image
Login / Sign Up

Kuasa Hukum Beberkan Duduk Perkara Dugaan Oknum Anak Kapolda Kriminalisasi Pengusaha Yogya

Ainurrahman

Image

Direktur Kantor Hukum dan HAM Lokataru Fondation, Haris Azhar | AKURAT.CO/Muslimin

AKURAT.CO, Seorang pengusaha asal Yogyakarta, KRT Jayaningrat dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Pelapornya diduga dilakukan oleh oknum anak Kapolda Jawa Timur.

Oknum anak Kapolda tersebut menuding Jayaningrat melakukan penipuan dan penggelapan. Namun kuasa hukum Jayaningrat, Haris Azhar, membeberkan kejadian yang sebenarnya.

Kata Haris, kasus ini  bermula saat KRT Jayaningrat bertemu dengan seseorang yang mengaku sebagai anak Kapolda Jawa Timur.

“Ia mengaku anak Kapolda Jatim dan menawarkan dana penyertaan modal menggarap projek Bandara YIA ,” kata Haris dalam keterangannya, Kamis (26/3/2020).

Namun saat pekerjaan belum selesai, KRT Jayaningrat dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan bahwa ia bersedia bunga dari uang pinjaman tersebut dinaikkan.  Bunga tinggi itu disebut oknum anak kapolda sebagai ‘keuntungan peminjam’.

Tak berhenti sampai disitu, selang beberapa saat  setelah penandatanganan surat pernyataan yang ‘dipaksakan’ tersebut, ternyata KRT Jayaningrat dilaporkan oleh ‘anak Kapolda’ tersebut ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pasal penipuan dan penggelapan.

“Kasus yang dialami oleh KRT Jayaningrat adalah fitnah dan jelas merupakan tindakan Kriminalisasi. Memang, Kriminalisasi adalah yang sering dilakukan oleh pihak yang merasa sedang berkuasa. “

Kata dia, tindakan oknum ini seperti ini sudah biasa dilakukan oleh mereka yang merasa saat ini sedang memiliki kekuasaan. “Dengan mudah mereka dapat mengarahkan suatu perkara karena penyidik tentu tidak berani melawan pimpinannya,” ujarnya.

Sikap semena-mena 'anak kapolda' seperti ini sangat bertentangan dengan Tujuh Program Prioritas Kapolri Idham Azis. Salah satu diantaranya adalah penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Haris Azhar pun mengaku telah mengirimkan surat kepada Kapolda Metro Jaya dan Kapolri Idham Azis. “Sebenarnya saya juga bertanya dalam hati, seseorang yang mengaku anak Kapolda Jawa Timur ini usianya masih sangat muda dan tidak jelas pekerjaannya apa namun berani menawarkan uang milyaran, uangnya darimana ya?" ujarnya.

Haris juga mendesak agar asal dana tersebut dibuka dihadapan publik. Dirinya meyakini yang bersangkutan tidak keberatan bila asal dananya legal.

Oleh karena itu Haris berpendapat bila Kapolri berencana  mempromosikan sang Kapolda maka harus ditunda dulu hingga beliau dapat mengklarifikasi permasalahan ini.

“Klarifikasi dulu dong, jangan main promosi aja. Bener gak beliau punya anak yang berlaku seperti rentenir begini dan duitnya dari mana!,” kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik Polda Metro Jaya yang telah dihubungi via whatsapp belum menjawab pertanyaan terkait kasus Kriminalisasi oknum anak Kapolda Jatim tersebut. []

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Tindak Lanjut Laporan Haris Azhar, KPK Sisir Apartemen Tempat Persembunyian Nurhadi

Image

News

Haris Azhar Sebut Eks Sekretaris MA Nurhadi dan Menantu Dapat Proteksi 'Mewah'

Image

News

Lokataru: 100 Hari Kepemimpinan Jokowi, Tidak Ada Upaya Penyelesaian Masalah HAM dan Korupsi

Image

News

Pimpinan KPK Dinilai Takut dalam Mengembangkan Kasus Komisioner KPU

Image

News

Haris Azhar: Kasus Suap Harun Masiku Bakal Berhenti di Wahyu Setiawan dan Tiga Tersangka Lain

Image

News

Polisi Tangkap 34 Tersangka Kasus Kejahatan Jalanan dan Prostitusi

Image

News

Novel 'Titik Dalam Kurung' Terinspirasi dari Kisah Jaksa Chuck yang Dikriminalisasi Atasan

Image

News

Sebut Kasus Chuck sebagai Prestasi, Bukti Jaksa Agung Burhanuddin Halalkan Kriminalisasi Jaksa

Image

News

Dituduh Sebagai Pembakar Hutan, Warga Bangka Belitung Minta Perlindungan Kapolri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

20.532 Orang Tes Cepat di DKI Tercatat 2,1 Persen Positif

"Data itu terhitung hingga Kamis 2 April 2020,"

Image
News

Pengusaha Konveksi Rumahan di Pondok Kelapa Produksi APD

"Satu pekerja saya paling top produksi bisa 20 hazmat sehari. Saya ada sepuluh pekerja di rumah,"

Image
News

PKS Sayangkan Rangkaian Pemilihan Wagub Tetap Digelar Saat Pandemi Corona

"Disayangkan ternyata media dan masyarakat luas tidak bisa mengakses,”

Image
News

Imbas Corona, Omzet Pedagang Pasar Cempaka Putih Jakarta Turun 60 Persen

"Orang yang ke pasar turun drastis, karena itu omzet turun 60 persen,"

Image
News

Pejabat Teras Pemkot Medan Meninggal Positif COVID-19

"Iya, hasil laboratorium positif COVID-19,"

Image
News
Wabah Corona

Wabah Covid-19, Kapolri Larang Anak Buah dan Keluarganya Mudik Lebaran

Itu TR kapolri yang dikeluarkan pada hari ini untuk tidak bepergian luar daerah

Image
News

Eks Kapolsek Kembangan Adakan Resepsi Pernikahan di Tengah Covid-19, Ahmad Sahroni: Jelas Langgar Aturan

Kalau saya sih fokus sama yang mengadakan acaranya, yaitu Kapolsek Kembangan jelas melanggar aturan Maklumat Kapolri.

Image
News

Kader PDIP Sebar Masker di Kelurahan Pademangan

"Kami ditugaskan untuk turun langsung ke tengah masyarakat,"

Image
News
Wabah Corona

DPR Bentuk Tim Pengawasan Penanganan Virus Corona

Tim pengawas ini akan bekerja sampai dengan batas waktu berakhirnya ketentuan pandemi yang ditetapkan pemerintah.

Image
News
Wabah Corona

Omnibus Law Beri Dampak Positif untuk Pulihkan Ekonomi Pasca Covid-19

Perpanjangan jangka waktu permohonan atau penyelesaian terkait administrasi perpajakan juga sangat dinanti.

terpopuler

  1. Kehadiran Wakapolri di Pernikahan Kapolsek Kembangan, IPW: Sepertinya Itu Habis Akad

  2. IPW Duga Ada 3 Perwira Yang Langgar Maklumat Kapolri

  3. Sultan DIY Bocorkan Rencana Pusat Hambat Pemudik, dari Naikkan Tarif Tiket hingga Atur Jarak di Mobil Pribadi

  4. Cegah Rutan Penuh di Tengah Wabah Corona, Kapolri Perintahkan Tersangka Pidana Tak Ditahan

  5. Jubir Presiden 'Kepleset' Soal Masyarakat Diperbolehkan Mudik, Fadli Zon: Urusan Komunikasi Publik Saja Belepotan

  6. Pernah Pacari Angel Lelga, 5 Fakta Tak Terduga Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana

  7. Ratusan Jasad Ditemukan Tergeletak di Rumah dan Jalanan, Presiden Ekuador Bangun Penampungan Korban COVID-19

  8. Arab Saudi Minta Umat Islam Tunda Rencana Ibadah Haji sampai Pandemi Corona Berakhir

  9. Musni Umar: Anies Sampaikan Fakta bukan Mau Menakut-nakuti Apalagi Cari Panggung

  10. Buat Onar Selama Lockdown, Presiden Filipina Rodrigo Duterte Tak Segan Tembak Mati Warganya

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Istri Wakil Bupati Luwu Timur, Anny Ali

Image
News

Siapkan Akomodasi Bagi Tim Medis, 8 Potret Wali Kota Bandung Turun Langsung Perangi Virus Corona

Image
News

Sister Goals! 8 Potret Najwa Shihab Bersama Kakak dan Adik Perempuannya