image
Login / Sign Up

PPP Minta Pemerintah Pertimbangkan Opsi "Lockdown" Per Wilayah

Dedi Ermansyah

Wabah Corona

Image

Wasekjen PPP, Achmad Baidowi, saat ditemui di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/8). | AKURAT.CO/Kosim Rahman

AKURAT.CO, Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi atau Awiek meminta Pemerintah mempertimbangkan opsi karantina atau "lockdown" untuk kota-kota besar yang penyebaran Covid-19 sangat sporadis khususnya di DKI Jakarta.

"Karantina secara ketat bisa dilakukan per wilayah secara bertahap tidak perlu semua wilayah NKRI sekaligus sambil menunggu perkembangan," kata Awiek dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Dia mengatakan jumlah pasien positif Covid-19 terus meningkat namun imbauan dari Pemerintah untuk bekerja, belajar dan beribadah dari rumah tidak menjadi kewajiban bagi warga.

Hal itu menurut dia menyebabkan masih banyak warga yang beraktivitas di luar, tidak hanya pekerja dengan upah harian namun juga pekerja perkantoran dan pertokoan tetap masuk kerja sehingga imbauan WFH tidak berjalan maksimal.

"Angkutan umum seperti KRL, bus umum, angkot masih penuh sesak penumpang yang ini merupakan lokasi favorit penyebaran Covid-19. Termasuk Surat Edaran Kapolri yang melarang warga berkumpul hanya efektif di daerah-daerah tertentu, sementara di sejumlah daerah tetap menggelar kegiatan rutin seperti arisan," ujarnya.

Wakil Sekjen DPP PPP itu mengatakan pelaksanaan himbauan yang dilakukan Pemerintah tidak maksimal, sudah saatnya Pemerintah meningkatkan tensi ke yang lebih berat yaitu sifatnya wajib dan bagi yang melanggar dikenai sanksi pidana atau denda.

Untuk itu menurut dia, maka penerapan UU nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan sudah bisa mulai diterapkan karena kondisi saat ini sudah sangat memrihatinkan.

"Penyebaran virus sangat massif sementara interaksi sosial masih terjadi maka Pemerintah sudah bisa memertimbangkan opsi karantina atau 'lockdown' untuk kota-kota besar yang penyebaran Covid-19 sangat sporadis khususnya DKI Jakarta," katanya.

Dia mengatakan dalam Pasal 49 ayat 3 UU nomor 6 tahun 2018 menyebutkan "karantina wilayah dan pembatasan sosial berskala besar ditetapkan oleh menteri" sehingga menteri yang ditunjuk bisa mengambil kebijakan karantina.

Awiek menjelaskan, apabila pelaksanaan UU Karantina Kesehatan terkendala belum ada Peraturan Pemerintah (PP), itu hanya soal teknis yang bisa dipercepat penyusunannya.

"RUU Cipta Kerja yang menganut konsep Omnibus Law setebal lebih 1000 halaman saja bisa disusun apalagi cuma PP," ujarnya.

Menurut dia, apabila opsi karantina wilayah diambil, maka Pemerintah pusat dan pemda harus bersinergi tidak saling menyalahkan dan mempersiapkan langkah-langkah secara matang.

Dia mencontohkan seperti ketersediaan bahan pangan bagi warga yang tidak boleh beraktivitas di luar dan tentu akan efektif apabila dibarengi dengan penegakan hukum yang ketat.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Legislator PAN Desak Pemerintah Adakan Kajian Agar Dana Desa Bisa Digunakan untuk Mengantisipasi Penyebaran Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Jubir Covid-19 Minta Pemprov DKI Pantau Jamaah Masjid Jami Jakbar

Image

News

Wabah Corona

IDI: Pemerintah Belum Buka Data Terkait Petugas Kesehatan yang Terpapar Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Amnesty International Indonesia Desak Pemerintah Lindungi Tenaga Kesehatan, Penuhi APD dan Rapid Test

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Lawan Virus Corona di Rumah dengan Disinfektan Buatan Sendiri, Mudah!

Image

News

Wabah Corona

Bupati Aceh Besar Minta Kemenhub Tutup Sementara Bandara Sultan Iskandar Muda

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Update Corona Per Sabtu, 28 Maret: 1.155 Positif, 102 Meninggal, 59 Sembuh

Image

Iptek

Wabah Corona

Perangi Corona, Trump "Paksa" General Motors Produksi Ventilator

Image

News

Bicara Peran Orang Kaya dan Orang Miskin, Staf Pribadi SBY ke Jubir COVID-19: Kurang Bijak di Kala Kesulitan Seperti Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Legislator PAN Desak Pemerintah Adakan Kajian Agar Dana Desa Bisa Digunakan untuk Mengantisipasi Penyebaran Covid-19

Ia berpendapat, penyebaran virus ini sangat cepat, maka dari itu perlu antisipasi dan langkah taktis untuk memutus mata rantai penyebarannya

Image
News
Wabah Corona

Jubir Covid-19 Minta Pemprov DKI Pantau Jamaah Masjid Jami Jakbar

Pemerintah daerah harus selalu mendampingi.

Image
News
Wabah Corona

IDI: Pemerintah Belum Buka Data Terkait Petugas Kesehatan yang Terpapar Covid-19

Baru-baru ini saya mendapat laporan dari kawan-kawan di Jawa Timur ada sembilan dokter PPDS

Image
News
Wabah Corona

Amnesty International Indonesia Desak Pemerintah Lindungi Tenaga Kesehatan, Penuhi APD dan Rapid Test

Desakan disampaikan dalam surat terbuka yang dikirim kepada Presiden Joko Widodo, Selasa 24 Maret 2020.

Image
News
Wabah Corona

Bupati Aceh Besar Minta Kemenhub Tutup Sementara Bandara Sultan Iskandar Muda

Pernyataan itu disampaikannya terkait surat penutupan bandara yang diajukan ke Kementerian Perhubungan.

Image
News

Bicara Peran Orang Kaya dan Orang Miskin, Staf Pribadi SBY ke Jubir COVID-19: Kurang Bijak di Kala Kesulitan Seperti Ini

Yurianto mengatakan apabila hal itu bisa dilakukan secara kompak, maka Indonesia akan berhasil memerangi Covid-19.

Image
News
Wabah Corona

Hendri: Sebentar Lagi Ada yang Nuduh Wali Kota Tegal Lagi Cari Panggung Mau Jadi Gubernur Jateng! Jangan Ya, Jangan Gitu

Keputusan isolasi wilayah dilakukan setelah ada seorang warga Kota Tegal yang terinfeksi Covid-19.

Image
News
Wabah Corona

Jokowi Diminta Lepaskan Ego Ekonomi dan Utamakan Keselamatan Warga

Ekonomi tetap terpuruk dan warga tidak juga merasa aman.

Image
News
DPR RI

Formappi: DPR Tak Bisa Biarkan Pemerintah Bekerja Sendiri

Hal itu disampaikan peneliti Formappi, Lucius Karus, saat menanggapi keputusan DPR yang akan tetap menggelar Rapat Paripurna.

Image
News

Politisi PDIP Wafat, Mustofa: Corona Tidak Berpolitik, Siapapun Bisa Diserang Corona

Kabar duka ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena.

terpopuler

  1. Bantah Hoax, SOHO Buktikan Imboost & Imboost Force Baik untuk Imun Tubuh

  2. Telkomsel Berikan Kuota Gratis kepada Pelanggan untuk Akses ke Situs Resmi Informasi COVID-19

  3. Kelebihan Kapasitas, Sebagian Tenaga Medis yang Diinapkan di Hotel Grand Cempaka Dipindahkan

  4. Daerah-daerah Mulai Lakukan Isolasi, Pemerintah Pusat Godok Aturan Mainnya

  5. Rupiah Makin Semringah Berkat Ada Upaya Lockdown

  6. Tak Kuat Lawan Corona, Wakil Ketua DPD PDIP Jabar Meninggal

  7. Mengenal Muezza, Kucing Peliharaan dan Kesayangan Rasulullah

  8. Pasien Positif Corona Sembuh: Jangan Percaya Berita Hoaks, Nyatanya Bisa Sembuh

  9. Makin Mengkhawatirkan, Komnas HAM Desak Jokowi Berlakukan Karantina Wilayah

  10. Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut Bantah Gubernur Edy Rahmayadi di Isolasi

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image
Reza Fahlevi

Gotong Royong Melawan Covid-19

Image
Azhar Ilyas

Video Call Jadi Komunikasi ‘Normal’ Sejak Pandemi Covid-19

Image
Ujang Komarudin

Pilkada di Tengah Corona

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

Image
News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image
News

Wabah Corona

Sri Mulyani hingga Retno Marsudi, 8 Potret Menteri Srikandi Jalani WFH