image
Login / Sign Up
Image

Pangi Syarwi Chaniago

Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting.

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Image

Gubernur DKI Anies Baswedan menegur sapa peserta gerak jalan yang beristirahat di tengah jalan saat sidak di Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Kawasan Bundaran HI Jakarta, Minggu (3/11/2019). Kunjungan Gubernur untuk meninjau kondisi dan situasi HBKB dari pedagang pedagang kaki lima. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Adanya wacana pansus Banjir DKI Jakarta via DPRD, langkah pansus ini kita mahfum, Gubernur DKI justru akan semakin populer di mata pemilih.

Menjegal Gubernur DKI untuk menghentikan langkahnya menjadi calon presiden dengan cara-cara kasar seperti ini justru akan menuai simpati publik, dalam pendekatan “underdog effect”, terlihat seperti di zholimi, maka pemilih akan beramai-ramai berempati.

Tertanam lebih dalam dibenak publik (top of mind) Gubernur DKI, yang justru menjadi credit poin (nilai tambah positif) untuk pak Anies Baswedan.

Contohnya bisa kita lihat, Jokowi tidak bisa dijegal menjadi presiden hanya karena belum berhasil mengurai dan menyelesaikan problem fundamental dari level hulu sampai hilir persoalan Banjir di Ibu Kota Jakarta.

Faktanya Banjir Jakarta sampai sekarang belum terselesaikan, ini kan rangkaian panjang yang tidak bisa lepas dari Gubernur sebelumnya, terkait juga dengan kinerja/capaian para Gubernur sebelumnya termasuk dalam hal ini pak Jokowi-Ahok. Artinya tidak bisa menyalahkan 100 persen Gubernur Anies sekarang yang baru menjabat 2 tahun. Ini mimpi siang bolong namanya.

Kita bisa lihat hubungan kausalitas sebab akibat melihat fenomena politik. Gubernur Anies berani menolak reklamasi tidak diteruskan, tidak mau berkompromi sama cukong/bandar, maka kita mahfum, bergeraknya buzzer politik, ada aroma amis frame/desain politisasi Banjir untuk menghanyutkan elektabilitas Anies?

Karena menurut para cukong pak Anies ngak sesuai dengan selera mereka. Apakah Banjir hanya isu elite bukan grassroot voter, seperti persoalan Banjir di era pak Jokowi menjadi Gubernur, tidak mampu menjegal beliau menjadi presiden.

Pertanyaan sederhana, ini proposal cukong siapa? Ndak mungkin ngak ada yang mendesain mengerakkan mesin buzzzer dalam rangka mempolitisasi Banjir untuk mengerus elektabilitas, namun ujungnya hanya akan menjadi sia sia belaka.

Menjegal Anies agar tak terpilih menjadi presiden dengan kasus Banjir apakah akan berhasil dan relevan? Karena wajar semua ingin menjegal sebab elektabilitas Anies dari beberapa lembaga survei nasional masih perkasa dan bertenger pasisi teratas, menjegal dari sekarang dianggap tidak tepat. Menggapa lembaga survei sudah merilis survei eletabilitas pilpres padahal masih 4 tahun lagi?

Jakarta secara geografis tidak akan mungkin terlepas dari problem Banjir, yang bisa dilakukan adalah meminimalisir dampaknya. Persoalan Banjir adalah persoalan klasik yg sangat tidak realistis untuk menjatuhkan Gubernur Anies karena tidak mampu mengurai Banjir (catat Banjir sudah ada sejak jaman VOC).

Menggapa warga menyerang aeon mall cakung, karena simpel, menurut pikiran warga ini penyebab atau biang kerok masalah Banjir di pemukimannya, sehingga perumahan mereka makin parah banjirnya.

Pertanyaan selanjutnya siapa yang memberikan ijin bangunan (IMB) mall tersebut? Studi lingkungan dan kelayakan mendirikan mall bagaimana? Menggapa semua daerah resapan berubah menjadi mall, apartemen, hotel serta perumahan mewah? Ini kan persoalannya bukan karena Anies memimpin baru 2 tahun, bagaimana dengan pemimpin atau Gubernur sebelumnya menggapa Ruang Terbuka Hijau (RTH) pelit sekali/dikit.

Bagaimana ceritanya mall lebih banyak ketimbang daerah terbuka hijau/resapan, ini kan ngak masuk akal. Kita bisa komparasi di kota atau di negara lain RTH lebih luas dibandingkan mall. Apakah ini karena pejabat kita gampang disuap?

Masterplan, tata ruang kota menjadi kacau dan gampang di otak atik, daerah resapan, daerah hijau berubah menjadi tembok, jadi ini bentangan emperis yang panjang, masalah Banjir Jakarta sangat komplikasi.

Banjir adalah penyakit kota Jakarta sejak jaman baheula. Saat kota ini masih bernama Batavia, pemerintah Belanda kewalahan dengan genangan air yang kerap memenuhi wilayah itu. Maka dibuatlah beberapa kanal dan pintu-pintu air yang masih berfungsi hingga saat ini.

Menjadikan Gubernur DKI sebagai orang paling bersalah adalah langkah yg tidak tepat. Menjegal Gubernur Anies di tengah jalan lewat pansus adalah keliru, bukan langkah bijak dan bukan pekerjaaan mudah.

Pansus DPRD DKI bekerja harus memberikan solusi, jangan lebih dominan DNA kebencian, agenda tersembunyi mengerus/menjegal elektabilitas Anies agar gagal melanggeng mulus menjadi presiden mengantikan pak Jokowi.[]

baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Bagikan Masker Gratis ke Warga Lewat Kelurahan dan RT/RW, Guntur Romli: Anies Belum Merinci Jumlah Masker yang Akan Dibagikan?

Image

News

Cegah Covid-19, Sejumlah Akses Masuk Jalan Perkampungan di Jakarta Ditutup

Image

News

Makna dan Arti Ijazah K.H. Hasyim Asy’ari yang Dikumandangkan Gubernur Jatim di Tengah Pandemi Corona

Image

News

Wabah Corona

Tenaga Medis Covid-19 DKI Jakarta Kekurangan APD

Image

News

Status Tanggap Darurat Corona di Jakarta Diperpanjang Hingga 19 April

Image

News

Wabah Corona

29 RW di Jakarta Utara Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Dua Tenaga Medis Kondisi Hamil Terjangkit Corona di Jakarta

Image

News

Wabah Corona

Yunarto Wijaya Usul Anggaran Ibu Kota Baru dan Formula E Dialihkan untuk Tanggulangi Pandemi Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Tiga Gagasan Anies Baswedan Putus Mata Rantai Covid-19 yang Disoroti Pemerintah Pusat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

39 Narapidana Kelas IIA Jambi Dibebaskan dari Tahanan untuk Cegah Penyebaran Corona

Selain peraturan Menteri, pembebasan ini juga untuk mengurangi risiko penularan COVID-19. Jadi kalian malam ini bebas dan bisa pulang.

Image
News

Polisi Tangkap Pelaku Pembuat Video Hoaks Penutupan Jalan di Rawa Bokor Tangerang

Setelah kami cek ke TKP terkait dengan adanya video tersebut, adanya info penutupan jalan di daerah Rawa Bokor adalah hoaks.

Image
News
Wabah Corona

Polisi Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalan Tol

"Kami laporkan untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya, lalu lintas sampai saat ini tetap normal," kata Sambodo.

Image
News

Ketua Golkar Malut Apresiasi Paket Kebijakan Presiden Jokowi Dalam Mencegah Penyebaran Covid-19

Misalnya stimulus pajak, keringanan kredit, dan pembebasan listrik, itu semua akan sangat membantu masyarakat terdampak," ujar Syukur Manda

Image
News

Rampok Bunuh Pemilik Warung di Depok

Polsek Cimanggis Polres Metro Depok memburu pelaku perampokan yang menewaskan seorang pemilik warung berinisial F (33).

Image
News
Wabah Corona

Jubir Luhut Bantah Info Penghentian Transportasi Jabodetabek

odi menuturkan, informasi tentang penghentian transportasi telah beredar dengan mencantumkan surat edaran BPTJ.

Image
News
Wabah Corona

Tokoh Agama: Jangan Sampai Ada yang Menolak Pemakaman Jenazah Covid-19

"Memulasarakan jenazah merupakan fardhu kifayah, karena itu saya mengajak Umat Islam untuk memperlakukan jenazah dengan hormat."

Image
News

Bukti Ilmiah Bahwa Azan Tak Pernah Berhenti Walau Sesaat

Azan yang dikumandangkan menyesuaikan pergerakan matahari di mana matahari akan bergiliran menyinari bumi.

Image
News
Wabah Corona

Ini Prediksi Guru Besar UGM Soal Akhir 'Perjalanan' Covid-19 di Indonesia

Dedi Rosadi memperkirakan persebaran infeksi COVID-19 di Indonesia akan berhenti pada akhir Mei 2020.

Image
News

Kemenkumham Beri Sanksi Berat Terhadap Jajaran yang Bebaskan Napi Korupsi

Kalau terjadi penyimpangan-penyimpangan, pokoknya Pak Menteri berjanji akan memberi sanksi berat.

terpopuler

  1. Hadis Nabi tentang Pecahnya Islam jadi 73 Golongan, Hanya Satu yang Masuk Surga

  2. Penjelasan Bahwa Garis Nasab Nabi Muhammad Sampai ke Nabi Ibrahim as

  3. 5 Drama Korea Tentang Penyakit Tak Biasa Ini Ternyata Ada di Dunia Nyata!

  4. Terupdate! 41 Bank Siap Longgarkan Kredit, Apa Saja?

  5. Jokowi Teken Pembatasan Sosial Skala Besar, Sultan: Mudik Dilarang Atau Tidak?

  6. Pasien Covid-19 Asal Bojonggede dan Cileungsi Meninggal Dunia

  7. Rupiah Menguat Terbawa Stimulus Eskternal dan Kebijakan Jokowi Atasi Covid-19

  8. Jika Anak Demam Ditengah Wabah Corona, Lakukan Langkah Ini di Rumah

  9. Jangan Lengah, WHO Ramalkan Pandemi Corona Masih Lama di Asia-Pasifik

  10. Apresiasi Jokowi Soal Bantuan Langsung, Habiburokhman: Mereka Siap Tinggal di Rumah Asal Kebutuhan Dijamin

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

10 Potret Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam di Berbagai Kegiatan, Seru!

Image
News

Paman Idaman! 8 Potret Seru Aspri Menhan, Rizky Irmansyah saat Momong Keponakan

Image
News

Buka Puasa hingga Berolahraga, Potret Aktivitas 7 Politisi Tanah Air di Tengah WFH