image
Login / Sign Up

Pengamat Nilai Perppu Darurat Sipil Tak Relevan untuk Tangani Covid-19

Aricho Hutagalung

Image

Pakar Hukum Pidana Suparji Ahmad menyayangkan penolakan MK atas pengajuan uji materi beberapa pasal terkai aktivitas LGBT | AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Pengamat Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 23 Tahun 1959 tentang Pencabutan UU Nomor 74 Tahun 1957 dan menetapkan keadaan bahaya yang mengatur tentang Darurat Sipil tidak relevan ditetapkan dalam konteks penangangan wabah Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.

Suparji mengatakan bahwa wacana Darurat Sipil hendaknya tidak direalisasikan dalam konteks penanganan wabah Virus Corona. Hal tersebut lantaran, situasi yang dihadapi Indonesia sekarang bukan perang tetapi bagaimana cara memutus penyebaran virus.

"Regulasi tentang Darurat Sipil tidak relevan dengan realitas sosiologis saat ini," kata Suparji saat dihubungi AKURAT.CO, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

baca juga:

Suparji berpendapat bahwa dampak dari penerapan Darurat Sipil nantinya akan sangat luas sesuai dengan Perppu 23/1959 yakni, pertama penguasa Darurat Sipil berhak mengadakan peraturan-peraturan untuk membatasi pertunjukan-pertunjukan, percetakan, penerbitan, pengumuman, penyampaian, penyimpanan, penyebaran, perdagangan, dan penempelan tulisan-tulisan berupa apapun juga, lukisan-lukisan, klise-klise, dan gambar-gambar.

Kedua, penguasa Darurat Sipil berhak atau dapat-menyuruh atas namanya pejabat-pejabat polisi atau pejabat-pejabat pengusut lainnya atau menggeledah tiap-tiap tempat, sekalipun bertentangan dengan kehendak yang mempunyai atau yang menempatinya, dengan menunjukkan surat perintah umum atau surat perintah istimewa. 

Ketiga, penguasa Darurat Sipil berhak akan dapat menyuruh memeriksa dan menyita semua barang yang diduga atau akan dipakai untuk mengganggu keamanan serta membatasi atau melarang pemakaian barang itu.

Keempat, penguasa Darurat Sipil berhak mengambil atau memakai barang-barang dinas umum.

Kelima, penguasa Darurat Sipil berhak memeriksa badan dan pakaian tiap-tiap orang yang dicurigai serta menyuruh memeriksanya oleh pejabat-pejabat Polisi atau pejabat-pejabat pengusut lain.

Keenam, penguasa Darurat Sipil berhak membatasi orang berada di luar rumah.

Kemudian, ketujuh, penguasa Darurat Sipil berhak untuk mengetahui,semua berita-berita serta percakapan-percakapan yang dipercakapkan kepada kantor tilpon atau kantor radio, pun melarang atau memutuskan pengiriman berita-berita atau percakapan-percakapan dengan perantaraan tilpon atau radio.

Lalu, membatasi atau melarang pemakaian kode-kode, tulisan rahasia, percetakan rahasia, tulisan steno, gambar-gambar,tanda-tanda, juga pemakaian bahasa-bahasa lain dari pada bahasa Indonesia;

Dan, menetapkan peraturan-peraturan yang membatasi atau melarang pemakaian alat-alat telekomunikasi sepertinya telepon, telegram, pemancar radio dan alat-alat lainnya yang ada hubungannya dengan penyiaran radio dan yang dapat dipakai untuk mencapai rakyat banyak, pun juga menyita atau menghancurkan perlengkapan-perlengkapan tersebut.

Dengan demikian, lanjutnya menjelaskan, maka penguasa Darurat Sipil punya kewenangan utk melakukan berbagai kebijakan yg bernuansa deliberatif demokrasi.

"Saat ini ada 2 UU yang bisa dijadikan dasar yaitu UU Bencana Alam dan UU karantina kesehatan. Ya lebih tepat itu dibanding Darurat Sipil, tapi kepentingan negara agak berat di biayanya. Negara takut biayanya jika karantina wilayah." 

"Tapi UU (Bencana Alam dan Darurat Kesehata) ini kan yg tandatangan presiden. Jika dilihat kepentingan masyarakat, laksanakan UU daripada Perppu," jelasnya.[]

 

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Isu Pelengseran Presiden Timbulkan Dampak Buruk bagi Masa Depan Negara

Image

News

PSBB dan New Normal Sama-sama Miliki Konsekuensi, Ini Saran dari Pengamat

Image

News

MAKI Gugat UU Tentang Penanganan Covid-19 ke MK

Image

News

Pilkada 2020

KPU RI Diminta Segera Laksanakan Perppu Nomor 2 tentang Pilkada Serentak 2020

Image

News

Ujang Komarudin Minta KPU Yakinkan Rakyat Terkait Klaim Peretasan Data Pemilih

Image

News

Pemerintah Diminta Lakukan Imbauan Persuasif Jelang Penerapan 'New Normal'

Image

Ekonomi

Sentil Kebijakan Ekspor Benih Lobster, Pengamat: Sumber Daya Laut Bukan ATM

Image

News

KPU Diminta Gandeng Pihak Independen untuk Investigasi Kebocoran Data Kependudukan

Image

News

Dipersoalkan di MK, Menkumham Jelaskan Terkait Proses Pengesahan Perppu Covid-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Yuri: Jumlah Pasien Sembuh dari COVID-19 Hari Ini Menggembirakan

“Di Banten ada 36 kasus baru, dan 41 sembuh. Kemudian juga di Kalimantan Barat ada 15 pasien sembuh."

Image
News

Usung Gerakan Konstruktif, Mantan Demonstran Mahasiswa Deklarasi Berdirinya ‘Simpul Indonesia’

Regenerasi kepemimpinan menjadi isu yang tak dapat dihindari sebagai sebuah realitas kehidupan masyarakat.

Image
News

Belum Beroperasi Normal, Ini Rute Transjakarta saat PSBB Transisi

Penambahan waktu operasional layanan khusus bagi tenaga kesehatan pada pukul 22.00 sampai 24.00 WIB.

Image
News

Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Sedang Laksanakan Misi Terbang Tactical Manuver

“Sekitar jam 12.35 siang tadi, helikopter ini melaksanakan misi latihan terbang endurance kedua dengan materi terbang Tactical Manuver”

Image
News

Prabowo Subianto Dinilai Figur Tunggal Gerindra Jadi Capres 2024

Geliat Prabowo mengindikasikan masih ingin maju menjadi capres pada Pemilu 2024 nanti.

Image
News

Kronologi Jatuhnya Helikopter Milik TNI AD, Saksi: Oleng dan Keluar Asap

"Menurut keterangan saksi, pada saat dari arah barat sudah dalam keadaan oleng dan keluar asap“

Image
News
Pilkada 2020

KPU Akan Tetap Layani Pemilih yang Positif Covid-19 dan Dirawat di RS

"Sebelum digunakan oleh pemilih, alat coblos wajib disterilisasi dengan disinfektan oleh petugas KPPS“

Image
News

Ojek Boleh Angkut Penumpang saat PSBB Transisi, Ini Aturan Dishub DKI yang Harus Ditaati

Minimal mengenakan masker dan menyediakan cairan pencuci tangan.

Image
News

Polri: Tahanan Teroris Asal Solo Meninggal di RS Karena Sesak Nafas

Penyebab kematian pasti disarankan untuk pemeriksaan dalam atau otopsi.

Image
News

Mahasiswa: Tangkap Provokator Kerusuhan Papua dan Pengundang Veronica Koman

Kami mengecam keras kegiatan yang mengundang buronan Polisi Veronica Koman

terpopuler

  1. Tuai Simpati, Pengunjuk Rasa George Floyd Lindungi Demonstran Muslim Salat di Jalanan

  2. Besarnya Mahar Nabi Muhammad saat Menikahi Aisyah, Bisakah Kita Menirunya?

  3. Ditaksir Capai Rp1,7 M Per Bulan dari YouTube! Ini 5 Sumber Penghasilan Kekeyi

  4. 5 Kasus Pelanggaran Hak Cipta Lagu yang Pernah Menimpa Sederet Artis, Terbaru Kekeyi

  5. Masa Karantina Bikin Para Suami Ketahuan Poligami, Perceraian di Arab Saudi Meroket

  6. Motif Pembunuhan PSK di Sleman Terkuak, Pelaku Sakit Hati dengan Korban

  7. BW Kritik KPK Soal Nurhadi: Kalau Dia Ada di Jakarta dan KPK Tak Mampu Ungkap, Itu Masalah Besar

  8. Setara Institute: Aplikasi Injil Berbahasa Minangkabau Tak Langgar Hukum dan Konstitusi

  9. Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Lukman Hakim: Terjemahkan Kitab Suci ke Bahasa Daerah Itu Tak Hanya Boleh, Bahkan Amat Disarankan

  10. Doni Monardo Umumkan Prakondisi Pembukaan Sembilan Sektor

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Menikmati Kebahagiaan di Masa Pandemi

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah