image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Cegah PHK Besar-besaran Sektor Pariwisata, Misbakhun Minta Pemerintah Siapkan Dana Talangan

Dian Rosmala

Image

Anggota DPR Komisi XI Mukhamad Misbakhun saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR-DPD RI, dan pembacaan nota keuangan digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jum'at (16/8/2019). | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun tak henti-hentinya mengajukan usulan agar pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengambil kebijakan afirmatif demi melindungi kegiatan perekonomian dari imbas pandemi Virus Corona (Covid-19).

Kali ini, legislator Partai Golkar itu meminta pemerintah menyediakan semacam bail-out bagi industri pariwisata nasional.

"Saran saya, harus ada bail-out oleh negara di sektor pariwisata sebagai insentif. Misalnya 25-35 persen okupansi hotel dibeli oleh negara selama tiga bulan," kata Misbakhun, Senin (23/3) malam.

baca juga:

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) II Jawa Timur itu menuturkan, sektor pariwisata merupakan tumpuan masa depan ekonomi domestik Indonesia. Menurutnya, pariwisata adalah titik utama terbangunnya industri kecil ekonomi kreatif lokal.

Namun, kini pariwisata lesu akibat persebaran Covid-19.

“Wabah Corona saat ini telah secara nyata menghantam sektor pariwisata yang sudah established (mapan) sekalipun seperti di Bali, maka pemerintah harus turun tangan menyelamatkannya,” ujarnya.

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu menambahkan, jika sektor pariwisata yang baru berkembang diterpa pelemahan ekonomi akibat Covid-19, investasi bidang turisme pun akan mandek. Sebab, bisa jadi investor pariwisata menahan dananya atau bahkan hengkang.

“Jika itu sampai terjadi, untuk recovery dan bangkit butuh waktu lama. Recovery yang terlalu lama membuat para investor ragu untuk comeback," ulas Misbakhun.

Oleh karena itu, Misbakhun mendorong pemerintah melakukan bail-out. Paling tidak dana bail-out itu bisa dimanfaatkan untuk gaji sekaligus jaring pengaman dalam rangka mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan hotel.

"Pemerintah harus turun tangan menyelamatkannya. Tujuan bailout sektor pariwisata adalah menolong industri untuk membayar kebutuhan dasar mereka saja, yaitu bayar karyawan," ujar politikus yang dikenal getol mendukung kebijakan Presiden Jokowi itu.

Misbakhun mengatakan bahwa pola itu pernah dilakukan Pemerintah AS saat menghadapi krisis ekonomi akibat subprime mortgage pada 2008-2009. Saat itu, pemerintah AS mengeluarkan dana USD 1,2 triliun untuk semua sektor industri.

Kala itu, pemerintahan Presiden George W Bush menalangi perusahaan-perusahaan otomotif AS seperti Ford, General Motor dan Chrysler. Saat itu, siapa saja konsumen yang membeli mobil listrik dan hybrid juga disubsidi secara langsung.

“Jadi industri otomotif jalan dan tidak ada PHK, sehingga kelas pekerja di AS tetap memiliki pekerjaan dan mempunyai daya beli yang cukup,” katanya.

Sumber Pendanaan

Lantas, bagaimana cara Indonesia mencari dana bail-out untuk sektor pariwisata? Menurut Misbakhun, Pemerintah memiliki beberapa sumber dana.

Pertama, pemerintah masih mempunyai dana yang memadai dari Sisa Anggaran Tahun Lalu (SAL), akumulasi dari Sisa Anggaran Tahun Sebelumnya (SILPA), dan anggaran yang selama ini disisihkan oleh pemerintah sebagai dana abadi (endowment fund) untuk keperluan cadangan. Di luar itu ada dana dari pungutan bea ekspor sawit (lavy) di Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dana lingkungan hidup di Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Dana Riset Perguruan Tinggi, serta dana dari Surat Utang Negara (SUN).

"Termasuk dana APBN yang ada BA99 yang selama ini dikelola oleh Menteri Keuangan sebagai Bendahara Umum Negara," ujar Misbakhun.

Kedua, bila perlu Pmerintah bisa meminjam sebagian dana milik Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang mencapai lebih Rp 150 triliun sebagai cadangan darurat oleh negara. Menurut Misbakhun, dana di LPS itu sedang tidak digunakan.

"Ini untuk keperluan mendadak. Uang tersebut tersedia dan sangat siap untuk dipinjam negara bila perlu,” kata Misbakhun.

Sebelumnya, Misbakhun sudah mengusulkan agar pemerintahan Presiden Jokowi menyediakan semacam pengganti uang makan sebesar Rp 125 ribu per pekan atau Rp500 ribu per bulan untuk menolong buruh tani, perkebunan, nelayan dan pedagang kecil. Selain itu, Misbakhun juga mengusulkan agar pemerintah membantu pekerja harian lepas di sektor transportasi seperti sopir taksi atau angkutan massal, pengemudi truk dan ojek online.

Selain itu, Misbakhun juga meminta pemerintah membantu cicilan kredit pemilikan rumah (KPR) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Editor: Dian Rosmala

berita terkait

Image

News

Menjelang New Normal, Tim Gabungan Siapkan 25 Pos Pengamanan di Tarakan

Image

News

Wabah Corona

Dua Rumah Sakit di Papua Barat Terima 12 Koli Material Kesehatan

Image

News

Wabah Corona

Belajar dari Korsel, Musni Umar Imbau Pemerintah Hati-hati Terapkan Konsep New Normal

Image

News

Wabah Corona

Kapolda Sebut Grafik Penyebaran Virus Covod-19 di Jakarta Menurun

Image

News

Wabah Corona

Gandeng Sejumlah Pihak, Kodam Kasuari Gelar Baksos Peduli Corona

Image

News

Wabah Corona

Kemendikbud: Dimulainya Tahun Ajaran Baru Tidak Sama dengan Pembukaan Sekolah

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Indef: Pentingnya Demand dan Supply Chain di Tengah Pandemi COVID-19

Image

Ekonomi

Idulfitri 2020

H+3 Lebaran, Jasa Marga Catat 234.531 Kendaraan Menuju Jakarta

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Terapkan New Normal, Pemerintah Diminta Extra Hati-hati

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Lakukan Penganiyaan di Pesta Ulang Tahun, FK Kini Diamankan Tim Gabungan

Image
News

MenpanRB Terbitkan Pedoman Kerja New Normal bagi ASN

Salah satu poin yang ditekankan dalam surat tersebut yakni penyesuaian sistem kerja bagi ASN terhadap kondisi kesehatan mereka.

Image
News

Menjelang New Normal, Tim Gabungan Siapkan 25 Pos Pengamanan di Tarakan

Kapolda mengimbau kepada aparat yang bertugas agar memperhatikan kesehatannya dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker

Image
News

Bayi Satu Tahun di Barito Kuala Terkonfirmasi Positif Covid-19

Tertular karena kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif corona di sekitarnya.

Image
News
Wabah Corona

Kasus Positif COVID-19 di DKI Jakarta Naik 124 orang

Bagaimana New Normal akan diterapkan?

Image
News

KPK Didesak Periksa Achsanul Qosasi dan Adi Toegarisman dalam Kasus Dana Hibah KONI

KPK juga harus bergerak cepat sebagaimana Kejagung yang tengah memeriksa 48 pejabat dan staf KONI.

Image
News

Kabupaten Bogor Perpanjang Penerapan PSBB hingga 4 Juni

Kurva penularan virus corona COVID-19 di Kabupaten Bogor belum melandai.

Image
News
Wabah Corona

Dewan Pers Ingatkan Perlindungan Jurnalis selama Normal Baru

Kualitas kemerdekaan pers ditentukan kompetensi, integritas, perlindungan, dan kesejahteraan jurnalis.

Image
News

Pengamat Sebut Vonis Ringan Majelis Hakim bukan Ukuran Buruknya Kinerja KPK

Majelis hakim pengadilan Tipikor mempunyai independensi dalam memutuskan suatu perkara.

Image
News

Mantan Anggota TNI AD Terancam Pasal Berlapis karena Tuntut Presiden Jokowi Mundur

Ruslan Buton yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

terpopuler

  1. Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton

  2. Twit Lawas Diduga Milik Iman Brotoseno Soal Bokep Viral, Istri Sandiaga Uno: Masih Mau Nonton TVRI?

  3. Bak Dinasti, Ini 5 Hubungan Ayah-Anak yang Sama-Sama Menjadi Pesepak Bola Tanah Air

  4. 5 Shio Ini Tak Akan Seret Rezeki Meski di Tengah Pandemi Sekalipun

  5. Yunarto ke Ganjar: Gak Ada Alasan Membuka Sekolah Terburu-terburu Ketika Kita Tahu Alasan Utama New Normal Faktor Ekonomi Pak

  6. Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur Kini Dibawa ke Jakarta, Bareskrim Polri Tangani Langsung

  7. Politikus PKS Minta Pemerintah Penuhi Syarat WHO Sebelum Terapkan New Normal

  8. 2 Tahun Hilang, Pria India Ini Ditemukan Keluarganya Lewat Video TikTok

  9. 5 Foto Realita vs Ekspektasi Buktikan Belanja Online Kadang Dapat Zonk

  10. Tidak Dendam, Nikita Mirzani Ogah Jalin Komunikasi dengan Dipo Latief

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton