image
Login / Sign Up

Khawatir Jadi Penyebab Banjir, Warga Lebak Bulus Tolak Pembangunan Proyek Perumahan di Lingkungannya

Dedi Ermansyah

Image

Warga Jalan Manunggal Jaya, RT 08 RW 04, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan menolak pembangunan perumahan di wilayah mereka karena khawatir terjadinya banjir. | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Sekira 50 Warga Jalan Manunggal Jaya, RT 08 RW 04, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan menolak proyek pembangunan yang telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) di lingkungan mereka. Alasannya, kehadiran komplek Perumahan itu dinilai akan memicu terjadinya Banjir dan tidak sesuai peraturan tata letak kota.

Ketua RT 08 RW 04 Syamsudin mengatakan saat ini pengembang Perumahan Aparthouse Emerald Lebak Bulus, yakni PT Diamond Land Development telah melanggar Perda No. 1 Tahun 2014. Buktinya, pihak Pemkot Jaksel telah menyegel pembangunan itu.

"Pelanggaran lainnya yaitu, pengembang hanya diberi izin membangun 4 unit saja, tapi yang dibangun 37 unit," kata Syamsudin, Kamis (26/3/2020).

baca juga:

Ditegaskannya, jika pengembang dibiarkan membangun 37 unit maka akan merusak lingkungan di sekitarnya dan akan menyebabkan bencana Banjir.

Kata Syamsudin lagi, selama ini lahan yang digunakan pengembang merupakan tanah resapan air di saat musim hujan. Dengan begitu, Warga terhindar dari bencana Banjir.

Lebih detail lagi diberitahu Syamsudin, lokasi proyek merupakan zona R9, yaitu lingkungan dengan Kofisiensi Dasar Bangunan (KDB) rendah sebesar 35% dan Kofisiensi Dasar Hijau (KDH) 40%. Dengan begitu tidak cocok dengan komplek hunian yang hendak dibuat tersebut.

Syamsudin menyebut surat penolakan Warga sudah diserahkan kepada dirinya dan Ketua RW. Selanjutnya, surat penolakan ini akan diserahkan juga ke Lurah Lebak Bulus, Camat Cilandak, dan Wali Kota Jaksel.

Syamsudin mewanti-wanti, jika pengembang tetap melanjutkan pembangunan maka Warga tidak segan-segan memblokir akses jalan menuju proyek tersebut.

Sementara itu, Kuasa Hukum Warga, Amsori, SH, MH, MM menambahkan Pemkot Jaksel sudah menyegel pembangunan tersebut, tapi pengembang bersikap bandel tetap melakukan pembangunan.

"Sampai hari ini mereka tetap membangun walau sudah disegel. Kenapa disegel, pengembang telah melanggar Perda No. 1 Tahun 2014," jelas Amsori.

Wakil Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) ini membeberkan keinginan pengembang membangun 37 unit terungkap dari promosi-promosi yang dilakukan di website.

Amsori menyatakan, Warga sudah mengkonfirmasinya, dan pengembang mengakuinya sedang mengajukan revisi izin terkait jumlah unit yang ingin mereka lakukan.

"Perubahan izinnya belum keluar, diperbolehkan atau tidak masih dipertanyakan. Sampai hari ini pengembang tetap melakukan pembangunan padahal disegel," ujarnya.

Dipaparkannya, jika pengembang dibiarkan mendirikan 37 unit rumah maka kecil kemungkinan memenuhi kewajibannya menyediakan fasos fasum di atas lahan yang luasnya hanya sekitar 700 m2 itu.

"Misalnya, satu hunian luasnya 30-40 meter persegi yang masing-masing berlantai empat. Apa bisa menyediakan fasos fasum? Belum lagi jika setiap penghuni memiliki kendaraan pribadi, akan diparkir di mana?" tanya Amsori.

"Warga juga heran, kok satu unit rumah empat lantai, padahal di plangnya satu unit berlantai tiga," tambahnya.

Sementara itu, anggota DPRD DKI Jakarta August Hamonangan akan mempertanyakan kepada instansi terkait di lingkungan Pemkot Jaksel yang belum melaksanakan eksekusi pembongkaran pembangunan proyek hunian milik PT Diamond Land Development tersebut.

"Saya akan konfirmasi ke aparat terkait untuk mempertanyakan kenapa belum juga dilakukan penertiban, belum dibongkar," kata August Hamongan..

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini mengaku sudah mengetahui bahwa Surat Perintah Bongkar (SPB) telah diterbitkan pada 27 Februari, tapi hingga sekarang belum dilaksanakan.

Kepada pengembang, PT Diamond Land Development, dia me-warning agar menghentikan segala aktivitas di lokasi yang dipermasalahkan sampai adanya ketetapan hukum yang sah.

Yanto, Humas PT Diamond Land Development membenarkan pihaknya sedang mengajukan perubahan izin agar dapat membangun lebih banyak unit.

"Melihat respon pasar yang positif, kami sedang mengajukan perubahan izin," imbuhnya.

Pihak pengembang Perumahan Aparthouse Emerald Lebak Bulus, yakni PT Diamond Land Development hingga berita ini diturunkan belum bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasi terkait penolakan Warga tersebut.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Senin Siang

Image

News

Wabah Corona

39 WBP Rutan Sangau Kalbar Jalani Asimilasi

Image

News

Wabah Corona

Cegah Covid-19, Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi ke Warga

Image

News

Wabah Corona

Politisi Gerindra: Kalau Mau Wajibkan Warga Pakai Masker, Pastikan Dulu Maskernya Ada

Image

News

Anggota DPRD Bela Warga Lebak Bulus yang Diduga Dikriminalisasi Pengembang Perumahan

Image

News

Di Tengah Wabah Corona, Empat Desa di Batu Sopang Terendam Banjir, Memilukan!

Image

News

Wabah Corona

Anies Baswedan Larang Warga Naik Transportasi Umum Tanpa Masker

Image

News

Wabah Corona

KNPI DKI Jakarta: Omnibus Law Bantu Kepercayaan Investor Pasca Wabah Corona

Image

News

Zita Usul Skema Pembagian Logistik Jadi Solusi Warga Tak Keluar Rumah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Awas! Hina Jokowi dan Pejabat Negara Saat Corona Bisa Dipidana

Kapolri menginstruksikan Kabareskrim dan Kapolda untuk melakukan patroli siber khusus terkait penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19.

Image
News
Wabah Corona

Pemprov Sulsel Tetapkan RSKD Dadi Jadi Rujukan Penanganan Covid-19

RSK Dadi menjadi rujukan dengan 100 tempat tidur. Ini untuk kesiapsiagaan. Jika ada out break maka ini bagian dari upaya kita

Image
News

BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Senin Siang

"Waspada potensi hujan kilat atau petir dengan durasi singkat di wilayah Jakarta selatan, dan Jakarta timur pada siang dan sore hari."

Image
News
Kolom

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Peran oposisi yang dijalankan PKS saat ini, sedikit banyak membuat partai “kuning-hitam” ini kesepian. Kesepian di tengah keramaian.

Image
News
Wabah Corona

Yusril Nilai Permenkes Tentang PSBB Masih Sisakan Celah

"PSBB tidak bersifat birokrasi semata, tetapi juga berisi pedoman untuk melaksanakan PSBB,"

Image
News
Wabah Corona

Sambangi Tempat Keramaian, Satpol PP Imbau Pencegahan Covid-19

Upaya yang kami lakukan ini dalam rangka mendukung percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19

Image
News
Kolom

Analisis Komunikasi Penanganan Covid-19

Komunikasi pemerintah dalam menangani Covid-19 terlihat sangat buruk dan berantakan.

Image
News
Wabah Corona

Tidak Ada Pasien di Sulsel Murni Meninggal Akibat Covid-19

melainkan dipicu oleh penyakit penyerta yang selama ini sudah diderita, sehingga memperparah kondisinya

Image
News
Wabah Corona

39 WBP Rutan Sangau Kalbar Jalani Asimilasi

Pemberiaan asimilasi ini berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Kemenkumham RI Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi

Image
News
Wabah Corona

Bupati: Wilayah Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Bertambah Satu, Ciampea Masuk Zona Merah

Hal itu disebabkan setelah satu orang warga yang berdomisilih di wilayah tersebut dinyatakan positif terinfeksi Covid-19

terpopuler

  1. Menteri Luhut vs Said Didu, Ferdinand ke Habiburokhman: Bib Pidana Itu Pilihan Terakhir

  2. Babe Haikal: Mohon Banget, Berhenti Jadi Pejabat Publik Kalau Gak Mau Dikritik

  3. Yunarto Wijaya: LBP vs Said Didu Ini Super Gak Penting

  4. Arminsyah di Mata Sang Anak: Ayah Saya Selalu Katakan 'Setiap Kesulitan Selalu Ada Kemudahan'

  5. Yasonna: Yang Tidak Terima Napi Dibebaskan Tumpul Rasa Kemanusiaannya

  6. Puji Luhut, Ruhut Sitompul: Yang Menggonggong Hanya Cari Panggung

  7. Tak Perlu Selalu Was-was, Begini Cara Bedakan Batuk Gejala Virus Corona Atau Bukan

  8. Politisi Demokrat Tanggapi Pernyataan Luhut: Bahaya! Tindakan akan Diambil Seadanya, yang Mati Terus Bertambah

  9. 5 Potret Romantis Pre-Wedding Pemain Borneo M Diky & Pevoli Putri Nasional Mutiara, Awas Kena Smash!

  10. Imbauan Buat Muslim, Khususnya Anggota PA 212 dan Laskar FPI, Jelang Bulan Puasa di Tengah Wabah Corona

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Analisis Komunikasi Penanganan Covid-19

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Istri Wakil Bupati Luwu Timur, Anny Ali

Image
News

Siapkan Akomodasi Bagi Tim Medis, 8 Potret Wali Kota Bandung Turun Langsung Perangi Virus Corona

Image
News

Sister Goals! 8 Potret Najwa Shihab Bersama Kakak dan Adik Perempuannya