image
Login / Sign Up

Cerita Sedih Difabel karena Virus COVID-19: Seminggu Tak Ada Pasien, di Kantong Tersisa Rp20 Ribu

Kosim Rahman

Wabah Corona

Image

Siswa sedang mengikuti ujian tengah semester di Sekolah Khusus Islam Terpadu Yarfin (Yayasan Raudlatul Makfufin) Tunanetra di kawasan Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (19/3/2020). Pihak Sekolah Khusus Islam Terpadu Yarfin khusus penyandang tunanetra ini berharap adanya penyemprotan disinfektan dari pihak terkait. Hal tersebut dikarenakan para penyandang tunanetra selalu bersentuhan dengan banyak benda untuk meraba. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO, Merebaknya virus corona atau COVID-19 membuat sebagian masyarakat panik bahkan ada yang kehilangan penghasilannya.

Ajad Sudrajat (41) mengaku merasakan betul dampak imbauan Social Distancing (jaga jarak) selama 14 hari lantaran penyebaran virus corona atau COVID-19.

Ajad merupakan penyandang disabilitas  yang bekerja sektor informal atau tukang pijat ini merasakan dampak dari Social Distancing. Ia mengaku sebelum adanya dampak dari virus Corona atau COVID-19 dirinya mengatakan mampu memenuhi kebutuhan tiap harinya.

Meskipun berat Ajad mengaku hingga saat ini dirinya masih mengikuti imbauan yang diberikan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah DKI untuk menjaga jarak dengan siapapun.

"Sampai saat ini masih menjalankan imbauan itu," kata Ajad kepada AKURAT.CO, Selasa (24/3/2020).

Ajad bercerita, sejak diumumkan peraturan sosial distancing itu, dirinya mengaku hingga saat ini belum ada lagi pasien atau orang yang mau pijat kepadanya.

"Ini aja saya ya, dari hari hampir seminggu tidak ada pasien, ya mau nggak mau ya peningkatan yang biasa dapat kadang 1atau 2 sampai Rp60.000 kalau 2 sampai 120 karena kita Rp60.000 sekarang ya engak lagi," ungkap Ajad dengan nada sedihnya.

Bahkan Ajad mengaku tidak jarang dirinya dan istrinya menarik sejumlah tabungan yang ia simpan selama beberapa waktu yang lalu. Bahkan kata dia uang yang seharusnya dipakai untuk membayar kontrakan terpaksa harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

"Ini aja di kantong saya tinggal 20.000 Ribu," kata Ajad.

Selanjutnya Ajad, juga mengaku bahwa setelah adanya peraturan Social Distancing, terpaksa harus makan dengan makanan seadanya. Bahkan selama seminggu ini dia mengaku hanya makan dengan tahu, tempe dan sayur seadanya.

"Mau ngak mau, kita makan tahu, tempe, ikan teri. Itu juga kita paling beli 5000 Ribu bisa seadanya itu irit-irit," ungkap dia.

Ironisnya, meskipun imbauan Social Distancing (jaga jarak) datang dari pemerintah  pusat dan Pemprov DKI, dia mengaku hingga saat ini dirinya tidak menerima bantuan apapun dari pemerintah.

"Sampai sekarang belum (belum ada bantuan, Red)," kata Ajad.

Namun demikian, Ajad dan istrinya tetap berikhtiar dengan mengbungin pihak kelurahan. Bahkan kata dia belum ada informasi apapun dari Dinas Sosial DKI Jakarta terkait bantuan bagi pekerja non sektoral.

Ajad saat ini tinggal di Jalan. Bekasi Timur No, RT/RW 07/03, Kelurahan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Ia berharap pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantua.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Ruhut: Tuhan Pengikut Setia-Mu Memohon Jangan Tinggalkan Kami Hadapi Virus Corona

Image

News

Wajib Tahu, Protokol Kesehatan Buat WNA Saat Masuk Indonesia

Image

News

Wabah Corona

Tiga Pedagang Positif COVID-19, Dua Pasar di Bantul Langsung Ditutup

Image

News

KNPI Minta DPR Pilih Deputi Gubernur BI yang Mampu Perkuat Kondisi Moneter di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Realisasi Anggaran Perlindungan Sosial Sudah 35,6 Persen

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Defisit Anggaran Negara Semester I-2020 Tembus 1,57 Persen

Image

News

1.262 Orang di Secapa AD Positif COVID-19, Permintaan Ketua MPR Ini Perlu Jadi Perhatian Serius

Image

News

Wabah Corona

Tak Hanya dari Droplet, WHO Akui COVID-19 Menular melalui Udara

Image

Ekonomi

Erick: Kesadaran Masyarakat Kunci Utama Pencegah Gelombang Dua COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ruhut: Tuhan Pengikut Setia-Mu Memohon Jangan Tinggalkan Kami Hadapi Virus Corona

Ruhut mengingatkan supaya masyarakat tidak lengah menjalani kehidupan sehari-hari di tengah pandemi COVID-19.

Image
News

Pengamat: Omnibus Law Ciptakan Lapangan Kerja di Daerah

Tumpang tindih regulasi di pusat dan daerah selama ini menjadi kendala utama dalam investasi.

Image
News

Rieke Digeser, Beri Sinyal Bakal Ada Perubahan Kebijakan Soal RUU HIP, Kemungkinan Pembahasan Distop

Saat pandemi COVID-19, demo menolak RUU HIP itu semakin meluas di pusat maupun di daerah.

Image
News

Wajib Tahu, Protokol Kesehatan Buat WNA Saat Masuk Indonesia

WNA yang ingin masuk ke Indonesia telah dibatasi dan harus memiliki persyaratan khusus.

Image
News

Ogah Buka Laptop Terkunci, WNA Prancis Pelaku Eksploitasi Anak Tak Kooperatif saat Diperiksa

Barang bukti yang kami amankan salah satunya satu unit laptop.

Image
News

Rieke Diah Pitaloka Buka Suara Usai Dicopot dari Pimpinan Baleg DPR

Rolling (pergantian) anggota fraksi di pimpinan dan anggota AKD kan hal biasa

Image
News

Tengku: Masih Mau Teruskan Pembahasan RUU HIP di DPR? Tak Tahu Malu? Nekat?

"Kami akan tetap berjuang sampai RUU itu dicabut."

Image
News

Ahli Waris Lahan Central Park Minta Ganti Rugi ke Agung Podomoro Rp900 Miliar

Begitulah nasib rakyat kecil.

Image
News

Sekjen PDIP Sebut Ada Kelompok yang Gunakan Sejarah Sebagai Alat Politik

“Lalu dibelokkan dan menjadi gerakan yang menghambat kemajuan alam pikir bangsa”

Image
News
Wabah Corona

Tiga Pedagang Positif COVID-19, Dua Pasar di Bantul Langsung Ditutup

Dua pasar termaksud adalah Pasar Sungapan di Argodadi, Srandakan dan Pasar Sorobayan di Gadingsari, Sanden.

terpopuler

  1. Awas Tertipu, 5 Foto Perpaduan Dua Objek ini Bikin Bingung yang Lihat

  2. Jarang Tersorot, 7 Potret Terbaru Rieke Diah Pitaloka yang Makin Memesona

  3. Data Pribadi Denny Siregar Bocor, Dedek Prayudi: Ini Sudah Masuk Ranah Teror dan Pembungkaman

  4. Ferdinand Gagal Paham Soal Pernyataan Politikus PKS yang Anggap Perluasan Lahan Ancol Bukan Reklamasi

  5. Di Tengah COVID-19, Sharp Akui Pasar Elektronik Bangkit Pada Juni 2020

  6. Aris Si Pedagang Buah Mirip Plek Ketiplek Ariel 'Noah', Ini 5 Bukti Sahihnya

  7. PDIP Setuju Anies Izinkan Reklamasi "Ancol Enggak Ada Hubungan dengan Nelayan"

  8. Yusril: Putusan MA Bukan Perkara Menang Kalah Jokowi-Ma'ruf di Pilpres

  9. Bamsoet Pastikan Presiden Jokowi Hadir di Sidang Tahunan MPR

  10. Eks Ketua Pansus UU Pemilu: Kemenangan Jokowi-Ma’ruf sesuai Keputusan MK dan MA

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun

Image
News

Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo