image
Login / Sign Up

Menentang Omnibus Law Ciptaker, Serikat Buruh: Hari Ini Mudah-mudahan Kita Bisa Buat Aksi Bersama, Sekarang Tinggal PKS yang Oposisi

Siswanto

Image

Sejumlah pengunjuk rasa dari sejumlah organisasi buruh melakukan aksi damai menolak Omnibus Law' RUU Cipta Lapangan Kerja di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (15/1/2020). | Antara

AKURAT.CO, Ketua Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia  Arif Munardi mengajak para Buruh untuk bersatu menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

"Omnibus Law ini menurut saya ciptaan pengusaha. Ketua satgas dari kadin, jadi dapat dibayangkan Omnibus Law ini isinya otak pengusaha, Buruh dan ormas tidak dilibatkan. Mungkin karena kita ini tidak bersatu, sekarang hikmahnya hari ini kita harus bersatu," kata Arif dalam diskusi di kantor Partai Keadilan Sejahtera, Jakarta Selatan, Senin (24/02/2020).

Arif menyampaikan bahwa Omnibus Law yang menjadi isu saat ini adalah undang-undang  yang sebelumnya sempat akan direvisi pada tahun 2006. Namun, hal tersebut tidak dilakukan.

baca juga:

"Tahun 2006 undang-undang sudah mau direvisi. Tahun 2006 demo, kemudian pagar roboh, SBY nggak berani nerusin. Sekarang dimulai revisi itu diselundupkan dalam Omnibus Law ini," kata Arif.

Dia juga memantik semangat para Buruh yang hadir untuk memperjuangkan haknya sebagai Buruh mendapatkan keadilan yang sama sebagai pekerja.

"Hari ini mudah-mudahan kita bisa buat aksi bersama. Sekarang tinggal PKS yang oposisi. Kita berharap sama PKS, tapi ya harus kita dukung dengan aksi jalanan yang besar-besaran," kata Arif. 

Ketua Bidang Pekerja Petani Nelayan Partai Keadilan Sejahtera Riyono menegaskan RUU Omnibus Law Cipta Kerja jangan sampai korbankan pekerja, terutama perlindungan dan kesejahteraannya, hanya demi menggenjot pertumbuhan ekonomi melalui masuknya investasi.

"PKS mendesak pemerintah Jokowi agar mencari terobosan lain dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi guna menciptakan lapangan kerja yang tidak mengorbankan perlindungan dan kesejahteraan kaum Buruh," kata Riyono.

Riyono mengaku bisa memahami sikap Buruh yang melakukan penolakan terhadap draft RUU Omnibus Law Cipta kerja karena isinya tidak memberikan rasa keadilan dari pemerintah yang hanya berpihak pada kepentingan pengusaha saja dan mengabaikan perlindungan kaum Buruh.

Riyono mengatakan bahwa ketika dikuranginya tingkat kesejahteraan Buruh seperti upah akan berdampak pada penurunan kualitas upah dan penurunan daya beli masyarakat yang mengakibatkan tidak terserapnya produk produk industri dan jasa serta UKM dan berdampak pada stagnannya perekonomian nasional.

Justru dalam kondisi saat ini, kata dia, pemerintah selain perlu memberikan perlindungan kepada para pengusaha seperti kebijakan infrastruktur, logistik, perbankan dan subsidi bahan bakar. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Pilkada 2020

RDP Bersama KPU RI, Komisi II DPR RI Setuju Penundaan Tahapan Pilkada Serentak 2020

Image

News

DPR Ingatkan Kemendag Tak Langkahi Kementan soal Rekomendasi Impor Produk Pertanian

Image

News

Wabah Corona

Nurul Arifin Usul Anggota DPR Potong Gaji untuk Penanganan Wabah Corona

Image

News

Wabah Corona

Tanggapi Ajakan Potong Gaji, Habiburokhman: Kalau Anggota DPR Gak Usah Diajarin Berbagi

Image

News

Ketua DPRD: Gubernur Harus Jamin Hidup Warga Kelas Menengah ke Bawah Jika Jakarta Dikarantina

Image

Ekonomi

Kolom

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Image

News

Wabah Corona

PKS Dorong Partai Lain Pangkas Gaji Buat Tanggulangi Penyebaran Corona

Image

News

Wabah Corona

DPRD: Karantina Wilayah tanpa Persediaan Pangan Sama Saja Bunuh Masyarakat Jakarta

Image

News

Wabah Corona

Malaysia Lockdown, Pemerintah Diminta Perhatikan Nasib Pekerja Migran Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Skenario Gubernur Anies Kalau Jakarta Lockdown

Anies Baswedan menyebut lima sektor prioritas akan tetap beroperasi jika nantinya wilayah Jakarta mendapatkan izin melakukan lockdown.

Image
News
Wabah Corona

Apa yang Dilakukan Kementerian Perhubungan Melihat Banyak Orang Sudah Mudik ke Luar Jakarta?

Transportasi untuk kebutuhan logistik akan tetap diselenggarakan seperti biasa, tidak ada skenario pelarangan atau pembatasan.

Image
News
Wabah Corona

Dua Dusun di Purbalingga Berlakukan Isolasi Mandiri

"Pihak desa melakukan isolasi setelah ada salah satu warga yang baru kembali dari Jakarta dinyatakan positif COVID-19"

Image
News

Pesan Ibnu Sina Soal Kesehatan: Buang Jauh-jauh Kepanikan

Di dunia barat, Ibnu Sina dikenal dengan nama Avicenna

Image
News
Pilkada 2020

RDP Bersama KPU RI, Komisi II DPR RI Setuju Penundaan Tahapan Pilkada Serentak 2020

Pelaksanaan Pilkada lanjutan juga akan dilaksanakan atas persetujuan bersama antara KPU RI, Pemerintah dan DPR RI.

Image
News
Wabah Corona

Tembak Pekerja Freeport di Tengah Pandemi Covid-19, KBB Layak Disebut Teroris Kelas Dunia

KKB berulah di area PT Freeport Indonesia, dua pekerja tertembak.

Image
News
Wabah Corona

Jangan Cuma Fokus Jumlah Orang Positif Covid-19, yang Sudah Sembuh Juga Banyak Lho

"Ini membuktikan bahwa kita siap dalam menangani Covid-19," ujarnya.

Image
News
Wabah Corona

Anies: Sejak Awal Maret Sebanyak 283 Pemakaman di Jakarta Gunakan SOP COVID-19 

Jenazah Covid-19 harus dibungkus dengan plastik dan dimakamkan secara cepat.

Image
News

Jadwal Puasa Nisfu Syakban 2020 Beserta Niat dan Keutamaannya

Tanggal 8 April 2020, umat Islam akan melalui suatu malam yang sangat istimewa yakni malam Nisfu Syakban

Image
News

Pria Paruh Baya Mendadak Ambruk di Simpang Empat Nol Kilometer Jogja, Diduga Alami Serangan Jantung

Menurut info dari masyarakat yang melihat, sosok DH sempat kejang-kejang dan sesak napas.

terpopuler

  1. Sigit Widodo: Jika Putuskan Karantina Wilayah, Pemerintah Indonesia Harus Belajar dari Kejadian di India

  2. Babe Haikal Baru Dengar Pernyataan Pejabat Pemerintah Ihwal Peran 'Si Miskin' dan 'Si Kaya' Soal Corona

  3. Andre Rosiade: Pak PresidenTolong Instruksi Tertulisnya, Pihak Leasing dan Debt Collector Masih Tagih Pembayaran Cicilan

  4. Lockdown di Inggris, Angie Virgin: Orang Sakit Batuk Dipenjara Jika Keluar Rumah

  5. Pengemudi Uber Meninggal karena Covid-19 Setelah Membawa Penumpang Sakit

  6. Benny Harman: Pak Jokowi Jangan Pernah Ragu Negara RI Dilockdown

  7. Ikuti Langkah Sophie Turner, Priyanka Chopra Ingin Hamil Anak Nick Jonas

  8. Mulai April, Taspen Salurkan Pembayaran Pensiun Melalui ATM

  9. Ruhut Sitompul Puji Jokowi Menunda Lockdown

  10. Prihatin Covid-19 Belum Terkendali, Novel Baswedan: Pak Jokowi Tunggu Apalagi? #KarantinaWilayah

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Image
Achmad Fachrudin

Covid-19, Media dan Kekuasaan

Image
Reza Fahlevi

Mari Sudahi Polemik Tuntutan Lockdown

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Wabah Corona

Cosplay Jadi Sultan Maroko hingga Raja Minyak Urut, 5 Potret Fahri Hamzah saat WFH

Image
News

Wabah Corona

Kisah Debryna Dewi Lumanauw, Dokter yang Ikut Tangani Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox