image
Login / Sign Up

Kasus Murid SMP Kristen Kalam Kudus Dikeluarkan Karena Vape Berbuntut Panjang

Siswanto

Image

Ketua KPAI Solo Raya Heroe Istiyanto (kiri) dan pengacara orang tua Y, Zainal Arifin, menunjukkan surat pemindahan Y | AKURAT.CO/Wijayanti

AKURAT.CO, Setelah kasus siswi dikeluarkan dari sekolah karena ucapan selamat ulang tahun kepada lawan jenis, kini ada kasus siswa SMP Kristen Kalam Kudus berinisial Y dikeluarkan lantaran menghisap vape.

Kasus yang terjadi Oktober 2019 itu berbuntut panjang. Orang tua Y, Wong Soie Mie dan Oie Lie Lie, mempolisikan kepala sekolah lantaran diduga memalsukan tulisan dan tandatangan Oie Lie Lie dalam surat permohonan pindah sekolah.

"Meski sekolah sudah memutuskan mengeluarkan anak klien kami sejak Oktober lalu, namun pihak keluarga telah berupaya agar keputusan itu dibatalkan dan anak klien kami bisa kembali bersekolah di sana melalui sejumlah mediasi. Nah, di mediasi terakhir terungkap jika salah satu dasar mengeluarkan Y adalah surat permohonan dari orang tuanya, dalam hal ini ibunya. Tapi ternyata klien kami mengaku tidak pernah membuat dan menandatangani surat permohonan pindah sekolah untuk anaknya," ujar pengacara Wong Soie Mie dan Oie Lie Lie, Zainal Arifin, di Markas Polres Kota Solo, Senin (24/2/2020).

baca juga:

"Pelaporan ini kami lakukan setelah dilakukan pencocokan tulisan tangan dengan tanda tangan klien kami yang asli dengan yang ada di dalam surat tersebut. Sebab surat tersebut memang ditulis dengan tangan. Setelah tidak mirip sama sekali kami pun mengambil langkah hukum," Zainal menambahkan.

Y sejak dikeluarkan 18 Oktober 2019 tidak mau sekolah sampai sekarang. Dia hanya mau sekolah di SMP Kristen Kalam Kudus.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Solo Raya Heroe Istiyanto mengatakan sudah empat kali mediasi antara sekolah dan orang tua Y dengan melibatkan Dinas Pendidikan Kota Solo, namun belum berhasil. Pengelola sekolah bersikukuh Y tidak dapat bersekolah lagi di SMP tersebut karena melakukan pelanggaran.

"Padahal Y hanya mau bersekolah disana sehingga saat ini dia tidak bersekolah lagi. Ini yang kita sayangkan. Untuk itu, kami akan membuat surat kepada Presiden RI, bapak gubenur Jawa Tengah dan pak wali kota Solo terkait fenomena ini. Karena Y harus tetap bisa bersekolah," kata dia.

Kepala SMP Kristen Kalam Kudus, Felixtian Teknowijoyo, mengatakan sudah menyerahkan kasus ini kepada pengacara.

"Diperiksa selama dua jam dan ada beberapa pertanyaan yang ditanyakan kepada klien saya. Intinya terkait laporan dugaan pemalsuan surat permohonan pindah sekolah," ujar pengacara Felixtian Teknowijoyo, Heru Prasetyo.

Heru mengatakan Felixtian ingin kasus bisa diselesaikan dalam damai. Felixtian  menegaskan bukan dia yang membuat dan menandatangani surat permohonan pindah sekolah Y.

"Yang buat ya ibunya Y sendiri di sekolah. Jadi tidak benar kalau klien saya memalsukan suratnya," kata Heru. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Kabur hingga Bantu Hajatan, Deretan Kasus Pasien Terkait Virus Corona ini Bikin Heboh Publik

Image

News

Ibunda Presiden Jokowi Berpulang, Wawali: Kota Solo Kehilangan Sosok yang Luar Biasa

Image

News

Jokowi Instruksikan Para Menteri Tak Bertakziah ke Solo dan Tetap di Jakarta

Image

News

5 Fakta Penting Ibunda Presiden Jokowi Sujiatmi Notomihardjo, Rumahnya Pernah Digusur Tiga Kali

Image

News

Profil Sujiatmi, Ibu Kandung Jokowi Peraih Perempuan Tangguh Award 2018

Image

News

Ibunda Meninggal, Jokowi Langsung Terbang ke Solo

Image

Hiburan

Kabut Tebal Misterius Terpantau di Wilayah Solo, Warganet Hubungkan dengan Virus Corona

Image

News

Wabah Corona

Pemkot Solo Ajukan Bebas Cukai Alkohol untuk Penanganan KLB Covid-19

Image

News

Banyak Warga Solo Batuk dan Pilek, Pemerintah: Jangan Kucilkan Orang yang Masih Berstatus ODP dan Jalani Karantina di Rumah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Jember Berlakukan Kawasan Tertib Physical Distancing Cegah COVID-19

"Hari ini Kabupaten Jember bisa lebih baik lagi karena dari jajaran aparat kepolisian sudah membantu mengatur zona 'physical distancing',

Image
News

Kisah Nabi Isa dan Lelaki Berpenyakit Kusta

Nabi Isa as adalah seorang utusan Allah yang lahir di Betlehem, Palestina dari seorang ibu bernama Siti Maryam

Image
News

Kasus Positif Corona di Sumsel Meningkat Jadi Dua Orang

“Kami masih menunggu informasi lanjutannya, mengenai siapa yang dinyatakan positif ini,"

Image
News

Gresik Zona Merah, Ponpes Pulangkan Ribuan Santri

"Wali santri yang menjemput harus memakai masker, sebagai upaya minimalisasi penyebaran COVID-19,"

Image
News

KSAD Kerahkan Armada Bantu PMI Disinfektan di Jakarta

"Sebanyak 100 prajurit TNI AD telah membantu operasional armada penyemprotan disinfektan PMI,"

Image
News

Pemkab Karawang Tetapkan Tanggap Darurat Bencana COVID-19

Status tanggap darurat bencana corona di Karawang ditetapkan berlaku selama 100 hari, mulai 23 Maret hingga Juni 2020.

Image
News

Perkumpulan Dokter Harap Pemerintah Pastikan APD Berkualitas Tersedia

"Salah satu permasalahan utama saat ini adalah ketersediaan dan kualitas alat pelindung diri bagi seluruh petugas kesehatan dan relawan,"

Image
News

Ragunan Perpanjangan Masa Penutupan Sampai 12 April

"Jadi kita ralat, perpanjangan masa penutupan dari tanggal 30 Maret sampai 12 April,"

Image
News

Satu Kasus Positif COVID-19 di Kota Bogor Meninggal

"Satu pasien meninggal dunia hari ini, sehingga ada enam pasien positif COVID-19 yang masih dalam perawatan di rumah sakit,"

Image
News

Pelabuhan Tanjung Priok Disemprot Disinfektan Cegah COVID-19

"Kegiatan disinfeksi akan terus dikerjakan dengan harapan bisa memperlambat penyebaran COVID-19 di wilayah Jakarta Utara,"

terpopuler

  1. Pasien Positif Corona Sembuh: Jangan Percaya Berita Hoaks, Nyatanya Bisa Sembuh

  2. Nasib TKI Saat Malaysia Lockdown, Kades: Ada Keluarga yang Jual Ternak sampai Perhiasan untuk Dikirim Agar Tetap Bisa Makan

  3. Politikus Demokrat: Pak Jokowi, Apa yang Membuat Bapak Jadi Peragu untuk Putuskan Lockdown atau Tidak, Jelaskan Saja Pada Rakyat

  4. Tak Kuat Lawan Corona, Wakil Ketua DPD PDIP Jabar Meninggal

  5. Wilmar Peduli Alokasikan USD1 Juta Ringankan Dampak Covid-19

  6. Haikal Hassan: Walikota Lockdown Tegal Dipuji, Gubernur DKI Mau Lockdown Dibully

  7. Menkopolhukam: Pastikan Tidak Ada Lockdown Tapi Karantina Wilayah

  8. Pro Kontra di Tengah Wabah Corona, Gatot Nurmantyo Jelaskan Mengapa Ajak Umat Makmurkan Masjid dan Galakkan Salat Berjamaah

  9. Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

  10. Sebelum Meninggal Anggota DPR RI Imam Suroso Sempat Blusukan di Pasar Puri Kabupaten Pati

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image
Reza Fahlevi

Gotong Royong Melawan Covid-19

Image
Azhar Ilyas

Video Call Jadi Komunikasi ‘Normal’ Sejak Pandemi Covid-19

Image
Ujang Komarudin

Pilkada di Tengah Corona

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

Image
News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image
News

Wabah Corona

Sri Mulyani hingga Retno Marsudi, 8 Potret Menteri Srikandi Jalani WFH