Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

Johan O Silalahi

Pendiri Negarawan Indonesia

Pancasila Mempersatukan Indonesia Menghadapi Wabah Virus Corona

Image

Tiga Pilar Jakarta Barat menghadiri penyemprotan disinfektan di kawasan Kota Tua, Minggu (22/3/2020) | AKURAT.CO/Miftahul Munir

AKURAT.CO, Serangan virus Corona di seluruh dunia dan sekarang menjadi wabah yang sangat berbahaya di negara Kita tercinta, sungguh tidak akan pernah terlupakan. Jika Kita menonton film "Contagion" yang diproduksi oleh industri film Holywood Amerika pada tahun 2011 yang lalu, sungguh mirip kisah dan ceritanya hingga sekarang bisa menjadi kenyataan. Hati dan perasaan Saya mengharu biru, pada detik, menit dan jam menuju keesokan subuh saat memperingati hari lahir Saya tepatnya 51 tahun yang lalu. Saya tidak mungkin berziarah ke pusara Almarhumah Ibunda Saya, karena wajib patuh pada instruksi Presiden Jokowi sebagai pemimpin tertinggi dibawah Tuhan Yang Maha Kuasa, agar berdiam diri di rumah untuk memperkecil peluang penyebaran virus Corona. Saya hanya bisa merenung dan tidak akan pernah melupakan kisah nyata dan sejarah peradaban Kita umat manusia, saat ini ketika sedang diserang wabah Virus Corona bertepatan dengan hari lahir ke-51 ini.

Ideologi dan falsafah hidup Kita yaitu Pancasila, saat ini sungguh sedang diuji kepada seluruh bangsa Indonesia di seluruh pelosok tanah air Kita. Jika Kita sungguh-sungguh mengakui ketauhidan Tuhan Yang Maha Kuasa seperti pada sila pertama Pancasila, maka Kita seluruh bangsa Indonesia harus betul-betul ikhlas dan tawakal menerima musibah dan wabah Virus Corona ini sebagai bagian dari ketentuan dan takdir dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Jika Kita tidak bisa menerima semua ini sebagai sesuatu yang diluar kekuasaan dan nalar Kita sebagai manusia biasa, maka hanya akan ada 2 kemungkinannya, Kita bisa mengalami pecah pembuluh darah di otak atau sakit jiwa.

Jika Kita bangsa Indonesia betul-betul memiliki rasa dan kepekaan sebagai manusia yang adil dan beradab seperti dalam sila kedua Pancasila, maka inilah saatnya Kita membuktikannya. Apakah Kita sudah adil dan sungguh beradab, jika Kita tidak bisa menahan diri untuk tidak sering keluar rumah apalagi berkumpul dalam keramaian, supaya tidak memperparah penularan dan penyebaran virus Corona? Kesadaran untuk mewujudkan sila kedua Pancasila dalam masa pandemi tingkat dunia ini, sekaligus juga membuktikan eksistensi dari sila ketiga yakni persatuan Indonesia. Bangsa Indonesia sungguh-sungguh diuji persatuannya dalam menghadapi ujian yang tidak mudah dari Tuhan Yang Maha Kuasa sekarang ini.

baca juga:

Kemudian dengan partisipasi dan dukungan seluruh rakyat Indonesia, menjadi tugas dan tanggung jawab Presiden Jokowi beserta para Menteri Kabinet dan seluruh jajaran pemerintahannya untuk mengimplementasikan dan mewujudkan sila keempat dari falsafah hidup bangsa Kita Pancasila, serta khususnya sila kelima berkaitan dengan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, melalui berbagai langkah strategis dan taktis demi masa depan Indonesia.

Langkah Strategis dan Taktis Pemerintah RI Demi Masa Depan Indonesia

Pemerintah RI dipimpin Presiden Jokowi sebagai Panglima tertinggi TNI dan Polri sudah waktunya untuk mempersiapkan 3 alternatif durasi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang dilengkapi dengan pilihan lengkap strategi dan taktis menghadapi wabah virus Corona yang sedang berlangsung di Indonesia sekarang ini. Berdasarkan rekapitulasi dari berbagai informasi yang beredar, prediksi wabah virus Corona ini, bisa berlangsung hingga puncaknya kemudian menurun dalam durasi yang paling pendek 6 bulan kedepan, bisa dalam durasi jangka waktu menengah hingga 1 tahun kedepan, dan yang terburuk dalam jangka panjang hingga 2 tahun kedepan karena alasan prosedur dan legalitas produksi masal 20 vaksin anti virus Corona yang sudah ditemukan dan disetujui oleh Wealth Health Organization (WHO).

1. Jaminan Pelayanan Kesehatan

Pemerintah RI memberikan pelayanan penuh secara gratis kepada seluruh rakyat Indonesia serta siapapun warga negara asing yang sedang berada di Indonesia yang terkena virus Corona, selama perawatan hingga sembuh, bahkan termasuk juga biaya pemakaman bagi korban yang meninggal dunia.

2. Jaminan Ketersediaan Bahan Pokok Pangan

Pemerintah RI sudah mengantisipasi dan menjamin ketersediaan pasokan bahan pokok pangan dan minuman untuk seluruh rakyat Indonesia dalam 3 alternatif durasi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Dalam berbagai tulisan pemikiran sebagai masukan kepada pemerintah RI sejak dulu kala, sudah Saya ingatkan agar bangsa dan negara Indonesia harus bisa swasembada pangan khususnya kebutuhan pokok yang menjamin hajat hidup seluruh rakyatnya. Dalam keadaan mengalami bencana yang sama dialami oleh seluruh negara di dunia seperti saat ini, maka sewajarnya jika setiap pemerintah negara, wajib memprioritaskan terlebih dahulu kebutuhan pokok untuk rakyatnya. Jika ternyata masih berlebih, baru mereka tergerak untuk membantu bangsa dan negara lainnya. Jika memang ternyata cadangan pasokannya terbatas hanya ada untuk kebutuhan domestik rakyatnya saja, maka sudah tentu harta berupa uang dan emas berapapun jumlahnya tidak akan mampu membeli kebutuhan pokok pangan sebagai syarat mutlak untuk bisa bertahan hidup. Semoga ini bisa menjadi pelajaran pahit yang tidak terulang lagi bagi pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia. Dengan sedemikan suburnya alam di Indonesia, sungguh Kita sudah menjadi bangsa yang kufur nikmat dengan ketidakmampuan Kita memenuhi kebutuhan pokok pangan Kita sendiri.

3. Jaminan Keamanan

Sudah waktunya bagi Presiden Jokowi untuk melakukan konsolidasi dan persiapan untuk menggerakkan seluruh pasukan TNI dan Polri dari Aceh sampai Papua, untuk menjaga keamananan seluruh rakyat Indonesia dan seluruh wilayah NKRI, dengan 3 alternatif durasi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Sudah tentu, pemerintah RI harus sudah berhitung dan mempersiapkan, jaminan logistik kebutuhan hidup seluruh keluarga pasukan TNI dan Polri, serta tentunya kebutuhan lengkap untuk memproteksi pelindung kesehatan seluruh aparat TNI dan Polri, agar bisa mempertaruhkan hidupnya untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, dalam terik matahari serta dinginnya malam, ditengah-tengah serangan wabah virus Corona. Hal ini juga yang menggerakkan Saya dahulu mengingatkan pada periode pertama Presiden Jokowi, agar jajaran pemerintahannya menjaga selalu cadangan dana darurat pemerintah, untuk mengantisipasi kemungkinan yang terburuk berupa bencana yang luar biasa seperti yang sedang terjadi saat ini.

4. Jaminan Ketersediaan Listrik, BBM dan Gas

Pemerintah RI sudah memperhitungkan berlapis-lapis strategi pengamanan ketersediaan pasokan listrik, bahan bakar minyak (BBM) dan gas untuk kebutuhan rumah tangga seluruh rakyat Indonesia. Tentu saja berbagai lapis strategi dan taktik tersebut sudah memperhitungkan tiga alternatif durasi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, masa berlangsungnya wabah virus Corona di Indonesia. Karena semua kebutuhan listrik, BBM dan gas untuk rumah tangga sudah menjadi bagian dari kebutuhan pokok hidup umat manusia pada era sekarang ini.

5. Jaminan Ketersediaan Sistim Telekomunikasi dan Teknologi Informasi

Pemerintah RI harus menjamin kontinuitas dari ketersediaan sistim telekomunikasi dan teknologi informasi. Presiden Jokowi dan jajaran pemerintahannya harus memastikan bahwa sistim telekomunikasi dan sistim teknologi informasi bangsa Indonesia akan tetap stabil dan bisa dijamin keandalannya jika harus menghadapi wabah virus Corona dalam 3 alternatif durasi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Pada era borderless ini, kebutuhan manusia terhadap sistim telekomunikasi dan teknologi informasi sudah sama skala prioritasnya dengan kebutuhan pokok akan makanan dan minuman.

6. Jaminan Insentif dan Bantuan Ekonomi

Pemerintah RI memberikan bantuan konkrit dana talangan bagi seluruh rakyat miskin di Indonesia yang hanya mengandalkan penghasilan dan pendapatan dari pekerjaan harian. Pemerintah RI juga harus memerintahkan kepada seluruh perbankan serta lembaga keuangan lainnya untuk memberikan diskresi serta memasukkan rasa kemanusiaan atas bencana dan wabah virus Corona ini sebagai faktor "force majeure", sehingga seluruh kontrak serta kesepakatan tentang hak dan kewajiban di dalamnya sudah memenuhi unsur adanya kegentingan yang memaksa diluar kekuasaan manusia. Jangan ada perbankan atau lembaga keuangan manapun yang terdengar melakukan intimidasi atau tindakan tidak berperikemanusiaan kepada nasabah atau debiturnya. Segera diberlakukan klausula "force majeure" yang ada diatur dalam seluruh peraturan hukum dan aturan kontrak internasional.

Stabilitas Politik Pasti Terjaga

Apabila semua langkah strategis dan taktis diatas sungguh-sungguh dijalankan oleh Pemerintah Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, maka sudah tentu seluruh rakyat Indonesia akan hormat, patuh, mendukung serta melindunginya. Karena sudah terbukti bahwa mereka adalah pemimpin dan pemerintahan yang amanah. Siapapun yang menghadang apalagi mencercanya, pasti akan berhadapan dengan seluruh rakyat Indonesia. Mobilisasi seluruh pasukan TNI dan Polri untuk menjamin terlaksananya seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara sudah saatnya mulai dipersiapkan. Siapapun yang berani mengganggu terlaksananya semua tugas pokok pemerintah RI dalam keadaan darurat wabah virus Corona sudah bisa dianggap sebagai ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Ayo Kita bersatu pemerintah dengan seluruh rakyat Indonesia, Kita tunjukkan kepada dunia bahwa Kita Indonesia dan Pancasila sungguh-sungguh ada!

Editor: Dian Rosmala

berita terkait

Image

News

Presiden Dukung Seniman dan Budayawan Tetap Berkarya di Tengah Pandemi

Image

News

Lawan Covid-19

Dinkes: 94.434 Pasien Corona di DKI Sembuh 

Image

Ekonomi

Pandemi COVID-19 Paksa Peran CFO Alami Pergeseran

Image

Olahraga

Formula 1 2020

Racing Point Sumbang 7 Kasus Positif COVID-19 di Lintasan F1

Image

News

Lawan Covid-19

Depok Kembali Perpanjang Pembatasan Jam Operasional Pusat Perbelanjaan

Image

News

PDIP Minta Kepala Daerah Manfaatkan Lahan Antisipasi Krisis Pangan akibat Pandemi

Image

Gaya Hidup

Lawan COVID-19

INFOGRAFIS Tips Lindungi Anak Dari COVID-19

Image

Gaya Hidup

Fokus Kembangkan Pakaian Harian Jadi Strategi Bisnis Saat Pandemi

Image

Ekonomi

Untung Terus, 4 Tips Bisnis Kuliner Makin Laris Manis di Kala Pandemi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

PKS Apresiasi Pernyataan Jokowi Atas Perkataan Presiden Macron

Presiden dinilai peka menjawab keresahan masyarakat

Image
News

Eri-Armuji Unggul Dalam Tiga Survei, PDIP Minta Jangan Sampai Terlena

Gotong royong dan kerja keras dari semua pihak diharapkan bisa memenangkan pasangan nomor urut 1 ini.

Image
News

Eks Kepala BNPT: Sistem Peradilan Kriminal Efektif Tangani Terorisme

Diharapkan sistem peradilan itu bisa berantas terorisme

Image
News

Ribut Gegara Klakson, Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya WNA Pakistan

Polisi telah menangkap pelaku penalganiaya WNA Pakistan saat bersembunyi di rumahnya

Image
News

Presiden Dukung Seniman dan Budayawan Tetap Berkarya di Tengah Pandemi

Diharapkan Covid-19 tak menghalangi kreativitas seniman

Image
News

Megawati Bilang Partainya Siap Bantu BMKG Sebarkan Info Potensi Bencana

Diharapkan info yang disebar bisa membuat masyarakat waspada akan adanya bencana

Image
News

Sopir Bus Maskapai Batik Air Kedapatan Bawa Sabu saat di Bandara

Kini yang bersangkutan tengah ditahan pihak kepolisian

Image
News

Polres Cimahi Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi Malam Ini

Masyarakat diimbau bisa memilih jalur alternatif

Image
News

Menantu Jokowi Janji Bakal Fokus Benahi Infrastruktur Medan

Bobby menilai pemkot Medan sebelumnya belum sempurna mengurus masalah infrastruktur

Image
News

Bawaslu: Ada 4 Aspek Pencegah Pelanggaran Etik bagi Penyelenggara Pilkada

Aspek pencegahan itu sebenarnya tertuang dalam sumpah yang diikrarkan penyelenggara saat terpilih

terpopuler

  1. Syarif Hasan: Kartun yang Menistakan Nabi Muhammad Bukan Kebebasan Berekspresi

  2. Denny Siregar: Pahlawan Ekonomi Sekarang Itu yang Piknik!

  3. Untuk Bayi, Jangan Pakaikan Bedong Lagi

  4. Survei Populi Center: Mayoritas Warga Surabaya Ingin Penerus Risma Berlatar Belakang Birokrat

  5. Pertama Kali, Tentara Lesbian Ikut Pernikahan Massal Militer Taiwan

  6. MUI Minta Khatib Jumat Sampaikan Pesan Boikot Produk Perancis

  7. Agar Kopimu Bisa Menyembuhkan Segala Penyakit, Baca ini

  8. Kesempatan Langka! NASA Sajikan Penampakan Asteroid Senilai Rp148 Sekstiliun

  9. Novel Bamukmin: Presiden Perancis Telah Buat Kegaduhan di Dunia

  10. KRL Anjlok Selesai Dievakuasi, Sempat Terjadi Konflik Petugas dan Wartawan

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok