image
Login / Sign Up
Image

Ujang Komarudin

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) & Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Jakarta

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Kolom

Image

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat membuka acara Karnaval Jakarta Langit Biru di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Minggu (27/10/2019). Selain membuka acara tersebut, Anies Baswedan juga mengikuti konvoi kendaraan listrik dengan rute Bundaran Senayan-Bundaran HI dan kembali lagi ke titik awal. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Akhir-akhir ini, masyarakat Jakarta dan masyarakat Indonesia, sedang banyak membicarakan Anies Baswedan. Sang Gubernur DKI Jakarta. Yang sedang naik daun dan populer. Bahkan ada lembaga survey, yang menempatkan Anies, dengan elektabilitas tertinggi kedua, di bawah Prabowo untuk Capres 2024.

Bukan hanya karena ada Ormas, Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI), yang ingin mendeklarasikan Anies Baswedan for President 2024. Tetapi publik juga membahas Anies, terkait dengan persoalan Formula E dan banjir yang merata di Ibukota Jakarta.

Banyak media, baik televisi, cetak, dan online yang wemawancarai tentang peluang Anies menjadi Capres di 2024 nanti.

baca juga:

Pilpres masih lama. Belanda masih jauh. Namun membicarakan sosok Capres dan Capres sejak dini bukanlah hal yang tabu. Bukan hal yang salah dan bukan hal terlarang.  

Mengulas Capres dan cawapres dari jauh-jauh hari ada plus dan minusnya. Plusnya, publik akan bisa mengetahui dan menilai, track record dan prestasi para kandidat Capres dan cawapres dalam waktu yang panjang. Tujuannya agar rakyat tidak memilih kucing dalam karung. Tidak memilih Capres dan cawapres abal-abal dan jadi-jadian.

Minusnya, para Capres dan cawapres akan mengalami pembusukan dan character assassination di tengah jalan. Lawan-lawan politik akan menjegal mati-matian agar para Capres dan cawapres layu sebelum berkembang. Berhenti sebelum finish. Dan hilang dari peredaran politik nasional.

Anies saat ini sedang menjadi pusat perhatian. Bukan hanya karena persoalan Formula E dan banjir di ibu kota. Tetapi karena dia calon presiden potensial.

Banjir Jakarta beberapa hari yang lalu menjadi ujian bagi Anies. Banyak yang membully dan mencibir. Banyak pula yang mendukung. Banyak yang mengolok-olok. Banyak pula yang membela. Dan banyak yang menghina. Banyak pula yang menjaga.  

Persoalan banjir bukanlah persoalan sederhana. Karena hampir setiap tahun Jakarta terkena banjir. Dan disetiap periode pemerintahan, siapapun gubernurnya, Jakarta selalu terendam.

Banjir Jakarta akan menjadi pertaruhan bagi Anies. Bisa menaikkan popularitas dan elektabilitasnya. Atau bisa juga bisa menenggelamkan karir politiknya.  Jika saat ini hingga dua tahun ke depan Anies, mampu menyelesaikan persoalan banjir dengan baik, maka akan menjulangkan namanya.

Namun jika banjir terus menggenangi Jakarta, bukan tidak mungkin, Anies akan berhenti di tengah jalan dalam menuju jalan terjal ke Pilpres 2024.

Persoalan banjir memang rawan menggerus elektabiltas Anies. Namun sesungguhnya ada yang lebih bahaya secara politik bagi Anies, yaitu pada Oktober 2022 Anies akan habis masa jabatannya. Anies tak akan menjadi gubernur lagi. Karena di 2022 tak akan ada Pilkada. Pilkada ditarik ke tahun 2024. Otomatis gubernur akan dijabat oleh Plt yang ditunjuk oleh Mendari.

Saat ini Anies memang sangat populer. Namanya dibicarakan di mana-mana. Dibahas dan dibicarakan masyarakat, dari mulai warung kopi hingga televisi. Tiap hari diberitakan. Baik sisi plus. Maupun sisi minusnya.

Semakin dibully dan dibenci akibat banjir, formula E, dan kebijakan-kebijakan lainnya, Anies justru makin populer. Semakin dihina, malah makin membahana. Semakin di demo, semakin menjulang namanya. Itulah anomali politik kita. Dihajar dan disikat dengan pemberitaan negatif, seorang tokoh malah makin kokoh populritasnya.

Yang membuat Anies makin populer, sengaja atau tidak sengaja. Karena ada pemeberitaan yang tidak objektif yang memojokannya. Ada tokoh PSI yang terang-terangan mengajak masyarakat untuk tidak memilih Anies nanti. Sadar atau tidak sadar, ajakan tersebut telah makin membesarkan nama Anies. Karena publik akan semakin penasaran pada sosok Anies.

Jika Anies salah, Anies tak perlu dibela. Namun jika Anies sukses membenahi Jakarta, perlu untuk dibela. Agar pandangan kita terhadap seorang pejabat objektif. Tidak mengada-ada. Apalagi tendensius.

Soal Anies jadi capes atau tidak. Biarlah publik yang akan menilai. Dan biarlah Anies membuktikan diri. Secara alamiah, jika Anies sukses dalam dua tahun ke depan mengurus Jakarta. Maka dia akan menjadi Capres potenisal. Namun jika gagal, maka akan sulit untuk meraih simpati publik.

Bagaimanapun ukuran seorang Capres adalah kinerja. Kinerja Anies-lah yang akan dinilai masyarakat. Kinerja Anies-lah yang akan menjadi catatan publik. Soal sukses atau tidak Anies memimpin Jakarta. Kita tunggu hingga dua tahun ke depan.

Deklarasi GPMI mencapreskan Anies, merupakan hal yang biasa. Namun  bisa juga menjadi blunder. Selain karena kontestasi Pilpres masih lama. GMPI juga tak punya hak untuk mengusung dan mendukung Capres dan cawapres. Karena yang bisa mengusung dan mendukung seseorang untuk menjadi Capres atau cawapres adalah partai politik atau gabungan partai politik.

Anies terlanjur sudah dipersepsikan maju di Pilpres 2024. Apakah dia bisa maju. Belum tentu. Banyak faktor yang akan menjegal dan menghalangi Anies. Dan kelemahan Anies juga tak berpartai.

Kelemahan tak berpartai bisa disiasati dengan membangun pencitraan agar popularitas dan elektabilitas Anies tetap tinggi hingga menjelang Pilpres 2024. Karena partai-partai politik akan mencari figur atau tokoh yang memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi untuk didukung.

Banjir memang menjadi persoalan bagi Anies. Artinya tantangan bagi Anies untuk membereskannya. Jika banjir terus menggenangi Jakarta, maka bisa saja akan menenggelamkan Anies secara politik. Namun jika bisa dibereskan, maka Anies akan menjadi Gubernur DKI Jakarta yang berprestasi.

Banjir masih menjadi komoditas politik. Banjir bisa menjadi alat serang lawan politik ke Anies. Banjir juga bisa menjadi batu sandungan Anies untuk menuju Pilpres 2024.

Rakyat sedang menunggu kerja nyata Anies dalam mengatasi banjir dan persoalan ibu kota lainnya. Jika ingin maju kotanya dan bahagia warganya, maka selesaikan banjir dengan elegan. Jangan sampai banjir yang terjadi tiap tahun di Jakarta, bisa menghempaskan Anies dari persaingan menuju RI-1 di 2024.[]

 

 

 

 

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

Ekonomi

Kolom

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Image

News

Kolom

Covid-19, Media dan Kekuasaan

Image

News

Kolom

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image

News

Kolom

Pilkada di Tengah Corona

Image

News

Kolom

Alturisme

Image

Ekonomi

Investasi dan Hakikat Pembangunan

Image

News

Kolom

Kaum Miskin di Tengah Badai Virus Corona

Image

News

Kolom

Al-Isra Wal-Mi'raj dan Covid 19

Image

News

Kolom

Putusan Progresif MK Tentang Keserentakan Pemilu (Bagian 1)

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

39 Narapidana Kelas IIA Jambi Dibebaskan dari Tahanan untuk Cegah Penyebaran Corona

Selain peraturan Menteri, pembebasan ini juga untuk mengurangi risiko penularan COVID-19. Jadi kalian malam ini bebas dan bisa pulang.

Image
News

Polisi Tangkap Pelaku Pembuat Video Hoaks Penutupan Jalan di Rawa Bokor Tangerang

Setelah kami cek ke TKP terkait dengan adanya video tersebut, adanya info penutupan jalan di daerah Rawa Bokor adalah hoaks.

Image
News
Wabah Corona

Polisi Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalan Tol

"Kami laporkan untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya, lalu lintas sampai saat ini tetap normal," kata Sambodo.

Image
News

Ketua Golkar Malut Apresiasi Paket Kebijakan Presiden Jokowi Dalam Mencegah Penyebaran Covid-19

Misalnya stimulus pajak, keringanan kredit, dan pembebasan listrik, itu semua akan sangat membantu masyarakat terdampak," ujar Syukur Manda

Image
News

Rampok Bunuh Pemilik Warung di Depok

Polsek Cimanggis Polres Metro Depok memburu pelaku perampokan yang menewaskan seorang pemilik warung berinisial F (33).

Image
News
Wabah Corona

Jubir Luhut Bantah Info Penghentian Transportasi Jabodetabek

odi menuturkan, informasi tentang penghentian transportasi telah beredar dengan mencantumkan surat edaran BPTJ.

Image
News
Wabah Corona

Tokoh Agama: Jangan Sampai Ada yang Menolak Pemakaman Jenazah Covid-19

"Memulasarakan jenazah merupakan fardhu kifayah, karena itu saya mengajak Umat Islam untuk memperlakukan jenazah dengan hormat."

Image
News

Bukti Ilmiah Bahwa Azan Tak Pernah Berhenti Walau Sesaat

Azan yang dikumandangkan menyesuaikan pergerakan matahari di mana matahari akan bergiliran menyinari bumi.

Image
News
Wabah Corona

Ini Prediksi Guru Besar UGM Soal Akhir 'Perjalanan' Covid-19 di Indonesia

Dedi Rosadi memperkirakan persebaran infeksi COVID-19 di Indonesia akan berhenti pada akhir Mei 2020.

Image
News

Kemenkumham Beri Sanksi Berat Terhadap Jajaran yang Bebaskan Napi Korupsi

Kalau terjadi penyimpangan-penyimpangan, pokoknya Pak Menteri berjanji akan memberi sanksi berat.

terpopuler

  1. Pecahkan Rekor Tertinggi, 91 Pasien Corona di Malaysia Sembuh dalam Sehari

  2. Pengamat Puji Erick Thohir Berani Pasang Badan Bantu Jokowi di Tengah Pandemi COVID-19

  3. Hadis Nabi tentang Pecahnya Islam jadi 73 Golongan, Hanya Satu yang Masuk Surga

  4. Terupdate! 41 Bank Siap Longgarkan Kredit, Apa Saja?

  5. 5 Drama Korea Tentang Penyakit Tak Biasa Ini Ternyata Ada di Dunia Nyata!

  6. Penjelasan Bahwa Garis Nasab Nabi Muhammad Sampai ke Nabi Ibrahim as

  7. Jokowi Teken Pembatasan Sosial Skala Besar, Sultan: Mudik Dilarang Atau Tidak?

  8. Pasien Covid-19 Asal Bojonggede dan Cileungsi Meninggal Dunia

  9. Rupiah Menguat Terbawa Stimulus Eskternal dan Kebijakan Jokowi Atasi Covid-19

  10. Jika Anak Demam Ditengah Wabah Corona, Lakukan Langkah Ini di Rumah

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

10 Potret Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam di Berbagai Kegiatan, Seru!

Image
News

Paman Idaman! 8 Potret Seru Aspri Menhan, Rizky Irmansyah saat Momong Keponakan

Image
News

Buka Puasa hingga Berolahraga, Potret Aktivitas 7 Politisi Tanah Air di Tengah WFH