Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Jumlah Kasus Virus Corona Terbanyak di Dunia, AS Kini Salip China

Sahistya Dhanes

Wabah Corona

Jumlah Kasus Virus Corona Terbanyak di Dunia, AS Kini Salip China

Gambar yang diambil pada 24 Maret ini menunjukkan bagaimana tenaga medis darurat New York City terlihat mengangkat seorang pasien ke ambulans sambil mengenakan alat pelindung | China Daily

AKURAT.CO, Saat ini Amerika Serikat (AS) mencatatkan lebih banyak kasus virus corona (COVID-19) daripada negara lainnya di dunia dengan angka mencapai 85.390. Menurut angka terbaru yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins, AS telah menyusul Cina (81.782 kasus) dan Italia (80.589).

Tetapi dengan 1.295 kematian terkait COVID-19, jumlah kematian AS masih di bawah China (3.292) dan Italia (8.215). Peningkatan ini terjadi bersamaan dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meramalkan negaranya akan kembali 'dengan cukup cepat.'

Trump sebelumnya memprediksi bahwa kondisi AS akan membaik sebelum Paskah, 12 April. Pernyataan itu menuai banyak kritikan, terlebih ada banyak orang di AS yang masih bekerja di tengah pandemi ini.

baca juga:

"Mereka (warga Amerika) harus kembali bekerja, negara kita harus kembali, negara kita didasarkan pada itu dan saya pikir itu akan terjadi dengan cepat."

"Kami dapat mengambil bagian dari negara kami, kami mungkin mengambil bagian besar dari negara kami yang tidak begitu terpengaruh dan kami dapat melakukannya dengan cara itu." katanya pada briefing hari Kamis (26/3).

Dia menambahkan: "Banyak orang salah mengartikan ketika saya mengatakan kembali - mereka akan berlatih sebanyak yang anda bisa untuk menjaga jarak sosial, dan mencuci tangan anda, dan tidak menjabat tangan, dan semua hal yang kita bicarakan."

Dalam surat resminya kepada gubernur-gubernur negara bagian, Trump mengatakan timnya berencana untuk merilis pedoman jarak sosial federal yang dapat menyarankan beberapa daerah untuk melonggarkan pembatasan.

Pedoman baru ini disebutnya akan menciptakan klasifikasi zona berisiko rendah, sedang, dan tinggi yang akan memungkinkan pemerintah untuk memberi nasihat tentang mempertahankan, meningkatkan, atau mengurangi jarak sosial dan langkah-langkah mitigasi lain yang telah warga lakukan.

Rencana tersebut muncul ketika penelitian baru pada hari Kamis memperkirakan kematian terkait COVID-19 di AS dapat mencapai 80.000 selama empat bulan mendatang.

Menurut penelitian dari Institute for Health Metrics and Evaluation di Fakultas Kedokteran Universitas Washington, sebanyak 2.300 pasien dapat meninggal setiap hari selama puncak epidemi yang diprediksi terjadi pada bulan April.

Ditanya soal angka yang ada, Trump menyebut itu adalah hasil dari tes massal yang dilakukan. Wakil Presiden Mike Pence mengatakan tes coronavirus sekarang tersedia di 50 negara bagian dan lebih dari 552.000 tes telah dilakukan secara nasional.

Trump juga menyatakan keraguannya atas jumlah kasus di China.

"Anda tidak tahu jumlahnya (kasus) di China," tuturnya kepada wartawan, dilansir dari laman BBC, Jumat (27/3).

Dia mengatakan berbicara kepada Presiden Xi Jinping melalui telepon pada Kamis (26/3) malam, tetapi membantah pemimpin China itu memintanya untuk meralat bahasa yang digunakan untuk menyebut pandemi - sebelumnya Trump menuliskan twit yang menyebut virus corona sebagai virus China.[]

Editor: Anugrah Harist Rachmadi

berita terkait

Image

Ekonomi

Pandemi COVID-19, Beri Berkah Bagi Produk Kesehatan dan Kecantikan

Image

Olahraga

Moto2 Emilia Romagno 2020

Kualifikasi Moto2 Emilia Romagno: Andi Gilang Start Dua Terbawah

Image

News

Bawa Lamborghini, Crazy Rich Surabaya 'Turun Gunung' Bantu Tangani Covid-19

Image

News

Bertambah Lagi, Kasus COVID-19 Terkait PKL Penjual Tas dan Dompet di Malioboro jadi 18

Image

News

Wabah Corona

Sejumlah Nakes Terpapar Corona saat Tracing Kasus, 2 Puskesmas di Yogyakarta Ditutup

Image

News

Kabar Baik dari Ende, 70 Pasien Positif Covid-19 Sembuh

Image

Ekonomi

Food Station Gaet 6 Penghargaan BUMD MarketAwards 2020

Image

News

Kontak Erat Rektor IPB Arif Satria 14 Hari Terakhir Ditelusuri

Image

Hiburan

Usai Dirawat 19 Hari, Elvy Sukaesih Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polda Papua Baru Tetapkan Satu Tersangka, Kuasa Hukum Pelapor Video Mesum Nggak Puas

Ia berharap tersangka kasus pelanggaran UU ITE dalam kaitan dengan kasus itu secepatnya diumumkan kepada publik.

Image
News

Oknum Polisi di Pontianak Dilaporkan Atas Dugaan Pencabulan

Komaruddin memastikan dan menjamin kepada pelapor, proses itu akan terus berjalan manakala hal itu terbukti benar.

Image
News

Kasus Video Mesum, Polisi Dalami Keterlibatan Pejabat Teras Pemkab Mimika

Berkas perkara tersangka Ida akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Papua dalam waktu dekat untuk diteliti lebih lanjut

Image
News

Misteri Sosok 'King Maker' di Balik Andi Irfan, Perantara Suap dari Djoko Tjandra ke Pinangki

Atasan Andi Irfan adalah Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse Mappasessu.

Image
News

Polisi Stop Penyidikan Temuan Lima Jasad ABK di Lemari Pendingin

Dengan tidak ditemukannya unsur pidana dalam kasus tersebut maka penyidikan akan dihentikan dan kasusnya akan ditutup.

Image
News

Bawa Lamborghini, Crazy Rich Surabaya 'Turun Gunung' Bantu Tangani Covid-19

12 anak crazy rich membawa mobil mewahnya seperti Lamborghini, Porsche, Ferrari.

Image
News

Menko PMK: Penerima Beras Bantuan PKH Tak Boleh Jemput Beras Sendiri

Kebijakan itu diambil untuk menghindari penumpukan masyarakat sebagaimana protokol kesehatan Covid-19.

Image
News

Bertambah Lagi, Kasus COVID-19 Terkait PKL Penjual Tas dan Dompet di Malioboro jadi 18

Hari ini, Sabtu (19/9) ada 6 anggota keluarga yang bersangkutan diumumkan positif corona

Image
News

Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Cipayung Habis Dilumat Api

Sebanyak sembilan unit mobil pemadan beserta 43 personel evakuasi dikerahkan menuju lokasi.

Image
News
Wabah Corona

Sejumlah Nakes Terpapar Corona saat Tracing Kasus, 2 Puskesmas di Yogyakarta Ditutup

Kedua puskesmas tersebut ditutup dari tanggal 19-21 September 2020

terpopuler

  1. Ketimbang Jokowi, Rustam: Harus Diakui Anies Baswedan Banyak Pengalaman di Ranah Civil Society

  2. Pengakuan Pria Rusia Berumur 32 Tahun yang 'Terjebak' dalam Tubuh ABG

  3. Deklarasi KAMI Jateng, Gatot: Ada Kelompok Terorganisir, Rapi dan Besar Ingin Ubah Pancasila

  4. Mulyadi Kartanegara: Wajah Islam Semakin Hari Semakin Berwatak Keras

  5. Berprinsip, Audi Marissa Tidak Pernah Sekamar dengan Anthony Selama Pacaran

  6. Begini Adegan Lengkap Rekonstruksi Mutilasi Rinaldi Harley

  7. Sidak Gudang Bulog, Menko PMK Kaget Berat Karung Beras Bansos PKH Tekor

  8. Lindung Surbakti Minta KPK Turun Tangan Selidiki Kasus Penggelapan Laporan Pajak

  9. Marzuki Alie: Bailout Century Gaduh se-Indonesia, Jiwasraya Malah Tenang-tenang Saja

  10. Lewat Tengah Hutan, Pemobil Ini Lihat Sosok Kuntilanak Menyeberang Jalan

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!

Image
Ekonomi

5 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia, Dua dari Indonesia!

Image
News

Warganet Beberkan Foto Masa Muda Presiden Jokowi dan Iriana, Manglingi