Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Media Asing Soroti Ketidaksiapan Indonesia Hadapi Pandemi Corona

Sahistya Dhanes

Wabah Corona

Media Asing Soroti Ketidaksiapan Indonesia Hadapi Pandemi Corona

Petugas medis melakukan simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona | Antara

AKURAT.CO, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan virus corona (COVID-19) sebagai pandemi, saat ini kasus virus corona telah tercatat di semua benua di dunia kecuali wilayah kutub. Sayangnya, tak semua negara di dunia dalam kondisi siap menghadapi "tentara tak terlihat" ini, termasuk Indonesia.

Media internasional yang berbasis di Inggris, Reuters, menyoroti ketidaksiapan Indonesia dalam menghadapi pandemi. Dalam tulisannya, Reuters mengutip para pakar yang memprediksi Indonesia akan menjadi episentrum baru pandemi virus corona karena kurangnya tempat tidur rumah sakit, staf medis, dan fasilitas perawatan intensif. Lambatnya respons pemerintah juga disebut sebagai faktor yang menyebabkan lonjakan kasus di Indonesia.

Sebuah riset oleh Pusat Pemodelan Matematika untuk Penyakit Menular yang berbasis di London yang dirilis pada hari Senin memperkirakan bahwa hanya 2 persen dari infeksi virus corona di Indonesia yang telah dilaporkan. Itu akan membawa jumlah sebenarnya menjadi sebanyak 34.300, lebih banyak dari Iran.

Prediksi lain memproyeksikan bahwa kasus-kasus dapat meningkat hingga 5 juta di ibu kota Jakarta pada akhir April di bawah skenario terburuk.

"Kami telah kehilangan kendali, itu telah menyebar di mana-mana. Mungkin kita akan mengikuti Wuhan atau Italia. Saya pikir kita berada dalam kisaran itu," tutur  Ascobat Gani, seorang ekonom kesehatan masyarakat kepada Reuters, dilansir pada Kamis (25/3).

Tangkapan Layar Live Youtube BNPB



Dibandingkan dengan negara-negara lain yang terdampak parah, Indonesia adalah salah satu yang paling tidak siap. Data kementerian kesehatan mencatat hanya ada 321.544 tempat tidur rumah sakit atau setara dengan 12 tempat tidur per 10.000 orang. Korea Selatan memiliki 115 per 10.000 orang, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pada 2017, WHO menemukan Indonesia memiliki empat dokter per 10.000 orang. Italia memiliki 10 kali lebih banyak, berdasarkan per kapita. Korea Selatan memiliki dokter enam kali lebih banyak.

Epidemiologis dari Universitas Indonesia, Budi Haryanto, mengungkapkan bahwa rumah sakit di Indonesia tidak siap dan perawatan akan terbatas.

Kurangnya alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga kesehatan menjadi masalah lainnya yang dihadapi Indonesia. Staf di satu rumah sakit di pinggiran Jakarta telah mengancam untuk tidak datang bekerja karena kurangnya peralatan pelindung.

"Kami membawa masker kami sendiri, pakaian kami sendiri yang mungkin tidak berkualitas standar," kata dokter anonim kepada Reuters.

"Teman-teman saya, satu per satu, tertular virus," lanjutnya sambil menahan air mata.

baca juga:

ANTARA FOTO/Zabur Karuru



Terkait prediksi yang menyebut Indonesia akan jadi seperti Wuhan atau Italia, juru bicara kementerian kesehatan Achmad Yurianto membantah.

"Kita tidak akan seperti itu," katanya seraya menambahkan bahwa yang terpenting adalah masyarakat harus menjaga jarak.

Sementara terkait persiapan menghadapi pandemi, pemerintah mengatakan pekan ini bahwa mereka telah memasok ratusan ribu set APD untuk staf medis yang akan didistribusikan di seluruh negeri. Pemerintah juga telah mengimpor setidaknya 500.000 alat tes dari China, dan jumlahnya akan ditambah. Selain itu, rumah sakit darurat baru telah dibuka di Jakarta dengan kapasitas hingga 24.000 pasien.

Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama, menambahkan bahwa Rumah Sakit Pertamina akan disulap menjadi rumah sakit khusus pasien corona. Fasilitas lainnya yang akan difungsikan serupa adalah Wisma Atlet. Di kota-kota besar, dilakukan pembangunan bilik disinfektan (disinfection chamber) yang diperuntukkan bagi mereka yang tetap bekerja di lapangan.

Hal lain yang turut membantu penanganan corona adalah adanya gerakan kolektif masyarakat yang digalang oleh selebriti dan influencer di mana mereka menggalang dana untuk membeli APD serta berdonasi kepada pekerja harian, kelompok yang paling terdampak oleh pandemi. Selain itu para influencer juga menggunakan pamor mereka untuk terus mengingatkan agar masyarakat mengikuti imbauan pemerintah demi keselamatan diri, serta untuk meringankan tugas tenaga kesehatan.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Tindak Prokes Tempat Hiburan Malam, Polisi Temukan 8 Orang Positif Narkoba

Image

News

Pasien COVID-19 yang Sembuh di Sulawesi Tenggara Bertambah 90 Orang

Image

News

Kasus COVID-19 di Sulawesi Utara Melebihi Angka 7 Ribu

Image

Olahraga

Stefano Pioli

Negatif COVID-19, Pioli Bakal Kembali Dampingi Milan

Image

News

Kasus COVID-19 di Magetan Bertambah 22 Kasus

Image

Ekonomi

Uni Eropa Gelontorkan Bantuan €20 juta untuk Dukung Sistem Kesehatan di ASEAN

Image

News

819 Warga Binaan di Lapas Riau Dinyatakan Sembuh COVID-19

Image

News

Relief Bandara Kemayoran, Komitmen PPK Kemayoran Rawat Jejak Sejarah Penerbangan Indonesia

Image

News

Dokter Radiologi RSUD Pamekasan Meninggal Dunia Akibat COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
DPR RI

Aziz Syamsuddin: RUU Dwi Kewarganegaraan Harus Dikaji Lebih Dalam

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, Indonesia telah mengadopsi asas dwi kewarganegaraan.

Image
News

Dilema RS UMMI, Pelayanan Berujung Laporan ke Polisi

Manajemen RS UMMI merasa telah menjadi korban dalam sengkarut seputar kesehatan Rizieq Shihab.

Image
News

BNPP Mantapkan Program Prioritas Pengelolaan Perbatasan Negara 

BNPB gelar rakor perkuat sinergi program pembangunan kasawan perbatasan.

Image
News

Tindak Prokes Tempat Hiburan Malam, Polisi Temukan 8 Orang Positif Narkoba

Lounge Tempat Hiburan malam di kawasan Kali Besar, Tambora, Jakarta Barat dilakukan pengecekan protokol kesehatan.

Image
News

Pengamat: Sandiaga Uno Punya Peluang Besar Jadi Menteri KKP

Sandiaga Salahuddin Uno dan Fadli Zon santer disebut bakal menggantikan posisi Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Image
News

Luhut Izin Keluar Negeri, SYL Ditunjuk Sebagai Menteri KKP Ad Interim

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dimandatkan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Ad Interim per 2 Desember 2020.

Image
News

Mardani: Pembubaran 10 LNS Harus Sesuai Reformasi Birokrasi

Mardani Ali Sera mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo yang membubarkan 10 lembaga nonstruktural.

Image
News

Pasien COVID-19 yang Sembuh di Sulawesi Tenggara Bertambah 90 Orang

Pasien sembuh hari ini di Sulewasi Tengara tercatat lebih banyak dari kasus positif baru daerah itu

Image
News

Kasus COVID-19 di Sulawesi Utara Melebihi Angka 7 Ribu

Kota Manado kembali menjadi daerah dengan penularan terbanyak, yakni bertambah 27 kasus

Image
News

Kasus Suap Wahyu Setiawan, KPK Diminta Usut Dugaan Suap oleh Gubernur Papua Barat

Wahyu juga diduga menerima suap atau gratifikasi dari Gubernur Papua Barat terkait proses seleksi anggota KPUD.

terpopuler

  1. Kisah Biawak yang Menjadi Saksi Kenabian Rasulullah

  2. 5 Meme Kocak Kekalahan Madrid di Liga Champions, Siap ke Liga Malam Jumat?

  3. 6 Zodiak Ini Ditakdirkan Pandai Bisnis dan Jadi Pengusaha Sukses

  4. Ini Ayat-ayat Al-Qur'an yang Bisa Menjadi Obat Segala Penyakit

  5. Ramalan Zodiak Tentang Asmara Hari Rabu 2 Desember 2020, Cancer Perjuangkan Kekasihmu!

  6. Ramalan Karier Zodiak 2 Desember 2020, Virgo Lagi Beruntung!

  7. China Sukses Daratkan Misi Chang'e-5 di Bulan, Dapat Ucapan Selamat dari NASA

  8. Artis Cari Sensasi, Begini Pesan Inul untuk Pihak Stasiun Televisi

  9. 5 Fakta Menarik Caohimin Kelleher Kiper Muda Liverpool, Sudah Menangi Liga Champions!

  10. Sebelum Divonis Positif Covid-19, Ibunda Ririn Ekawati Sempat Idap Penyakit Ini

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memangkas Birokrasi

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Wawancara

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan