image
Login / Sign Up

Cegah Politik Uang, Polri Turut Awasi Pilkada Serentak 2020

Faqih Fathurrahman

Image

Kabaresktrim Polri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo saat memberi keterangan terkait kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan | AKURAT.CO/Aricho Hutagalung

AKURAT.CO, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya akan turut mengawasi jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada September 2020.

Listyo memprediksikan ada tiga tindak pidana Pemilihan Umum (Pemilu) yang berpotensi terjadi pada gelaran Pilkada 2020 ini.

Ketiga tindak pidana pemilu adalah memberikan suara lebih dari satu Tempat Pemungutan Suara (TPS), Politik Uang dan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. Tiga kasus itu selalu terjadi sejak Pemilu Serentak 2017, 2018 dan Pemilu 2019.

baca juga:

"Secara umum tiga kasus itulah yang masih tetap menonjol dan dikhawatirkan bakal terjadi lagi nanti pada Pilkada Serentak 2020 nanti," kata Listyo, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020).

Berdasarkan catatan Polri, pada Pilkada Serentak 2017 lalu, ada 47 kasus tindak pidana pemilu. Rinciannya, kasus memberikan suara pada lebih dari satu TPS ada 21 persen.Lalu kasus Politik Uang sebanyak 17 persen.

Selanjutnya, kasus tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu paslon ada 15 persen. Sisanya, kasus lain yang tidak disebutkan ada 45 persen.

Sementara pada Pilkada Serentak 2018, ada 158 kasus tindak pidana pemilu. Di antaranya, sebanyak 5 persen kasus memberikan suara pada lebih dari satu TPS, kasus Politik Uang 24 persen, kasus menguntungkan atau merugikan salah satu paslon ada 46 persen. Lalu, sisanya 25 persen kasus lain yang tidak disebutkan.

Kemudian, pada Pemilu 2019, ada 348 kasus tindak pidana pemilu. Rinciannya, sebanyak 13 persen kasus memberikan suara lebih dari satu TPS.

Sebanyak 20 persen kasus Politik Uang. Lalu, 8persen kasus tindakan menguntungkan atau merugikan salah satu paslon. Sisanya, sebanyak 59 persen adalah kasus lain yang tidak disebut.

"Fenomena ini dikhawatirkan bakal terjadi lagi di Pilkada 2020, makanya harus ada strategi khusus untuk menangani hal ini," tambah Listyo.

Untuk meminimalisir adanya Politik Uang dalam gelaran pesta demokrasi itu, Listyo memerintahkan seluruh penyidik Polri di Sentra Gakkumdu Pilkada 2020 menelusuri dana kampanye milik calon petahana.

Menurutnya, seluruh calon petahana yang bakal bertarung pada Pilkada Serentak 2020, berpotensi memanfaatkan jabatannya agar dapat terpilih lagi pada Pilkada nanti. 

"Jadi calon petahana itu kan yang punya peluang paling besar untuk memanfaatkan jabatannya dan mendapatkan keuntungan karena mau terpilih lagi, ini yang harus diawasi betul oleh penyidik Sentra Gakkumdu," tambah Listyo.

Listyo juga memerintahkan seluruh penyidik pada Sentra Gakkumdu agar segera membentuk satgas khusus untuk mencari sumber dana para kandidat.

Tujuannya untuk memudahkan penyidik dalam memproses hukum calon yang menggunakan Politik Uang.

"Mulai sekarang, bentuk Satgas Anti Money Politik untuk melakukan tracking, kira-kira para Paslon ini akan mencari sumber dana dari mana," tandasnya.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Kapolri: Penegakan Hukum Memang Tidak Bisa Memuaskan Semua Orang

Image

News

Polri: Larangan Berboncengan Sepeda Motor Hanya untuk Pemudik

Image

News

Wabah Corona

Polri Kirim 50 Tenaga Kesehatan Ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet

Image

News

Komisi III F-PKS Minta Polri Menjunjung Tinggi Profesionalitas Dalam Penanganan Covid 19

Image

News

Komisi III DPR RI Ingatkan Polri untuk Tidak Melanggar Prinsip 'Due Process of Law'

Image

News

Wabah Corona

Awas! Hina Jokowi dan Pejabat Negara Saat Corona Bisa Dipidana

Image

News

Wabah Corona

Kapolri Terbitkan Surat Telegram Ketersediaan Pangan saat Wabah Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Cegah Kejahatan Siber saat Covid-19, Kapolri Keluarkan Surat Telegram

Image

News

Viktor Laiskodat Minta Polisi Tegakan Maklumat Kapolri Cegah Kerumunan di NTT

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Warga Mimika yang Positif Corona Bertambah Jadi Sembilan Orang

Penambahan satu pasien positif Covid-19 diketahui setelah sampel swab tiga pasien dalam pengawasan.

Image
News

Warga yang Langgar PSBB Akan Dihukum

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menghukum warga Jakarta dan sekitarnya yang melanggar aturan PSBB.

Image
News
Wabah Corona

MUI: Tidak Ada Alasan Kuat Menolak Penguburan Jenazah Korban Covid-19

Dalam Islam, penguburan jenazah hukumnya adalah fardlu kifayah.

Image
News

Polisi Siapkan Teknis Pelaksanaan Kebijakan PSBB di DKI Jakarta

Polda Metro Jaya tengah membahas dan mempersiapkan teknis pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Image
News

MUI NTB Keluarkan Maklumat Salat Jumat Diganti dengan Dzuhur

MUI NTB menerbitkan maklumat terkait dengan simpang siurnya wacana salat Jumat diganti dengan salat Dzuhur.

Image
News

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 105 Pasar Penuhi Kebutuhan Warga Selama PSBB

Penyediaan pasar bagi kebutuhan masyarakat Jakarta dapat dilakukan melalui transaksi jarak jauh selama mereka beraktivitas di rumah.

Image
News

Warga Jakarta Dilarang Berkumpul di Atas Lima Orang Saat PSBB

Patroli keamanan akan ditingkatkan sampai tingkat RW saat PSBB.

Image
News

Menkominfo: Memutus Covid-19 Tidak Bisa Sendiri-sendiri

Keterlibatan semua unsur dilaksanakan secara sistematis dan komprehensif.

Image
News

Selama PSBB Diterapkan, Pelayanan Pemprov DKI Jakarta Tetap Berjalan Seperti Biasa

Pelayanan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan tetap berjalan seperti biasa setelah penerapan PSBB.

Image
News

Anies Tidak Larang Nikah dan Khitan Saat Penerapan PSBB di DKI Jakarta

Nikah dan khitan tidak dilarang pada pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi DKI Jakarta.

terpopuler

  1. 5 Foto Cantik Petenis Eugenie Bouchard di Alam Bebas, Mendaki di Tengah Virus Corona

  2. Kendaraan Pribadi dan Angkutan Umum Bakal Dibatasi di Jakarta

  3. Pemprov Jatim Klaim Pasien Sembuh Virus COVID-19 Terus Bertambah Jadi 40 Orang

  4. Kasdam XVIII/Kasuari: Kalian Harus Gembira dan Jangan Terlihat Susah

  5. IHSG Diramal Melambung, Saham Ini Akan Bawa Untung

  6. PSBB Mulai Diberlakukan, DPR: Pintu Masuk dan Keluar DKI Jakarta Harus Dijaga

  7. PSBB Jakarta Disetujui, Anies Bisa Terapkan Pembatasan Transportasi Umum hingga Liburkan Sekolah dan Tempat Kerja

  8. DPR: Pemerintah Terlalu Banyak Aturan yang Sifatnya Hanya Imbauan Terkait Penanganan Covid-19

  9. 5 Fakta Tak Terduga Tora Sudiro, Cucu Mantan Gubernur DKI Jakarta

  10. Surabaya Ketat, Risma: Kami Juga Minta Warga Sementara Ini Tidak Menerima Tamu atau Kerabat dari Luar Kota

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Perppu Corona, Ujungnya Dimana?

Image
Prakoso Permono

Bayang-bayang Ancaman Teror di Tengah Pandemi

Image
Reza Fahlevi

Atas Nama Kemanusiaan, Stop Politisasi Covid-19

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Besarkan Go-Life hingga Diakui Forbes, Ini 5 Fakta Menarik Windy Natriavi, Pendiri AwanTunai

Image
Hiburan

Resmi Diperistri So Ji-Sub, 5 Fakta Menarik Presenter Cantik Jo Eun-jung

Image
News

Wabah Corona

Olahraga hingga Donor Darah, 7 Potret Aktivitas Sandiaga Uno di Sela-sela WFH