image
Login / Sign Up

Kepercayaan Publik Terhadap KPK Menurun, ICW: Dampak Buruk Seleksi Pimpinan KPK dan UU Baru

Yudi Permana

Image

Divisi Hukum & Monitoring Peradilan ICW Kurnia Ramadhana saat ditemui di Universitas Indonesia, Depok, Senin (9/12/2019). | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Tingkat Kepercayaan Publik pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menurun drastis berdasarkan hasil survei Alvara Research Center di awal tahun 2020, dimana KPK hanya menempati posisi 5 (lima) lembaga negara yang dipercayai publik.        

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai survei tersebut menggambarkan situasi pemberantasan korupsi yang semakin memburuk dan menipisnya harapan masyarakat Indonesia terhadap KPK.         

Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana menyebut hal itu dipicu setidaknya dua hal, pertama, seleksi Pimpinan KPK yang buruk membuat pimpinan lembaga anti rasuah terpilih sarat kontroversi.

baca juga:

Berdasarkan catatan ICW selama proses pemilihan Pimpinan KPK pada 2019 mengungkap temuan krusial, diantaranya pansel yang mengabaikan aspek integritas dan rekam jejak para calon pimpinan lembaga pemberantasan korupsi.                    

"Hasilnya, lima Pimpinan KPK yang terpilih memiliki banyak catatan, mulai dari diduga melanggar kode etik maupun rendahnya kepatuhan dalam pelaporan LHKPN. Belum lagi keterkaitan Pimpinan KPK dengan kasus korupsi yang saat itu tengah disidik KPK," kata Kurnia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/2/2020).                      

Kedua, ia menjelaskan, Undang-undang (UU) KPK yang dalam proses penyusunannya telah banyak  manuver dan kejanggalan yang ditunjukkan DPR dan Pemerintah/Presiden. Sebagai contoh, UU KPK yang sedari awal tidak masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2019, tiba-tiba diselundupkan demi mempercepat proses revisi dan pengesahan.     

"Tak hanya itu, pada saat pengesahan di rapat paripurna DPR pun tidak memenuhi kuorum. Diduga hanya sekitar 80-90 anggota yang hadir dari total 560 anggota DPR RI," sambungnya.                    

Selain itu, lanjut dia, tidak hanya berhenti pada proses formil pengesahan revisi UU KPK saja, akan tetapi niat untuk melemahkan KPK pun tercermin dari substansi revisi.                        

ICW mencatat setidaknya ada 15 poin krusial dalam UU KPK baru. Mulai dari menggeser makna independensi KPK, pembentukan instrumen pengawasan yang keliru, dan kewenangan berlebih dari Dewan Pengawas, serta penerbitan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan, sampai pada alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara.                    

Sebelumnya diketahui, survei terbaru Indo Barometer menyebutkan tingkat Kepercayaan Publik terhadap KPK berada di nomor 4 (empat), kalah dari TNI dan Polri.                

Padahal pada 2016-2018, berdasarkan survei nasional yang dilakukan tiga lembaga berbeda, yakni Polling Centre, CSIS dan Lembaga Survei Indonesia (LSI), tingkat Kepercayaan Publik terhadap KPK berada di peringkat pertama, bahkan mengalahkan Kepercayaan Publik terhadap Presiden.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Eks Petinggi Hutama Karya Bambang Mustaqim Dieksekusi di Rutan Kelas I Jaktim

Image

News

Mulai Terapkan New Normal, Pegawai KPK Kembali Bekerja di Kantor

Image

News

BW Kritik KPK Soal Nurhadi: Kalau Dia Ada di Jakarta dan KPK Tak Mampu Ungkap, Itu Masalah Besar

Image

News

Kasus Suap di MA, KPK Periksa Dua Saksi untuk Tersangka Hiendra Soenjoto

Image

News

Akun Pakai Nama Novel Baswedan Akhirnya Dihapus, Febri: Tetap Harus Jujur dan Hargai Orang Lain, Apalagi yang Dipakai Namanya

Image

News

KPK Limpahkan Berkas Perkara Dua Terdakwa Dugaan Suap RTH Kota Bandung

Image

News

Firli Bahuri: KPK Fokus Tangani Perkara Nurhadi Terkait Gratifikasi

Image

News

IPW: Pernyataan BW Terkait Penangkapan Nurhadi Bersifat Post Power Syndrom

Image

News

Kerja Sama KPK-Polri Dalam Penangkapan Nurhadi Diapresiasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

PSBB Transisi, Jam Kerja PNS di DKI Jakarta Akan Dibagi Dua Gelombang

Pembagian jam kerja menjadi dua shift ini bertujuan agar agar tak terjadi penumpukan orang saat jam masuk dan pulang kerja.

Image
News
DPR RI

Komisi VIII Minta Isu Dana Pembatalan Haji 2020 untuk Penguatan Nilai Tukar Rupiah Tak Jadi Polemik

BPKH telah memastikan dana haji akan aman di rekeningnya dan hanya akan digunakan untuk menunjang penyelenggaraan ibadah haji.

Image
News
Wabah Corona

Tambahan 7 Kasus Positif COVID-19 di Denpasar Didominasi Transmisi Lokal

Ia menegaskan peningkatan kasus akibat transmisi lokal ini tidak bisa dipandang sepele, melainkan memerlukan upaya disiplin sungguh-sungguh.

Image
News
Wabah Corona

Satu Lagi Bayi Berusia 6 Bulan di Jember Terinfeksi Virus Corona

Hingga Jumat malam total warga Jember yang terkonfirmasi positif sebanyak 55 orang, dari sebelumnya 48 orang, sehingga penambahan 7 orang.

Image
News
DPR RI

Dua Bayi Positif COVID-19 di Gorontalo Utara Terima Bantuan dari Rachmat Gobel

Ia mengatakan NasDem ikut mengambil bagian terhadap upaya penanganan pandemi COVID-19 di Provinsi Gorontalo.

Image
News
DPR RI

DPR Minta Pemerintah Pastikan Penerapan New Normal Bersinergi dengan Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan

Pemerintah juga diminta terus membuka ruang diskusi dengan berbagai lapisan masyarakat dalam perumusan ketentuan normal baru.

Image
News
Pilkada 2020

KPU dan Kemendagri Tetapkan Protokol Kesehatan dalam Tiap Tahapan Pilkada 2020

Hal itu karena keselamatan penyelenggara pemilihan umum dan warga negara harus tetap berada di atas segalanya.

Image
News

Ledakan di Pasuruan Berasal dari Bom Ikan, Pelaku Belum Diketahui Identitasnya

Sedangkan istri dan anak korban hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapat perawatan di rumah sakit.

Image
News

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Sabtu 6 Juni 2020, Jangan Sampai Ketinggalan Ya!

Belajar dari Rumah untuk hari Sabtu (6/6) akan dimulai dengan acara PAUD 'Anak Seribu Pulau: Solo' pada pukul 08.00 WIB.

Image
News

Tren Covid-19 di DKI Menurun, Fraksi NasDem Minta Masyarakat Patuhi PSBB Transisi

Jadi, peran semua pihak dibutuhkan untuk bisa mengusir corona dari Ibu Kota.

terpopuler

  1. Diminta Senyum oleh Donald Trump saat Berfoto, Reaksi 'Enggan' Ibu Negara AS jadi Sorotan

  2. Sebut Ada Pihak yang Diam-diam Ingin Kudeta Jokowi, Fadli Zon ke Boni Hargens: Cuci Muka Dulu

  3. 3 Zodiak Ini Diramal Hoki Banget di Bulan Juni, Siapa Saja?

  4. Viral, Driver Ojol Kena Suspend Gara-gara Kembalian Kurang Rp200, Warganet: Dikira Tahun 90-an

  5. Bukan Disebabkan Corona, Pengacara Sebut George Floyd Tewas karena 'Pandemi Rasisme'

  6. Kamu si Pemilik 4 Zodiak Ini Wajib Berhati-hati Jaga Keuangan Ya Selama Pandemi

  7. Hendak Bubarkan Demonstran, Viral Polisi AS Malah Dihujani 'Tembakan' oleh Puluhan Warga

  8. Tuai Simpati, Pengunjuk Rasa George Floyd Lindungi Demonstran Muslim Salat di Jalanan

  9. 7 Potret Menawan Mariana Renata, Aktris Indonesia yang Kini Tinggal di Amerika Serikat

  10. Bikin Haru, Kisah Gadis Tuli Dibantu Satpam saat Mengambil Tabungan di Bank

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah