image
Login / Sign Up

Nasib Miris Tenaga Medis di India, Jadi Tunawisma karena Terdepan Lawan Corona

Citra Puspitaningrum

Wabah Corona

Image

Tak sedikit tenaga medis di India mendapat stigma akan menularkan virus corona | Associated Press

AKURAT.CO, Jam malam di India telah tiba. Sesuai permintaan Perdana Menteri Narendra Modi, rakyat di seluruh India berdiri di depan pintu dan balkon. Mereka lantas bertepuk tangan serta membunyikan peralatan dapurnya untuk menyemangati tenaga medis yang berada di garda depan memerangi pandemi corona.

Mirisnya, di Negara Bagian Rajasthan, seorang dokter residen senior di Rumah Sakit Umod Jodhpur, baru saja diusir dari tempatnya tinggal. Pasalnya, ia dikhawatirkan bakal menularkan virus corona.

"Awalnya, si pemilik melarang saya memakai toilet. Kemudian, ia mengatakan akan memutus pasokan air dan sambungan listrik karena ingin merenovasi rumah. Saat saya bilang mustahil menemukan tempat tinggal lain dalam waktu singkat, ia baru mengaku ingin saya pergi karena takut saya menyebarkan virus corona," ungkap Ankita Mathur, dilansir dari South China Morning Post.

Kasus COVID-19 di India melonjak tajam dibandingkan pekan lalu. Negara ini pun harus lebih waspada karena jumlah penduduknya terbanyak kedua di dunia, sistem kesehatannya masih rapuh, dan perekonomiannya belum stabil. Di sisi lain, tenaga medis yang berada di garis depan melawan virus corona justru diusir akibat 'mental latah'.

"Kalau ada seseorang mengusir dokter dari rumahnya, yang lain menirunya. Orang India suka ikut-ikutan, tanpa berpikir kalau itu salah," ucap Mathur.

Tak sedikit petugas kesehatan garis depan diusir. Itu sebabnya asosiasi dokter residen meminta Menteri Dalam Negeri Amit Shah untuk turun tangan.



Sebagian petugas medis dianggap 'kotor' oleh mantan induk semang mereka. Sementara itu, Nihal Mallela yang bertugas di Rumah Sakit Mahatma Gandhi Memorial mengaku harus menyembunyikan stetoskop dan jas putihnya agar tak dicurigai warga.

"Dokter di negara lain berjuang melawan corona, sedangkan dokter di India berjuang melawan stigma," keluh dokter residen di rumah sakit yang sama yang tak mau disebutkan identitasnya.

Menteri Kesehatan India Harsh Vardhan telah meyakinkan publik bahwa dokter dan petugas yang merawat pasien COVID-19 mengikuti prosedur pencegahan. Mereka dipastikan tidak membawa penyakit. Otoritas pun mengancam tindakan hukum pada induk semang jika penyewanya diusir dengan alasan semacam itu.

Sayangnya, kurangnya alat pelindung diri (APD) membuat tenaga medis rentan tertular. Tak sedikit keluhan harus bekerja tanpa masker wajah, penyanitasi tangan, dan berbagai perlengkapan dasar lainnya. Sampai-sampai, seorang perawat di rumah sakit Kolkata mengaku mereka harus memakai jas hujan sebagai pengganti APD. Kondisi inilah yang akhirnya membuat induk semang cemas.

"Saya menjelaskan pada pemilik rumah kalau penularan terjadi lewat percikan liur saat pasien batuk atau bersin. Saya pun tak terjangkit. Apalagi, kami tinggal di lantai berbeda. Kami juga tak berbagi ruang atau memakai alat makan yang sama. Jadi, tak mungkin ia tertular dari saya. Namun, ia tak percaya," kata Anirban Dutta dari Rumah Sakit Universitas Kedokteran Murshidabad yang baru saja diusir.

baca juga:

AFP



Menurut Psikiater Jai Ranjam Ram, perilaku munafik induk semang yang memuji tenaga medis suatu hari lalu mengusir mereka di lain hari disebabkan buruknya kesadaran kesehatan di India. Terlebih lagi, ada kecenderungan budaya untuk tidak mudah percaya satu sama lain. Akibatnya, terbentuklah stigma.

Penderita kusta, TBC, dan HIV-AIDS juga mendapat stigma yang sama di masa lalu. Ditambah lagi, saat ini timbul kepanikan karena khawatir bagaimana India yang miskin sumber daya mampu bertahan menghadapi pandemi.

Pemerintah sendiri berjanji akan menyediakan asuransi medis yang mencakup 5 juta rupee (Rp1,08 miliar) per orang untuk semua tenaga medis garda depan. Selain itu, otoritas memulai karantina terbesar di dunia pada 24 Maret dengan memerintahkan 1,3 miliar rakyatnya tetap di rumah selama 3 minggu.

Namun, langkah ini dikhawatirkan masih belum cukup. Lockdown skala besar pun sulit dilaksanakan, terutama di tempat warga miskin tinggal berdempetan. Selain itu, pembatasan sosial yang didengungkan di Barat juga hampir mustahil diterapkan.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Petani Dihantam COVID-19, Pemerintah Diminta Beri Dukungan Demi Kelangsungan Industri Hasil Tembakau

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pemerintah Perlu Fokus Pada Perbaikan Konsumsi Masyarakat Untuk Pulihkan Ekonomi

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Gugus Tugas COVID-19 Umumkan 9 Sektor Ekonomi Akan Kembali Dibuka

Image

News

Wabah Corona

Bupati Sleman Terbitkan SE Panduan Permohonan Surat Keterangan Rumah Ibadah yang Aman COVID-19

Image

News

Masih Renovasi, Masjid Istiqlal Belum Selenggarakan Salat Jumat

Image

News

Wabah Corona

Cegah Penyebaran Corona, Yonarmed 9 Dirikan Pos Screening di Desa Lukulamo

Image

News

Wabah Corona

Ketahuan Tak Pakai Celana Saat Konferensi Video, Anggota Parlemen Uni Eropa Malah Tuai Simpati

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Kamu si Pemilik 4 Zodiak Ini Wajib Berhati-hati Jaga Keuangan Ya Selama Pandemi

Image

News

Wabah Corona

Mahfud Janji Sampaikan Aspirasi Dokter RSKI Pulau Galang ke Jakarta

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bayi Tsamara Meninggal di Tengah Upaya Menggalang Dana untuk Biaya Operasi, Tsamara Amany: Semoga Diterima di Sisi Tuhan

Sebelum kabar duka itu datang, donasi yang disumbangkan oleh 289 orang baik sudah terkumpul hingga Rp43.921.299.

Image
News

Akun Pakai Nama Novel Baswedan Akhirnya Dihapus, Febri: Tetap Harus Jujur dan Hargai Orang Lain, Apalagi yang Dipakai Namanya

Febri Diansyah melalui akun Twitter @febridiansyah memastikan Novel tidak memiliki akun itu.

Image
News

PSBB Transisi, Stasiun KRL Duri Terpantau Sepi

Ya dari kemarin masih sepi kaya gini.

Image
News
Wabah Corona

Bupati Sleman Terbitkan SE Panduan Permohonan Surat Keterangan Rumah Ibadah yang Aman COVID-19

Image
News

Liput Protes George Floyd, Jurnalis Ditembak Polisi hingga Buta Permanen

Ia menceritakan kisahnya di media sosial

Image
News

Masih Renovasi, Masjid Istiqlal Belum Selenggarakan Salat Jumat

(Pembukaan) Inginnya sih dibarengkan (proyek renovasi selesai).

Image
News
Wabah Corona

Cegah Penyebaran Corona, Yonarmed 9 Dirikan Pos Screening di Desa Lukulamo

“Screening yang kita lakukan berupa pengukuran suhu tubuh terhadap masyarakat yang akan memasuki desa tersebut”

Image
News
Wabah Corona

Ketahuan Tak Pakai Celana Saat Konferensi Video, Anggota Parlemen Uni Eropa Malah Tuai Simpati

Viralnya sesi konferensi tersebut membuat Flanagan akhirnya buka suara

Image
News

Hendak Bubarkan Demonstran, Viral Polisi AS Malah 'Ditembaki' oleh Puluhan Warga

Aksi tersebut viral di media sosial

Image
News
Wabah Corona

Mahfud Janji Sampaikan Aspirasi Dokter RSKI Pulau Galang ke Jakarta

“RSKI Covid Pulau Galang ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak main-main dalam mengatasi Corona“

terpopuler

  1. Pasca Operasi Bayi Tabung, Zaskia Sungkar Keluhkan Perut Kadang Sakit

  2. Protes George Floyd: Pengamat Indonesia Sebut Donald Trump Bakal Kalah Besar di Pemilu 2020

  3. Bens Leo Soroti Ada 'Tepuk Tangan' Kekeyi di Lagu Keke Bukan Boneka

  4. Kekeyi Diduga Menjurus Pelanggaran Hak Cipta, Bens Leo Minta Pencipta Hingga Label Rekaman Turun Tangan

  5. Kisah Pemuda Singapura yang Positif COVID-19, Diisolasi 68 Hari dan Jalani Tes Swab 22 Kali

  6. Gempa di Aceh Pagi Tadi Rusak Bangunan

  7. Video Mahasiswa Unjuk Rasa Tuntut Jokowi Mundur di Tengah Pandemi Dipastikan Hoaks

  8. Tidak Diberi Kesempatan Bicara Soal PSBB, Wagub Riza Sesekali Terlihat Main HP 

  9. Lewat Twitter, Susi Pudjiastuti Umumkan Sebagian Besar Karyawan Susi Air Dirumahkan Karena Pandemi

  10. Deddy Corbuzier Akhirnya Blak - Blakan Soal Rencana Nikahi Sabrina Chairunnisa

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah