Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Konsul RRT Sarankan Pemerintah Indonesia Terapkan Kebijakan Paling Ketat untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Siswanto

Konsul RRT Sarankan Pemerintah Indonesia Terapkan Kebijakan Paling Ketat untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Ilustrasi laboratorium | Antara Foto

AKURAT.CO, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, Gou Haodong, menyarankan pemerintah Indonesia untuk memberlakukan kebijakan paling ketat untuk bisa sukses dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan biaya terendah.

"Melihat kondisi belakangan, saya rasa trend peningkatan jumlah positif COVID-19 memang sangat mirip apa yang sudah dijalani beberapa negara," katanya dalam keterangan tertulis.

Ia mencontohkan Italia yang sebulan lalu masih 650 kasus positif, namun hanya dalam 30 hari sudah meroket menjadi 70.000-an, sama juga dengan Amerika Serikat.

baca juga:

"Mohon maaf, sebagai teman, saya ingin memberikan saran agar diadakan kebijakan yang paling ketat untuk mencegah penyebaran virus itu. Ini pengalaman kami di Tiongkok dan bisa menjadi pelajaran juga," katanya.

Menurut dia, Indonesia saat ini masih belum terlambat, karena memang susah penanganannya, tapi Indonesia bisa memperoleh kesuksesan dengan biaya terendah bila memberlakukan kebijakan paling ketat.

"Tolong saling mengingatkan pemerintah dan masyarakat tentang pentingnya gotong royong dalam perjuangan ini. Tindakan cepat sekarang akan menghindari bencana besar manusia esok dengan biaya terendah. Ini adalah pelajaran dan pengalaman Tiongkok," katanya.

Diplomat senior itu menegaskan bahwa Covid-19 menyebar bagaikan kebakaran hutan pada musim kemarau. Jumlah kasus positif virus tumbuh secara eksponensial.

"Ekonomi global mungkin akan menghadapi tantangan paling berat sejak Depresi Besar pada 1930-an. Masyarakat seluruh dunia khawatir. Pada saat yang sama, media sosial penuh dengan ungkapan atau pernyataan yang bernada sindiran, serangan, makian, dan bahkan kebencian. Hal itu juga menyebar di Amerika dan Tiongkok, yang merupakan raksasa ekonomi dunia. Tentu, mengkhawatirkan," katanya.

Di tengah fokus dunia pada Amerika dan Tiongkok terkait itu, ada satu suara lain yang selalu menggema, yang disebut sebagai suara diam. Suara ini datang dari dalam benak masyarakat seluruh dunia yang menyerukan kerja sama Tiongkok dan Amerika Serikat.

"Sebagai seorang diplomat, setengah dari kehidupan saya, saya telah mengabdi untuk bidang diplomasi negara Tiongkok. Selama ini, saya telah ditugaskan di luar Tiongkok selama lebih dari 20 tahun dan akan pensiun beberapa saat lagi. Saya menangkap suara itu," katanya.

Namun, ia mempunyai ratusan alasan untuk mengungkapkan keoptimisan.

"Pemahaman saya terhadap misi diplomasi adalah perdamaian dan kerjasama. Ini adalah hal yang harus dipelajari dan diingat oleh para diplomat saat mereka mulai bertugas. Saya percaya kebanyakan diplomat di dunia ini juga setuju," katanya.

Bagi mereka yang memahami diplomasi Tiongkok mungkin sering mendengar kata kunci "komunitas senasib sepenanggungan untuk seluruh umat manusia." "Masyarakat Tiongkok percaya bahwa" Hanya dunia yang baik, Tiongkok baru bisa baik," itulah tulisan Presiden Xi Jinping di Wall Street Journal, 22 September 2015.

"Meskipun 1,4 miliar warga Tiongkok baru saja bisa mengendalikan penyebaran wabah COVID-19, namun perang ini tidak akan ada kemenangan total jika negara-negara lain masih terkena wabah ini," katanya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan bahwa Jika virus bermutasi menjadi benih kebencian dan ketidakharmonisan, maka virus pada akhirnya akan mengalahkan manusia.

"Dunia menantikan kedua negara tersebut kembali menjalin kerjasama, menyatukan kepercayaan dunia dalam memerangi wabah Covid-19, mendukung negara-negara lain untuk mengatasi wabah Covid-19, dan mengendalikan semakin memburuknya perekonomian secara global," katanya.

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Rizal Ramli Sindir Jokowi: Ada Apa dengan Manajemen 2 Minggu? Kebanyakan Meleset dan Offside

Image

News

Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsudin Haris Positif Covid-19

Image

News

Ketimbang Jokowi, Rustam: Harus Diakui Anies Baswedan Banyak Pengalaman di Ranah Civil Society

Image

Ekonomi

Gara-gara Anies Baswedan, Musni Umar Perang Dingin Dengan Ferdinand Hutahaean?

Image

News

Viryan Aziz: Ketua KPU Sulsel dan Arief Budiman Sempat Satu Mobil

Image

News

Sebelum Terkonfirmasi Positif Corona, Ketua KPU RI Sempat Berkunjung ke Depok dan Makassar

Image

Ekonomi

Enggak Usah Takut, Simak Tips Aman Beli Rumah di Tengah Pandemi

Image

News

Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19, Perludem Desak Pilkada Serentak Ditunda

Image

Ekonomi

Miris, COVID-19 Buat UMKM Terhajar Paling Parah Dalam Sejarah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsudin Haris Positif Covid-19

Semoga lekas sembuh

Image
News

Begini Perkembangan Kasus Istri Bunuh Suami di Mampang

Penyusunan berkas perkara menjadi tahap akhir setelah sehari sebelumnya dilaksanakan rekonstruksi atau reka ulang kejadian perkara.

Image
News

Ketimbang Jokowi, Rustam: Harus Diakui Anies Baswedan Banyak Pengalaman di Ranah Civil Society

Kelemahan utama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ialah kurang melibatkan peran civil society (CSO/NGO) dalam perumusan kebijakan negara.

Image
News

Mekanisme Baru, Begini Cara Pendataan Peserta KJP Plus dan KJMU

Sekolah akan mengumumkan nama-nama yang berhak menerima KJP Plus.

Image
News

Viryan Aziz: Ketua KPU Sulsel dan Arief Budiman Sempat Satu Mobil

Kemungkinan terjadi penularan

Image
News

Sebelum Terkonfirmasi Positif Corona, Ketua KPU RI Sempat Berkunjung ke Depok dan Makassar

Arief Budiman menjalani isolasi mandiri usai dinyatakan positif Covid-19.

Image
News
DPR RI

Puan Pastikan Pembahasan RUU Ciptaker Dibahas Transparan, Cermat dan Hati-hati

Puan menjamin pembahasan RUU Ciptaker dilakukan dengan menyerap aspirasi masyarakat.

Image
News

Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19, Perludem Desak Pilkada Serentak Ditunda

Penundaan pelaksanaan pilkada di sebagian daerah, atau bahkan di seluruh daerah pemilihan, sangat dimungkinkan secara hukum.

Image
News

Calon Kepala Daerah Harus Tanggung Jawab Protokol Kesehatan

Para calon kepala daerah yang ikut berkompetisi harus menerima sanksi kalau langgar protokol kesehatan pencegah Covid-19.

Image
News

Tengku: Ahok, Maksud Ente Kadrun Siapa?

Tengku mengkritik pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang menyinggung tentang kadrun.

terpopuler

  1. WHO Prediksi Kehidupan Kembali Normal seperti Sebelum COVID-19 di Tahun 2022

  2. Beli Celana Dalam Dinar Candy Rp50 Juta, Bobby Stuntrider Langsung Pamer

  3. Beda Kota Beda Penyebutannya, Ini Lho Nama Lain Odading dari Berbagai Daerah

  4. Khotbah Tentang Yahudi, Imam Masjidil Haram Mekkah Tuai Kontroversi

  5. Pernah Putus karena Beda Agama, Deretan Cowok yang Sempat Dekat dengan Febby Rastanty

  6. Babe Haikal: Kita Semua Harus Terima Kasih kepada Pak Ahok

  7. Ilmuwan China Klaim COVID-19 Buatan Manusia, Fadli Zon: Menarik untuk Dikaji Mendalam

  8. Perkantoran di DKI Ramai-ramai Langgar PSBB Anies Baswedan

  9. Minta Anggaran Rp115,4 Miliar Buat Beli Tanaman Saat Corona, Pemprov DKI: Ini Urgent!

  10. Jadi Lokasi Mutilasi Rinaldi, Aparteman Pasar Baru Mansion Sewakan Kamar Lewat Aplikasi RedDoorz

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
Ekonomi

5 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia, Dua dari Indonesia!

Image
News

Warganet Beberkan Foto Masa Muda Presiden Jokowi dan Iriana, Manglingi

Image
News

5 Fakta Karier Alwi Shahab, Wartawan dan Sejarawan yang Kini Tutup Usia