image
Login / Sign Up

Pengamat: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Itu Gampang, Yang Sulit itu Jika Tidak Ada Kemauan

Yohanes Antonius

Image

Anak-anak bermain di sekitar kawasan proyek sodetan Kali Ciliwung di Bidara Cina, Jakarta, Rabu (14/2). Proyek pembangunan sodetan terhenti karena belum selesainya pembebasan lahan yang terdampak pada proyek itu | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Ibu Kota Jakarta kembali diterjang Banjir besar dalam dua bulan terakhir ini. Terhitung sejak Januari hingga Februari 2020, Jakarta sudah lima kali dikepung Banjir.

Faktor terjadinya Banjir bermacam-macam, pemerintah provinsi DKI Jakarta terus mengupayakan berbagai cara untuk meminimalisir bencana itu. Salah satunya adalah melakukan program normalisasi sungai dan membangun sodetan Ciliwung.

Namun kedua program ini tak berjalan mulus, masalah Pembebasan Lahan menjadi salah satu faktor penghambat. 

baca juga:

Politisi Gerindra DPRD DKI Jakarta Syarif mengakui hal itu, Pembebasan Lahan di Jakarta tak gampang dilakukan.

“Belanja tanah tidak seperti belanja kacang goreng untuk normalisasi sungai,” demikian pernyataan Syarif dalam sebuah program talk show yang tayang di salah satu televisi nasional.

Namun menurut pakar kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah, upaya Pembebasan Lahan di Jakarta tak sesulit sebagaimana yang dikatakan Syarif.

Secara finansial Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki anggaran tersendiri untuk melakukan Pembebasan Lahan yang dipercayakan kepada Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. 

Kemudian bicara alas hukum, Pemprov DKI punya pondasi kuat, berupa Peraturan Gubernur (Pergub)  Nomor 216 Tahun 2016 Tentang Tata Cara Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum.

Tak hanya itu sosialisasi Pembebasan Lahan kepada masyarakat Jakarta bahkan sudah jauh-jauh hari dilakukan yakni pada masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Btp) alias Ahok.

“Sebenarnya enggak ada yang sulit, kan anggaran ada, aturan ada kapasitas juga ada. Pendekatan terhadap masyarakat, sosialisasi sudah dilakukan sejak era Ahok,” kata Trubus kepada AKURAT.CO Kamis (27/2/2020).

Trubus melihat kendala Pembebasan Lahan yang dilakukan di era Gubernur Anies Baswedan hanyalah komitmen dan kemauan karena enggan terbentur janji kampanyenya yang tak mau melakukan penggusuran.

“Yang belum  ada itu komitmennya. Kemauannya yang tidak ada,” tandasnya.

Lantaran terkesan tak ada niatan, hal ini berimbas pada melempemnya koordinasi di jajaran Pemprov DKI Jakarta. Pihak pemilik lahan tak diajak duduk bareng. Koordinasi dari Dinas hingga hingga tingkat RT/RW juga tak masif dilakukan.

Ujung-ujungnya pemilik lahan ngotot mempertahankan tanahnya. Sekalipun mau melepaskannya itu pun dibandrol dengan harga selangit.

“Terus masalah koordinasinya yang lemah, kan harus koordinasi dengan pemilik tanah, RT/RW setempat dengan lurah dan camat jadi bisa dilakukan pembebasan,” tandasnya. 

Trubus meminta Anies Baswedan mencontoh pemerintah pusat dalam melakukan Pembebasan Lahan dalam membangun berbagai infrastruktur.

Kalau Pembebasan Lahan itu sulit dilakukan sebagaimana klaim Syarif, mustahil ada jalan tol dari Jakarta hingga Surabaya.

“Pemprov DKI harus terus berkoordinasi. Terus aktif melakukan itu kepada masyarakat,”ucapnya.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Ini Daftar Kegiatan yang Dilarang Saat Penerapan PSBB di Jakarta

Image

News

Selain Wartawan, Ini 8 Bidang Usaha yang Tetap Beroperasi Selama Pemberlakuan PSBB

Image

News

Ombudsman: Pasien Corona Terus Bertambah, Kebijakan Social Distancing Harus Dievaluasi

Image

News

PSBB di Jakarta Dimulai Jumat Mendatang

Image

News

Supermoon Dini Hari Nanti, BMKG Imbau Warga Pesisir Waspadai Banjir Rob

Image

News

Wabah Corona

FOTO Jaga Kebugaran Tubuh, Pemerintah Kota Tegal Rapat Sambil Berjemur

Image

News

Up Date Corona Jumlah Pasien Corona yang Sembuh Terus Meningkat

Image

News

Wacana Asimilasi Koruptor Dinilai Ciderai Cita-Cita Reformasi

Image

News

Di Tengah Wabah Corona, Empat Desa di Batu Sopang Terendam Banjir, Memilukan!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Dibutuhkan Warga Selama Pandemi Corona, Turki Batasi Ekspor Lemon

Lemon terutama digunakan untuk produksi cologne

Image
News
Wabah Corona

Cara Pemerintah Turki Bantu Manula di Tengah Pandemi Corona, Cukup Telepon Kebutuhan Diantar

Warga lanjut usia dapat menghubungi polisi atau kelompok lain melalui hotline khusus untuk menyampaikan kebutuhan mereka

Image
News
Wabah Corona

Cegah Penyebaran Corona, Prajurit Kostrad Perketat Penjagaan di Perbatasan RI-PNG

"Walaupun tugas kami menjaga pengamanan perbatasan, namun kami juga memiliki kewajiban untuk pencegahan menyebarnya virus Corona ini“

Image
News
Wabah Corona

Sempat Kritik Kepanikan Warga Akibat Pandemi, Pastor AS Meninggal karena Corona

Landon mengatakan bahwa media memompa rasa takut dan melakukan lebih banyak kerusakan daripada kebaikan

Image
News
Wabah Corona

Tegakkan Aturan Lockdown, El Salvador Kerahkan Gangster

Penggunaan geng lebih efektif daripada otoritas pemerintah

Image
News
Wabah Corona

Pandemi COVID-19, DPR Dukung Pemulangan WNI dari Luar Negeri Secara Mandiri

Ia juga mengatakan adanya juga WNI yang sedang melakukan perjalanan di luar negeri. Ketika lockdown, mereka tidak bisa pulang.

Image
News
Wabah Corona

Rilis PPAP Versi Baru, Kocaknya Pikotaro Ajak Warganet Rajin Cuci Tangan

Dalam bahasa Indonesia, liriknya berarti, "Saya punya tangan. Saya punya sabun. Cuci! Cuci! Cuci! Cuci!"

Image
News
Wabah Corona

Bahas RKUHP di Tengah Corona, Demokrat: Untuk Kepentingan Rakyat atau Siapa?

“Kalau untuk kepentingan rakyat, keterlibatan rakyat dalam pembahasan RUU adalah mutlak adanya”

Image
News
Wabah Corona

China Kirim Alat Tes Corona ke Israel, Berharap Bisa Lakukan 10.000 Tes per Hari

Lewat perjanjian ini, Israel diharapkan mampu melakukan 10.000 tes per hari

Image
News
Wabah Corona

Komisi VIII Desak Kemensos Segera Cairkan Dana Perlindungan Sosial untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Pencairan program Bantuan Perlindungan Sosial harus segera dilakukan sesegera mungkin dengan memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.

terpopuler

  1. Kendaraan Pribadi dan Angkutan Umum Bakal Dibatasi di Jakarta

  2. Kasdam XVIII/Kasuari: Kalian Harus Gembira dan Jangan Terlihat Susah

  3. 5 Foto Cantik Petenis Eugenie Bouchard di Alam Bebas, Mendaki di Tengah Virus Corona

  4. 5 Fakta Tak Terduga Tora Sudiro, Cucu Mantan Gubernur DKI Jakarta

  5. PSBB Mulai Diberlakukan, DPR: Pintu Masuk dan Keluar DKI Jakarta Harus Dijaga

  6. Surabaya Ketat, Risma: Kami Juga Minta Warga Sementara Ini Tidak Menerima Tamu atau Kerabat dari Luar Kota

  7. IHSG Diramal Melambung, Saham Ini Akan Bawa Untung

  8. Polri: Larangan Berboncengan Sepeda Motor Hanya untuk Pemudik

  9. Rustam: Ayo Anies, Tunjukkan Gebrakan Melawan Virus Corona

  10. Ruhut: Dampak Baik Virus Corona yang Paling Terasa Sekarang Udara Menjadi Bersih, Polusi Jauh Berkurang

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Perppu Corona, Ujungnya Dimana?

Image
Prakoso Permono

Bayang-bayang Ancaman Teror di Tengah Pandemi

Image
Reza Fahlevi

Atas Nama Kemanusiaan, Stop Politisasi Covid-19

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Besarkan Go-Life hingga Diakui Forbes, Ini 5 Fakta Menarik Windy Natriavi, Pendiri AwanTunai

Image
Hiburan

Resmi Diperistri So Ji-Sub, 5 Fakta Menarik Presenter Cantik Jo Eun-jung

Image
News

Wabah Corona

Olahraga hingga Donor Darah, 7 Potret Aktivitas Sandiaga Uno di Sela-sela WFH