image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Anggota DPR Ingatkan Wali Kota Tegal: Jangan Menentang Pemerintah Pusat

Siswanto

Wabah Corona

Image

Kota Tegal di Jawa Tengah berlakukan Lockdown. | YouTube/Odhay Official

AKURAT.CO, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono diingatkan anggota DPR Dewi Aryani agar jangan membuat kebijakan yang bertentangan dengan pemerintah pusat terkait dengan pemberlakuan local lockdown (belakangan diganti dengan istilah isolasi wilayah) sehubungan dengan pandemi Covid-19.

Dewi mengatakan Kota Tegal bukan negara sendiri. Oleh karena itu, harus patuh pada pemerintah pusat, kata dia.

"Jangan menentang pemerintah pusat. Ada konstitusi yang mengatur semuanya dan percayalah pemerintah pusat akan melakukan yang terbaik untuk seluruh wilayah," kata Dewi.

baca juga:

Dewi meminta Dedy membuka dan menggeser lagi pagar beton perbatasan jalan antar kota dan jalan provinsi sambil menunggu penerbitan peraturan pemerintah  tentang karantina wilayah.

"Saya yakin PP ini bisa menjadi landasan yang tepat untuk semua wilayah dalam menentukan langkah karantina wilayahnya masing-masing dengan tiga proses yang mesti dilakukan, yakni tracing (pendeteksian), clustering (pengelompokan), dan containing (karantina)," kata politikus PDI Perjuangan.

Menurut Dewi pelibatan gugus hingga tingkat desa atau kelurahan dan kerja efektif aparat akan menjadi satu kekuatan melawan Covid-19. Begitu pula, pentahelix dengan pendekatan komunitas hingga gugus desa dan kelurahan bisa dijadikan acuan dalam penanggulangan bencana non alam.

Menyinggung Kota Tegal masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19, Dewi menyarankan agar Dedy melakukan isolasi terlebih dahulu di lokasi permukiman, tempat pasien positif Covid-19 berada, kemudian melakukan tracing apakah keluarganya sudah ada kontak dengan pasien.

Ia juga mengingatkan bahwa kekhawatiran akan bahaya Covid-19  tidak hanya wali Kota Tegal, tetapi semua warga dan semua orang di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh sebab itu, kata Dewi, semua pihak harus bahu-membahu, gotong royong, dan memberikan kewenangan penuh kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo untuk menentukan langkah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dewi mengimbau semua pihak harus menahan diri dan melakukan physical distancing (jarak fisik) dengan penuh disiplin tinggi. Di lain pihak, tim satgas monitoring melakukan patroli secara kontinyu.

"Jika perlu, petugas menindak tegas terhadap warga yang melakukan pelanggaran, misalnya bergerombol, berkumpul, hajatan, atau acara dengan mengundang massa," kata Dewi.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan Kota Tegal hanya melakukan isolasi secara terbatas sebagai antisipasi meluasnya penyebaran virus Covid-19.

"Saya sudah klarifikasi, sudah ada penjelasan soal itu. Intinya itu bukan lockdown, hanya isolasi terbatas agar masyarakat tidak bergerak bebas, sampai tingkat itu saja," katanya di Semarang.

Ganjar sudah konfirmasi langsung kepada wakil wali Kota Tegal terkait keputusan yang diambil kepala daerah setempat.

Awalnya kebijakan itu diambil karena ada pasien positif Covid-19 di Kota Tegal sehingga wali kota beserta jajarannya merespon dengan mengeluarkan keputusan yang intinya membatasi gerak masyarakat dan mengurangi kerumunan.

"Maka saat itu dilakukanlah apa yang dikatakan local lockdown. Dimana itu, kata mereka di alun-alun karena di sana banyak masyarakat berkerumun," ujarnya.

Karena masyarakat masih tetap banyak yang berkerumun, kata Ganjar, Pemerintah Kota Tegal menaikkan lagi statusnya dengan menutup sejumlah objek wisata dan tempat hiburan, namun tetap saja, masyarakat masih banyak keluar di jalanan.

"Lalu diambil kebijakan menutup jalur yang masuk ke kota atau kampung dengan barier yang ada. Sebenarnya itu, jadi judulnya sebenarnya lebih tepat isolasi kampung," ucap Ganjar.

Sebab saat Ganjar bertanya apakah masyarakat masih boleh keluar rumah, Pemkot Tegal mengatakan masih memperbolehkan sehingga, dipastikan bahwa kebijakan itu bukanlah lockdown.

"Itu tidak lockdown, kalau iya maka masyarakat tidak boleh keluar rumah. Lha ini masih boleh kok," ujarnya.

Ganjar meminta seluruh bupati dan wali kota atau siapa pun untuk hati-hati dalam menyikapi persoalan Covid-19, bahkan dia meminta agar para pemimpin daerah tidak menggunakan kata-kata lockdown yang membuat masyarakat resah.

Kendati demikian, Ganjar mendukung upaya isolasi kampung yang dilakukan Pemerintah Kota Tegal karena kalau itu berhasil, maka dia akan menerapkannya ke daerah lain.

"Minimal mereka melakukan isolasi pada level terkecil yakni RT. Silakan diatur, masyarakat hanya boleh bergerak di level RT saja. Kalau itu bisa, saya justru akan mendukung penuh. Jadi beritanya tidak seseram yang muncul di media, bahwa besok Tegal akan tertutup rapat, tidak seperti itu," tuturnya. []

Editor: Siswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Terapkan New Normal, Pemerintah Diminta Extra Hati-hati

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Erick Sebut Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Bangun Rantai Pasok Indonesia

Image

Video

Wabah Corona

VIDEO Masjid Agung Al-Barkah Bekasi Kembali Gelar Sholat Jumat

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Kadin Tagih Stimulus Korporasi Untuk Pelaku Usaha Swasta dari Pemerintah

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pelaku Usaha Harus Lakukan Ini, Jika Ingin Tetap Bertahan di Tengah COVID-19

Image

News

Wabah Corona

RMI NU Minta Pemerintah Tunda Penerapan Konsep New Normal di Pesantren

Image

Gaya Hidup

Teh Pucuk Harum Bantu Usaha Kuliner yang Kena Dampak Pandemi Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

OJK Beri Stimulus Lanjutan bagi Industri Keuangan Non Bank

Image

Ekonomi

Wabah Corona

KAI Siapkan Pedoman New Normal bagi Penumpang Kereta Api

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Khawatir Ada Mata-mata, AS Ingin Pulangkan Ribuan Mahasiswa dari China

Selama ini, sekitar 360 ribu warga China yang masuk sekolah AS setiap tahunnya berkontribusi dalam perekonomian sebesar Rp205 triliun.

Image
News

Basarah Sebut Pancasila Lebih Cocok buat Indonesia Dibanding Komunisme, Kapitalisme dan ISIS

Kerap kali kita tak memahami eksistensi dan kedudukan hukumnya, karena kurang memahami dengan benar sejarah pembahasan dan perumusannya.

Image
News

PT Jamkrindo Konsisten memberikan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Rumah Yatim ini berdiri di tengah perkampungan kumuh dekat waduk Pluit.

Image
News
Wabah Corona

ISIS Sebut Virus Corona sebagai Azab Tuhan dan Ancam Lancarkan Serangan

Orang yang bicara dalam rekaman itu mengaku dirinya sebagai juru bicara ISIS Abu Hamzah al-Quraishi.

Image
News
Wabah Corona

RMI NU Minta Pemerintah Tunda Penerapan Konsep New Normal di Pesantren

Abdul mengatakan bahwa jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 masih tinggi, mengkhawatirkan serta persebarannya makin meluas.

Image
News

Dokumen Belum Lengkap, KPU Kembali Datangi Bareskrim untuk Laporkan Kebocoran Data DPT

Syarat formil belum lengkap.

Image
News
Wabah Corona

Tsamara: Membuka Sekolah di Fase New Normal bukan Urgensi

Hanya bertujuan selamatkan ekonomi.

Image
News
Wabah Corona

UPDATE Kasus Covid-19 per 29 Mei: Total ODP 49.212 dan PDP 12.499

Kurva kasusnya bertambah.

Image
News
Wabah Corona

Usai 2 Bulan Dirawat, Pasien COVID-19 Kasus Nomor 28 di DIY Akhirnya Sembuh

Detailnya, pertama kasus 28 dengan pasien perempuan 52 tahun asal Sleman. Dia tercatat mulai masuk ke ruang isolasi per 1 April lalu

Image
News

Belum Tahu Kelanjutan PSBB, Kapolda: Yang Pasti Kami Bersiap untuk Segala Kebijakan

Meski belum mengetahui apakah Jakarta bakalan New Normal, tapi pihaknya tetap menjalani persiapan pengamanan

terpopuler

  1. 5 Kisah Cinta Segitiga Rumah Tangga Artis Bollywood yang Bikin Publik Heboh!

  2. Doa Setelah Tasyahud Akhir Sebelum Salam, Melindungi Diri dari Fitnah Dajjal

  3. Nasib Benih Lobster Diberikan ke 9 Perusahaan, Susi: Masa Depan Bangsa?

  4. Pahlawan SARS dari China Sebut Corona Lebih Dulu Bercokol di AS dan Eropa, Bukannya Wuhan

  5. Warga yang Terlanjur di Luar Jabodetabek, Silakan di Sana Dulu, Bangun Kampung, Kalau Balik Bawa SIKM

  6. Tak Hanya Syahrini, 5 Artis Cantik Ini Pernah Tersandung Kasus Video Porno

  7. Berbahaya bagi Jantung, WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Obat Antimalaria pada Pasien Corona

  8. Cerai Karena Orang Ketiga, Cathy Sharon Butuh 2,5 Tahun Bisa Memaafkan Mantan Suami

  9. Sahkah Salatnya Perempuan yang ketika Sujud Tangannya Terhalang Mukena?

  10. Tanggapi Menko Perekonomian Soal New Normal, Said Didu: Harusnya Mengutamakan Penyelamatan Rakyat bukan Coba-coba

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton