Tips Aman Beli Obat di Tengah Pandemi COVID-19

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Indikator Kesehatan Masyarakat Tentukan Penilaian Risiko Penularan COVID-19

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Parameter Pelaksanaan Normal Baru Akan Berbeda di Setiap Daerah

Image

Ekonomi

IHSG Terus Perkasa Berkat Menguatnya Bursa Regional

Image

News

Wabah Corona

Enam Hari Berlalu, Tak Ada Tambahan Kasus Corona di Selandia Baru

Image

Ekonomi

Lemas di Awal Perdagangan, Rupiah Diramalkan Bisa Bangkit Lagi

Image

News

Wabah Corona

Wacana Sekolah Dibuka Kembali, M Taufik: Harus Dikaji Dulu, Jangan Buru-buru

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Fadli Zon: Rakyat Makin Kritis, Kenapa Kegiatan Ekonomi Boleh, Kegiatan Agama Dibatasi? Ini Pertanyaan yang Muncul Kemudian

Tahapan menuju new normal sudah mulai berlangsung. Beberapa waktu yang lalu Presiden Joko Widodo sudah meninjau persiapannya.

Image
News
Wabah Corona

Fadli Zon: Kalau Mal Dibuka, Tidak Ada Alasan Lagi Tutup Masjid dan Tempat Ibadah

"Kenapa kegiatan ekonomi boleh, kegiatan agama dibatasi? Ini pertanyaan yang muncul kemudian."

Image
News

Cuitannya Ditandai, Donald Trump Ancam Tutup Twitter

Kasus terbaru adalah perselisihan Trump dengan Twitter lantaran kicauannya terkait pemilu diberi label cek fakta

Image
News

Di Tengah Pandemi Corona, India Diserang Hama Belalang

Diperkirakan akan ada lebih banyak kawanan belalang yang bermigrasi ke India pada bulan Juni mendatang.

Image
News
Omnibus Law

Pakar Hukum Sebut RUU Ciptaker Dorong Investasi Dalam Negeri

Salah satu kemudahan UMKM menjadi badan usaha yang diatur dalam RUU Ciptaker adalah tidak diperlukannya notaris.

Image
News
Wabah Corona

Minta Warga Waspada, Wali Kota Depok: Penularan Covid-19 Sangat Rentan dari Masyarakat Sekitar

"Masyarakat harus semakin waspada terhadap lingkungan sebab saat ini penularan COVID-19 sangat rentan dari masyarakat sekitar," kata Idris.

Image
News

137 Peserta Magang dari Jepang Sudah Dipulangkan Usai Karantina di TMII

Para pelajar dites kesehatan sebanyak dua kali untuk memastikan mereka aman dipulangkan ke daerah asal.

Image
News

Tim SAR Temukan Pardi Tewas Tenggelam di Sungai Kalisabuk

"Korban atas nama Pardi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian pada pukul 05.30 WIB."

Image
News
Wabah Corona

Enam Hari Berlalu, Tak Ada Tambahan Kasus Corona di Selandia Baru

Selandia Baru belum mencatatkan kembali tambahan kasus virus corona (COVID-19) dalam enam hari terakhir

Image
News

Seekor Ular Sanca Batik yang Sembunyi di Paralon Ditangkap Anggota Damkar

Ular itu dievakuasi oleh lima petugas. Ular kemudian diamankan sementara di pos pemadam kebakaran.

terpopuler

  1. Sherina Unggah Potret Kebersamaan dengan Afgan, Warganet: Jodoh Gak Kemana

  2. Warga: Pokoknya Harus Kembali ke Jakarta, Banyak Jalan Menuju Roma

  3. 7 Potret Rumah Mewah Mendiang Olga, Hampir Dijual Billy Syahputra Seharga Rp15 Miliar!

  4. Blasteran Turki, 7 Potret Cantik Elif Kayla Perk Anak Pedangdut Siti KDI

  5. Kematian COVID-19 di AS Mencapai 100 Ribu Jiwa, Rumah Ibadah New York Kumandangkan Panggilan Ibadah

  6. Billy Benarkan Biaya Perawatan Warisan Peninggalan Olga Syahputra Besar

  7. Gawat! Tunjangan PNS DKI Dipotong 50 Persen, BKD dan BPKD Tak Dipotong, TGUPP Malah Dapat THR

  8. Bantah Dapat Tunjangan Penuh saat Pangkas Jatah PNS Sebesar 50 Persen, Kepala BKD Bungkam Soal THR TGUPP Anies Baswedan

  9. Hampir Meninggal Dunia, Begini Kisah Perjuangan WNI Pasien COVID-19 di Jerman Melawan Virus

  10. Jarang Tersorot, 6 Potret Hangat Fadli Zon saat Bersama Keluarga

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Dari Kantor Hukum ke Kursi Sutradara, Ini 5 Fakta Menarik Iman Brotoseno yang Kini Jadi Dirut TVRI

Image
News

Jarang Tersorot, 6 Potret Hangat Fadli Zon saat Bersama Keluarga

Image
News

Anti Jaim, 6 Aksi Kocak Ridwan Kamil yang Mengundang Tawa