Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Penerapan Lockdown Hari Pertama di India Tak Berjalan Mulus

Sahistya Dhanes

Wabah Corona

Penerapan Lockdown Hari Pertama di India Tak Berjalan Mulus

Seorang polisi berdiri di dekat barikade perbatasan kota New Delhi setelah pemerintah menyatakan 'lockdown' nasional di New Delhi, India, Senin (23/3/2020). Pemerintah mengimbau warga India dengan ratusan juta penduduk untuk karantina mandiri guna mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19. | REUTERS/Adnan Abidi

AKURAT.CO, Pemerintah India menerapkan lockdown total yang dimulai pada Rabu (25/3) tengah malam untuk menekan angka penyebaran virus corona (COVID-19).

Dalam pernyataannya, Perdana Menteri Narendra Modi memerintahkan semua orang untuk tetap di rumah selama 21 hari ke depan dengan menyebut bahwa hanya itu satu-satunya cara efektif mencegah terjadinya "bencana besar" di negara tersebut.

Namun, tampaknya lockdown India tidak berjalan mulus. Tak lama setelah pengumuman lockdown, warga menyerbu toko-toko untuk berbelanja dan menimbun kebutuhan pokok. Bahan-bahan seperti tepung, telur, susu, biji-bijian, minyak, dan obat-obatan ludes diserbu pembeli. Modi memperingatkan warga untuk tidak melakukan panic buying sebab bergerombol di toko justru dapat meningkatkan risiko penularan, namun tampaknya imbauan itu tak diindahkan.

Selain itu, terlihat pula banyak pekerja harian di kota yang berbondong-bondong kembali ke daerah atau desa asal mereka. Kebanyakan berjalan kaki karena layanan transportasi publik ditangguhkan usai pengumuman lockdown.

“Putri saya membutuhkan obat alergi secara teratur. Toko obat buka tetapi bagaimana kita sampai di sana? Siapa yang mau mengambil risiko terlibat dengan polisi?" kata Yash Goswami di Moradabad, dilansir dari laman Reuters, Kamis (26/3).

Hal lain yang menunjukkan bahwa lockdown tak berjalan sesuai rencana adalah masih terlihatnya pekerja harian seperti sopir atau tukang becak. Mengutip Reuters, seorang tukang becak bersikeras menolak lockdown karena ia harus menghidupi keempat anaknya.

Lockdown juga berdampak pada industri obat-obatan karena menyulitkan pegawai untuk datang ke tempat kerja, serta menyebabkan macetnya distribusi produk.

Negara berpenduduk 1,3 miliar ini telah mencatatkan 657 kasus dengan 12 kematian, relatif kecil bila dibandingkan dengan China, Italia, atau Iran. Namun, para ahli memperingatkan bahwa India menghadapi gelombang pasang infeksi jika langkah-langkah krusial tidak diambil. Lockdown nasional sendiri telah menjadi bukti bahwa virus corona telah menyebar ke  kota-kota kecil yang tak terhitung jumlahnya di India pada gelombang pertama.

Itu telah meningkatkan prospek sektor kesehatan publik yang kekurangan uang. India hanya memiliki 0,5 tempat tidur rumah sakit untuk setiap 1.000 orang, dibandingkan dengan 4,3 di China dan 3,2 di Italia. Selain itu, populasi India yang padat meningkatkan risiko penularan virus yang cepat.

"Satu-satunya cara kita menyelamatkan diri adalah dengan menjaga jarak sosial, dan tinggal di dalam rumah kita. Sedikit ketidaknyamanan sekarang akan menyelamatkan begitu banyak nyawa," kata Menteri Informasi Prakash Javedkar.[]

baca juga:

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Husain Abdullah: Covid-19 Tidak Berkutik Hadapi Pilkada di Indonesia

Image

News

Ketua DPRD Positif Covid-19, Seluruh Gedung DPRD Bogor Disteril

Image

Ekonomi

PSBB Jakarta Diperpanjang, Pengusaha Ngaku Pasrah

Image

Video

VIDEO Mural Bertema COVID-19 Hiasi Kampung Pelangi di Cakung

Image

Iptek

Aplikasi Pelacakan COVID-19 NHS Takkan Berfungsi di iPhone Lama

Image

News

Tingkat Kesembuhan Covid-19 DKI Capai 78,9 Persen, Dinkes: 55.350 Orang Sudah Sehat

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Cegah Corona, Maya Miranda Ambarsari Donasikan Rapid Test untuk 37.500 Warga

Image

News

Pasien Covid-19 Sembuh di RSD Wisma Atlet Capai 15.126

Image

Olahraga

Manny Pacquiao

Pacquiao Siap Hadapi McGregor Demi Bantu Korban COVID-19 di Filipina

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Diskusi Virtual, Rahayu Saraswati Sebut DPR RI seperti Ragunan

Saras yang berpasangan dengan Muhammad di Pilkada Tangsel, 9 Desember mendatang, langsung meresponsnya

Image
News

Makin Berani, KKB Tembaki Konvoi TNI-Polri di Intan Jaya

Tim gabungan masih melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut.

Image
News

Aniaya Warga Desa Olilit, Dua Oknum Anggota Brimob Ditetapkan Tersangka

SA dan AG diduga kuat menganiaya Marselinus Fanumby, seorang pemuda asal desa Olilit kecamatan Tanimbar Selatan.

Image
News

Dua Kali Absen Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Kota Surabaya, Kemana Eri Cahyadi?

Kehadiran pasangan calon nomor urut 1 tersebut, diwakili oleh calon wakil wali kota Armuji.

Image
News

Kendari Mencekam, Mahasiswa dan Polisi Bentrok

Situasi di kawasan kampus Universitas Haluoleo Kendari, sangat mencekam.

Image
News

Pengamat: Ada Risma Effect dalam Pemenangan Eri-Armuji di Pilkada Surabaya

Efek elektoral yang ia maksud muncul lantran selama ini Eri dipersepsikan sebagai calon Wali Kota yang dipersiapkan Risma

Image
News

Gelar Konser Dangdut, Ketua DPD Golkar Jateng Tegur Keras Wasmad Edi

Kegiatan yang dilakukan kadernya itu telah menimbulkan kerumunan massa.

Image
News

Pengamat Unair Kritik Eri-Armuji yang Absen Deklarasi Damai Bawaslu

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji, mendapat sorotan.

Image
News

Khawatir Banjir Kiriman, BPBD DKI: Warga Sekitar Aliran Sungai Ciliwung, Waspada!

Wilayah Bogor dan sekitarnya diprediksi diguyur hujan sedang hingga lebat pada Sabtu petang hingga malam hari.

Image
News

Ben-Pilar Berbagi Tips Tetap Bugar saat Pandemik

Olahraga sangat membantu untuk tetap menjaga stamina di tengah kesibukannya bertemu masyarakat Tangsel.

terpopuler

  1. Gus Mus Komentari Konser Musik Dangdut di Tegal, Sentil Jokowi dan Ganjar Pranowo

  2. Kebakaran Kafe Ms Jackson di Kebayoran Baru, Kerugian Capai Rp 15 Miliar

  3. Ini Jabatan Ahmad Dhani di Kepengurusan Baru Gerindra

  4. Pengembang Aplikasi Ramai-ramai Bersatu Melawan Apple, Kenapa?

  5. Bursa Transfer: Rp1,9 Triliun Harga Terakhir MU untuk Sancho

  6. Arief Poyuono: Nobar Film G30S/PKI Harus Dilarang Keras Saat Pandemi

  7. Indonesia vs Bosnia: Mendominasi Paruh Kedua, Indonesia Tak Mampu Samakan Kedudukan

  8. Operator Seluler Inggris Perkuat Waktu Peluncuran iPhone 12

  9. Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 26 September 2020, Kesempatan Emas Menunggu Cancer!

  10. Sukses! Vaksin Corona Johnson & Johnson Mampu Produksi Imun Kuat

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Shanaya Arsyila Pramana, Cucu Pramono Anung yang Menggemaskan

Image
News

5 Gaya Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Pakai Kebaya, Memesona!

Image
News

Ulang Tahun Pernikahan ke-35, KSP Moeldoko Beri Kejutan Manis Kepada Istri